cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Ketangga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi Penelitian
ISSN : 27229475     EISSN : 27229467     DOI : 10.47492
"JIP” for JURNAL INOVASI PENELITIAN, published by Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Published in two formats, print and online, ISSN: 2722-9475 and the online version of ISSN 2722-9467, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: 1. Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) 2. Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) 3. Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) 4. Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) 5. Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) 6. Development (economic and social development, urban and regional development) 7. Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) 8. Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) 9. Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) 10. Agriculture
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,445 Documents
KAPASITAS PETANI PADA USAHATANI JAGUNG (Zea mays) DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN CIAMIS Dewi Amelia; Dayat Dayat; Nawangwulan Widyastuti
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.245 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.66

Abstract

Kapasitas petani adalah faktor terpenting dalam mengelola sumberdaya alam dan sangatlah diperlukan sebagai faktor penentu keberhasilan usahatani yang dijalankan. Oleh karena itu, perlu adanya kualitas petani/kapasitas petani yang tinggi dengan cara memberikan informasi mengenai usahatani pada saat penyuluhan sehingga tujuan utama dalam mengelola sumberdaya alam dilakukan secara tepat dan dapat menghasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kapasitas petani, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dan merumuskan strategi peningkatan kapasitas petani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dilakukan dengan wawancara terstruktur, angket (kuesioner) dan observasi. Kuesioner dibagikan kepada petani yang berusahatani jagung, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas petani dalam usahatani jagung secara umum rata-rata termasuk kedalam kategori sedang yaitu dalam melakukan perencanan, pelaksanaan, membangun jejaring dan mengevalusi usahatani. Faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas petani dalam penelitian ini yaitu faktor pendukung dengan nilai signifikan 0,006 dan penyelenggaraan penyuluhan dengan nilai signifikan 0,016. Strategi yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam melakukan kegiatan usahatani jagung ini yaitu dengan melakukan penyuluhan kepada para petani maupun kelompok tani secara rutin sehingga kapasitas petani meningkat
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BAWANG MERAH SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR PADA BUDIDAYA TANAMAN BAYAM DI KELURAHAN BENTENG KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS Fakhri Rinzani; Siswoyo Siswoyo; Azhar Azhar
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.441 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.67

Abstract

Penggunaan pupuk kimia sintetis perlu ditekan mengingat dampak negatifnya untuk lingkungan. Limbah kulit bawang merah dapat menjadi solusi bagi penggunaan pupuk yang ramah lingkungan. Pemanfaatannya sebagai pupuk organik cair dapat menggantikan pupuk NPK, urea, atau ZA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan dan keterampilan petani serta strategi penyuluhan melalui petak percontohan dan anjangsana, juga menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan petani. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Benteng Kecamatan Ciamis pada tanggal 17 April sampai 24 Juni 2020. Responden adalah petani bayam di Kelurahan Benteng sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda, analisis deskriptif, dan uji beda. Pengetahuan dan keterampilan petani mengalami peningkatan 11,25% dan 43,02%. Pelaksanaan anjangsana dan petak percontohan efektif dalam pelaksanaan penyuluhan. Uji beda menunjukkan perbedaan nyata tinggi tanaman dan jumlah daun untuk dua perlakuan. Berdasarkan analisis data secara statistic diketahui faktor umur mempengaruhi pengetahuan, sedangkan faktor pendidikan mempengaruhi keterampilan serta secara bersama-sama semua faktor mempengaruhi keduanya
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI PADA ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DI KECAMATAN TUGUMULYO Amallia Sari Pratama Putri; Siswoyo Siswoyo; Azhar Azhar
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.212 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.68

Abstract

Kegiatan Pemanfaatan lahan pekarangan dengan mengunakan prinsip Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dapat dilaksanakan melalui pemberdayaan anggota kelompok wanita tani. Kegiatan pemberdayaan dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wanita tani melalui kegiatan penyuluhan secara berkala. Kecamatan Tugumulyo merupakan salah satu kecamatan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas dengan luas wilayah 6.770, 9 Ha. Kecamatan Tugumulyo memiliki Ketinggian 82,5 mdpl dengan jarak 21 km dari pusat kota (Badan Pusat Statistik, 2019). Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 31 wanita tani, dan diambil dengan mengunakan purposive sampling dengan menentukan kriteria tertentu pada sampel yang akan di ambil. Variabel independent yang dianalisis pada penelitian ini yaitu Umur(X1), Lama Pendidikan (X2), dan lama berusaha tani(X3). Analisis data yang digunakan merupakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengkajian terhadap data yang telah diperoleh diketahui bahwa sebanyak 58,06 % anggota kelompok wanita tani berumur 37-47 tahun, dengan pendidikan formal 7-13 tahun sebanyak 67 % dan telah melakukan usaha tani selama 5-8 tahun sebanyak 64,53 %. Anggota kelompok wanita tani mengalami perubahan tingkat pendidikan sebesar 36,7% dan perubahan tingkat keterampilan sebesar 39 %.Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diketahui bahwa variabel Umur(X1), Lama Pendidikan (X2), dan lama berusaha tani(X3) secara bersama-sama juga berpengaruh nyata dan signifikan terhadap perubahan tingkat keterampilan wanita tani dengan nilai signifikan 0,000<0,05. Variabel Umur(X1), Lama Pendidikan (X2), dan lama berusaha tani(X3) secara bersama-sama juga berpengaruh nyata dan signifikan terhadap perubahan tingkat keterampilan wanita tani dengan nilai signifikan 0,002<0,05.
PEMANFAATAN LIMBAH KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN SAWI HIJAU DI KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN GARUT Lisda Nopitasari; Siswoyo Siswoyo; Azhar Azhar
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.935 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.69

Abstract

Penggunaan pupuk organik di kalangan petani masih perlu ditingkatkan karena masih sangat sedikit petani yang mengaplikasikan pupuk organik untuk kebutuhan budidaya dilapangan, sehingga dampak terhadap penggunaan pupuk kimia yang terus- menerus dan melebihi ambang dosis pemakaian yang dianjurkan. Pemberian pupuk kimia yang terus-menerus memberikan dampak negatif terhadap kondisi tanah dalam jangka waktu yang cukup panjang. Solusi untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia secara berlebihan adalah dengan memanfaatkan limbah-limbah sisa panen yang biasanya dibuang kemudian diolah dan dijadikan pupuk organik. Limbah kacang tanah merupakan salah satu limbah sisa panen yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik dimana pupuk organik kacang tanah mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap. Rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan petani mengenai pemanfaatan limbah sebagai pupuk organik perlu dijadikan prioritas dalam kegiatan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kapasitas petani dalam pemanfaatan limbah kacang tanah sebagai pupuk organik, faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kapasitas petani serta strategi apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pemanfaatan limbah sebagai pupuk organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Purbayani Kecamatan Caringin Kabupaten Garut pada tanggal 13 april samapi dengan 30 Juni 2020. Sampel penelitian sebanyak 36 orang petani kacang tanah dengan teknik pengambilan sampel yaitu quota sampling. Peubah penelitian ini terdiri dari karakteristik petani, dan frekuensi penyuluhan. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan sebesar 23.45% setelah dilakukan penyuluhan pada aspek pengetahuan dan 70.45% pada aspek keterampilan
PENERAPAN TEKNOLOGI JAJAR LEWOGO PADA SISTEM USAHATANI MINAPADI DI DESA ARJASARI KECAMATAN LEUWISARI TASIKMALAYA Misni Fauziah; Siswoyo Siswoyo; Azhar Azhar
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.562 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.70

Abstract

Usahatani minapadi merupakan usaha intensifikasi pertanian yang berpotensi di Tasikmalaya. Sistem usahatani minapadi ini perlu dikembangkan agar memperoleh hasil yang maksimal. Salah satu caranya adalah dengan melakukan perbaikan teknologi yang digunakan khususnya teknologi sistem tanam jajar legowo melalui peningkatan SDM pertaniannya. Pengkajian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan teknologi jajar legowo pada usahatani minapadi dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perubahan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan teknologi jajar legowo pada minapadi. Pengkajian dilakukan di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari dengan sampel dari Kelompoktani Mulyasari, Rukun Tani Mukti dan Sinar Bahagia. Data diambil dengan cara observasi dan wawancara dengan menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test.
PEMBERDAYAAN PETANI TERHADAP PENGAPLIKASIAN PUPUK ORGANIK CAIR MOL DARI LIMBAH SAYUR PADA BUDIDAYA WORTEL (Daucus carota L) Fitri Sah Fitriani; Dayat Dayat; Nawangwulan Widyastuti
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.096 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.72

Abstract

Upaya pemberdayaan petani terhadap pemanfaatan limbah sayur yang dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan MOL untuk POC perlu dilakukan sebagai salah satu upaya pengembangan pertanian berkelanjutan dan pengolahan limbah sayur atau sisa panen supaya tidak terbuang percuma. Penggunaan pupuk organik di kecamatan Cikajang perlu ditingkatkan karena 31% petani belum menggunakan pupuk organik secara optimal (Programa BPP Cikajang, 2019). Kajian ini bertujuan untuk melakukan upaya pemberdayaan petani dalam menggunakan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah sayur sisa panen. Kajian ini dilaksanakan selama empat bulan yaitu pada bulan April-Juli 2020. Lokasi pengkajian dilaksanakan di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Populasi yang diperoleh yaitu dari petani Desa Cikandang dari dua kelompoktani (Hitda Mandiri dan Lestari II). Total responden dalam pengkajian ini adalah 30 orang petani yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling dengan kriterianya yaitu seorang petani wortel dan tergabung dalam kelompoktani. Pengkajian ini menggunakan dua data yaitu data sekunder yang diperoleh dari BPP Kecamatan Cikajang, Desa Cikandang dan administrasi Kelompoktani, data primer diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner, observasi lapang dan wawancara dengan responden. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi lingkungan pengkajian dan potensi Sumberdaya Manusia yang ada. Analisis regresi digunakan untuk mengetahui pengaruh dari setiap faktor terhadap pemberdayaan petani, sedangkan analisis Kendall’s W digunakan untuk menyusun rancangan penyuluhan dalam upaya peningkatan perilaku petani pada pemanfaatan limbah sayur untuk bahan baku pembuatan POC. Hasil dari analisis menunjukan bahwa faktor eksternal (kegiatan penyuluhan, bahan baku dan sumber informasi) memiliki pengaruh yang signifikan sedangkan Faktor Internal (umur, pendidikan, lama usahatani) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap upaya pemberdayaan petani. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai keterampilan dari perilaku (pengetahuan, sikap dan keterampilan) memiliki nilai terendah sehingga perlu di lakukan penyuluhan dalam upaya peningkatan nilai perilaku petani. Dalam merancang strategi untuk meningkatkan perilaku petani dan upaya pemberdayaan petani dalam pemanfaatan limbah sayur ini dilakukan kegiatan penyuluhan dan membuat petak percontohan.
PREFERENSI ANGGOTA KELOMPOK TANI TERHADAP PENERAPAN PRINSIP ENAM TEPAT (6T) DALAM APLIKASI PESTISIDA Nidia Qurrota A’yunin; Achdiyat Achdiyat; Tri Ratna Saridewi
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.863 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.73

Abstract

Tujuan penelitian diantaranya untuk mendeskripsikan tingkat preferensi anggota kelompok tani terhadap penerapan prinsip Enam Tepat (6T) dalam aplikasi pestisida, menganalisis faktor – faktor yang berpengaruh terhadap tingkat preferensi anggota kelompok tani, dan menentukan strategi penyuluhan yang tepat untuk meningkatkan preferensi anggota kelompok tani terhadap penerapan prinsip Enam Tepat (6T) aplikasi pestisida. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar pada bulan Maret sampai Juni 2020. Sampel sebanyak 35 orang diperoleh dari anggota kelompok tani yang pernah mengikuti sekolah lapang dengan menggunakan Teori Limit Pusat. Data diperoleh menggunakan kuesioner dengan pemberian skor 1 – 4. Variabel penelitian terdiri dari faktor internal dengan indikator usia, pendidikan formal, pengalaman usaha tani, luas lahan garapan, dan pengetahuan (X1), faktor eksternal dengn indikator peran penyuluh, dan ketersediaan sarana prasarana (X2), dan preferensi (Y). Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi. Faktor – faktor yang berpengaruh signifikan terhadap preferensi adalah faktor internal pada indikator pengetahuan dan faktor eksternal pada indikator peran penyuluh. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan dan peran penyuluh mempengaruhi preferensi anggota kelompok tani dalam menerapkan prinsip Enam Tepat (6T) aplikasi pestisida.
STUDI PENGARUH DARING LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV Sobron Adi Nugraha; Titik Sudiatmi; Meidawati Suswandari
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.986 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.74

Abstract

Model pembelajaran saat ini hanya menggunakan pembelajaran tatap muka. Selain itu, waktu pembelajaran di kelas hanya dibatasi sampai 8 jam. Kenyataan yang lain pada pertemuan yang seharusnya terjadwal bahwa guru tidak bisa hadir karena memiliki tugas saat waktu yang bersamaan. Daring dapat memberikan metode pembelajaran yang efektif seperti adanya umpan balik terkait, menggabungkan kolaborasi kegiatan belajar mandiri, serta personalisasi pembelajaran yang berdasarkan kebutuhan siswa menggunakan permainan dan simulasi. Siswa yang mengikuti program pembelajaran Daring Learning dapat menghemat waktu dan tenaga. Sehingga waktu dan tenaga yang tersisa dapat dipergunakan untuk hal-hal yang lainnya diluar jam pembelajaran. Misalkan dapat digunakan sebagai belajar atau kegiatan lomba cerdas cermat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh Daring Learning terhadap hasil belajar matematika kelas IV, metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen semu (Quasi Eksperimen). Pengumpulan data yang digunakan dengan peneliti adalah dengan tes. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media Daring Learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV. Nilai rata-rata post test menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas control yaitu sebesar 80,83 kelas eksperimen dan 64,14 untuk kelas kontrol.
ADOPTION OF INNOVATION OF MEMBERS OF FARMING GROUPS IN THE USE OF ZPT( GROWTH REGULATORY SUBSTANCE ) IN TREATMENT OF RICE SEEDS (Oryza Sativa L.) IN CILAKU DISTRICT, CIANJUR DISTRICT, WEST JAVA PROVINCE Rahmad Dyanto; Kusmiyati Kusmiyati; Dwiwanti Sulistyowati
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.905 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.75

Abstract

Behavioral District has the potential of plants for the availability of food plants and various spices to be developed more broadly in order to increase productivity, especially rice food plants. So this study aims to describe the adoption of farmer group members, analyze the factors associated with the adoption of innovations, and look for strategies in increasing the adoption of farmer group members' innovations. This research was conducted in Behavioral District of Cianjur Regency. The sample of this study were 55 farmers who tried paddy fields taken with the technique of Random Sampling. The independent variables include independent factors including internal factors, namely age, level of education, length of farming, and land area external factors the role of extension workers, the role of farmer groups, mass media, facilities and infrastructure as well as the analysis used is descriptive analysis, Multiple Linear Regression analysis, Kendal W The results showed that the knowledge was classified as moderate, the persuasion was classified as moderate, the decision was classified as moderate, the implementation was classified as low, the confirmation was classified as moderate. Factors related to the adoption of innovations by farmer group members are age, length of farming, and mass media. to improve the adoption of innovation, counseling is carried out with materials on the implementation of ZPT (growth regulators) and knowledge of ZPT (growth regulators)
PENGGUNAAN PUPUK BIO MIKORIZA PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonium L) SEBAGAI SALAH SATU PENERAPAN PERTANIAN BERKELANJUTAN Fikri Fatkhurrahman; Siswoyo Siswoyo; Azhar Azhar
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 3: Agustus 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.975 KB) | DOI: 10.47492/jip.v1i3.78

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan salah satu konsep yang tercipta dari buah pikiran manusia bahwa lingkungan tempat manusia berada harus tetap dilestarikan, seiring berkembangnya industrialisasi beserta dampak yang ditimbulkan. Konsep ini menjunjung pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam diimbangi dengan pemulihan alam itu sendiri, atau pelaksanaan pertanian dengan memperhatikan kapasitas dari alam itu sendiri. Praktek budidaya secara konvensional oleh para petani dengan penggunaan bahan - bahan kimia sintetik yang terus meningkat menyebabkan terjadinya endapan pada media tanam, sehingga perlunya input bahan untuk mengoptimalkan kembali fungsi tanah. Mikoriza merupakan sebuah jamur obligat yang memiliki fungsi untuk perakaran pada tanaman, dilain sisi jamur ini mampu menguraikan unsur – unsur dalam tanah sehingga menjadi cadangan nutrisi baik tanaman atau mikroorganisme lain dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengubah perilaku petani baik pengetahuan, sikap ataupun keterampilan tentang pentingnya pertanian berkelanjutan jika ditinjau dari segi agro production atau budidaya tanaman dengan pemanfaatan pupuk mikoriza. Penelitian ini berlokasi di Desa Pabedilan Wetan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon dengan sampel yaitu petani bawang merah yang tergabung dalam kelompok tani baik ketua, pengurus atau anggota aktif/pasif dengan jumlah total 32 petani. penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif dengan penyebaran kuesioner melalui wawancara dan diskusi dalam penyuluhan. Berdasarkan hasil perbandingan pre test dan post test yang didapat, menunjukkan bahwa terdapat perubahan perilaku melalui penyuluhan pertanian. Aspek pengetahuan meningkat sebesar 28,7%, sikap meningkat sebesar 30,6% dan keterampilan sebesar 43,4%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa para petani bawang mampu untuk menerapkan pertanian berkelanjutan dalam aspek budidaya tanaman, dengan catatan bimbingan dan monitoring oleh stakeholder pertanian.

Page 3 of 145 | Total Record : 1445