cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 484 Documents
ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN METODE BISHOP DAN KUAT GESER BATUAN PADA DAERAH PULAU PINANG, KABUPATEN LAHAT SUMATERA SELATAN Ferdian Syahputra; Harnani Harnani; Budhi Setiawan
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3223

Abstract

Pada lokasi penelitian secara geografis terletak pada daerah Pulau Pinang dan sekitarnya Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui daerah yang termasuk kedalam daerah yang rawan longsor dan melakukan upaya mitigasinya. Metode yang digunakan berupa metode kuat geser tanah dengan melakukan pengujian kuat geser langsung (Direct Shear Test) dan pengujian berat jenis tanah (Unit Weight). Kemudian dilanjutkan dengan metode Bishop untuk mencari nilai Faktor Keamanan (FK). Parameter yang digunakan didalam mencari nilai Faktor Keamanan (FK) yaitu kohesi (C), sudut geser dalam (ϕ), dan berat jenis tanah (Υ). Hasil penelitian didapatkan nilai faktor keamanan lokasi pengamatan pada lokasi penelitian 1 dan 2 termasuk (Kelas Labil) dikarenakan nilai faktor keamanannya 0,846 dan 0,586 , lokasi penelitan 3 termasuk (Kelas Stabil) dikarenakan nilai faktor keamanannya 2,543, lokasi penelitan 4 dan 5 termasuk (Kelas Kritis) dikarenakan nilai faktor keamanannya 1,119 dan 1,156. Upaya mitigasi yang dapat dilakukan yaitu prinsip soil nailing dengan cara memberi tanah paku – paku dengan panjang tertentu dengan jaraknya rapat.
Penilaian Risiko K3 pada Proses Pembangunan Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Matrik Risiko Yusuf Rahmatullah Hanif; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menentukan nilai peringkat risiko, dan memitigasi risiko pada proses pengerjaan pembangunan kapal bantu rumah sakit (BRS) yang sedang dalam proses pembangunan di PT PAL Indonesia (Persero). Data yang digunakan adalah data lapangan dengan metode observasi dan wawancara yang di dapat di PT PAL Indonesia (Persero) Surabaya yang berkaitan dengan risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini menggunakan metode Matriks Risiko dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menganalisis tingkat risiko dalam proses pekerjaan pembangunan kapal bantu rumah sakit (BRS). Hasil yang didapat menunjukkan bahwa ada 7 potensi sumber bahaya yang teridentifikasi, serta terdapat 2 risiko yang dan memiliki nilai RPN tertinggi. Dengan risiko tertinggi yaitu pada proses pekerjaan Fit up pada material panas dari pemotongan/pengelasan dengan nilai RPN 0,9388 dan pada proses pekerjaan pengelasan yang mengakibatkan percikan api saat pengelasan berlangsung dengan nilai RPN 0,9388 dari batas nilai krisis RPN 0,0008. Pencegahan dan perbaikan (maintenance) yang dapat dilakukan adalah melakukan pengecekan rutin sebelum kegiatan berlangsung terhadap peralatan, dan mewajibkan pekerja yang terlibat dalam proses tersebut menggunakan APD yang meliputi helm, sepatu safety, serta APD lainnya untuk mengurangi risiko yang ada dalam proses pekerjaan pembangunan kapal bantu rumah sakit (BRS). Dalam analisis diperlukan HSSE untuk memonitor dan memperingatkan bahaya dan risiko yang akan dihadapi pekerja didalam proses pembangunan kapal agar mematuhi aturan yang sudah disediakan dan meningkatkan produktivitas kerja.
Geologi dan Analisis Mikrofasies dalam Penentuan Lingkungan Pengendapan Batugamping Formasi Kalipucang Daerah Urug, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Alisha Maulidita; Elisabet Dwi Mayasari; Endang Wiwik Dyah Hastuti
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3066

Abstract

Formasi Kalipucang sebagai kelompok batuan karbonatan yang terdiri dari satuan batugamping terumbu dan batugamping klastik berumur Miosen Tengah dijumpai pada daerah penelitian. Penelitian dilakukan di Desa Urug dan sekitarnya, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat dengan tujuan untuk mengidentifikasi jenis fasies serta menentukan lingkungan pengendapan batugamping pada daerah penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah pemetaan geologi yang meliputi pengamatan singkapan, pengukuran, dan pengambilan pemerconto batuan yang selanjutnya akan melalui tahap analisis laboratorium berupa analisis petrografi. Berdasarkan hasil analisis pada 8 (delapan) sampel batugamping, maka diperoleh 3 (tiga) fasies yang meliputi wackestone or floatstone which whole fossils, bioclastic packstone or wackstone with worn skeletal grain, dan grainstone or packstone with abundant foram. Mengacu pada model fasies oleh Wilson [16], daerah penelitian terendapkan pada Platform Interior – Open Marine (FZ 7) dan Platform Interior – Restricted (FZ 8).
PENILAIAN RISIKO OPERASIONAL PROSES PEMBANGUNAN KAPAL WISATA TRIMARAN BOTTOM GLASS MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS DAN MATRIK RISIKO PADA PT.ABC Fahmi Idris Almaeda
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3082

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim tidak lepas dari transportasi laut untuk perdagangan maupun pariwisata, Untuk sektor pariwisata pemerintah telah mempersiapkan kapal trimaran bottom glass yang akan beroperasi pada wilayah Likupang Provinsi Sulawesi Utara dan Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebuah proyek pembangunan pasti memiliki kendala tersendiri dalam menyelesaikannya, seperti keterlambatan proyek pembangunan. Penyebab keterlambatan proyek biasanya karena keterbatasan peralatan, tenaga kerja yang minim, dan kurangnya koordinasi. Tujuan penelitian ini mencari penyebab keterlambatan pembangunan kapal trimaran bottom glass, analisa keterlambatan proyek akan menggunakan metode  Fault Tree Analysis (FTA). Metode Fault Tree Analysis (FTA) menganalisa kejadian utama top event yang dikembangkan untuk mencari penyebab dasar atau basic event. pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara pada karyawan yang terlibat dalam pembangunan kapal, kemudian dari kejadian utama atau top event terlambatnya pembangunan kapal dianalisa menggunakan metode  Fault Tree Analysis (FTA) dan didapatkan 6 intermediate event . Dari 6 intermediate event dikembangkan lagi untuk memperoleh basic event, dan diperoleh 17 kejadian dasar atau basic event yang menjadi penyebab keterlambatan proyek.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PEMAKAIAN KETEBALAN CAT DAN METODE PENGECATAN PADA LAMBUNG BMPP (BARGE MOUNTED POWER PLANT) DI PT. PAL INDONESIA (PERSERO) Rafian Ghozi Ilmi Abdillah; Minto Basuki
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3258

Abstract

BMPP ini sangat bermanfaat bagi pulau-pulau di Indonesia, khususnya pulau-pulau terpencil. Mengingat kondisi kapal yang harus diam dalam waktu lama saat terendam air, maka rentan terhadap kerusakan seperti korosi. Penting untuk mempelajari korosi untuk menghemat biaya dan meminimalkan kerugian akibat pengurangan material. Metodologi yang digunakan dalam menyelesaikan penelitian ini dimulai dengan tahap studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan data dari perpustakaan Kampus, jurnal, buku-buku, sosial media dan wawancara sesuai dengan topik skripsi. Selanjutnya studi lapangan dengan cara melihat, mengamati, wawancara, dan analisa suatu proses pekerjaan di lapangan. Selanjutnya menganalisa data-data yang telah dibutuhkan dan menghitung kebutuhan cat di bagian lambung BMPP dengan menggunakan rencana umum dengan rumus kemudian menganalisis teknis dan ekonomis dari ketebalan cat Bottom zone dan hasil di buat laporan. Metode pengecatan yang paling tercepat adalah airless spray dengan 864 m^2/ harinya maka dari itu ditemukan 7 hari untuk pengecatan lambung BMPP untuk 1 layernya. Dengan asumsi biaya pekerja Rp 200.000 per harinya maka didapatkan Rp 1400.000 per layernya. Kebutuhan cat pada lambung BMPP adalah 115 kaleng maka diketahui biaya yang harus dikeluarkan pada saat pengecatan lambung BMPP yaitu Rp 174.163.444,68. Ketebalan cat di Bottom zone BMPP adalah yang paling ekonomis menggunakan standar ISO 12944, yaitu 320 mikron dengan life time lebih dari 15 tahun dengan biaya pengecatan Rp31.261.674.
Pengaruh Ukuran Butir terhadap Uji Kuat Geser pada Batu Konglomerat berdasarkan Pengujian Uji Kuat Geser (Direct Shear Strength Test) Faath Ghifary Radlia Widodo; Dyah Aziz Suwitaningsih; Dewa Rizalzi Abdillah; Wendy Muhammad Ibnu Faridh; Seftian Mahendra; Adhe Gusti Hotman; Geri Wiranda Romadhan; Agustinus Ghebree Tola Suryatmodjo; Erni Irmawati; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3220

Abstract

Batuan memiliki sifat yang terbagi menjadi dua, yaitu sifat fisik dan mekanik. Tiap batuan memiliki sifat yang berbeda, pada pengujian ini menggunakan batuan konglomerat untuk menguji sifat mekaniknya menggunakan pengujian uji kuat geser. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran butir terhadap ketahanan kuat geser. Konglomerat merupakan batuan sedimen yang terbentuk dari proses sedimentasi antara fragmen yang memiliki ukuran butir kasar maupun halus dengan bentuk fragmen membundar. Sampel batuan konglomerat yang digunakan merupakan sampel yang berbutir halus dan berbutir kasar. Sampel batuan ini diambil dari air terjun Anjasmoro, Dusun Salak, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.  Berdasarkan pengujian, didapatkan nilai kuat geser yang berbeda. Pada sampel batuan konglomerat berbutir halus didapatkan nilai kuat geser residu antara 1.51 – 3.01 kg/cm2 dan nilai kuat geser puncaknya berkisar antara 3.66 – 5.59 kg/cm2. Sedangkan pada sampel konglomerat berbutir kasar nilai kuat geser residunya berkisar antara 1.54 – 2.61 kg/cm2 dan nilai kuat geser puncaknya berkisar 3.09 – 6.18 kg/cm2. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan terdapat perbedaan ketahanan terhadap kuat geser antara konglomerat berbutir halus dengan berbutir kasar.
EFEK SKALA TERHADAP KUAT TARIK BATU GAMPING aldy maulana; Nahklah Amiroh Risyda Chaq; Intan Lestari; Iqbal Arif Frimansyah; Moch Fahni Mahendra; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3217

Abstract

Kekuatan batuan ialah salah satu bagian penting yang patut diperhitungkan dalam sektor perindustrian tambang. Kekuatan yang tercantum mempengaruhi  banyak  bagian  didalam aktivitas perindustrian tambang  seperti  analisis  kestabilan lereng,  pembuatan pilar penyangga  untuk lubang bukaan, dan memperkirakan kinerja produksi alat dalam melakukan penggalian. Kegiatan studi ini mempunyai ttujuan untuk mengetahui perhitungan efek skala terhadap kuat tarik tidak  langsung  pada  batuan gamping di daerah Gresik. Kuat tarik merupakan tegangan maksimum yang bisa ditahan oleh sebuah material ketika material diregangkan atau ditarik, sebelum material tersebut terbelah. Riset batuan ini dilaksanakan di Laboratorium Geomekanika Batuan dan Desain Rekayasa Yogyakarta dan untuk pengambilan sampel batuannya berada di Desa Yosowilangon, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Dalam uji kuat tarik ini memakai 3 sampel batuan yang berdiameter | 5cm, | 6cm, | 7cm. Setelah. Dilakukan uji kuat tarik pada batu gamping dan diperoleh niai dari hasil 3 sampel tersebut. Pada sampel 5cm didapatkan nilai rata-rata dari kuat tarik tidak langsung sebesar 5,12 MPa. Pada sampel 6cm di didapatkan nilai rata-rata dari  kuat tarik tidak langsung sebesar 4,30 MPa. Pada kode sampel C didapatkan nilai rata-rata dari kuat tarik tidak langsung sebesar 3,28 MPa. Berlandaskan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar skala maka akan semakin kecil kuat tariknya.
Identifikasi Gas Biogenik Berdasarkan Data Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Sclumberger di Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan Provinsi Jawa Timur ahmad junaidi suwito; Sapto Heru Yuwanto
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3008

Abstract

Di Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan, terdapat wisata Api Tak Kunjung Padam. Fenomena  alam itu berupa keluarnya gas alam dari dalam tanah. Berjarak 500 meter dari Api Tak Kunjung Padam terdapat juga fenomena alam berupa keluar nya gas alam dari dalam tanah. Dibutuhkan eksplorasi yang cepat dan tepat untuk menemukan sumber gas dangkal yang dapat dimanfaatkan di sekitar lokasi penelitian. Tujuan dari penelitian ini mengetahui kondisi litologi bawah permukaan dan menghitung potensi Reservoir biogenic Shallow gas berdasarkan data geolistrik resistivitas. Pengolahan dan pemodelan data geolistrik dengan menggunakan software. Dari analisis geolistrik yang telah dilakukan, secara keseluruhan pada lokasi penelitian terdapat tiga jenis lapisan batuan yang teridentifikasi, berurutan dari atas yaitu lapisan lempung, lapisan    napal dan lapisan pasir. Teridentifikasi lapisan reservoir gas rawa berupa batupasir dengan kedalaman 20 – 50 m, berdasarkan pemodelan bawah permukaan daerah penelitian, didapatkan volume potensi reservoir gas biogenik 16.793.332 m3.
Pemodelan dan Estimasi Sumberdaya Andesit menggunakan Metode Penampang Mendatar (Contour) dan Wireframe di PT. Gawi Maju Karsa (GMK) Dusun Pletuk, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelan, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah Siti Rahmawati H. Budiawan; Waterman Sulistyana Bargawa; Arifudin Idrus
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3070

Abstract

Batu andesit merupakan batuan yang di manfaatkan untuk material bangunan dan banyak di aplikasikan juga untuk sarana jalan raya, jembatan, maupun rumahan. PT. Gawi Maju Karsa (GMK) adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri penambangan batuan khususnya batu andesit. Lokasi perusahaan berada di Dusun Pletuk, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Sebelum melakukan penambangan batu andesit, perlu dilakukan pemodelan dan estimasi besaran sumberdaya andesit untuk mengetahui model, volume dan volume sumberdaya andesit agar bisa dibuat perencanaan dan design penambangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sumberdaya andesit menggunakan metode penampang mendatar (contour) dan pendekatan wireframe untuk menghitung volume andesit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode contouring bisa digunakan dalam estimasi sumberdaya andesit dan menghasilkan volume sumberdaya yang mendekati metode wireframe. Jumlah sumberdaya andesit menggunakan metode wireframe adalah sebesar 17.452.445 BCM dan volume tanah penutup adalah sebesar 16.806.398 BCM.
ANALISIS ROCK MASS RATING (RMR) DI DAERAH GUNUNG PUCANGAN KABUPATEN JOMBANG PROVINSI JAWA TIMUR Abdan Said Halim Limtar; Sherina Manopo; Novi Ambarwati; Risa Afrianti; Eka Putra Yolendra; Anang Budimansyah; Angga Pratam Putra Kobba; Martinus L Geril; Kalvarius Thomas W.B
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3201

Abstract

Keadaan struktur massa batuan dialam cenderung beragam yang dipengaruhi oleh struktur geologi, bidang diskontinuitas, bahkan cuaca yang berubah-ubah. Penelitian ini berlokasi di daerah Gunung Pucangan Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur dengan mengamati lereng yang tersusun oleh batu lempung. Batu lempung sendiri merupakan jenis batuan sedimen yang terbentuk dari hasil erosi tanah dan pelapukan, yang memiliki sifat batuan yang plastis dan tersusun dari mineral lempung (hidrous aluminium silikat) yang memiliki ukuran butir halus yaitu 0,002 mm. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kestabilan lereng dengan metode RMR. Rock Mass Rating (RMR) adalah salah satu metode klasifikasi massa batuan yang digunakan untuk mengetahui kualitas suatu massa batuan. Metode Rock Mass Rating dapat memberikan panduan awal dalam mengevaluasi stabilitas lereng, dimana Stabilitas batuan dibutuhkan untuk segala infrastruktur yang dibangun di area yang memiliki kemiringan tertentu terutama di daerah lereng terjal.