cover
Contact Name
Adli Hadiyan Munif, S.Pd
Contact Email
edukimiaofcjournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukimiaofcjournal@gmail.com
Editorial Address
Lantai Dasar, Laboratorium Kimia, Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang. Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang Utara, Padang, Sumatera Barat, Indonesia. 25171
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Edukimia
ISSN : -     EISSN : 25026399     DOI : https://doi.org/10.24036/ekj
Core Subject : Education,
Edukimia is an academic journal that published all the studies in the chemistry areas which related to education, learning, teaching, curriculum development, teacher education, educational technology, educational developments from various types of research such as surveys, research & development, experimental research, classroom action research, etc. The journal covers all the educational research at the level of primary, secondary, and higher education.
Articles 193 Documents
Pengembangan e-Modul Menggunakan Google Sites Pada Materi Kesetimbangan Kimia Berbasis Literasi untuk Peserta Didik Fase F SMA/MA Maulana, Siti; Suryelita, Suryelita
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a622

Abstract

Kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi yang dipelajari difase F SMA/MA. Hasil angket menunjukkan bahwa 67% peserta didik sulit memahami materi ini disebabkan karakteristik materi bersifat abstrak dan banyak hitungan. Peserta didik membutuhkan bahan belajar berbasis literasi untuk membantu dan memotivasi mereka dalam belajar. Salah satunya berupa e-modul menggunakan google sites yang dapat memuat multimedia yang menarik. e-Modul ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kimia peserta didik dan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah melalui pendekatan Problem Based Learning. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan e-Modul menggunakan google sites berbasis literasi serta mengetahui validitas dan kategori praktikalitasnya. Penelitian menggunakan jenis penelitian educational design research (EDR) dengan model pengembangan Plomp. Tiga tahapan Plomp, yaitu preliminary pesearch, prototyping stage dan assesement phase, dengan batasan penelitian sampai uji praktikalitas prototipe III. Subjek penelitian yaitu dosen kimia UNP, guru kimia dan peserta didik fase F SMAN 4 Payakumbuh. Hasil validitas menunjukkan bahwa e-modul kesetimbangan kimia yang dihasilkan nilai V= 0.86 dengan kategori valid. Uji Praktikalitas small group oleh peserta didik diperoleh persentase sebesar 86% dan praktikalitas guru sebesar 93% dengan kategori sangat praktis.
Deskripsi Model Mental Peserta Didik Pada Materi Hukum-Hukum Dasar Kimia di SMAN 10 Padang Menggunakan Tes Diagnostik Four-Tier Aulia, Diva; Azra, Fajriah
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a619

Abstract

Model mental adalah representasi seseorang dalam memahami dan menjelaskan suatu fenomena. Model mental peserta didik sangat penting diidentifikasi untuk mengetahui tingkat pemahaman, kesulitan dan miskonsepsi yang dialami peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan model mental yang dimiliki peserta didik dalam memahami materi hukum-hukum kimia dasar di SMAN 10 Padang menggunakan tes diagnostik four-tier. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling, yaitu kelas X E8 dengan sampel sebanyak 36 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes diagnostik four-tier berbasis multirepresentasi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki model mental Scientific Model dengan persentase sebesar 59,9%, Synthesis-Partial Understanding A sebesar 3,23%, Synthesis-Partial Understanding B sebesar 17,86%, Synthesis-Misconception sebesar 11,93%, dan Initial Model sebesar 6,87%. Sehingga model mental Scientific Model mendominasi model mental peserta didik. Berdasarkan persentase kesesuaian antara wawancara dengan tes diagnostik diperoleh sebesar 87,5%.
Pengembangan Sumber Belajar Mandiri Kimia Berbasis TikTok pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Fase F SMA/MA Mughny, Mastynul; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a605

Abstract

Materi kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi kimia yang sulit dipahami oleh peserta didik sebab materi ini memiliki konsep perhitungan matematis serta merupakan materi esensial untuk melanjutkan materi berikutnya, sehingga peserta didik perlu mempelajari ulang materi ini diluar pembelajaran sekolah. TikTok merupakan sosial media yang memiliki potensi bagus untuk menjadi sumber belajar yang dapat digunakan oleh peserta didik, selain penggunaan yang mudah dan fleksibel TikTok juga menjadi sosial media yang sangat diminati peserta didik saat ini, namun pada sosial media TikTok masih minim konten edukasi yang membahas materi kesetimbangan kimia secara baik dan lengkap oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk dapat menghasilkan sumber belajar mandiri kimia berbasis TikTok pada materi kesetimbangan kimia untuk fase F SMA/MA. Penelitian pengembangan ini didasarkan pada model Plomp, dengan tahapan preliminary research dan prototyping stage yang telah melalui berbagai evaluasi formatif diantaranya self evaluation, expert review, one to one evaluation, dan small group evaluation. Penelitian ini menghasilkan media sumber belajar mandiri yang teruji valid dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,88 dan teruji sangat praktis dengan persentase P=90%.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Terintegrasi Augmented Reality Materi Hidrolisis Garam Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Safitri, Reren Mustika; Guspatni, Guspatni; Yuhelman, Nofri
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a620

Abstract

Materi Hidrolisis garam kerap dianggap sulit dan menjadi sumber miskonsepsi karena peserta didik belum memahami konsep hingga level submikroskopik. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui pengaruh media pembelajaran terintegrasi Augmented Reality terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI Fase F di SMAN 1 Kec. Kapur IX. Metode yang dipergunakan ialah quasi-experiment dan desain the pretest-posttest nonequivalent group, melibatkan dua kelas: XI-F1 (kontrol) dan XI-F2 (eksperimen). Instrumen penelitian berupa 22 soal pilihan ganda. Analisis data menunjukkan distribusi normal dan varians homogen, sehingga dilakukan uji-t. Hasil menunjukkan nilai thitung (6,6) ttabel (1,672) dan Sig. (2-tailed) = 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, media terintegrasi Augmented Reality terbukti berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis garam.
Hubungan Miskonsepsi dengan Literasi Kimia Peserta Didik SMA pada Materi Asam Basa Areza Putri Malyka
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a626

Abstract

Pemahaman konsep asam basa merupakan bagian penting dalam pembelajaran kimia di tingkat SMA. Namun, masih terdapat peserta didik yang mengalami miskonsepsi dalam mempelajari materi asam basa, yang berdampak pada rendahnya kemampuan literasi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara miskonsepsi dengan literasi kimia peserta didik SMA pada materi asam basa, dan mengetahui miskonsepsi pada submateri mana yang paling berkontribusi terhadap literasi kimia peserta didik SMA pada materi asam basa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan 99 peserta didik dari tiga SMA swasta di Kota Padang. Data diperoleh melalui tes diagnostik miskonsepsi berbasis multirepresentasi dan tes literasi kimia serta wawancara, lalu dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan korelasi Spearman rho. Hasil menunjukkan tingkat miskonsepsi kategori sedang (41%) dan literasi kimia kategori rendah (45%). Miskonsepsi submateri kesetimbangan asam basa dalam larutan yang paling berkontribusi terhadap literasi kimia peserta didik. Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif lemah namun signifikan (r = -0,2123; p-value = 0,034). Penelitian merekomendasikan pengembangan strategi pembelajaran untuk mengurangi miskonsepsi guna meningkatkan literasi kimia peserta didik.
Korelasi Miskonsepsi Prior Knowledge dengan Miskonsepsi Asam Basa Peserta Didik SMA Himla Zuyyina; Faizah Qurrata Aini
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a625

Abstract

Miskonsepsi merupakan pemahaman peserta didik yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah. Miskonsepsi pada prior knowledge seperti struktur atom, ikatan kimia, reaksi kimia, stoikiometri, dan kesetimbangan kimia dapat memengaruhi pemahaman peserta didik pada materi asam basa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan miskonsepsi prior knowledge dengan miskonsepsi peserta didik pada materi asam basa dan mengetahui miskonsepsi prior knowledge sub materi mana yang paling berkontribusi terhadap miskonsepsi peserta didik pada materi asam basa. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory. Analisis data kuantitatif menggunakan korelasi Spearmans rho dan analisis kualitatif menggunakan analisis tematik. Penelitian ini dilakukan pada tiga SMA Swasta Kota Padang yang berakreditasi A semester genap tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 99 peserta didik kelas XI. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen SEDToC (Structured Essay Diagnostic Test of Chemistry) asam basa dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi miskonsepsi prior knowledge dengan miskonsepsi asam basa yang diperoleh termasuk dalam kriteria lemah dengan nilai rρ = 0,304 dengan taraf signifikansi 1%. Materi kesetimbangan kimia adalah sub materi prior knowledge yang paling berkontribusi terhadap miskonsepsi asam basa. Oleh karena itu, pendidik perlu meluruskan pemahaman prior knowledge peserta didik sebelum mengajarkan konsep asam basa. 
Pengembangan Instrumen Tes Hasil Belajar Berbasis Game Edukasi Wordwall pada Materi Sistem Periodik Unsur Fase E SMA/MA Sitompul, Elwina Aisyah; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a610

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik kelas X dalam memahami materi sistem periodik unsur, tingginya miskonsepsi, serta rendahnya motivasi akibat penggunaan instrumen tes tertulis yang monoton. Meskipun telah terdapat penelitian tentang penggunaan teknologi dalam evaluasi pembelajaran, masih diperlukan pengembangan instrumen tes berbasis game edukasi yang valid dan praktis. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes hasil belajar berbasis game edukasi wordwall yang valid dan praktis pada materi sistem periodik unsur fase E SMA/MA dengan model pengembangan 4-D, dan meninjau aspek validasi, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran dan praktikalitas. Hasil validasi menunjukkan instrumen tes memiliki validitas sangat baik (materi 85%, media 89%, bahasa 85%), reliabilitas tinggi sebesar 0,88 dengan kategori sangat tinggi, dan uji praktikalitas yang memuaskan dari guru sebesar 95% dan peserta didik sebesar 84,5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen tes hasil belajar berbasis game edukasi wordwall pada materi sistem periodik unsur yang dikembangkan telah valid dan praktis.
Exploring the Potential of Kerinci Local Wisdom as a Source of Chemistry Learning Based on Ethnochemistry Ramadani, Ramadani; Kencanawati, Indah; Mairisiska, Titin
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a634

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi kearifan lokal masyarakat Kerinci sebagai sumber belajar Kimia Dasar di perguruan tinggi. Berangkat dari tantangan globalisasi yang menyebabkan terkikisnya budaya lokal dan rendahnya relevansi pembelajaran kimia dengan kehidupan nyata, pendekatan etnokimia sebagai solusi inovatif untuk mengintegrasikan ilmu kimia dengan nilai-nilai budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik dengan jenis penelitian etnografi, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles Huberman serta analisis tema budaya Spradley. Hasil penelitian menunjukkan berbagai praktik budaya masyarakat Kerinci, seperti tradisi bapanteh, pembakaran kemenyan dalam upacara adat, fermentasi tapai ketan, konsumsi serbuk daun kawo, dan pembuatan gula enau, memiliki relevansi konsep dengan materi kimia seperti ikatan kimia, perubahan fisika dan kimia,pemisahan campuran, kimia larutan, dan senyawa organik. Pendekatan analogi, apersepsi, representasi, visualisasi, dan interpretasi budaya digunakan untuk memahami konsep kimia dengan pengalaman siswa lokal. Integrasi etnokimia dapat meningkatkan minat, motivasi, pemahaman konsep, serta membangun kesadaran dan apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal. Temuan ini mendukung teori belajar konstruktivisme dan menunjukkan bahwa keterkaitan antara budaya lokal dan materi kimia mampu meningkatkan hasil belajar dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Oleh karena itu, etnokimia layak dijadikan sumber belajar alternatif yang secara ilmiah dan berkontribusi terhadap pelestarian budaya Indonesia.
Pengembangan Penuntun Praktikum Materi Larutan Penyangga Terintegrasi Virtual lab Fase F SMA/MA Rahmi, Sesri Julfa
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a638

Abstract

Praktikum merupakan suatu kegiatan di laboratorium untuk membuktikan kebenaran dari teori yang telah dipelajari. Namun pada pelaksanaannya, kegiatan praktikum tidak dapat dilakukan pada semua sekolah karena berbagai kendala. Untuk itu diperlukan sebuah alternatif pengganti praktikum berupa penggunaan virtual lab yang berisi simulasi praktikum. Panduan berupa penuntun praktikum yang dapat digunakan untuk praktikum konvensional maupun virtual dibutuhkan agar kegiatan praktikum lebih terarah. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penuntun praktikum materi larutan penyangga terintegrasi virtual lab fase F SMA/MA yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah Educational Design Research (EDR) dengan model pengembangan Plomp. Tahapan penelitian ini meliputi penelitian pendahuluan, pembentukan prototipe untuk pengujian validitas dan praktikalitas produk yang dikembangkan. Pengujian validitas melibatkan tiga orang dosen kimia serta dua orang guru kimia. Sedangkan Uji praktikalitas melibatkan dua orang guru kimia dan sembilan orang peserta didik fase F. Data penelitian pendahuluan dianalisis secara deskriptif kuantitatif, validitas dianalisis dengan indeks Aiken’s V dan praktikalitas dengan rumus persentase. Penuntun praktikum materi larutan penyangga terintegrasi virtual lab fase F SMA/MA yang dihasilkan berada pada rentang Aiken’s V 0,8-1 yang bermakna valid. Data praktikalitas guru menunjukkan nilai rata-rata 81 % dan peserta didik 89% dengan kategori praktis.
Pengembangan e-LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Kimia pada Materi Larutan Penyangga Fase F SMA/MA Beska, Handis Indrata
Edukimia Vol 8, No 1 (2026): Edukimia - Vol. 08, Issue 01
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v8.i1.a635

Abstract

Pembelajaran kimia di abad ke-21 menuntut peserta didik tidak hanya menguasai konsep, tetapi juga mampu memahami, menerapkan, dan mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan kimia dalam berbagai konteks kehidupan secara tepat dan efektif. Sejalan dengan tuntutan tersebut, penguatan literasi kimia menjadi aspek penting dalam pembelajaran kimia di sekolah. Salah satu materi yang memerlukan penguatan literasi kimia adalah larutan penyangga, yang merupakan materi kimia Fase F SMA/MA dengan konsep-konsep bersifat abstrak sehingga sulit dipahami peserta didik. Kondisi tersebut menuntut tersedianya bahan ajar yang berpusat pada peserta didik dan mampu memfasilitasi aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD larutan penyangga terintegrasi Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan literasi kimia peserta didik Fase F SMA/MA serta untuk mengetahui kategori validitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan pendidikan (Educational Design Research) yang mengacu pada model Plomp dengan batasan penelitian sampai tahap uji validitas pada prototipe II. Subjek penelitian terdiri atas tiga dosen Kimia FMIPA UNP, dua guru kimia, dan tiga peserta didik SMA N 1 Koto XI Tarusan. Data hasil validasi dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD larutan penyangga terintegrasi PBL memiliki nilai validasi konten V=0,89 dan validasi konstruk V=087 dengan kategori valid. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk uji praktikalitas dan efektivitas e-LKPD.