cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 365 Documents
REPRESENTASI PENGARANG DAN AJARAN TAMANSISWA DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN Siti Rochmiyati; Widowati Widowati; Desy Rufaidah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan representasi pengarang dan ajaran Tamansiswa yang terdapat dalam novel Ibuk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian sosiologi sastra ini difokuskan pada sosiologi pengarang. Data berupa frasa, kalimat yang memuat aspek sosiologi pengarang dan ajaran Tamansiswa, bersumber dari novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Data dianalisis dengan analisis interaktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel Ibuk, tidak lepas dari latar belakang pengarang meliputi latar belakang sosial budaya, status sosial, pendidikan, pekerjaan, dan riwayat kepengarangan. Dalam novel Ibuk memuat ajaran kehidupan berdasarkan ajaran Tamansiswa yang meliputi tripantangan, trisentra pendidikan, trijuang, trikon, dan tri-N. Pada novel Ibuk tripantangan meliputi pantangan menyalahgunakan kekuasaan, keuangan, dan kesusilaan. Trisentra pendidikan mencakup keluarga, sekolah, dan masyarakat. Trijuang meliputi perjuangan untuk membrantas kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan, sedangkan trikon mencakup konsentris dan konvergen. Tri-N dalam novel meliputi niteni, nirokke, dan nambahi.Kata kunci: Representasi pengarang, ajaran Tamansiswa, Novel
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL TANAH TABU KARYA ANINDITA S.THAYF DAN KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM JOO (KAJIAN SASTRA BANDINGAN) Arlin Nur Apriyatin; Trie Utari Dewi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan citra perempuan dalam novel Tanah Tabu karya Anindita S.Thayf dan novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982 karya Cho Nam-Joo. Hasil penelitian merupakan hasil analisis dan membandingkan data dari kutipan-kutipan yang menunjukkan citra perempuan dalam teks kedua novel tersebut. Citra perempuan memiliki definisi sebagai suatu wujud gambaran mental sripitual serta tingkah laku keseharian wanita yang merujuk pada wajah dan ciri khas perempuan. Metode penelitian yang digunakan peneliti ialah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang terdapat dalam penelitian ini ialah menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Kim Ji-yeong, Lahir tahun 1982 pada aspek fisik citra diri fisik lebih kompleks bukan hanya fisik tubuh tapi fisik secara biologis perempuan. Sedangkan berdasarkan aspek psikis berkaitan dengan perempuan yang memiliki sifat femininitas. Selanjutnya, citra sosial perempuan dalam keluarga pada kedua novel sama sama digambarkan sosok perempuan dewasa yang memiliki tugas sebagai seorang istri, seorang ibu, serta wanita yang mampu mengurus berbagai pekerjaan rumah tangga. Pada novel Tanah Tabu seorang perempuan juga merupakan sosok yang mampu mencukupi kebutuhan keluarganya seperti mencari nafkah. Sedangkan dalam lingkup masyarakat kedua tokoh perempuan pada novel diatas sering digambarkan sosok yang mengalami diskriminasi gender, dan perempuan merupakan sosok yang masih terbelenggu kebebasannya dalam budaya patriarki.Kata kunci: Sastra Bandingan, Citra Perempuan, Novel
PERIBAHASA MASYARAKAT JAWA SEBAGAI CERMIN KEPRIBADIAN PEREMPUAN JAWA Paramita Ida Safitri; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7307

Abstract

Peribahasa merupakan ungkapan singkat, padat jelas, namun mengandung prinsip kehidupan yang mendalam. Peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa dapat menggambarkan citra diri masyarakat Jawa, dalam kajian ini dibatasi cakupannya pada perempuan Jawa. Data dan sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku kumpulan peribahasa Jawa dan dipilih yang berkaitan dengan perempuan dan dianalisis dengan teknik studi pustaka. Dalam analisis data, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis bahasa secara struktural dan etnolinguistik pada peribahasa Jawa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keterkaitan yang erat antara prinsip dalam peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa terhadap kepribadian perempuan Jawa. Perempuan pada masyarakat Jawa sebagai penutur peribahasa tidak hanya sekadar mengungkapkan tuturan kosong melainkan tuturan dalam bentuk peribahasa Jawa yang mencerminkan karakter perempuan Jawa.Kata kunci: peribahasa Jawa, kepribadian perempuan Jawa
ANALISIS NILAI MORAL DALAM CERPEN JIMAT TERKUTUK KARYA CHAERUL SABARA Yovitan Maulidyarsih; Imam Muhtarom; Sahlan Mujtaba
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7274

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan latar belakang banyaknya penyimpangan moral yang terjadi pada siswa remaja karena minimnya kesadaran nilai-nilai moral. Upaya untuk mengurangi penyimpangan moral yang terjadi pada remaja diperlukannya pendidikan moral. Moral dapat disisipkan dalam pembelajaran sastra, sebagaimana fungsi sastra ialah menghaluskan rasa dan budi peserta didik. Kegiatan membaca karya sastra, pembaca akan mengapresiasi sastra dengan menghayati dan menafsirkan isi atau makna dari karya sastra. Pembaca akan tumbuh perasaan terharu, menambah kepekaan, sehingga muncul kesadaran mengenai benar dan salah, baik atau buruk. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan nilai moral dan unsur intrinsik dalam cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan pragmatik sastra. Subjek dalam penelitian ini yaitu buku kumpulan cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Hasil analisis nilai moral dalam cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara terdapat 10 bentuk yakni kejujuran, keadilan, toleransi, kebijaksanaan, disiplin diri, tolong menolong, berbelas kasih, kerja sama, keberanian dan demokrasi.Kata kunci: analisis, nilai moral, cerpen
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL POWTOON DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Siti Rochmiyati; Desy Rufaidah; Mukhlish Mukhlish; Dita Surwanti; Linda Septi Widiani Sari; Sri Mulyati Umasugi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hasil validasi dan keefektifan media audiovisual powtoon yang dikembangkan. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan data hasil belajar menulis teks laporan hasil observasi di SMK Diponegoro Depok dan anekdot di SMKN 6 Kepulauan Sula dengan media powtoon sebagai data primer. Data diperoleh dengan tes dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif. Media yang dikembangkan divalidasi oleh expert dan stakeholder. Dari hasil validasi, diketahui bahwa media audiovisual powtoon pada materi laporan hasil observasi dan anekdot berkategori sangat baik. Berdasarkan hasil ujicoba media audiovisual powtoon pada materi menulis laporan hasil observasi dan anekdot berkategori sangat baik atau sangat efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Menurut hasil validasi ahli media powtoon teks laporan hasil observasi dinyatakan rerata skor 4,2 menurut expert dan 4,4 menurut stakeholder yang berarti sangat baik. Hasil validasi ahli media powtoon teks anekdot dinyatakan rerata skor 4,8 menurut expert dan 5 menurut stakeholder yang berarti sangat baik. Hasil efektivitas media Powtoon laporan hasil observasi Laporan hasil observasi dalam kontrol yaitu 3,1 berkategori sangat baik, uji terbatas yaitu 3,6 berkategori sangat baik, dan uji luas mendapat rerata 3,6 berkategori sangat baik. Sedangkan teks anekdot dalam kontrol yaitu 2,48 berkategori rerata cukup, uji terbatas yaitu 3,2 berkategori baik, dan uji luas mendapat rerata 3,5 berkategori sangat baik.Kata kunci: media, audiovisual, powtoon, menulis
KESULITAN SISWA TK AL-AFLAH DALAM MEMBACA PERMULAAN TERKAIT MEDIA FLIPCHART DAN FLASHCARD Rahmawati Rahmawati; Anggun Citra Dini Dwi Puspitasari; Theresia Evy Yulianty Nadaek
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu kesulitan siswa TK AL-AFLAH dalam membaca permulaan terkait media pembelajaran flipchart dan flashcard. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah adalah siswa TK ALAFLAH, dengan jumlah responden yang terkumpul sebanyak 20 siswa. Pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan survey dengan instrumen angket tertutup dan angket terbuka. Analisis data menggunakan statistik deskriftif, pada tahapan analisis data, peneliti mengumpulkan data dengan Google Form, tabulasi data, penyajian data, interprestasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa intensitas membaca siswa TK AL-AFLAH masih tergolong rendah, motivasi siswa TK AL-AFLAH dalam membaca dapat dikategorikan masih kurang, para siswa TK AL-AFLAH masih memiliki waktu luang untuk membaca, tingkat pemahaman siswa TK AL-AFLAH terhadap konsep membaca permulaan dengan media pembelajaran flipchart dan flashcard sangat rendah, serta intensitas siswa dalam mengikuti pelatihan membaca permulaan dengan media pembelajaran flipchart dan flashcard masih sangat rendah. Terdapat tiga faktor utama yang menghambat siswa TK AL-AFLAH dalam membaca, yaitu kurangnya pemahaman tentang konsep membaca, kurangnya motivasi, dan rendahnya intensitas membaca.Kata kunci: Membaca Permulaan, Media Pembelajaran, flipchart, dan flashcard
WARNA LOKAL DALAM KUMPULAN CERPEN SALA DEWI KARYA EMIL AMIR Silvi Sri Rahayu; Een Nurhasanah; Dian Hartati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7292

Abstract

Saat ini arus globalisasi secara nyata mampu menggeser warna lokal di Indonesia. Generasi saat ini, terutama peserta didik cenderung lebih akrab dengan budaya asing dari pada warna lokal atau budaya khas Indonesia. Kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir melukiskan kehidupan masyarakat Indonesia bagian timur dan menjadikan warna lokal sebagai tema yang hendak diangkat pengarang. Warna lokal yang dilukiskan dalam kumpulan cerpen berupa keseharian masyarakat timur yang hidup dalam adat istiadat dan isu sosial masyarakat di tiap daerahnya. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan warna lokal daerah akan dilupakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna lokal dalam kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan metode deskriptif dengan menggunakan objek material lima cerpen dalam kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir. Dalam melakukan pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik studi kepustakaan dengan menelaah buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan dan laporan yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Setelah itu, teknik pengumpulan data dilanjutkan dengan teknik simak catat. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan pembahasan yang telah dikemukakan, maka kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir memuat lima dimensi warna lokal, yaitu: (1) Pengetahuan lokal, (2) Budaya lokal, (3) Keterampilan lokal, (4) Sumber daya lokal, dan (5) Proses sosial lokal.Kata Kunci: Warna lokal, kumpulan cerpen
TINDAK TUTUR PERLOKUSI PADA VIDEO BERJUDUL NGOBROLIN KEBOCORAN DATA, GAYA HEDON POLISI, PRO KONTRA BBM NAIK I MUSYAWARAH (TINJAUAN FILSAFAT BAHASA JOHN LANGSHAW AUSTIN) Ira Anisa Purawinangun; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur perlokusi pada video berjudul “Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah” (Tinjauan Filsafat Bahasa John Langshaw Austin). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripistif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data berupa video dari kanal Youtube Najwa Shihab dengan judul “Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah”. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa jenis tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam video yang tayang di kanal Youtube Najwa Shihab berjudul Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah. Pada analisis yang telah dilakukan ditemukan 7 jenis tindak tutur perlokusi diantaranya yaitu, 1) membujuk, 2) menipu, 3) mendorong, 4) membuat jengkel, 5) menyenangkan, 6) melegakan, dan 7) menarik perhatianKata Kunci: Tindak Tutur Perlokusi, Filsafat Bahasa
PUISI “BALADA PENYALIBAN” KARYA WS.RENDRA DAN PUISI “SAJAK PASKAH” KARYA NORMAN ADI SATRIA (KAJIAN INTERTEKSTUAL) Indah Pratiwi; Nani Solihati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6647

Abstract

Puisi merupakan karya sastra yang mengandung makna dan tema. Makna merupakan isi yang mengandung nilai dan pesan yang ingin disampaikan oleh puisi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua puisi kalsik dan modern. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan Intertekstual. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif . Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa kutipan puisi yang terdapat dalam Puisi Balada Penyaliban Karya WS Rendra dan Sajak Paskah Karya Norman Adi Putra. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan pembacaan heuristik atau hermaniutik, serta mencatat untuk proses perekaman pengumpulan data yang sistematis dan jelas pada suatu data. Hasil dalam penelitian ini yaitu kajian intertekstualitas puisi Balada Penyaliban Karya WS Rendra dengan puisi Sajak Paskah karya Norman Adi Satria memiliki perbandingan dari segi persamaan dan perbedaan. Perbandingan intertekstual persamaan antara puisi Balada Penyaliban Karya WS Rendra dengan puisi Sajak Paskah karya Norman Adi Satria meliputi : persamaan tema, latar tempat, gaya bahasa, suasana, tokoh, dan amanat. Sedangkan perbandingan perbedaanya meliputi : perbedaan dalam gaya bahasa, suasana, dan tokoh. Puisi Balada Penyaliban Karya WS Rendra  merupakan hipogram untuk puisi Sajak Paskah karya Norman Adi. Hal ini dibuktikan dengan kesamaan tema/ide maupun peristiwa yang terjadi pada cerita dalam puisi Balada Penyaliban Karya WS Rendra  yang sudah lebih dulu ada.Kata Kunci: Puisi, Intertekstual, W.S Rendra
REPRESENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS LINGKUNGAN PADA CERITA RAKYAT PAPUA Hasrul Rahman; Wachid Eko Purwanto; Zahroh Nur Annisa; Nabila Kirana Rakhmadiena
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6622

Abstract

Saat ini pendidikan karakter yang berbasis lingkungan perlu dikuatkan lagi agar dampak dari pengembangan daerah tidak merugikan lingkungan alamnya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta menguatkan pendidikan karakter yang fokus terhadap lingkungan pada cerita rakyat Papua. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu pendidikan karakter dalam cerita rakyat papua. Sumber data dalam penelitian ini yaitu cerita rakyat papua yaitu Asal-Usul Persebaran SukuSuku di Merauke, Cipriw yang Malang (Terjadinya Pohon Kelapa), Bertha Menjelma Seekor Burung Cenderawasih, Sre Saring, Musnahnya Kampung Habele, Cabo dan Batu Ajaib, Dame dan Dufun, Asal Mula Pohon Sagu, Patung Mbis dan Burung Kasuari, Konwuk dan Konweng. Teknik pengumpulan data penelitian iniyaitu teknik baca dan catat. Sedangkan teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini berupa bentuk pendidikan karakter berbasis lingkungan yang dapat menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan alamnya serta membudayakan literasi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan , khususnya pada cerita rakyat Papua. Terdapat dua cara dalam upaya menumbuhkan Pendidikan karakter berbasis lingkungan melalui cerita rakyat Papua, 1) Menggunakan isi dari cerita rakyat Papua yang di dalamnya mengandung nilai kearifan lokal, 2) Menumbuhkan kecintaan terhadap budaya literasi pada cerita rakyat Papua.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Cerita Rakyat Papua