cover
Contact Name
Adli Hadiyan Munif, S.Pd
Contact Email
edukimiaofcjournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukimiaofcjournal@gmail.com
Editorial Address
Lantai Dasar, Laboratorium Kimia, Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang. Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang Utara, Padang, Sumatera Barat, Indonesia. 25171
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Edukimia
ISSN : -     EISSN : 25026399     DOI : https://doi.org/10.24036/ekj
Core Subject : Education,
Edukimia is an academic journal that published all the studies in the chemistry areas which related to education, learning, teaching, curriculum development, teacher education, educational technology, educational developments from various types of research such as surveys, research & development, experimental research, classroom action research, etc. The journal covers all the educational research at the level of primary, secondary, and higher education.
Articles 193 Documents
Validitas Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Model Search, Solve, Create, and Share untuk Materi Hidrolisis Garam Kelas XI Fase F SMA Putri, Shintia Dwi Rahma
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a636

Abstract

Pembelajaran kimia pada materi hidrolisis garam kelas XI Fase F SMA masih menghadapi kendala karena sifat materi yang abstrak, kompleks, dan melibatkan pemahaman konseptual serta perhitungan matematis, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep peserta didik. Selain itu, bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya mendukung keterlibatan aktif, pembelajaran mandiri, dan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis model Search, Solve, Create, and Share untuk materi hidrolisis garam yang memiliki tingkat validitas yang baik. Penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research dengan model pengembangan Plomp yang dibatasi pada tahap penelitian pendahuluan dan prototyping hingga uji validitas melalui expert review dan one-to-one evaluation. Subjek penelitian terdiri atas tiga dosen Pendidikan Kimia dan dua guru kimia SMA sebagai validator. Instrumen penelitian berupa lembar validasi yang mencakup aspek isi, kebahasaan, penyajian, kegrafisan, dan karakteristik model SSCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas tinggi dengan nilai V = 0,9125 dan termasuk kategori valid. Dengan demikian, LKPD berbasis SSCS layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran kimia dan berpotensi meningkatkan pemahaman konsep serta keterlibatan aktif peserta didik pada materi hidrolisis garam
Efektivitas Pembelajaran Hukum Dasar Kimia Menggunakan TikTok di SMAN 1 Suliki Fidillah, Endah; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a631

Abstract

Hukum dasar kimia adalah materi yang dipelajari pada Fase E SMA/MA membahas hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan berganda, hukum perbandingan volume dan konsep mol. Materi hukum dasar kimia mencakup pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Sumber belajar materi ini menggunakan TikTok sudah tersedia pada akun @Basic_chemical_laws yang sudah dikategorikan valid dan sangat praktis namun belum diuji efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas sumber belajar TikTok pada materi hukum dasar kimia dan konsep mol terhadap hasil belajar peserta didik. Pengujian efektivitas dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimental dengan model eksperimen one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari satu kelas yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh nilai N-Gain sebesar 73,01% dengan kategori cukup efektif. Untuk melihat perbedaan nilai pretest-posttest signifikan atau tidak maka dilakukan uji hipotesis. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas untuk mengetahui sebaran data. Nilai Lhitung pretest sebesar 0,1058 dan nilai Lhitung posttest sebesar 0,1541, keduanya lebih kecil dari nilai Ltabel yaitu sebesar 0,1568 sehingga dapat disimpulkan kedua data terdistribusi secara normal.  Uji hipotesis pada taraf signifikan sebesar 0,05 menunjukkan thitung(37,783)ttabel(2,03) sehingga sumber belajar TikTok ini cukup efektif digunakan sebagai sumber belajar yang ditandai dengan adanya peningkatan hasil posttest dari pretest secara signifikan.
Deskripsi Model Mental Peserta Didik Fase F pada Materi Faktor-faktor Laju Reaksi Permatajeri, Nabila
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a639

Abstract

Model mental merupakan gambaran mengenai apa yang dipikirkan peserta didik mengenai suatu keadaan tertentu yang bisa diihat dari cara penyampaiannya. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model mental peserta didik menggunakan instrumen tes berupa soal four-tier atau empat tingkat dan wawancara peserta didik. Berdasarkan hasil analisis model mental dengan menggunakan instrument four-tier pada materi laju reaksi di suatu SMA di Sumatera Barat, dapat disimpulkan bahwa model mental peserta didik fase F pada materi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi  dominan pada kategori scientific model dengan persentase sebesar 34% dan diikuti oleh synthesis-partial understanding B sebesar 29%, misconception sebesar 13%, synthesis-partial understanding A dan initial model masing-masing sebesar 12%. Artinya peserta didik sudah cukup baik memahami konsep laju reaksi dan dapat menjelaskan alasan dari konsep yang dipahami secara baik dan benar, tetapi masih terdapat sebagian peserta didik yang belum memiliki konsep secara benar.