cover
Contact Name
Heru Susanto
Contact Email
anto.eru84@gmail.com
Phone
+6285245145680
Journal Mail Official
cakrawala@stkipsingkawang.ac.id
Editorial Address
STKIP SIngkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Cakrawala Linguista
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 25979779     EISSN : 25979787     DOI : http://dx.doi.org/10.26737/cling
CAKRAWALA LINGUISTA is a peer-reviewed scientific open access, with e-ISSN 2597-9787 and p-ISSN 2597-9779 published by Institute for Managing and Publishing Scientific Journals at STKIP Singkawang, Indonesia in 2015. In Last 2016 Cakrawala Linguista has built Organization and Editorial team to publish scientific paper. Cakrawala Linguista is Journal of applied linguistic which publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in July and December. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature. Articles can be written in English, Indonesian or Malay. Please send the articles to our OJS system.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021" : 7 Documents clear
PENGARUH METODE GROUP INVESTIGATION MENGGUNAKAN DARING DALAM PEMBELAJARAN READING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MA ZIADATUSSYAKIRIN NW SIKUR TAHUN AKADEMIK 2020-2021 Ahmad Zuhri Rosyidi; Evi Safitri Yulandari
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2746

Abstract

Dunia pendidikan saat ini sedang dihadapkan pada permasalahan besar yaitu penyebaran virus COVID 19. Para guru dan dosen dituntut untuk tidak melakukan pembelajaran secara tatap muka di karenakan untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sebuah strategi dan metode pembelajaran yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini berjudul Pengaruh Metode Group Investigation Menggunakan Pembelajaran Online Dalam Pembelajaran Membaca Terhadap Hasil Belajar Siswa di MA Ziadatussyakirin NW Sikur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh metode Group Investigation dalam pembelajaran bahasa Inggris online khususnya pada kemampuan Reading terhadap hasil belajar siswa di MA Ziadatussyakirin NW Sikur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra eksperimen. Metode penelitian ini menggunakan satu kelas sebagai kelas eksperimen sekaligus kelas kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di MA NW Sikur tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini termasuk penelitian populasi karena semua anggota populasi pada penelitian ini menjadi sampel dikarenakan jumlah kelasnya hanya satu rombel. Sehingga sampel penelitian ini adalah 36 siswa di MA Ziadatussyakirin NW Sikur. Hasil belajar siswa diukur dengan menggunakan tes berupa soal pilihan ganda yang diambil dari materi yang telah dipelajarinya dan hasil tes tersebut kemudian dihitung dengan menggunakan statistik deskriptif, statistik inferensial dan pengujian hipotesis untuk melihat sejauh mana keberhasilan metode tersebut. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara pre-test dan post-test yaitu 59,4 dan 68,0 dan hasil pengujian hipotesis signifikan pada = 0,000, artinya hipotesis nol ditolak (Ho) dan hipotesis alternatif diterima (Ha). Artinya ada pengaruh metode Group Investigation dalam pembelajaran membaca pada siswa kelas XI MA Ziadatussyakirin NW Sikur tahun ajaran 2021-2022.
NILAI PENDIDIKAN DALAM TINDAK TUTUR ILOKUSI ASERTIF DI MEDIA SOSIAL : SEBUAH KAJIAN ANALISIS SOSIOLINGUISTIK Fitria Aprilia
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2620

Abstract

ABSTRACTPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jenis tindak tutur ilokusi asertif dan makna implikatur dalam tuturan berupa status tertulis yang mengandung nilai-nilai pendidikan di beberapa media sosial. Fokus penelitian ini adalah tulisan berupa status yang mengandung nilai pendidikan dalam beberapa media sosial saat ini seperti Blackberry Messenger (BBM), Facebook, Path, dan Twitter. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif di mana data-data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan mencatat. Teknik analisis data menggunakan teknik padan ekstralingual yang mengacu pada permasalahan bahasa yang berada diluar seperti konteks tuturan, makna, dan informasi. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa penggunaan jenis tindak tutur ilokusi asertif banyak terdapat dan digunakan dalam media sosial seperti Blackberry Messenger (BBM), Facebook, Path, dan Twitter. Penggunaan tindak tutur ilokusi asertif yang paling banyak muncul adalah tindak tutur asertif menyatakan yaitu sebanyak 5 tuturan berupa status. Makna implikatur yang muncul antara lain menyatakan pendapat, menyatakan pikiran, menyatakan keinginan, dan sebagainya. Hal ini di nilai wajar jika tindak tutur asertif menyatakan dan makna implikatur menyatakan pendapat, pikiran, dan keinginan menjadi yang paling sering muncul karena pengguna media sosial saat ini pada umumnya merasa bebas dan tidak ragu dalam menyatakan perasaan mereka.   
PEMANFAATAN APLIKASI CHINESESKILL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN Juan Christian; Lily Thamrin; Lusi Lusi
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2724

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi di era milenial ini, terdapat banyak aplikasi yang dapat membantu kita dalam belajar bahasa mandarin, salah satunya adalah ChineseSkill. Di dalam aplikasi ini terdapat bermacam-macam topik dialog yang sering di gunakan dalam kehidupan sehari hari, yang menarik dari aplikasi ini kita bisa mengetahui cara pengucapan dan pelafalan yang benar dalam berbicara. Untuk mengetahui apakah aplikasi ChineseSkill dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa mandarin, penulis menggunakan metode tes dan metode survei kuesioner untuk mengumpulkan data pada mahasiswa Angkatan 2019 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FKIP UNTAN. Dari hasil penelitian di dapati bahwa, peningkatan nilai rata-rata pengucapan mahasiswa kelas A dari 84,20 menjadi 91,51; peningkatan nilai rata-rata tingkat kefasihan dari 82,91 menjadi 91,96. Peningkatan nilai rata-rata pengucapan mahasiswa kelas B dari 86,35 menjadi 95,44; peningkatan nilai rata-rata tingkat kefasihan dari 86,42 menjadi 95,92. Dari hasil peningkatan dapat disimpulkan bahwa setelah menggunakan aplikasi ChineseSkill dapat membantu mahasiswa mendengarkan pelafalan yang benar, sehingga mahasiswa bisa memperbaiki pelafalan dan dapat memperhatikan intonasi serta tanda baca saat berbicara bahasa Mandarin.
EKRANISASI NOVEL PERBURUAN KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER KE FILM PERBURUAN KARYA SUTRADARA RICHARD OH Windi Carolita; Shakia Septiana; Fitri Fitri; Sri Mulyani
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2726

Abstract

Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah pendeskripsian proses ekranisasi novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer ke film Perburuan karya sutradara Richard Oh yang meliputi penciutan, penambahan, dan perubahan variasi, serta implementasi hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan penelitian yakni pendekatan objektif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer dan film Perburuan karya sutradara Richard Oh. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, frasa, klausa, kalimat dan  kutipan yang terdapat di dalam novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer dan dialog yang terdapat dalam film Perburuan karya sutradara Richard Oh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi, teknik baca dan catat, serta teknik transkripsi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang dilakukan dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan empat cara yaitu ketekunan pengamatan, kecukupan referensi, tringulasi, dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Berdasarkan hasil penelitian, data yang diperoleh adalah penciutan sebanyak 196 data, penambahan 102 data, dan perubahan variasi 52 data. Hasil penelitian selanjutnya diimplementasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia (peminatan) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII semester ganjil pada kompetensi dasar KD 3.3 “Menganalisis hasil alih wahana (konversi) dalam karya satra baik dari novel ke film maupun sebaliknya” dan KD 4.3 “Mengevaluasi hasil analisis alih wahana (konversi) novel ke film maupun sebaliknya”.
PENDIDIKAN ETIKA PUBLIK DALAM BUKU TEKS PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII KOTA JAYAPURA Dhanu Priyo Widodo; Henry Christope Iwong
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2671

Abstract

Perselisihan antarpelajar yang masih terjadi mengindikasikan bahwa pendidikan etika publik wajib dimuat dalam buku teks pelajaran sebagai media pembelajaran agar tercipta generasi yang siap berbaur dalam masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pendidikan etika publik yang termuat dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VIII. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Adapun dalam menganalisis data, peneliti melakukan beberapa langkah berikut, 1. Mengelompokkan data berupa teks bacaan dan ilustrasi yang merepresentasikan pendidikan etika publik, 2. Mengidentifikasi frekuensi kemunculan pendidikan etika publik yang termuat dalam teks bacaan dan ilustrasi, 3. Mengidentifikasi topik teks bacaan dan ilustrasi yang merepresentasikan pendidikan etika publik, dan 4. Menarik kesimpulan pada hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan etika publik sudah terintegrasi pada teks bacaan dan ilustrasi dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan temuan dimensi kualitas pelayanan publik yang direpresentasikan sebanyak 5 temuan. Dimensi modalitas yang direpresentasikan sebanyak 10 temuan. Dimensi integritas tindakan publik yang direpresentasikan sebanyak 24 temuan. Adapun pendidikan etika publik banyak direpresentasikan pada teks bacaan dan ilustrasi dengan topik tindakan atau kegiatan yang memuat kerja sama antarpelajar dalam sebuah kegiatan positif. Hal tersebut menjelaskan bahwa baik pemerintah maupun pihak swasta sudah memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan etika publik dalam ranah pendidikan formal dengan menyisipkan ke dalam teks bacaan dan ilustrasi pada buku teks pelajaran.
TINDAK TUTUR ASERTIF PADA BAHASA MELAYU SAMBAS DESA SARILABA B KECAMATAN JAWAI SELATAN KABUPATEN SAMBAS Destu Destu; Armaya Armaya; Susan Neni Triani; Heru Susanto
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2727

Abstract

ABSTRACTPenelitian   ini   bertujuan   untuk   mendeskripsikan   bentuk,   makna pragmatik  dan prinsip  kesantunan  tindak  tutur  asertif  pada  Bahasa  Melayu Sambas, serta implementasi rencana pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.  Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah masyarakat Melayu Sambas Desa Sarilaba B. Data pada penelitian ini yakni penggalan tuturan asertif pada percakapan masyarakat Melayu Sambas Desa Sarilaba B. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik sadap, simak bebas libat cakap, catat dan rekam. Alat pengumpul data dalam penelitian ini yaitu alat rekam dan kartu data. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu menyimak hasil rekaman, mentranskripkan data, mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data, menganalisis data, dan menyimpulkan data. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan meliputi ketekunan pengamatan, triangulasi dan kecukupan referensi. Berdasarkan analisis data ditemukan tindak tutur asertif menyatakan (25 data), memberitahukan (16 data),  menyarankan  (7  data),  membanggakan  (3  data),  mengeluh  (7  data), menuntut  (1  data),  melaporkan  (3  data).  Terdapat  14  data  dalam   prinsip kesantunan yaitu maksim kearifan (1 data), maksim kedermawanan (2 data), maksim pujian (2 data), maksim kerendahan hati (4 data), maksim kesepakatan (4 data), dan maksim simpati (1 data). Selanjutnya, penelitian ini diimplementasikan pada KD 3.12 Menghubungkan permasalahan/ isu, sudut pandang, dan argumen beberapa pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat. 
INTERNALISASI NILAI MORAL MELALUI PROGRAM MENDONGENG Nurhannah Widianti; Aditia Muara Padiarta
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v4i2.2767

Abstract

Tujuan penelitian ini, yakni mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai moral melalui program mendongeng yang dilakukan oleh Rumah Inspirasi (komunitas literasi).  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif etnografi. Lokasi penelitian, yaitu di Rumah Inspirasi, Kabupaten Cirebon. Sumber data penelitian berupa rekaman proses kegiatan mendongeng. Sementara itu, data penelitian adalah penggalan tuturan yang disampaikan oleh pendongeng. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur dan dokumentasi berupa visual dan audio visual. Data dianalisis dengan tahapan pengumpulan data lapangan dan tinjauan pustaka, verifikasi data melalui klarifikasi berdasarkan kategori tertentu, interpretasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendongeng dalam setiap kegiatan telah secara konsisten menanamkan berbagai nilai moral pada anak-anak. Setiap dongeng yang disampaikan disisipi nilai-nilai moral, antara lain kejujuran, peduli, mandiri, disipilin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Pelaksanaan program mendongeng setiap pekannya pun berlangsung kondusif. Pada setiap pertemuan, anak-anak tampak antusias menyimak dongeng dan merespons berbagai pertanyaan yang diajukan. Program mendongeng ini merupakan wujud konkret dalam upaya menginternalisasikan nilai-nilai moral kepada anak-anak secara konsisten dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7