cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 715 Documents
Integrasi Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Melalui Pelatihan Payet Berbasis Industri Kreatif Bagi Perempuan Penerima Program Keluarga Harapan Septriani Septriani; Armelly Armelly; Muhammad Rusdi; Novi Tri Putri
Madaniya Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1835

Abstract

Kemiskinan struktural masih menjadi tantangan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Program Keluarga Harapan (PKH) telah memberikan kontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga miskin, namun sebagian penerima manfaat masih menghadapi keterbatasan dalam akses terhadap keterampilan produktif, peluang usaha, dan sumber pendapatan alternatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan penerima manfaat PKH melalui pemberdayaan berbasis industri kreatif dengan pelatihan pembuatan payet sebagai strategi penguatan kemandirian ekonomi rumah tangga di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni–September 2025 melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan, identifikasi kebutuhan masyarakat, penyuluhan pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan pembuatan payet, praktik produksi, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis learning by doing yang mengombinasikan penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta penguatan wawasan kewirausahaan dan pemasaran digital. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang yang terdiri dari perempuan penerima PKH dan unsur masyarakat pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kemandirian ekonomi, peluang usaha berbasis rumah tangga, serta potensi ekonomi kreatif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pelatihan dan mengalami peningkatan keterampilan dalam menghasilkan produk payet sederhana. Sekitar 83% peserta mampu membuat produk secara mandiri setelah mengikuti pelatihan serta mulai memahami peluang pengembangan dan pemasaran produk. Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri, motivasi kewirausahaan, dan kesadaran peserta untuk memanfaatkan keterampilan sebagai sumber pendapatan alternatif. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa integrasi perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan kreatif dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung transformasi penerima PKH dari penerima bantuan sosial menuju pelaku ekonomi produktif. Model pemberdayaan ini memperkuat human capital, social capital, dan kapasitas ekonomi perempuan, sehingga berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Usaha Kerajinan Master Patung Cetakan di Desa Singapadu Kaler Gianyar Made Dana Saputra; Luh Mei Wahyuni; I Putu Darmawa
Madaniya Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.977

Abstract

Desa Singapadu Kaler dikenal sebagai pusat kerajinan seni patung dan ukir, dimana sebagian besar pengrajin menggunakan teknik casting bukan pahat tradisional dalam pembuatan patung. Bapak I Komang Budi Purwanto telah merintis usaha pembuatan master patung cetakan sejak 2020 bersama enam karyawan dengan hasil patung dewa-dewi, binatang, dan relief. Namun, produksi masih dilakukan secara manual, dengan alat terbatas, selain itu pemahaman pekerja tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) masih minim. Solusi yang ditawarkan untuk permasalahan tersebut adalah pemberian bantuan alat produksi, penataan stasiun kerja, pelatihan K3 dan pelatihan pembukuan usaha, dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Hasil evaluasi melalui wawancara menunjukkan bahwa adanya percepatan waktu produksi sehingga jumlah produksi meningkat sebanyak 50%, semua mitra menggunakan masker pada proses produksi, tempat produksi yang lebih ergonomis, 1 orang mitra sudah bisa melakukan pencatatan ke buku kas serta 1 orang mitra menggunakan media sosial untuk pemasarannya.
Pemberdayaan Komunitas Perempuan melalui Pelatihan Desain dan Teknik Membatik Berbasis Budaya Lokal Makassar Baetal Mukaddas; Andi Sahtiani Jahrir; Yati Samsuddin; Muhammad Zia Ulhaq
Madaniya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian budaya lokal melalui pengembangan ekonomi kreatif merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Salah satu bentuk budaya yang memiliki nilai estetika dan ekonomi adalah batik berbasis kearifan lokal. Namun demikian, sebagian besar anggota Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga PD 'Aisyiyah Kota Makassar belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam merancang motif batik serta mengaplikasikan teknik membatik sebagai produk kreatif yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam mendesain motif batik berbasis budaya lokal Makassar serta menguasai teknik dasar membatik melalui pelatihan dan pendampingan secara partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, penyampaian materi, praktik pembuatan desain motif, pendampingan proses pencantingan dan pewarnaan, serta evaluasi hasil karya peserta. Kegiatan melibatkan anggota komunitas perempuan PD 'Aisyiyah Kota Makassar sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami filosofi motif batik lokal, menyusun desain secara mandiri, serta menghasilkan karya batik dengan karakter visual yang merepresentasikan budaya Makassar. Pendampingan yang dilakukan secara langsung mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam mengembangkan kreativitas dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis ekonomi kreatif. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran peserta terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal melalui inovasi produk batik. Program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya, serta mendukung pengembangan komunitas perempuan yang lebih mandiri dan produktif.
Pelatihan Strategi Memahami Soal TKA Bahasa Indonesia Berbasis Linguistik Sistemik Fungsional di SMA Negeri 18 Makassar Andi Sahtiani Jahrir; Muhammad Saleh; Bungatang Bungatang; Nensilianti Nensilianti; Anita Candra Dewi
Madaniya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa memerlukan strategi membaca yang membantu mereka menemukan informasi penting, menafsirkan sikap penulis, dan menjelaskan pilihan jawaban berdasarkan bukti dalam teks. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 18 Makassar dengan strategi memahami soal Tes Kemampuan Akademik Bahasa Indonesia melalui linguistik sistemik fungsional. Sasaran kegiatan adalah 80 siswa kelas XII dengan pendampingan 2 guru Bahasa Indonesia. Metode kegiatan meliputi koordinasi mitra, pemetaan kebutuhan, penyusunan perangkat, pemodelan analisis teks, latihan terbimbing, latihan mandiri, dan refleksi. Materi menghubungkan isi teks, sikap penulis, dan organisasi informasi dengan prosedur menemukan serta memeriksa bukti jawaban. Capaian awal berupa rancangan materi, modul awal, lembar kerja analisis teks, dan perangkat evaluasi. Laporan pelaksanaan mencatat keterlibatan siswa dalam latihan analisis dan guru dalam pendampingan. Manfaat awal kegiatan terletak pada tersedianya perangkat dan prosedur membaca yang dapat digunakan bersama oleh siswa dan guru. Data tes awal, tes akhir, dan respons peserta masih dalam proses verifikasi sehingga besaran peningkatan kemampuan belum dapat disimpulkan. Kegiatan ini menawarkan penerapan konsep linguistik dalam langkah membaca yang operasional dan berbasis bukti. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan guru serta evaluasi hasil belajar setelah seluruh data peserta tervalidasi.
Aplikasi Metode Geolistrik dalam Identifikasi Potensi Air Tanah dan Pemetaan Kawasan Rawan Bencana di Desa Buninagara dan Cibenda, Kabupaten Bandung Barat Alivia Fatia Rahma Ali; Salsabiela Febrianty
Madaniya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1910

Abstract

Air bersih masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah pedesaan dan terpencil. Meskipun Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dalam potensi sumber daya air, pemerataan akses air bersih bagi masyarakat masih belum optimal. Desa Buninagara dan Desa Cibenda di Kabupaten Bandung Barat merupakan dua desa yang menghadapi keterbatasan akses air bersih serta memiliki tingkat kerentanan longsor yang cukup tinggi akibat kondisi lereng yang curam. Oleh karena itu, dilaksanakan kegiatan pemetaan geologi teknik, survei geolistrik untuk identifikasi akuifer, analisis kerentanan longsor, serta penyusunan model pengelolaan air berbasis masyarakat dan peningkatan kesiapsiagaan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Cibenda memiliki sistem akuifer rekahan yang potensial, dengan zona pembawa air pada kedalaman sekitar 10–25 m yang ditandai oleh nilai resistivitas rendah hingga menengah. Sementara itu, berdasarkan peta kerawanan bencana, Desa Buninagara didominasi oleh tingkat kerawanan tinggi akibat lereng yang curam, sedangkan Desa Cibenda memiliki tingkat kerawanan sedang.