cover
Contact Name
Thomas S. Iswahyudi
Contact Email
tom_wahyudi@staff.ubaya.ac.id
Phone
+6231-2981344
Journal Mail Official
rahmanfibri@staff.ubaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalirungkut - Surabaya 60293 Gedung Perpustakaan Lt. 4
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Surabaya
ISSN : -     EISSN : 27212432     DOI : https://doi.org/10.24123/saintek
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (Keluwih: Journal of Science and Technology) is an online, open access, and peer-reviewed journal. JST publishes its issues twice in a year (February and Agustus). This journal is to provide a forum for the sharing, dissemination, and discussion of original research, case studies, and critical reviews in the fields of science and technology including biotechnology. This focus and scopes include, but are not limited to subjects in industrial engineering, informatics, electrical engineering, manufacture, environmental issues, renewable energi, chemistry and chemical engineering, product design & management, and fashion design & lifestyle products.
Articles 60 Documents
Pengaturan Dinamis Tata Letak Denah Upacara Wisuda Universitas Surabaya Handani, Felix; Lomanto, Jordan Valentino
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1819.392 KB) | DOI: 10.24123/saintek.v1i2.2913

Abstract

Abstract- Flexibility and Configurability software is important to accommodate a variety of managed data. In the graduation ceremony, the committee needs to arrange the graduation floor plan based on the provisions of each institution. The order of seating is adjusted based on the order of graduation of graduates with provisions agreed to each graduation period, such as the technical dimensions of the room and the order of priority of the predicate. During this time, the spreadsheet application used by the committee was inflexible. If the number of graduates increased or dimension of the blocks and floor plans is changed, the committee cannot flexibly change the plan. The factor of application flexibility and ease of configuration is needed. To support the flexibility of the configuration, the researcher observes the parameters of the sequence and floor plan, designs the database, displays the interface and adapts the activities carried out by humans into the system to automate the process of drawing a digital floor plan. The system requires graduate data, graduate predicate data, graduate faculty data, faculty sequence data, and floor plan data as preliminary data. The implementation of the stack can help the graduation of data storage implementation. With a flexible system, the committee's activities are reduced by 50% and the complexity of the committee's work is not influenced by the amount of graduate data. Adjustments to the layout of digital plans can be done at any time thereby increasing the flexibility of the committee in making decisionsKeywords: configurability, digital floor plan, graduation, stack Abstrak- Perangkat lunak yang dirancang dengan kemudahan konfigurasi dan fleksibilitas sangat diperlukan saat ini untuk mengakomodasi berbagai macam data yang dikelola. Dalam upacara wisuda, panitia perlu mengatur denah duduk wisudawan berdasarkan ketentuan masing-masing institusi. Urutan tempat duduk disesuaikan berdasarkan urutan pemanggilan wisudawan dengan ketentuan yang disepakati setiap periode wisuda, seperti teknis dimensi ruangan dan urutan prioritas predikatnya. Selama ini, aplikasi spreadsheet yang digunakan oleh panitia tidak fleksibel. Apabila jumlah wisudawan bertambah ataupun adanya pengubahan ukuran blok dan denah wisudawan, maka panitia tidak bisa secara fleksibel mengubah denah tersebut. Peran fleksibiltas aplikasi untuk menggambar denah secara digital dan kemudahan konfigurasi dibutuhkan. Untuk mendukung fleksibilitas dari konfigurasi tersebut, peneliti mengobservasi parameter penyusun urutan dan denah, merancang basis data, tampilan antar muka dan mengadaptasi aktivitas yang dilakukan oleh manusia ke dalam sistem untuk mengotomatisasi proses penggambaran denah digital. Sistem memerlukan data wisudawan, data predikat wisudawan, data fakultas wisudawan, data urutan fakultas dan data dimensi denah sebagai data awal. Penerapan struktur data stack membantu dalam mengimplementasi penyimpanan data wisudawan. Dengan sistem yang fleksibel, aktivitas panitia menjadi berkurang 50% dan kompleksitas pengerjaan panitia tidak dipengaruhi oleh jumlah data wisudawan. Penyesuaian susunan denah digital dapat dilakukan sewaktu-waktu sehingga meningkatkan fleksibilitas panitia dalam mengambil keputusan.Kata kunci: denah digital, konfigurabilitas, stack, wisuda
Hubungan Pemilihan Teknologi dan Pencapaian Kompetensi dalam Metode Pembelajaran Daring Angga, Ng Melissa
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1400.041 KB) | DOI: 10.24123/saintek.v1i2.2956

Abstract

Abstract- Online learning has been adapted throughout educational institution recently whereas adoption become inevitably especially during pandemic. Various methods have been adopted by educators with less experience in conducting online learning, thus it is unsurprising that its implementation seems to be a trial and error and has been criticized by various parties. In addition, educators are actually still unfamiliar with various technologies that are widely used in various learning methods. This situation become an obstacle in the application of learning methods since there are too many learning burdens that must be overcome by educators, namely mastery of a variety of methods. and various technological variations without the support of data about the most optimal methods and technologies to use. This study aims to provide an overview of the measurement of the effective usage of technology in various online learning methods associated with the ultimate goal of learning as an important insight for teaching staff in selecting technology and method to be mastered. Keywords: onlne, learning, technologies, effective Abstrak- Pembelajaran daring adalah wacana yang semakin kencang digaungkan, dan menjadi tidak terhindarkan khususnya pada saat pandemi. Berbagai metode diadopsi oleh pengajar yang mayoritas belum berpengalaman menyelenggarakan pembelajaran daring, karena itu tidak heran sistem pelaksanaannya terkesan trial and error dan banyak dikritisi oleh berbagai pihak. Selain itu, guru dan tenaga pengajar sebenarnya masih asing terhadap berbagai teknologi yang banyak dimanfaatkan dalam penerapan berbagai metode pembelajaran tersebut Hal ini menambahkan hambatan dalam penerapan metode pembelajaran karena dalam satu kesempatan ada terlalu banyak beban belajar yang harus diatasi oleh tenaga pengajar yaitu penguasaan berbagai variasi metode dan berbagai variasi teknologi tanpa didukung data mengenai metode dan teknologi yang paling optimal untuk dipergunakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pengukuran efektifitas pemanfaatan teknologi dalam berbagai metode pembelajaran daring yang dikaitkan dengan tujuan akhir belajar sebagai input penting bagi tenaga pengajar dalam pemilihan teknologi dan metode yang akan dikuasai. Kata kunci: pembelajaran, daring, teknologi, efektifitas
Kajian Tentang Tenun Sesek dari Desa Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Juniati, Ninik
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2020): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.642 KB) | DOI: 10.24123/saintek.v1i1.2786

Abstract

Abstract—Development of fashion world has been following fashion trends including textiles, colors, shapes,fabric textures, and all other details in general fashion terms. One of the exploration and development in textiles is called wastra. Wastra isn't widely known by public. Wastra technique can come in various form, for example Tenun Sesek from Pringgasela Village, East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. This research aims to understand Tenun Sesek, from the preparation before weaving process until it serve to customer. This research also consist the explanation to preserve the sustainability process build by weavers in all related matters like designing motifs, dyeing yarn, and the weaving process itself. This research use qualitative descriptive approach with interview and observation as main focused methods. This methods was chosen to explore the subject more briefly. This methods will be supported with documentation photos to capture all the details and validated the data retrieval process. Output from this research is recycling process in every aspect to maintain the product life cycle. Keywords: Tenun Sesek, Weaving, Pringgasela Village Abstrak—Perkembangan fashion dunia selalu berkembang mengikuti fashion trend yang berlangsung. Fashion trend ini dimulai dengan perkembangan tekstil, warna, bentuk, tekstur kain dan detail busana secara global. Ide-ide untuk eksplorasi kain juga bisa berasal dari wastra yang masih belum begitu dikenal, salah satunya adalah Tenun Sesek dari Desa Pringgasela. Berdasarkan penjelasan tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji tentang wastra yang berasal Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa tenggara Barat. Hal-hal yang dikaji terkait tentang proses persiapan sebelum penenunan seperti mendesain motif, pencelupan benang, menenun benang hingga proses keberlanjutan (sustainability) yang dilakukan oleh para penenun di desa Pringgasela tersebut. Metodelogi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik wawancara dan observasi ini dipilih untuk menggali informasi tentang proses pembuatan Tenun Sesek dan didukung dengan data dokumentasi berupa foto proses pembuatan Tenun Sesek dan proses pengambilan data yang dibutuhkan untuk menunjang penelitian ini. Salah satu hasil penelitian menunjukan bahwa disetiap proses pembuatan Tenun Sesek ini selalu ada proses daur ulang untuk meminimalkan limbah. Kata kunci: Tenun Sesek, penenunan, Desa Pringgasela
Kajian Terhadap Kecenderungan Aspek Visual Dalam Perancangan Produk Mode Berbasis Tenun Gedhog Khas Tuban Mustikasari, Hany; Destiarmand, Achmad Haldani; Sachari, Agus
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.228 KB) | DOI: 10.24123/saintek.v1i2.2922

Abstract

Abstract- Indonesia has a lot of cultural diversity which able to support the sustainability of the Creative Industries. Among them is gedhog woven, a traditional weaving cloth. Compared to other types of weaving such as ikat or songket, gedhog woven still lack in popularity in the consumer market. However, gedhog woven has the opportunity of further development into a weaving-based product in the fashion industry to aim high recognization in society. Consumer interests and perceptions of weaving-based products are analyzed through qualitative method in order to understand the consumer market. Experiment also conducted to obtain the final form of fashion products made from gedhog woven material. Product diversification refers to visual aspects in design such as shape, color, size, and proportion. Analysis of tendencies towards fashion product from woven materials obtained through this research. This can be utilized both for the foundation of further research as well as improving the quality and value of selling products in the consumer market.Keywords: visual aspect, fashion, gedhog woven Abstrak- Indonesia memiliki banyak kekayaan budaya yang dapat mendukung keberlangsungan Dari Industri Kreatif. Salah satunya adalah wastra nusantara berupa tenun gedhog. Dibandingkan dengan jenis tenun yang lain seperti ikat atau songket, tenun gedhog masih kurang popularitasnya di dalam pasar konsumen. Meski demikian, tenun gedhog tetap memiliki peluang pengembangan lebih lanjut menjadi sebuah produk dalam industri mode supaya makin dikenal oleh masyarakat. Minat dan persepsi konsumen terhadap produk berbasis tenun dianalisis melalui metodologi kualitatif dalam rangka memahami keinginan pasar. Selain itu, dilakukan pula eksperimen untuk memperoleh bentuk akhir produk mode yang terbuat dari material tenun gedhog. Diversifikasi produk mengacu kepada aspek visual dalam desain seperti bentuk, warna, ukuran, dan proporsi. Melalui penelitian ini diperoleh analisis dari kecenderungan masyarakat terhadap pemilihan produk mode yang terbuat dari material tenun. Hal ini dapat dimanfaatkan baik bagi landasan penelitian selanjutnya maupun bagi peningkatan kualitas dan nilai jual produk dalam pasar konsumen.Kata kunci: aspek visual, mode, tenun gedhog
Perspektif Puisi “A Dream Within A Dream” Pada Desain Fashion dan Lifestyle Homespun Spring Summer 2021 Utomo, Refsi Venny; Herdiana, Wyna; Prianka, Dian
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2020): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v1i2.2927

Abstract

Abstract—A Spring/Summer 2021 collection based on WGSN trend forecast for Spring/Summer 2021 called HomeSpun, which inspired from Edgar Allan Poe's poem, "A Dream within a Dream". This poem consists of 24 rows which divided into two stanzas, illustrate the differences between our perception of lives and the effect of time, that emphasize human existencies are only dreams and illusions, an abstract picture from human mind. Clothes category are citywear with sophisticated and elegant looks. Using in-depth interview, some keywords are produced, namely blurry, contention, curved lines, encounter of two different substances, conflicting diagonal line, and transparant. That keywords then poured into garment's cutting, details, and embellishments. The collection's details and embellishments are deconstructed cutting, plaits, embroidery texts, crochet, and clay beads. This collection consists of 60 designs of menswear, womenswear, and kidswear, also its lifestyle products and accessories. 5 looks consists of 14 garments, 5 pieces of shoes, 2 bags, 2 earrings, 2 glasses, 3 headbands, 1 set of hair clip, 1 bracelet, 1 scrunchies, and 1 handphone & airpods case were realized. Keywords: blurry, conflicting diagonal line, contention, two realities Abstrak—Perancangan koleksi Spring/Summer 2021 berdasarkan trend forecast WGSN Spring/Summer 2021 “HomeSpun” menggunakan inspirasi dari puisi karya Edgar Allan Poe, “A Dream within a Dream”. Puisi ini mempunyai 24 baris yang dibagi menjadi dua bait, menceritakan perbedaan persepsi hidup kita serta efek waktu, yang menekankan bahwa eksistansi manusia hanyalah suatu impian dan ilusi, sebuah gambaran abstrak dari pikiran manusia. Kategori busana adalah citywear dengan kesan sophisticated dan elegan. Melalui metode penelitian wawancara, dihasilkan beberapa kata kunci, yaitu blurry, suatu pertentangan/bertolak belakang, garis lengkung, pertemuan antara dua substansi berbeda, conflicting diagonal line, serta transparan. Berbagai kata kunci tersebut kemudian dituangkan dalam cutting pakaian, detail, serta embellishments pada garmen. Detail dan embellishment yang dipakai adalah cutting yang sedikit deconstructed, anyaman, tulisan dengan menggunakan jahitan dan sulaman, serta rajutan dan clay beads. Koleksi ini terdiri dari 60 desain pakaian wanita, pria, serta anak perempuan dan berbagai produk lifestyle serta aksesoris pelengkapnya. Pakaian yang direalisasikan sebanyak 5 looks, yang terdiri atas 14 garmen, 5 pasang sepatu, 2 tas, 2 anting-anting, 2 kacamata, 3 headband, 1 set jepit rambut, 1 gelang, 1 scrunchie, serta 1 case handphone dan airpods. Kata kunci: blurry, conflicting diagonal line, dua realita, pertentangan
Minireview: Formulasi Obat Kumur Ekstrak Daun Ketul (Bidens pilosa) Meira, Gracelynn; Iwansyah, Assidiq Zidane; Santoso, Hadinata; Wahjudi, Mariana
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v2i1.3986

Abstract

Abstract— Ketul (Bidens pilosa L) is weed plant that has antibacterial properties. The potential of this plant has not been developed yet in Indonesia. We conducted a literature study about this plant use for herbal mouthwash. The purposes of this study were to determine components of Ketul leaf with antibacterial activity, to know the extraction solvent, to determine the method for antibacterial activity, and to predict the characteristics and components of herbal mouthwash formula. The results showed that Ketul leaf contains tannins, cardiac glycosides, saponins, alkaloids, flavonoids, and terpenoids which could inhibit the growth of various bacteria, including Streptococcus mutans. Hence the mouthwash is predicted to have antibacterial activity. The safe extraction solvent widely used was 70-80% ethanol. The Ketul leaf extract has the potential to be applied in herbal mouthwash formula. Other characteristic can be adjusted to meet the requirements as herbal mouthwash, which are pH between 5-7, the viscosity value near water viscosity value (1cP), stable during storage, and color is brownish yellow. Some common additives were added in mouthwash to improve the flavors and taste, such as sorbitol, tween-80, peppermint oil, and sodium benzoate.Keywords: antibacterial activity, solvent, Streptococcus mutans, weed Abstrak— Ketul (Bidens pilosa L) merupakan tumbuhan gulma yang memiliki aktivitas antibakteri. Potensi tumbuhan ini belum banyak dikembangkan di Indonesia. Pada tulisan ini telah dilakukan kajian pustaka pemanfaatan Ketul untuk obat kumur herbal. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui komponen ekstrak daun Ketul yang berkhasiat antibakteri, mengetahui pelarut ekstraksi, metode penentuan aktivitas antibakteri obat kumur, dan prediksi karakteristik dan komponen obat kumur herbal daun Ketul. Hasil penelusuran pustaka menunjukkan bahwa daun Ketul mengandung tannin, glikosida jantung, saponin, alkaloid, flavonoid, dan terpenoid, yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, termasuk Streptococcus mutans sehingga obat kumur kemungkinan memiliki aktivitas antibakteri. Pelarut aman yang banyak digunakan untuk ekstraksi komponen fitokimia tersebut adalah etanol 70-80%. Penentuan daya antibakteri dapat dilakukan menggunakan metode difusi agar atau pengenceran. Ekstrak daun Ketul berpotensi digunakan dalam formula obat kumur herbal. Selain potensi antibakterinya, karakteristik lainnya dapat diatur untuk memenuhi syarat formula obat kumur herbal yaitu pH berkisar 5-7, nilai viskositas mendekati nilai viskositas air (1cP), stabilitas dapat tetap terjaga selama penyimpanan dan kemungkinan obat kumur berwarna kuning kecoklatan. Beberapa bahan tambahan, seperti sorbitol, tween-80, peppermint oil, dan natrium benzoate, merupakan bahan tambahan yang aman dan umum digunakan untuk menambah cita rasa dan stabilitas formula obat kumur herbal ekstrak daun Ketul.Kata kunci: aktivitas antibakteri, gulma, pelarut, Streptococcus mutans
Studi Konsumsi Energi di Kantin Keluwih Universitas Surabaya Irawati, Fenny; Kartikasari, Fitri Dwi
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2021): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (August)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v2i2.4042

Abstract

Abstract—A study of energy consumption in the Keluwih canteen at the University of Surabaya (UBAYA) has been conducted as a first step to determine the design of the use of alternative energy that is appropriate in the canteen. The study began with conducting an energy consumption survey in the Keluwih canteen to find out the energy needs in the canteen. This energy consumption is measured by the energy used for lighting (lamps), air conditioning (AC), and other electronic equipment (television, blenders, rice cookers, electric stoves, etc.) and fuel used for cooking. Data were obtained from a questionnaire given to booth the canteen manager and tenants in the Keluwih canteen. From the data obtained, it can be knewn the energy consumption map in the Keluwih Canteen and based on the survey that has been done can be concluded that the energy consumption in the Keluwih Canteen is dominated by electricity which is around 600 kWh/day. Keywords: energy consumption, keluwih canteen, survey, questionnaire, electricity Abstrak—Telah dilakukan studi konsumsi energi di kantin Keluwih Universitas Surabaya (UBAYA) sebagai langkah awal untuk menentukan desain pemanfaatan energi alternatif yang tepat guna di kantin tersebut. Kajian diawali dengan melakukan survei konsumsi energi di kantin Keluwih untuk mengetahui kebutuhan energi di kantin. Konsumsi energi ini diukur dari energi yang dipergunakan untuk penerangan (lampu), pendingin ruangan (AC), dan peralatan elektronik lainnya (televisi, blender, rice cooker, kompor listrik, dll.) serta bahan bakar yang dipakai untuk memasak. Data diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada pengelola kantin serta penyewa stan di kantin Keluwih. Dari data yang diperoleh dapat diketahui peta konsumsi energi di Kantin Keluwih dan berdasarkan survei yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsumsi energi di Kantin Keluwih didominasi oleh energi listrik yang jumlahnya berkisar 600 kWh/hari. Kata kunci: konsumsi energi, kantin keluwih, survei, kuesioner, energi listrik
Automatic Text Summarization Berdasarkan Pendekatan Statistika pada Dokumen Berbahasa Indonesia Setyawan, Christopher; Benarkah, Njoto; Prasetyo, Vincentius Riandaru
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v2i1.4045

Abstract

Abstract—Propelled by the modern technological innovations data and text will be more abundant throughout the year. With this much text, automatic text summarization is needed now more than ever to help summarize a text. Automatic text summarization is defined as the creation of a shortened version of a text by a computer program, the product of this procedure still contains the most important points of the original text. Statistical approaches is one of automatic text summarization method. There is 5 statistical approaches that being used namely aggregation similarity method, frequency method, location method, title method (if text has a title), dan tf-based query method (if text doesn’t have a title). Cosine similarity is used to calculate title method, aggregation similarity method, and tf- based query method. There is two type of validation, user validation and system validation. For system validation compare the similarity between human summary and summary generated by program, which result in accuracy of 76.7647% for summary with 30% length of the original journal. For user validation result in 82% accuracy. The conclusion based on user validation and system validation is statistical approaches is suitable for automatic text summarization.Keywords: automatic text summarization, statistical approaches, Indonesian document, cosine similarity Abstrak— Dengan kemajuan teknologi jumlah data dan teks akan semakin melimpah sepanjang tahun. Dengan banyaknya teks ini dibutuhkan bantuan automatic text summarization untuk merangkum teks tersebut. Automatic text summarization didefinisikan sebagai versi singkat dari suatu teks menggunakan program komputer yang hasilnya masih memiliki informasi penting berupa gagasan dasar dan kata atau kalimat yang dapat merepresentasikan keseluruhan teks original. Salah satu metode dalam automatic text summarization adalah pendekatan statistika. Pendekatan statistika yang digunakan ada 5 yaitu aggregation similarity method, frequency method, location method, title method (bila teks memiliki judul), dan tf-based query method (bila teks tidak memiliki judul). Cosine similarity dipakai untuk perhitungan title method, tf-based query method, dan aggregation similarity method. Validasi dilakukan dengan dua macam validasi. Pertama adalah validasi sistem dengan membandingkan similaritas antara rangkuman program dan rangkuman manusia, yang menghasilkan akurasi 76.7647% untuk rangkuman dengan panjang 30% dari jurnal original. Kedua adalah validasi user yang menghasilkan akurasi 81%. Kesimpulannya berdasarkan validasi user dan validasi sistem yang cukup baik maka pendekatan statistika cocok dipakai dalam kasus automatic text summarization.Kata kunci: automatic text summarization, pendekatan statistika, cosine similarity, dokumen berbahasa Indonesia
Pembuatan Mobile Apps Berbasis Android dengan Memanfaatkan Geolokasi untuk Pengawasan Proses Belajar Siswa Tjan, Elvredo Kinsey; Prasetyo, Daniel Hary; Handani, Felix
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v2i1.4047

Abstract

Abstract-- Non-formal education often requires children to travel to have face-to-face meetings with their teachers. Meetings that take place often still use the attendance method manually by using the attendance form, thus allowing the loss of attendance form, errors in making attendance, and allowing fraud in doing attendance. Parents also cannot control the location of their children when attending meetings and do not know who the tutoring service is who is the teacher for their child. Based on these problems, a mobile application was created that can be used by students, teachers, and parents. Where the attendance process is done digitally by students by taking selfies through a smartphone camera. Teachers do not need to bother in recapitulating attendance and save time when the attendance process is carried out by students. Parents can find out the child's location, receive notifications when the child makes attendance, and download meeting attendance reports. The trial was carried out privately by providing input and seeing the output results whether it had gone well. Validation is done by conducting interviews with each user with the roles of parents, teachers, and students who have tried the system. Based on the results of trials and validation conducted with interviews, it was found that the system that has been created to supervise the student learning process is running well and helps parents in controlling face-to-face meetings between students and teachers through notifications received by parents when students make a presence, attendance reports that help teachers recap attendance data and help teachers make appointments with students easier to do. Keywords: education, attendance , mobile application, camera, notification Abstrak— Pendidikan non-formal sering kali mengharuskan anak bepergian untuk melakukan pertemuan tatap muka dengan guru mereka. Pertemuan yang berlangsung sering kali masih menggunakan metode presensi secara manual dengan menggunakan form presensi, sehingga memungkinkan terjadinya hilangnya form presensi, kesalahan dalam melakukan presensi, dan memungkinkan terjadinya kecurangan dalam melakukan presensi kehadiran. Orang tua juga tidak dapat mengontrol lokasi anak saat mengikuti pertemuan dan tidak mengetahui siapa jasa pengajar yang menjadi pengajar bagi anak mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut dibuatkan sebuah aplikasi mobile yang dapat digunakan siswa, guru, dan orang tua. Dimana proses presensi dilakukan secara digital oleh siswa dengan mengambil foto selfie melalui kamera smartphone. Guru tidak perlu repot dalam melakukan rekapitulasi presensi kehadiran dan menghemat waktu saat proses presensi dilakukan siswa. Orang tua dapat mengetahui lokasi anak, menerima notifikasi ketika anak melakukan presensi, dan mengunduh laporan presensi pertemuan. Uji coba dilakukan secara pribadi dengan memberikan inputan dan melihat hasil output apakah telah berjalan dengan baik. Validasi dilakukan dengan cara melakukan interview kepada setiap pengguna dengan peran orang tua, guru, dan siswa yang telah mencoba sistem. Berdasarkan hasil uji coba dan validasi yang dilakukan dengan interview diperoleh bahwa sistem yang telah dibuat untuk melakukan pengawasan terhadap proses belajar siswa berjalan dengan baik dan membantu orang tua dalam mengontrol pertemuan tatap muka yang dilakukan siswa dengan guru melalui notifikasi yang diterima orang tua saat siswa melakukan presensi, laporan presensi yang membantu guru dalam merekap data presensi kehadiran dan membantu guru untuk membuat janji pertemuan dengan siswa menjadi lebih mudah untuk dilakukan.Kata kunci: pendidikan, presensi, aplikasi mobile, kamera, notifikasi
Perancangan Human Resource Scorecard untuk Mengevaluasi Kinerja Divisi Rekrutmen XYZ Group Erwin, Marten; Wibisono, Eric; Hadiyat, Mochammad Arbi
Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2021): Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi (February)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/saintek.v2i1.4048

Abstract

Abstract— XYZ Group has been expanding their bussiness in various sector i.e., retail, IT consultants, food & beverages, shopping plazas, Japanese restaurants, e-wallets, e-commerce, and expeditions. XYZ Group continues to expand as an action to survive and win the competition. Therefore, XYZ Group’s Recruitment Division plays an important role in business activities. The Human Resource Scorecard is an appropriate method for measuring performance in XYZ Group's recruitment division. The result of Human Resource Scorecard in the XYZ Group Recruitment Division are acquiring 17 Key Performance Indicators (KPI) consisting of financial perspective two KPIs, three customer perspective KPIs, eight operational perspective KPIs, and four strategic perspective KPIs. Performance measurement is carried out by weighting process, followed by performance measurement based on the required data. The measurement results show an overall performance of XYZ’s Recruitment Division is 3,534, which means the performance of the XYZ Group’s Recruitment Division is good. Financial perspective performance gets a value of 2.5 (good enough), customer perspective performance gets a value of 3,831 (good), operational perspective performance gets a value of 3,423 (good), and strategic perspective performance gets a value of 4 (good). Based on the KPI that didn’t reach the target, an action plan was made. In addition to the action plan, performance dashboard and analysis of cause and effect relationships after measurement have been made. Keywords: human resource scorecard, key performance indicator, performance dashboard Abstrak— XYZ Group telah melakukan ekspansi di berbagai bidang, yaitu retail, grocery, IT consultant, food & beverages, shopping plaza, Japanese restaurant, e-wallet, e-commerce, dan ekspedisi. XYZ Group terus melakukan ekspansi sebagai tindakan untuk bertahan dan memenangkan persaingan. Oleh karena itu, Divisi Rekrutmen XYZ Group memegang peranan penting dalam aktivitas bisnis. Human Resource Scorecard menjadi metode yang sesuai untuk melakukan pengukuran kinerja pada divisi rekrutmen XYZ Group. Perancangan Human Resource Scorecard pada Divisi Rekrutmen XYZ Group menghasilkan 17 Key Performance Indicator (KPI), yaitu dua KPI perspektif financial, tiga KPI perspektif customer, delapan KPI perspektif operational, dan empat KPI perspektif strategic. Pengukuran kinerja dilakukan dengan melakukan pembobotan dilanjutkan pengukuran kinerja berdasarkan data yang diperlukan. Hasil pengukuran menunjukkan kinerja keseluruhan sebesar 3,534 yang berarti kinerja Divisi Rekrutmen XYZ Group tergolong baik. Kinerja perspektif financial mendapatkan nilai sebesar 2,5 (cukup baik), kinerja perspektf customer sebesar 3,831 (baik), kinerja perspektif operational sebesar 3,423 (baik), dan kinerja perspektif strategic sebesar 4 (baik). Berdasarkan KPI yang tidak mencapai target dibuat action plan. Selain action plan, dilakukan perncangan performance dashboard dan analisis cause and effect relationship setelah pengukuran. Kata kunci: human resource scorecard, key performance indicator, performance dashboard