cover
Contact Name
Muhammad Shidiq
Contact Email
shidiqmuhammad17393@gmail.com
Phone
+6281222979930
Journal Mail Official
jurnalatrat@gmail.com
Editorial Address
Jalan Buah Batu No.212, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, kode pos: 40265
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Atrat: Jurnal Seni Rupa
ISSN : 23391642     EISSN : 27227200     DOI : http://dx.doi.org/10.26742
Atrat is a Journal of Visual Arts containing scientific papers which includes Fine Art and Design, publisher by Jurusan Seni Rupa STSI Bandung (p-ISSN 2339-1642 & e-issn 2722-7200). Jurnal Atrat also embodies the results of various forms of scientific research as well as the creation of artworks, which can become new knowledge published in scientific articles, so it is worthy to be read and understood by readers. Atrat aims to give land to Artists, Designers, Art Students, Teachers/ Lecturers, and Fine Arts Society to exchange insights.
Articles 404 Documents
PENGAPLIKASIAN TEKNIK POLA ZERO WASTE PADA BUSANA READY-TO-WEAR PRIA Shafa Rahmani Faza; Faradillah Nursari
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 2 (2021): VISUAL ARTISTIK DALAM TEKNIK DAN POLA RUPA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v9i2.1721

Abstract

BENTUK DAN MAKNA SIMBOL PADA ELEMEN EKSTERIOR GAPURA DI JALAN KOTA BANDUNG Teddy Ageng Maulana; Kuntum Indah Purnama Sari
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 8, No 2 (2020): ANALISIS MAKNA KARYA VISUAL DALAM SENI PUBLIK
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v8i2.1520

Abstract

There are gateways at some streets in Bandung. White gateways with classic-style design were the marker of Bandung City in the past. Each gateway has different model. Street-style model was built on Jalan Sudirman, pedestrian model was on Jalan LL.RE. Martadinata and Ir.H Djuanda, Tugu or iland model on Wastukencana, Katamso, Cihampelas and Astanaanyar. Their exteriors are also varied in terms of shapes and symbolic meanings. This research uses descriptive qualitative method with semiotic theory approach referring to Charles Sanders Pierce's theory. The results of the analysis show that there share similarities, such as white visual aspect, classic design and a tiger icon on the gateway of pedestrian model showing the palace complex and also lights that are the heritage icons of Bandung. However, the gateway of street-style model is different in which it has no tiger symbol, but still has the look of Bandung heritage with lights attached to its wall.Keywords: Heritage, Gateway, Monumental Exterior____________________________________________________________________ Kota Bandung memiliki Gapura di sejumlah titik Jalan Kota Bandung, Gapura berwarna putih yang didesain klasik penanda Kota Bandung pada zaman dahulu. Setiap gapura di Kota Bandung memiliki bentuk yang berbeda-beda. Model street style dibangun di Jalan Sudirman, model pedestrian ada di Jalan LL.RE. Martadinata dan Ir.H Djuanda, model Tugu atau iland di Wastukencana, Katamso, Cihampelas dan Astanaanyar Bentuk dan makna simbol berbeda pada setiap eksterior gapura di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori semiotika yang meujuk pada teori Charles Sanders Pierce . Hasil analisis terdapat kesamaan yang menunjukan bahwa aspek visual yang berwarna putih, dengan desain klasik dan ikon harimau pada gapura model pedestrian yang menunjukan kawasan komplek kraton dan juga lampu yang menjadi ikon heritage Kota Bandung. Namun ada perbedaan di gapura model street style tidak adanya lambang harimau, namun tetap terlihat heritage dengan lampu yang menempel pada dinding.Kata Kunci: Heritage, Gapura, Monumental Eksterior
PENERAPAN TEKNIK ZERO WASTE PATTERN CUTTING PADA BUSANA STREETWEAR WANITA DENGAN MATERIAL DENIM Fadhilah Mufidah; Faradillah Nursari
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 2 (2021): VISUAL ARTISTIK DALAM TEKNIK DAN POLA RUPA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v9i2.1727

Abstract

REDESIGN PAKAIAN SECONDHAND BERWARNA PUTIH MENGGUNAKAN TEKNIK SURFACE TEXTILE DESIGN DENGAN INSPIRASI KEMBANG KELAPA Destia Fani Maghfira; Arini Arumsari
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 8, No 2 (2020): ANALISIS MAKNA KARYA VISUAL DALAM SENI PUBLIK
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v8i2.1526

Abstract

The world fashion industry is currently developing so rapidly with the addition of various types of clothing products that make it more abundant secondhand clothing. In Indonesia, there is a secondhand clothing sales center, one of which is Cimol Gede Bage Market, which is a place to accommodate secondhand clothes that are still suitable for use. According to the field survey conducted by the author, 65% of the shops located in Cimol Gede Bage Market sell white clothes. The author sees the potential of the white secondhand clothing that allows the existence of defects in the form of stains to become a new product. This research uses a qualitative method in which the data collection is through literature study, observation, interview and exploration to find out the optimal technique to be applied to clothing products to be processed. The purpose of this study is to increase the value of function, economy, and can increase the life span of the product. By using the upcycle redesign method on white secondhand clothing, increasing the aesthetic value of secondhand clothing products will be processed using a number of surface textile design techniques inspired by Coconut Flower which come from Betawi Regional Art.Keywords:  Secondhand white clothes, Redesign, Cimol Gede Bage Market, Coconut Flower.____________________________________________________________________Dunia industri fashion saat ini berkembang begitu pesat dengan penambahan berbagai jenis produk pakaian yang membuatnya semakin melimpah pada pakaian bekas. Di Indonesia sendiri terdapat sentra penjualan pakaian bekas salah satunya Pasar Cimol Gede Bage yang merupakan tempat menampung pakaian bekas yang masih layak pakai. Menurut survey lapangan yang dilakukan penulis, 65% toko yang berada di Pasar Cimol Gede Bage menjual pakaian putih. Penulis melihat potensi pakaian bekas berwarna putih yang memungkinkan adanya cacat berupa noda menjadi produk baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana pengumpulan datanya melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan eksplorasi untuk mengetahui teknik yang optimal untuk diterapkan pada produk sandang yang akan diolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai fungsi, keekonomisan, dan dapat meningkatkan umur produk. Dengan menggunakan metode redesain upcycle pada pakaian bekas berwarna putih maka akan meningkatkan nilai estetika produk pakaian bekas yang akan diolah dengan menggunakan sejumlah teknik desain tekstil permukaan yang terinspirasi dari Bunga Kelapa yang berasal dari Kesenian Daerah Betawi.Kata kunci: baju bekas putih, desain ulang, Pasar Cimol Gede Bage, Bunga Kelapa.
PEMANFAATAN KERTAS KARTON CLAY DENGAN TEKNIK BLOCK-PRINTING PADA BUSANA MENSWEAR Nisa Nia Jamilatushsholihah; Ahda Yunia Sekar Fardhani
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 2 (2021): VISUAL ARTISTIK DALAM TEKNIK DAN POLA RUPA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v9i2.1722

Abstract

RELIGIUSITAS ISLAM PADA KARYA LUKIS TIGA SENIMAN MUDA BANDUNG Vivi Marita Wulandini; Agus Cahyana; Zaenudin Ramli
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 8, No 2 (2020): ANALISIS MAKNA KARYA VISUAL DALAM SENI PUBLIK
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v8i2.1521

Abstract

This reseacrh, entitled "Islamic Religiosity in the Painting Works of Three Young Artists in Bandung" was made based on artists who visualize Islamic values or matters relating to Islamic religiosity into paintings and involve young Bandung artists in the 2000s. By examining more deeply through the signs and symbols in the painting. Among these are the works of Yogie Ginanjar, Arkiv Vilmansa and Tandya Rachmat. Research shows, from a visual perspective, each artist has his own way of displaying and interpreting matters relating to Islam. Yogi Ginanjar through the realist style presents symbols or signs and direct messages that are identical to Islam, and includes numbers in it. Then Arkiv Vilmansa with abstract style and dynamic visual language, increases the meaning of the process of self-change or migration journey. Rachmat uses the technique of photorealism as a living object that represents objects or objects from the world, how he expresses them in his work with a different perspective from before.Keywords: Islamic Religiosity, Painting, Bandung Young Artists____________________________________________________________________Penelitian yang berjudul Religiusitas Islam pada Karya Lukis Tiga Seniman Muda Bandung, dibuat berdasarkan keterkaitan pada seniman yang memvisualisasikan nilai Islam atau hal-hal yang berhubungan dengan religiusitas Islam ke dalam karya seni lukis dan melibatkan seniman muda Bandung tahun 2000-an, dengan menelaah lebih dalam melalui tanda dan simbol yang ada pada lukisan. Diantaranya terdapat karya Yogie Ginanjar, Arkiv Vilmansa, dan Tandya Rachmat. Penelitian menunjukan bahwa, dari segi visual masing-masing seniman mempunyai cara tersendiri dalam menggambarkan dan memaknai hal-hal yang berhubungan dengan Islam. Yogi Ginanjar melalui gaya realis menyuguhkan simbol atau tanda dan pesan secara langsung yang identik dengan Islam, juga  menyisipkan figur di dalamnya. Selanjutnya Arkiv Vilmansa dengan gaya abstrak dan bahasa visual yang dinamis, menafsirkan makna sebuah proses perubahan diri atau perjalanan hijrah. Tandya Rachmat menggunakan teknik fotorealisme berupa objek still life yang mewakili hal-hal atau benda bersifat duniawi, bagaimana ia menuangkan hal itu pada karyanya dengan sudut pandang berbeda dengan sebelumnya.Kata Kunci: Religiusitas Islam, Seni Lukis, Seniman Muda Bandung
POLA PEWARISAN TEKNIK PAHAT BATU ANDESIT PADA KERAJINAN BATU ALAM PADALARANG Ghita Ghaida; Agus Cahyana; Deni Yana
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 2 (2021): VISUAL ARTISTIK DALAM TEKNIK DAN POLA RUPA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v9i2.1717

Abstract

 The study entitled "Inheritance Pattern of Andesite Stone Carving Techniques in Padalarang Natural Stone Crafts Company" describes the process and outcomes of andesite carving technique inheritance from senior craftsmen to novice craftsmen in Padalarang Natural Stone company. In this study, the author adopts Jhon W. Berry’s inheritance theory to examine how the inheritance pattern is carried out at the Padalarang Natural Stone company.  It uses a descriptive analytical method by taking a qualitative approach. It is aimed to elaborate the inheritance pattern of andesite carving technique of fourth generation at Padalarang Natural Stone Company. The auhor focused his observation on Usep Muchtar, a senior craftsman, trainer and also the third-generation owner of the company. Previously, there were five protégés of Usep Muchtar and yet only three of them who were consistent in learning the carving techniques. The author then selected two of the three protégés, namely Bah Jejen (the fourth-generation craftsman) and Ahmad sanusi (the fourth-generation owner of a natural stone company) due to their  determination in learning and commitment in choosing craftsmen as their profession. The findings show that there are three patterns of inheritance process in Padalarang natural stone company, namely straight, slanting and horizontal patterns.Key words: carving techniques, inheritance pattern, andesite stone, novice craftsmen -----------------------------------------------------------------------------------------Penelitian ini berjudul “Pola Pewarisan Teknik Pahat Batu Andesit Pada Kerajinan Batu Alam Padalarang”. Membahas mengenai proses dan hasil pewarisan Teknik memahat batu andesit dari Pengrajin senior ke pengrajin pemula di perusahaan Batu Alam Padalarang. Dalam proses penelitian ini, penulis menggunakan teori pewarisan dari Jhon W. Berry untuk mencermati bagaimana pola pewarisan yang dilakukan di perusahaan Batu Alam padalarang ini.  Penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian Jenis deskriptif analitis dengan mengambil pendekatan kualitatif. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penelitian ini akan  menggambarkan secara terperinci mengenai Pola Pewarisan Teknik Memahat Batu Andesit Generasi Keempat di Perusahaan Batu Alam Padalarang. Berdasarkan penelitian di lapangan, Penulis memfokuskan Pengrajin Senior sebagai pelatih yakni Bapak Usep Muchtar (Pemilik Perusahaan Generasi Ketiga). Disini terdapat lima pengrajin pemula yang belajar memahat dari Bapak Usep Muchtar, namun dalam perjalanannya hanya 3 pengrajin pemula yang konsisten mempelajari teknik memahat. Dari ketiga orang ini penulis mengerucutkan kembali dengan memilih dua pengrajin pemula yakni Bah Jejen (Pengrajin Generasi Keempat) dan Bapak Ahmad sanusi (Pemilik Perusahaan Batu Alam generasi Keempat) Karena menurut pengamatan Bah Jejen dan Bapak Ahmad Sanusi konsisten dalam mempelajari teknik memahat serta menjadikan pengrajin sebagai profesinya sedangkan yang lainnya tidak. Dalam proses pewarisannnya diperoleh temuan bahwa pola pewarisan di perusahaan Batu Alam Padalarang memiliki ketiga pola pewarisan yaitu pola pewarisan lurus, miring Dan mendatar. Kata kunci : Teknik Pahat, Pola Pewarisan, Batu Andesit , Pengrajin Pemula.
PERANAN UTAMA PADA ANYAMAN BAMBU SEBAGAI KEMASAN TELUR ASIN BREBES Naufalina, Fariha Eridani
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 8, No 2 (2020): ANALISIS MAKNA KARYA VISUAL DALAM SENI PUBLIK
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v8i2.1527

Abstract

Salted duck egg is a famous side dish in Brebes Regency. Being part of offerings in the past, today, salted duck egg has been designated as an intangible cultural heritage of Indonesia by the Ministry of Education and Culture. Brebes Regency is the largest salted duck egg production center. Salted eggs take several steps and some time to be made. Therefore, proper packaging is required to retain their quality and protect them against physical damage. Due to consumer’s tendency to pick natural and healthy packaging, a woven bamboo basket is their favorite as it gives a feeling of healthiness and luxury. The result of the study shows that the woven bamboo basket can be an alternative for food containers and material storage since it is reusable and eco-friendly. Also, it may reduce the use of plastic in Indonesia.Keywords: packaging, salted egg, woven bamboo__________________________________________________________Telur Asin merupakan makanan khas dari Kabupaten Brebes. Sejarah awal telur asin yang merupakan bagian dari sajen, kini menjadi makanan yang ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia oleh Kemendikbud. Daerah Kabupaten Brebes adalah penghasil utama telur asin yang dibuat dengan menggunakan telur bebek melalui beberapa proses dengan waktu tertentu. Keunikan telur asin ini tentunya berpengaruh besar terhadap bahan atau material yang digunakan untuk mengemasnya agar tidak mudah busuk, pecah terbentur atau terbanting. Dengan gaya hidup konsumen yang lebih memilih kemasan berbahan alami dan sehat, kemasan besek menjadi kemasan yang paling banyak dipilih karena memberikan kesan kesehatan dan kemewahan. Berdasarkan penelitian ini, sebagai upaya pengurangan plastik di Indonesia, besek merupakan alternatif pengganti wadah makanan dan barang, karena besek dapat digunakan kembali ataupun dibuang tanpa adanya kekhawatiran akan dampak lingkungan.Kata Kunci: Kemasan, Telur Asin, Anyaman Bambu
PENGARUH PERUBAHAN MASYARAKAT PADA PERKEMBANGAN RUPA WAYANG GOLEK SUNDA Rohmah, Fauziah; Cahyana, Agus; Falah, Asep Miftahul
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 9, No 2 (2021): VISUAL ARTISTIK DALAM TEKNIK DAN POLA RUPA
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v9i2.1723

Abstract

PENERAPAN TEKNIK SABLON CRACK BINDER PADA ADIBUSANA DENGAN INSPIRASI BUDAYA BALI Nabila, Azza; Yuningsih, Sari
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 8, No 2 (2020): ANALISIS MAKNA KARYA VISUAL DALAM SENI PUBLIK
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v8i2.1522

Abstract

Haute couture is a high level of technique in fashion design and production. It is characterized by exclusively-made decorative elements, such as embroidery, lace, digital printing, beading, corsage, etc. Yet, it rarely uses screen printing. Whereas the technique of screen printing, especially of crack screen printing, is unique. Therefore, this study aims to design Haute fashion with the Balinese culture theme. The Balinese culture was chosen as its theme to promote local culture in a high-quality, fascinating, unique fashion product. The study result is haute couture products decorated with a crack screen printing technique as an alternative for scholars or practitioners in the fashion industry.Keywords: haute couture, fashion, screen printing, crack technique____________________________________________________________________Adibusana merupakan teknik membuat atau mendesain busana dengan tingkat tinggi.  Dalam suatu busana khususnya adibusana memiliki karakteristik elemen dekoratif yang dibuat secara khusus, seperti menerapkan teknik bordir, renda, digital printing, beading, korsase, dll. Namun diantara teknik tersebut tidak banyak menggunakan teknik sablon. Padahal disisi lain teknik sablon memiliki keunikan khususnya teknik crack. Untuk itu dalam penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu adibusana dengan teknik sablon dengan mengangkat tema kebudayaan Bali. Tema tersebut diambil karena penulis ingin mengangkat konsep desain busana yang mengambil dari budaya lokal yaitu budaya Bali agar dapat turut serta mengangkat, melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal dalam satu produk fesyen yang unik, menarik serta memiliki kualitas yang cukup tinggi. Hasil penelitian ini yaitu berupa produk adibusana dengan elemen dekorasi teknik crack yang dapat dijadikan salah satu alternatif pengembangan busana bagi akademisi maupun praktisi dibidang fesyen.Kata Kunci : adibusana, fesyen, sablon, teknik crack

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): PERANAN SENI TRADISI DALAM PERKEMBANGAN KARYA VISUAL Vol 13 No 1 (2025): INOVASI DAN KREATIVITAS DALAM KARYA DESAIN Vol 12 No 2 (2024): KREATIVITAS DAN INOVASI SENI VISUAL DALAM KARYA DESAIN Vol 12 No 1 (2024): TRADISI KARYA RUPA DESAIN Vol 12, No 1 (2024): TRADISI KARYA RUPA DESAIN Vol 11 No 3 (2023): KARYA RUPA DALAM BINGKAI TRADISI DAN BUDAYA Vol 11, No 3 (2023): KARYA RUPA DALAM BINGKAI TRADISI DAN BUDAYA Vol 11 No 2 (2023): KARAKTERISTIK RUPA DALAM TRADISI DAN BUDAYA Vol 11, No 2 (2023): KARAKTERISTIK RUPA DALAM TRADISI DAN BUDAYA Vol 11 No 1 (2023): INOVASI DAN APLIKASI PADA KARYA VISUAL Vol 11, No 1 (2023): INOVASI DAN APLIKASI PADA KARYA VISUAL Vol 10, No 3 (2022): EKSISTENSI SENI DAN BUDAYA DALAM INTERPRETASI VISUAL Vol 10 No 3 (2022): EKSISTENSI SENI DAN BUDAYA DALAM INTERPRETASI VISUAL Vol 10 No 2 (2022): ESTETIKA DALAM MAKNA, MEDIA, DAN TEKNIK VISUAL Vol 10, No 2 (2022): ESTETIKA DALAM MAKNA, MEDIA, DAN TEKNIK VISUAL Vol 10, No 1 (2022): TEKNIK DAN TEKNOLOGI MEDIA KARYA VISUAL Vol 10 No 1 (2022): MEDIA PENERAPAN KARYA RUPA DALAM TEKNIK DAN TEKNOLOGI Vol 9, No 3 (2021): EKSPLORASI DAN IMPLEMENTASI POTENSI RUPA Vol 9 No 3 (2021): EKSPLORASI DAN IMPLEMENTASI POTENSI RUPA Vol 9, No 2 (2021): VISUAL ARTISTIK DALAM TEKNIK DAN POLA RUPA Vol 9, No 1 (2021): KARYA RUPA DALAM PERSPEKTIF MAKNA, FUNGSI, DAN IMPLEMENTASI Vol 8, No 3 (2020): MOTIF, MAKNA, DAN MEDIA DALAM TEKNIK KARYA RUPA Vol 8, No 2 (2020): ANALISIS MAKNA KARYA VISUAL DALAM SENI PUBLIK Vol 8, No 1 (2020): REPRESENTASI, PARTISIPASI, DAN GERAKAN SENI Vol 7, No 3 (2019): IMPLEMENTASI IDENTITAS BUDAYA LOKAL Vol 7, No 2 (2019): POTENSI TRADISI DALAM BUDAYA KONTEMPORER Vol 7, No 1 (2019): IDENTITAS BUDAYA VISUAL: APRESIASI DAN EKSPLORASI Vol 6, No 3 (2018): IMPLEMENTASI MEDIA DAN TEKNIK DALAM KARYA RUPA Vol 6, No 2 (2018): REFLEKSI TRADISI DALAM ESTETIKA RUPA Vol 6, No 1 (2018): APLIKASI, STRATEGI, DAN ORIENTASI SENI DALAM RUPA, MEDIA, DAN WACANA Vol 5, No 3 (2017): EKSPLORASI RAGAM HIAS DAN BUSANA KONTEMPORER Vol 5, No 1 (2017): EKSPLORASI SENI DALAM PANGGUNG DAN RUPA Vol 4, No 3 (2016): KEARIFAN LOKAL DALAM TRANSFORMASI VISUAL Vol 3, No 3 (2015): DIALEKTIKA RUPA DALAM KEBUDAYAAN KONTEMPORER Vol 3, No 1 (2015): REALITAS TRADISI DALAM PERSEPSI VISUAL Vol 1, No 3 (2013): REPRESENTASI POTENSI DAN ESTETIKA SENI RUPA Vol 1, No 2 (2013): JERAT TRADISI DALAM KONTEMPORER Vol 1, No 1 (2013): MEDIA DALAM BUDAYA RUPA More Issue