cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 484 Documents
SESAR NAIK KALITENGAH SEBAGAI PENGONTROL NAIKNYA BATUAN BERUMUR PRA-TERSIER DAN TERSIER DI DAERAH KALITENGAH, BANJARNEGARA, JAWA TENGAH Huzaely Latief Sunan
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3074

Abstract

Pulau Jawa secara tatanan tektonik merupakan zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dengan Eurasia. Aktivitas subduksi menghasilkan struktur geologi salah satunya sesar naik yang dapat mengangkat batuan tua ke permukaan,  sebagai contoh batuan berumur Pra-Tersier dan Tersier. Penyebab terangkatnya batuan berumur Pra-Tersier dan Tersier menarik untuk diteliti. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab terangkatnya batuan berumur Pra-Tersier dan Tersier ke permukaan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pemetaan geologi dan analisis struktur geologi. Pemetaan geologi berupa pemetaan sebaran batuan dan pengukuran unsur struktur geologi. Analisis struktur geologi dengan melakukan rekonstruksi penampang sayatan geologi dan analisis stereografis. Analisis  data struktur geologi membuktikan adanya Sesar Naik Kalitengah dengan kedudukan N304°E/58° NE  Pitch 75° ke arah SW dan struktur Lipatan Donorejo yang memiliki kedudukan axial plane N282°E/78°NE berarah Barat-Timur. Penelitian ini menyimpulkan terangkatnya batuan berumur Pra-Tersier dan Tersier dikontrol oleh kehadiran sesar naik Kalitengah yang merupakan hasil aktivitas dari subduksi di Selatan Pulau Jawa dengan gaya utama berarah Utara-Selatan.
ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA BUKIT DAERAH MLAKON, SAMBIREJO, PRAMBANAN, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE BISHOP Heza Putra Maulana Aji Sakti; Abdullah Khafid Ma’ruf; Arhananta Arhananta; Nazwa Khoiratun Hisan; Nur Alif Yusuf Putra Karlina
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3073

Abstract

Prambanan merupakan salah satu kawasan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang saat ini cukup banyak penduduknya. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan juga kawasan Prambanan merupakan kawasan Wisata, pasti kedepannya akan banyak kegiatan pembangunan sarana prasarana dan juga rumah hunian warga. Sebelum dilakukannya pembangunan, alangkah baiknya untuk mengetahui keamanan dan kestabilan tanah atau lereng di daerah tersebut untuk mengurangi resiko. Data lapangan yang didapat diolah menggunakan Software Slide Rockscience 6.0. untuk mengetahui nilai faktor keamanan. Geologi pada daerah Mlakon, Sambirejo, Prambanan, Sleman, DIY terdiri dari Formasi Semilir yang dicirikan dengan satuan lapili dan tuf. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari bentuk lahan gawir, bentuklahan bukit sisa, perbukitan terkikis, dataran alluvial, dataran limpah banjir, dan tubuh sungai. Struktur yang berkembang di lokasi pengamatan mekanika tanah tidak berkembang dengan baik, sedangkan di lokasi pengamatan mekanika batuan berkembang kekar gerus berpasangan dengan arah orientasi relatif N-S, W-E, dan NW-SE. Karakteristik tanah pada lokasi pengamatan mekanika tanah cukup lembab sehingga pengambilan sampel cukup susah. Karakteristik batuan di lokasi pengamatan mekanika batuan terdiri dari batuan gunungapi berupa lapilli dan di beberapa bagian sudah lapuk. Hasil dari analisa mekanika tanah menggunakan metode bishop menghasilkan nilai FK 1,25 yang berarti lereng stabil. Hasil analisa mekanika batuan menggunakan metode bishop menghasilkan FK  1,25 yang berarti lereng labil atau biasa terjadi longsor. 
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ENERGY SAVING DEVICE (ESD) PROPELLER BOSS CAP FIN (PBCF) TERHADAP PERFORMA PROPELLER B-SERIES PADA KAPAL RO-RO 600 GT Renanda Bayu Harsi; Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3233

Abstract

ESD atau Energy Saving Devices adalah berbagai jenis peralatan yang mengacu pada pada konsep tindakan atau metode untuk menghemat energi. Pada dunia perkapalan, ESD ada banyak macamnya seperti Becker Mewis Duct, Wake Equalising Duct, dan Propeller Boss Cap Fins (PBCF). PBCF merupakan penambahan sirip kecil di bagian belakang propeller atau lebih tepatnya pada boss cap dengan tujuan untuk memperkecil atau bahkan meniadakan hub vortex saat propeller beroperasi. Pada penelitian ini akan digunakan metode CFD melalui software ANSYS Students untuk mencari pengaruh terhadap gaya dorong dari pemasangan PBCF pada propeller B-Series B4-40 dengan menggunakan ukuran utama kapal RO-RO 600 GT sebagai acuan penentuan dimensi propeller. Variasi PBCF yang akan diuji dalam penelitian ini adalah variasi pitch angle dengan variasi sudut 25°, 30°, 35°, 40°, dan 45°. Hasil uji CFD melalui software ANSYS menunjukkan adanya penambahan dan penurunan performa dalam hal gaya dorong propeller dengan penambahan gaya dorong tertinggi dihasilkan oleh PBCF dengan sudut 45° yaitu 0.46% dan penurunan terbesar dialami saat penambahan PBCF dengan sudut 30° yaitu sebesar -0.61%.
KAJIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA AREA PENAMBANGAN DAN PENGOLAHAN PT. POLOWIJO GOSARI DI DESA SEKAPUK KECEMATAN UJUNG PANGKAH KABUPATEN GRESIK PROVINSI JAWA TIMUR Klotilda Delfiana Anok; Yudho Dwi Galih Cahyono; Lakon Utamakno
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3234

Abstract

Salah satu perusahaan pertambangan dan pengolahan dolomit magnesium menjadi pupuk dolomit adalah PT. Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik. Faktor yang mempengaruhi kegiatan pertambangan adalah keselamatan dan kesehatan kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja,  perbandingan penerapan k3, serta rekomendasi kepada perusahaan terkait dengan peningkatan k3 pada area penambangan dan pengolahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode gabungan yakni kombinasi antara penelitian kuantitatif dan kualitatif. Dalam pelaksanaan kegiatan di PT. Polowijo Gosari mengenai penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja masih adanya tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Tindakan tidak aman dalam hal ini ditemukan beberapa pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri, mengemudi tidak dengan aman, serta kondisi lingkungan tidak aman seperti kondisi front penambangan yang sempit, kondisi jalan angkut cukup sempit, konsentrasi debu sangat tinggi,  hal ini karena kurangnya kesadaran dari para pekerja serta kurangnya pengawasan dari pihak perusahaan. Perbandingan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada area penambangan dan pengolahan dapat dianalisa berdasarkan uji regresi linear berganda yang dapat simpulkan bahwa pada area penambangan ada pengaruh negatif dari k3 terhadap kinerja karyawan dalam penerapan k3 pada perusahaan, sedangkan pada area pengolahan ada pengaruh yang signifikan juga yaitu nilai variabel dari lingkungan kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja karyawan dalam penerapan k3  pada perusahaan karena pada kedua area ini sama- sama memiliki nilai negatif maka untuk mengoptilamalkan hal tesebut dari pihak perusahaan wajib menerapkan keselamatan dan kesehatan baik di area penambagan maupun pengolahan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah.
Analisis Petrofisik menggunakan data well logs di cekungan Manui, Sulawesi Muhammad Firdaus
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3091

Abstract

Cekungan Manui adalah cekungan tersier yang dikategorikan sebagai cekungan sedimen dengan indikasi kandungan hidrokarbon. Penelitian ini dilakukan dengan objektif untuk mengevaluasi sifat petrofisika batuan di Cekungan Manui, lepas pantai Sulawesi Tenggara, berdasarkan data log sumuran yang ada pada Sumur Abuki-1. Sifat kuantitatif diantaranya termasuk volume lempung, porositas, dan saturasi air dilakukan menggunakan log sumuran berupa log kaliper, spontaneous potential, sinar gamma, sonic, densitas, neutron, PEF, dan resistivitas. Perhitungan petrofisika lebih lanjut dilakukan pada interval kandidat reservoir yaitu Formasi Langkawola untuk mendapatkan nilai properti statis batuan dan menentukan kandidat reservoir serta prospek. Hasil perhitungan volume lempung menunjukkan bahwa formasi Boepinang memiliki kandungan lempung yang cukup tebal yang mana bisa berfungsi sebagai lapisan tudung untuk reservoir di bawahnya yaitu Formasi Langkawola. Nilai porositas efektif Formasi Langkawola berkisar antara 3-46% dengan rata-rata 19%. Nilai saturasi air Formasi Langkawola berkisar antara 19-76% dengan nilai rata-rata 48%. Setelah pengaplikasian nilai cut-off untuk parameter volume lempung 50%, positas efektif10%, dan Saturasi air 50%, didapatkan interval reservoir paling prospektif pada kedalaman 6485.5 – 6610 ft dengan nilai rata-rata volume lempung 19%, porositas efektif 26% dan saturasi air 39%.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN IKAN 30 GT UNTUK DAERAH LAMONGAN DI TINJAU DARI SEGI TEKNIS Rochma wahyu adila; ERIFIVE PRANATAL
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3237

Abstract

Dalam penelitian ini direncanakan kapal penangkap ikan dengan ukuran 30 GT untuk daerah Kota Lamongan yang efektif dan efisian dari segi teknis. Perencanan ini menggunakan metode regresi linier dari data kapal pembanding untuk menghasilkan ukuran utama kapal. Dalam melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu perhitungan utama, membuat rencana garis, rencana umum, hambatan kapal dan daya mesin. Analisa teknis dilakukan dengan pengujian model kapal dan selanjutnya hasil dan dikembangkan dengan teori – teori ilmu perkapalan untuk mendapatkan beberapa konfigurasi kapal ikan yang dirancang. Hasil regresi ukuran utama adalah Lpp = 14.26 m, B = 3.9 m, T = 1 m, H = 1,3 m, Cb = 0.284, dan Vs = 5 kont. Dari ukuran utama tersebut kemudian di buat gambar rencana garis dan gambar rencana umum. Untuk alat tangkapnya menggunakan rawai tuna.
ANALISIS PEMANFAATAN TAILING PASIR MERAPI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BATAKO DI KECAMATAN SRUMBUNG KABUPATEN MAGELANG PROVINSI JAWA TENGAH Filbert Wibowo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3263

Abstract

Secara geografis, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang adalah salah satu wilayah yang terletak di lereng Gunung Merapi. Lereng Gunung Merapi kaya akan potensi bahan tambang yaitu bahan galian golongan C berupa pasir dan batu. Potensi bahan tambang berupa pasir merapi ini terbentuk akibat letusan pada erupsi Gunung Merapi. Potensi material industri terutama bahan galian pasir merapi yang sangat besar untuk dilakukan kegiatan penambangan karena dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat setempat. Kegiatan pertambangan yang dilakukan, baik itu dengan cara mekanis maupun tradisional selalu menimbulkan dampak, yaitu memberikan dampak positif dan negatif. Tailing terbentuk akibat penambangan pasir merapi yang dihasilkan dari penambangan pada beberapa perusahaan. Sehingga banyaknya tailing yang dihasilkan bisa merusak lingkungan, dengan adanya perkembangan saat ini limbah tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam konstruksi bangunan. Dengan tujuan memberikan komposisi dan menjelaskan karakteristik dalam pembuatan batako yang memenuhi standart dan juga menjelaskan penggunaan atau peruntukan batako yang dihasilkan dengan menggunakan metode kualitatif. Sehingga analisis pemanfaatan tailing pasir merapi perlu dilakukan yaitu untuk menanggulangi masalah lingkungan yang disebabkan dari proses penambangan pasir, yaitu dengan cara menjadikan bahan baku pembuatan batako.
Perhitungan dan Analisa Petrofisik Lapangan Betung, Formasi Air Benakat, Sub-Cekungan Jambi-Cekungan Sumatera Selatan Aisyah Indah Irmaya; Basuki Rahmad; Deddy Kristanto; Aris Buntoro
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3118

Abstract

Potensi Sub-Cekungan Jambi cukup besar dalam menghasilkan hidrokarbon, dimana rasio kesuksesan yang dicapai sebesar 51% tapi belum dilakukan eksplorasi secara maksimal [9]. Salah satu strategi untuk meningkatkan produksi hidrokarbon dari lapangan migas yang sudah diproduksikan adalah dengan melakukan analisa petrofisik untuk penambahan sumur-sumur pengembangan. Penelitian difokuskan pada L-5 Formasi Air Benakat dimana potensi cadangannya masih cukup besar dengan OOIP L-5 pada tahun 2017 sebesar 16,531.05 MSTB.Metode dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data primer yaitu data-data log sumur log yaitu Gamma Ray log, Resistivity log, Density dan Neutron log. Data sekunder yaitu literatur, laporan sumur. Menggunakan Petrel Petrophysic, data-data tersebut diolah untuk mendapatkan nilai kandungan lempung, saturasi air, porositas dan permeabilitasnya.Berdasarkan perhitungan dan Analisa petrofisik lapangan Betung, Formasi Air Benakat, Sub-Cekungan Jambi-Cekungan Sumatera Selatan: Sumur-sumur L-5 (AI-209; AI-210; AI-211; AI-222) memiliki nilai porositas dengan range 23% - 31 %, termasuk kategori sangat baik – istimewa [8]. Sumur-sumur L-5 (AI-209; AI-210; AI-211; AI-222) memiliki tingkat permeabilitas dengan range 130 – 229 mD, termasuk kategori baik sekali (Koesoemadinata, 1978). Nilai penggal diperoleh nilai kandungan lempung maksimal 32%, nilai kandungan porositas minimal 13% serta nilai kandungan saturasi air maksimal 50%.
ANALISA PENGARUH ROOT GAP TERHADAP PENGUJIAN TARIK MENGGUNAKAN METODE PENGELASAN FCAW POSISI 3G PADA MATERIAL BAJA SS 400 NUZULUL ARIF; Erifive Pranatal
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh root gap terhadap pengujian tarik (Tensile Test) pada material baja SS 400 dengan ketebalan 10 mm dan 12 mm menggunakan metode pengelasan FCAW (Flux Core Arc Welding) pada posisi 3G Vertical up tanpa backing ceramic. Penelitian ini bersifat kuantitatif, kemudian standar yang digunakan dalam pengujian yaitu ASME section IX (2019). Hasil penelitian diperoleh kesimpulan pada spesimen dengan ketebalan 10 mm, didapatkan nilai tertinggi pada variasi root gap 2 mm dengan nilai YS (Yield Strenght) sebesar : 242,07 MPa, dan nilai aktual / nilai akhir sebesar : 315,33 MPa. Kemudian pada spesimen dengan ketebalan 12 mm, didapatkan nilai tertinggi terdapat pada variasi 3 mm dengan nilai YS (Yield Strenght) sebesar: 296,57 MPa, dan nilai aktual / nilai akhir sebesar: 464,17 MPa.
MITIGASI RISIKO K3 PADA PEKERJAAN PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN DI AREA KAMAR MESIN KAPAL GENERAL CARGO MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS Ramadhan Pratama; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melaukan identifikasi faktor bahaya atau potensi bahaya, melakukan penilaian risiko, dan melakukan tindakan usulan mitigasi risiko yang berfokus pada pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan di area kamar mesin kapal general cargo. Pengumpulan data di dapatkan melalui proses survey, wawancara dan dokumentasi di galangan kapal PT. Tambangan Raya Permai Surabaya. Analisis data menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian di dapatkan 6 komponen teridentifikasi berpotensi bahaya dan berisiko meliputi (Mesin induk, mesin bantu, pompa general system, sistem got kamar mesin, tangga kamar mesin, dan lantai kamar mesin). Kemudian hasil analisis data FMEA didapatkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi terdapat pada 2 komponen yaitu (Mesin induk dan sistem got kamar mesin). Dari kedua komponen tersebut, potensi bahaya berada pada 4 kegiatan kerja diantaranya pada Proses pembersihan tangki-tangki sistem got kamar mesin, Proses lepas dan pasang metal duduk baru (ME) dengan alat manual, Proses lepas piston (ME) dengan chain block, dan Proses lepas cylinder liner (ME) dengan chain block. Mitigasi risiko yang diusulkan yaitu penggunaan APD secara lengkap sesuai standar perlu ditaati dan lakukan pengecekan atau perawatan alat sebelum digunakan untuk memastikan kelayakannya. Tindakan ini diharapkan untuk menciptakan iklim kesadaran diri, bekerja aman, selamat, efektif dan efisien, demi kebaikan bersama.