cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
PSIKOANALISIS KARAKTER TOKOH PADA CERPEN ANAK THE VELVETEEN RABBIT KARYA MARGERY WILLIAMS Aisah, Nur; Rachmawati, Dian Karina; Mubarok, Insani Wahyu
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fase psikologis tokoh Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) dalam cerpen The Velveteen Rabbit menggunakan teori psikoanalisis Jacques Lacan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Data yang diteliti berkaitan dengan kutipan berupa narasi, dialog, kalimat, teks menunjukan psikoanalisis dari teks cerpen The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru). Sumber data yaitu cerpen The Velveteen Rabbit karya Margery Williams. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan studi pustaka yaitu dengan baca dan catat teks cerpen The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) melalui sumber-sumber yang tertulis yang berkaitan dengan penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan psikoanalisis Jacques Lacan untuk mendeskripsikan fase imajiner, simbolik dan real dalam teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fase imajiner tercermin dalam keinginan The Velveteen Rabbit untuk menjadi “nyata” melalui pembentukan identitas diri atau gambaran diri dengan citra ideal yang dibayangkan dan tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan. Fase simbolik terlihat dari pengakuan cinta anak sebagai makna simbolik melalui proses interaksi ke dalam dunia bahasa dan norma sosial untuk memperoleh rasa identitasnya yang memberikan The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) pemahaman baru tentang eksistensinya sebagai lebih dari sekadar mainan. Fase ril tampak dalam momen traumatik saat The Velveteen Rabbit (Kelinci Beludru) dibuang, yang mengakibatkan transformasi akhir menjadi “nyata.”Kata kunci: Psikonalisis, Karakter tokoh, Cerpen
MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL EGOSENTRIS KARYA SYAHID MUHAMMAD SEBAGAI INVENSI PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBASIS P5 DI SMA Fatmawati, Fatmawati; Suhita, Raheni
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji masalah sosial yang terdapat dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad dan memanfaatkan temuan tersebut sebagai invensi penyusunan bahan ajar berbasis Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis masalah sosial yang diangkat dalam novel. Sumber data dalam penelitian ini meliputi dokumen berupa novel Egosentris karya Syahid Muhammad dan informan berupa 2 guru bahasa Indonesia dan 10 peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Gemolong. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis dokumen dan wawancara terstruktur. Teknik uji validitas yang digunakan adalah teknik uji validitas triangulasi teori dan sumber. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh jenis masalah sosial yang dicerminkan oleh peristiwa yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel, yaitu kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, masalah generasi muda dalam masyarakat modern, pelanggaran norma masyarakat, masalah lingkungan hidup, dan birokrasi. Temuan masalah sosial tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang bahan ajar sastra berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada tema Bangunlah Jiwa dan Raganya. Temuan ini menambah pengetahuan mengenai apresiasi sastra dan menanamkan nilai karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.Kata kunci: Novel, masalah sosial, bahan ajar, P5
GAYA BAHASA DALAM NOVEL KOMPONIS KECIL KARYA SOESILO TOER: KAJIAN STILISTIKA Lestari, Wahyu Fajar; Suryanto, Edy; Wardhani, Nugraheni Eko
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai gaya bahasa yang terdapat dalam novel Komponis Kecil karya Soesilo Toer. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Komponis Kecil karya Soesilo Toer dengan jumlah 170 halaman. Data penelitian ini berasal dari dialog atau kutipan novel Komponis Kecil karya Soesilo Toer yang mengandung gaya bahasa tertentu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ditemukan berbagai gaya bahasa dalam novel Komponis Kecil karya Soesilo Toer, yaitu a) 12 gaya bahasa pertautan mencakup 5 majas sinekdoki, 2 majas metonimi, dan 5 majas eufemisme; b) 80 gaya bahasa perbandingan meliputi, 25 majas personifikasi, 30 majas metafora, dan 25 majas simile; c) 76 gaya bahasa pengontrasan mencakup 15 majas ironi, 16 majas sarkasme, 10 majas paradoks, 5 majas litotes, dan 30 majas hiperbola; d) 35 gaya bahasa repetisi yang mencakup 12 majas repetisi, 5 majas paralelisme, 10 majas anafora, 3 majas polisindenton, dan 5 majas asindenton; serta e) 15 gaya bahasa bentuk lain, yaitu 10 majas retoris dan 5 majas antitesis. Gaya bahasa yang paling dominan adalah gaya bahasa perbandingan. Fungsi gaya bahasa dalam novel tersebut adalah memberikan kesan hidup, tidak monoton, indah, memperkuat isi, serta memperkuat suasana cerita dan pencerminan tokohnya. Kata kunci: Gaya Bahasa, Karya Sastra, Novel
GASTRONOMI NUSANTARA SEBAGAI STRATEGI PENGENALAN DAN PELESTARIAN BUDAYA INDONESIA PADA PEMELAJAR BIPA Andriana, Wahyu Dian; Suyatno, Suyatno; Indrawati, Dianita
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13597

Abstract

Tujuan penelitian ini 1) mendeskripsikan keberagaman gastronomi Nusantara, dan 2) mendeskripsikan strategi pengenalan dan pelestarian gastronomi Nusantara sebagai budaya Indonesia pada pemelajar BIPA. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan sumber data dari tujuh buku cerita anak terbitan 2018–2020. Data yang dikumpulkan mencakup kata, frasa, kalimat hingga wacana tentang nama kuliner Nusantara, daerah asal, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Kemudian, data dianalisis dengan teknik alir yang mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gastronomi Nusantara merepresentasikan dinamika sosial, sejarah, dan budaya masyarakat Indonesia. Integrasi dalam pembelajaran BIPA membuat pemelajar memahami bahasa dalam konteks budaya, memperkaya wawasan, dan meningkatkan keterampilan komunikasi. Promosi melalui media sosial dan festival kuliner dapat memperluas daya tarik gastronomi Nusantara di tingkat global. Mahasiswa BIPA berperan sebagai agen budaya yang memperkenalkan gastronomi Nusantara melalui gastrodiplomasi di negara asal. Gastronomi Nusantara dapat terus dikenalkan, dilestarikan, dan diperkuat sebagai sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.Kata kunci: Gastronomi Nusantara, budaya, Indonesia, BIPA
ANALISIS DIKSI PROMOSI PADA KONTEN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK KULINER TRADISIONAL DI PASAR LAMA KOTA TANGERANG Hayati, Asfitri; Anggraini, Nori; Nuraida, Ida
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.13455

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan bahasa pada konten promosi media sosial yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik kuliner tradisional di pasar lama Kota Tangerang. Pasar Lama adalah kuliner populer yang menyajikan berbagai makanan tradisional dengan nilai budaya yang tinggi. Namun, karena industri kuliner menjadi semakin kompetitif, strategi periklanan yang efektif, termasuk pemilihan kata-kata yang menarik, akan menjadi faktor kunci dalam menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis isi. Data dikumpulkan melalui pengamatan konten media sosial, wawancara dengan pedang masakan atau makanan khas Tradisional dan tinjauan pustaka. Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola penggunaan bahasa persuasif, emosional, dan deskriptif dalam berbagai postingan iklan. Penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang mengungkapkan cita rasa, keunikan, dan nostalgia masakan tradisional dapat memiliki daya tarik emosional yang besar. Postingan yang menggunakan kata-kata yang menekankan “asli”, “legendaris”, dan “tradisi” akan mendapat respon lebih tinggi dari konsumen dibandingkan postingan yang sekadar bersifat informasional. Selain itu, visualisasi makanan yang didukung oleh cerita menarik merupakan kombinasi kunci untuk meningkatkan keterlibatan penonton video pada sosmedia Tiktok dan Instagram. Kesimpulan penelitian ini adalah pemilihan bahasa pada saat mempromosikan produk kuliner tradisional berperan penting dalam menciptakan daya tarik dan mempengaruhi minat konsumen. beberapa penelitian lain yang relevan, penggunaan diksi yang menggugah selera, menyertakan elemen lokalitas, dan menceritakan kisah di balik kuliner dapat memperkuat citra positif dan meningkatkan minat konsumen. Pengusaha kuliner di Pasar Lama Tangerang sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan konten promosi yang menarik, komunikatif, dan autentik, serta memperhatikan aspek kredibilitas dalam penyampaian informasi.Kata kunci: diksi, promosi, media sosial, kuliner tradisional, Pasar Lama
PENGGUNAAN MEDIA FILM PENDEK DALAM KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA KELAS XI MA AL-ITTIHAD PEDALEMAN SERANG Azizatul Atiah; Mahmudah Fitriyah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5781

Abstract

Penelitian ini tentang keterampilan menulis naskah drama dengan menggunakan media film pendek. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas XI MA Al-Ittihad Pedaleman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan film pendek dalam menulis naskah drama dan mengetahui hasil kemampuan menulis naskah drama dengan menggunakan media film pendek pada peserta didik kelas XI MA Al-Ittihad Pedaleman Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari beberapa hal di antaranya: observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Aspek yang dinilai dalam hasil menulis naskah drama yaitu kesesuaian judul dengan isi, kekuatan tokoh, kekuatan alur, kekuatan prolog, dan kekuatan epilog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 13 peserta didik memperoleh nilai dengan kualifikasi baik mencapai persentase 65% atau rata-rata nilainya 78. Kemudian, 7 peserta didik memperoleh nilai dengan kualifikasi cukup mencapai persentse 35% atau rata-rata nilainya 69. Maka, peneliti menyimpulkan bahwa keterampilan menulis naskah drama dengan menggunakan media film pendek mampu memperbaiki nilai peserta didik dengan rata-rata nilainya 75. Kata Kunci: Naskah Drama, Media Film Pendek.
WACANA BERITA KURIKULUM OPERASIONAL SEKOLAH DI SEKOLAH PENGGERAK PADA KORAN DIGITAL RADARSOLO.JAWAPOS.COM (ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK) Desy Rufaidah; Ermawati Ermawati; Sumarlam Sumarlam
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5782

Abstract

Saat ini berita tidak hanya disajikan dalam bentuk cetak, tetapi disajikan pula dalam bentuk digital,daring. Melalui berita, komunikator dapat menyampaikan informasi, menyosialisasikan, mengampanyekan, memengaruhi, mengintimidasi, dan menanamkan ideologi kepada partisipan (pembaca). Makna dari wacana dan proses produksi berita dapat diketahui dengan analisis model Teun A. Van. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur teks dan konteks sosial model Teun A. Van Dijk pada wacana teks berita daring radarsolo.jawapos.com dengan judul “Sekolah Penggeran di Solo Kebut Rancang Kurikulum Baru”. Berita tersebut diterbitkan 13 Juli 2021. Data penelitian ini berupa penggalan berita daring berjudul “Sekolah Penggeran di Solo Kebut Rancang Kurikulum Baru”. Sumber data diperoleh dari surat kabar daring radarsolo.jawapos.com. Metode simak, teknik simak bebas libat cakap, catat, dan studi Pustaka digunakan untuk mengumpulkan data. Instrumen penelitian yaitu pemahaman peneliti mengenai AWK model Teun A. Van Dijk dan sekolah penggerak dengan kartu data. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Metode analisis data menggunakan metode analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Hasil penelitian ditemukan bahwa struktur teks berita tersebut memuat tiga dimensi teks yaitu struktur makro, superstruktur, struktur mikro. Struktur makro yaitu sekolah penggerak harus menggunakan Kurikulum Operasional Sekolah. Superstruktur meliputi meliputi bagian summary dan story, sedangkan struktur mikro meliputi latar, detil, koherensi, bentuk kalimat, leksikon, dan grafis. Dalam konteks sosial diketahui tidak terdapat praktik kekuasaan dan akses luas. Kata kunci: Kurikulum Operasional, Analisis Wacana
LITERASI KELUARGA: STRATEGI MENUMBUHKAN KEBIASAAN TANGGUNGJAWAB MEMBACA KEPADA ANAK Mulasih Mulasih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5783

Abstract

Membaca adalah kegiatan penalaran suatu informasi yang disajikan dalam bentuk angka atau huruf merupakan salah satu bentuk implementasi dari kemampuan literasi. Kemampuan literasi sendiri dianggap menjadi salah satu komponen yang diakui menjadi tujuan pendidikan dan pengembangan setiap negara, walaupun pada kenyataannya Indonesia masih sangat tertinggal jauh. Salah satu bentuk penanganan isu ini adalah dengan menanamkan kebiasaan tanggungjawab membaca sejak dini kepada anak dengan menciptakan keluarga yang literat. Anak yang memiliki ciri khas sikap imitatif atau suka meniru, akan mudah dibentuk dengan penciptaan keluarga yang siap mencontohkan sikap literat atau banyak melakukan kegiatan terkait literasi, seperti memperbanyak interaksi dengan buku, mempunyai koleksi buku, sering membaca buku, sering memegang buku dan membolak-balik buku dan sering membacakan buku buat anak-anaknya. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menyajikan peran orang tua dalam menciptakan literasi keluarga, dari mulai mendeteksi kebutuhan dan gaya belajar anak, membudayakan minat baca di tengah keluarga, hingga melakukan penguatan terhadap budaya yang diciptakan. Kata kunci: membaca, keluarga, literasi, tanggungjawab
KALIMAT IMPERATIF DALAM ACARA “JEJAK SI GUNDUL” DI TRANS 7 Yoga Adi Kuncara; Sudarmini Sudarmini
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5784

Abstract

Kalimat imperatif banyak ditemukan dalam acara “Jejak Si Gundul” di Trans 7. Peneliti memilih kalimat imperatif dalam acara “Jejak Si Gundul” untuk diteliti karena ditemukan bermacam variasi data sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan wujud kalimat imperatif berdasarkan kelengkapan unsur dalam acara “Jejak Si Gundul” di Trans 7, (2) Mendeskripsikan wujud kalimat imperatif berdasarkan penanda dalam acara “Jejak Si Gundul” di Trans 7. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah acara “Jejak Si Gundul” di Trans 7, sedangkan objek penelitian ini adalah kalimat imperatif dalam acara “Jejak Si Gundul” di Trans 7. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode agih dengan teknik lesap dan teknik balik. Hasil penelitian yang didapatkan adalah (1) Wujud kalimat imperatif berdasarkan kelengkapan unsur ditemukan sebanyak 84 data yang terbagi atas kalimat imperatif taktransitif yang hanya terdiri dari predikat verba dasar, adjektival, frasa preposisional, kalimat imperatif lengkap transitif predikat verbal, dan kalimat imperatif lengkap taktransitif berpredikat verbal, (2) Wujud kalimat imperatif berdasarkan penanda ditemukan sebanyak 101 data yang terbagi atas 5 macam yaitu imperatif halus, imperatif ajakan dan harapan, imperatif larangan, imperatif peringatan, dan imperatif pembiaran. Kata kunci: Kalimat Imperatif, Wujud Kalimat Imperatif, Teks Prosedur.
FEMENISME WACANA SARA MILLS PADA NOVEL DEWI LESTARI AROMA KARSA Yerry Mijianti; Desi Karolina Saragih; Sumarlam Sumarlam
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5785

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan ketidak adilan gender femenisme dalam Novel Dewi Letari Aroma Karsa dimana Laki-laki dianggap sebagai pihak yang mampu berpikir logis, abstrak, dan analitis. Sedangkan perempuan adalah makhluk yang emosional, penyayang dan pemelihara. Konsep semacam ini berdampak pada kehidupan pribadi dan publik perempuan. Metode yang digunakan untuk menganalisa wacana kritis (Critical Discourse Analysis) pendekatan model Sara Mills menjelaskan posisi subjek-objek, serta bagaimana pembaca ditempatkan dalam teks dengan pengamatan Novel Aroma Karsa dengan pengumpulan data isi teks dialog dalam novel. Hasil penelitian Subjek penceritaan dalam novel Aroma Karsa adalah pengarang (perempuan). Objek penceritaan dalam novel Aroma Karsa adalah Raras Prayagung, Jati Wesi, dan Tanaya Suma. (2) Novel Aroma Karsa menempatkan khalayak sebagai perempuan karena pengarang adalah seorang perempuan. Teks ini ditujukan pada pembaca perempuan. Pembaca menempatkan dirinya pada posisi perempuan.