cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 365 Documents
ANALISIS KALIMAT EFEKTIF PADA KALIMAT KRITIK MAHASISWA PROGRAM STUDI ARSITEKTUR Ryan Hidayat; Nina Queena Hadi Putri
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7276

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kalimat efektif dari kalimat kritik mahasiswa setelah Ujian Akhir Semester (UAS). Mahasiswa harus memahami kalimat dan memilih diksi yang tepat mengingat betapa pentingnya kalimat efektif bagi mereka saat membuat karya ilmiah. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini menyarankan bahwa data kualitatif dapat dikumpulkan, diorganisasikan, ditafsirkan, dianalisis, dan dikomunikasikan untuk mengatasi masalah dunia nyata. Hasil penelitian penggunaan kalimat efektif pada penulisan kritik mahasiswa semester I kelas R1A, bahwa mahasiswa belum mampu menempatkan syarat-syarat penulisan kalimat efektif pada penulisan kritik mereka dengan tepat. Kalimat efektif memiliki dampak yang signifikan pada bagaimana penulis dan pembaca berinteraksi. Masih sering dijumpai mahasiswa menggunakan kalimat efektif yang tidak lengkap dalam karya tulis ilmiahnya. Hal ini mempengaruhi seberapa baik mahasiswa memahami tulisan. Agar mahasiswa dapat menggunakan bahasa secara efektif dalam komunikasi tertulis, guru harus mengurangi kesalahan dalam menerapkan kalimat efektif kepada siswanya. Hasil ini menjadi rujukan untuk memperdalam kalimat efektif dikalangan mahasiswa teknik.Kata kunci: kalimat efektif, kalimat kritik mahasiswa
KEKUATAN BAHASA MAGIS DALAM PRAKTEK PENGOBATAN ALTERNATIF COVID-19 : SEBUAH KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN SIKKA Bertholomeus Jawa Bhaga; Darmawan Darmawan; Hadian Hadian
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7192

Abstract

Setiap daerah memiliki kearifan lokal yang berbeda-beda. Bentuk kearifan selalu bermacammacam baik dalam bahasa, laku upacara, praktek pengobatan tradisional dan lainnya. Covid19 yang telah merebak dan mendatangkan banyak efek ikutannya. Hal penting sebagai akibanya adalah masalah kesehatan. Berbagai cara dan metode pengobatan telah dianjurkan dan dilaksanakan oleh lembaga kesehatan dunia yang resmi. Namun, sebagai masyarakat yang tumbuh dan hidup dalamadat kebiasaan serta kepercayaan tertentu memiliki "cara lain" dalam hal pengobatan covid-19. Dan hal tersebut dapat dengan memanfaatkan berbagai tanaman serta tumbuhan yang ada di sekitar kita dengan turut pula memanfaatkan keyakinan akan kekuatan bahasa pada adat kebiasaan masyarakat diKabupaten Sikka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk, makna dan fungsi bahasa magis yang dipakai dalam praktek pengobatan alternatif covid-19 di Kabupaten Sikka.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang berusaha mendeskripsikan bentuk-bentuk Bahasa magis yang digunakan oleh masyarakat pemakai bahasa. Teknik analisis data berupa mengumpulan data, data direduksi, data disajikan lalu dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata terdapat beberapa bentuk, makna dan fungsi yang terkandung dalam kata-kata magis yang digunakan dalam praktek pengobatan alternatif covid-19.Kata kunci: Magis, pengobatan alternatif, kearifan lokal
TRANSITIVITAS TEKS PIDATO PRESIDEN RI JOKO WIDODO TENTANG PELONGGARAN PENGGUNAAN MASKER Selviana Putri; Gusnawaty Gusnawaty; Tadjuddin Maknun; Asriani Abbas
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6643

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguraikan transitivitas dalam teks pidato Presiden RI Joko Widodo dengan menggunakan pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan System-Theoretic Functional Linguistics (SFL) dengan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa pidato Presiden RI Joko Widodo tentang pelonggaran masker. Cara pengumpulan data dalam analisis ini adalah dengan menggunakan teknik menyimak dan mencatat. Penerapan metode menyimak adalah menyimak dengan membaca teks pidato. Kemudian Teknik catat yaitu melakukan pencatatan klausa-klausa pada pidato sebelum melakukan analisis setelah itu penulis akan mengklasifikasikan kedalam transivitas yaitu proses dan sirkumstan. Hasil penelitian ini, terdapat 11 klausa terdapat tiga jenis proses pada pidato Presiden RI Joko Widodo yaitu proses material, proses verbal, dan proses behavioral. Proses material memiliki kedudukan tinggi dalam pidatonya daripada proses-proses yang lain karena Presiden RI Joko Widodo lebh cenderung memberikan informasi mengenai pelonggaran masker yang akan diwujudkan dalam aktivitas nyata kepada masyarakat. Sirkumstan yang ditemukan pada pidato Presiden RI Joko Widodo sebanyak lima yaitu sirkumstan sebab, sirkumstan lingkungan, sirkumstan masalah, sirkumstan peran, dan sirkumsan lokasi. Sirkumstan sebab memiliki kedudukan tertinggi dalam pidato Presiden RI Joko Widodo dibandingkan sirkumstan lainnya karena Presiden RI Joko Widodo lebih mementingkan tujuan yang ingin dicapai yakni agar masyarakat dapat merealisasikan informasi yang disampaikan.Kata kunci: Transitivitas, Teks Pidato, Presiden RI
NILAI DIDAKTIS PADA NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA Desi Karolina Saragih; Ditaswari Ditaswari
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6619

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan keterkaitan nilai didaktis novel Guru Aini dengan dunia Pendidikan. Karya sastra bukan hanya menampilkan bentuk keindahan isinya. Sastra pula bukan hanya menyuguhkan kenikmatan dan kepuasan batin bagi yang membacanya karena setiap makna didalamnya memiliki tujuan dan pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang lewat karyanya. Sastra mengandung nilai didik. Pada penelitian ini penulis akan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan dalam pada penelitian ini dengan teknik membaca dan dilakukan dengan beberapa tahap yaitu : a. Membaca secara keseluruhan dan berulang-ulang,b. Menggaris bawahi data yang berkenaan dengan nilai-nilai didaktis dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata., c. Menganalisis dan mengidentifikasi tiap-tiap bagian yang berkenaan dengan nilai didaktisnya., d. Menyimpulkan hasil penelitian tentang nilai-nilai didaktis yang ada pada Novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Hasil nilai didaktis dengan dunia pendidikan yaitu tokoh Desi yang suka menolong tanpa pamrih dan saling berbagi baik ilmu, tenaga dan aksinya dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tokoh Aini yang ingin menguasai matematika dengan kejujuran, kesabaran dan kegigihan. Orang tua dan guru harusnya melihat kemampuan anak dari segala sisi. Namun, dalam dunia pendidikan, kebanyakan seorang murid dilihat hanya dari satu sisi saja, terfokus pada nilai dan angka. Terkadang mereka yang tak bisa matematika dianggap tidak pintar. Ini jelas terjadi dikehidupan, harusnya orang tua dan guru lebih bijak lagi melihat kemampuan anak.Kata Kunci : Nilai Didaktis, Dunia Pendidikan, Novel
PENGARUH GANGGUAN BERBAHASA BERBICARA GAGAP DALAM KOMUNIKASI PADA REMAJA 17 TAHUN Rizki Fahmi; Odien Rosidin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7294

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan menitik beratkan pada bahasa sebagai objek formalnya, titik fokus penelitian ini terdapat pada gangguan berbahasa berbicara gagap dalam komunikasi pada remaja usia 17 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa penyebab gangguan berbahasa bicara gagap dan bagaimana psikologi dari mental kepercayaan dirinya yang memiliki gangguan berbahasa bicara gagap. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan memperoleh data melalui metode wawancara kepada remaja yang mengidap gangguan gagap serta mewawancarai keluarga dan teman-teman dari remaja tersebut. Dengan objek penelitian yang berfokus pada komunikasi tuturan oleh seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun yang mengalami gangguan berbicara gagap. Hasil dari penelitian ini bahwa gangguan berbicara gagap bisa disebabkan oleh beberapa faktor, diantarnya faktor kondisi suasana saat bicara, faktor genetik, faktor yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu yang dikonsumsi secara jangka panjang, dan faktor pada gangguan syaraf yang terlibat dalam kemampuan berbicara (neurogenik). Pengidap gangguan berbicara gagap akan tetap tampil dengan percaya diri apabila adanya dorongan yang positif serta dukungan dari keluarga dan teman sejawatnya yang dapat menerima kondisi dari pengidap gangguan berbicara gagap, sehingga mentalnya terjaga tetap sehat, dapat terus bersosialisasi, bermasyarakat, bergaul dengan temannya tanpa takut adanya pengucilan. Dengan demikian dimana pun tempat dan kapanpun waktunya remaja yang mengidap gangguan berbicara gagap ini akan tetap tampil apa adanya dengan percaya diri.Kata kunci: Gangguan Berbicara, Bahasa, Gagap.
ANALISIS WACANA KRITIS DALAM DIMENSI TEKSTUAL PADA ARTIKEL CNN INDONESIA (MODEL NORMAN FAIRCLOUGH) Retno Wigati; Goziyah Goziyah; Haerudin Haerudin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7270

Abstract

Artikel berita dapat dijadikan media pembelajaran dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah, media ini mampu meningkatkan pemahaman literasi siswa dalam berpikir kritis di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengguanaan penanda kohesi gramatikal pada artikel CNN Indonesia, “Keluarga Ridwan Kamil Respon Soal Imbauan Salat Gaib MUI Jabar “. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa sebuah artikel CNN Indonesia ” Keluarga Ridwan Kamil Respon Soal Imbauan Salat Gaib MUI Jabar “. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca dan catat atau Literature review. Hasil temuan penelitian dan pembahasan menunjikan bahwa ditemukan data penanda kohesi gramatikal mencakup (1) Referensi berjumlah 5 penanda, (2) Elipsis berjumlah 1 penanda dan (3) Konjungsi berjumlah 1 penanda, sedangkan untuk kohesi gramatikal Subtitusi tidak ditemukan. Untuk mendapatkan pemahaman literasi yang baik dalam pembelajaran siswa, maka dapat digunakan penanda kohesi gramatikal untuk menciptakan keselarasan dan kepaduan informasi dalam pemahaman wacana seperti yang ada pada berita online dari CNN Indonesia.Kata Kunci : Penanda kohesi, gramatikal, artikel
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII SMP N 7 KOTA JAMBI Salsabila Rohadatul Aisy; Imam Suwardi Wibowo; Larlen Larlen
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6676

Abstract

Kesantunan berbahasa sangatlah penting terutama di lingkungan pendidikan, karena siswa adalah cikal bakal penerus bangsa indonesia. Jika seorang siswa tidak menggunakan bahasa yang santun maka akan lahirlah generasi yang arogan, kasar dan tidak mempunyai nilai-nilai dalam beretika. Oleh karena itu, guru harus membina dan mengarahkan siswa untuk berbicara secara santun pada saat proses pembelajaran berlangsung agar siswa terbiasa dan menjadi sebuah kebiasaan dalam berbicara santun di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kesantunan guru ke siswa, siswa ke guru dan siswa ke siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP N 7 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini terdapat maksim-maksim yang menaati kesantunan berbahasa yaitu pada tuturan deklaratif terdapat maksim 1. Pujian 2. Kearifan 3. Kemufakatan 4. Kedermawanan 5. Kemufakatan 6. Simpati. Tuturan interogatif terdapat maksim 1. Kearifan 2. Pujian 3. Simpati. Tuturan imperatif terdapat maksim kearifan. Tuturan ekslamaif terdapat maksim kearifan. Dan juga di temukan beberapa tuturan yang melanggar maksim kearifan, karena nya guru dan siswa harus lebih mengoptimalkan lagi dalam berbicara santun agar terciptanya suasana belajar yang lebih menyenangkan. Kata kunci : kesantunan berbahasa, maksim, tuturan
ANALISIS KONFLIK BATIN PADA TOKOH LEO DALAM NOVEL PENYAP KARYA SAYYIDATUL IMAMAH Anisa Zahra Bilqista; Tanti Agustiani; Hera Wahdah Humaira
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.6630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh Leo dalam novel Penyap karya Sayyidatul Imamah. Latar belakang penelitian ini adalah bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh Leo dalam novel Penyap karya Sayyidatul Imamah. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) bagaimana bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh Leo dalam novel Penyap karya Sayyidatul Imamah?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yakni membaca, mencatat, dan menganalisis. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan terdapat terdapat enam bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh Leo dalam novel Penyap karya Sayyidatul Imamah yaitu depresi, cemas, marah, frustasi, rasa bersalah, dan rasa sakit hati.Kata kunci : Novel, Konflik Batin, Tokoh
PENGGAMBARAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) PADA SURAT KABAR DARING: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARAH MILLS Prayogo Hadi Sulistio; Yumna Rasyid; Miftahulkhairah Anwar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7290

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi salah satu isu hangat pada surat kabar online. Korban KDRT sebagian besar adalah kaum perempuan, namun ada kemungkinan kaum pria juga bisa mengalaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) posisi subjek-objek dalam dua artikel berita yang diterbitkan oleh detik.com dengan topik KDRT; 2) posisi penulis-pembaca dalam dua artikel berita yang dimuat detik.com dengan topik KDRT. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah kutipan mengenai analisis wacana kritis model Sara Mills. Sumber data penelitian ini yaitu artikel berita detik.com yaitu berita mengenai Lesti Kejora Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berulang Kali yang terbit pada Sabtu, 8 Oktober 2022; dan Pria Arab Siram Istri pakai Air Keras Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana diterbitkan pada Senin, 22 November 2022. Teknik pengumpulan menggunakan Teknik baca dan catat yaitu peneliti membaca artikel yang digunakan dalam penelitian dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan analisis wacana kritis model Sara Mills. Teknik analisis data yang digunakan yaitu 1) membaca artikel berita dengan seksama; 2) mengidentifikasi posisi subjek-objek; 3) mengidentifikasi posisi penulis-pembaca; 4) menghubungkan data yang ditemukan dengan menggunakan analisis wacana kritis Model Sara Mills tentang penggambaran perempuan dalam topik KDRT; 5) menarik kesimpulan dari analisis. Temuan menunjukkan bahwa perempuan digambarka sebagai korban KDRT. Subjek pemberitaan cenderung merasionalisasi KDRT dengan menyalahkan korban dalam hal ini perempuan. Para komentator juga memiliki perspektif yang berbeda. Sisi pertama mendukung korban. Pihak kedua mencoba menyalahkan korban dengan tuduhan yang tidak terbukti.Kata kunci: KDRT, Wacana Kritis, Sarah Mills
EKRANISASI PADA NOVEL ANANTA PRAHADI KARYA RISA SARASWATI DENGAN FILM ANANTA KARYA RIZKI BALKI Rin Rin Riani; David Setiadi; Asep Firdaus
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7193

Abstract

Karya sastra merupakan karya imajinasi yang lahir bukan atas kekosongan jiwa namun juga atas realitas yang terjadi di sekeliling pengarang. Hal ini tentu tidak lepas dari unsur yang membangun karya sastra tersebut yang meliputi unsur intrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari dalam dan unsur ekstrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari luar. Ekranisasi adalah pelayar putihan atau pemindahan atau pengangkatan sebuah novel ke dalam film. Dalam proses ekranisasi tentu akan menimbulkan berbagai perubahan. Proses perubahan tersebut misalnya terjadi pada perubahan alat-alat yang dipakai yakni mengubah dunia kata-kata menjadi dunia gambar-gambar yang bergerak secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Transformasi Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati menjadi film Ananta karya Rizki Balki. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penciutan, penambahan, dan perubahan atau variasi yang terdapat pada film Ananata karya Rizki Balki yang diangkat dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kesamaan dan perbedaan berupa unsur intrinsik pada Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki.Teknik pengumpulan data yakni membaca, menonton, mencatat, dan menganalisis. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Adapun hasil dari penelitian yang sudah peneliti lakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif bahwa ekranisasi dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki terdapat penciutan pada latar, dan penciutan pada alur. Sedangkan penambahan terdapat pada penambahan tokoh penokohan, dan penambahan pada alur. Dan perubahan atau variasi yang ditemukan terdapat pada perubahan tokoh penokohan, dan perubahan pada alur. Kata kunci: ekranisasi, novel, film.