cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 365 Documents
PENGEMBANGAN APLIKASI WAHANA OBSERVASI BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE MATERI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANJUNGPINANG Aritonang, Cindy Astriani; Andheska, Harry; Elfitra, Legi; Afdetis, Lira Hayu; Leoni, Tessa Dwi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran aplikasi wahana observasi berbantuan articulate storyline materi teks observasi untuk siswa kelas VIII SMPN 1 Tanjungpinang. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan model 4D. Penelitian ini menghasilkan produk berupa aplikasi wahana observasi berbantuan articulate storyline untuk materi teks observasi dengan sasaran siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tanjungpura. Tahap pertama penelitian ini yaitu pendefinisian, perancangan produk, dan pengembangan Uji coba dalam penelitian ini terdiri dari uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Subjek uji coba yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa SMP, khususnya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tanjungpinang. Uji coba kelompok kecil terdiri dari lima siswa dan kelompok besar terdiri dari 31 siswa. Adapun instrumen yang digunakan berupa lembar wawancara, lembar angket validasi media, dan lembar angket kepraktisan media. Hasil penelitian yaitu  Hasil persentase validasi dari ahli media mencapai 93% dan kualifikasi “sangat valid” dan validasi oleh ahli materi mencapai 100% dengan kualifikasi “sangat valid”. Setelah itu, dilakukan uji coba kepraktisan aplikasi wahana observasi kepada siswa yang memperoleh nilai 91% dengan kualifikasi “sangat praktis” untuk kelompok kecil dan 88% dengan kualifikasi “sangat praktis” untuk kelompok besar.Kata kunci: Aplikasi, Media Pembelajaran, Articulate Storyline
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal “Istana Maimun” untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Anastasya, Agustina; Adilia, Alesia Annastasya; Pratiwi, Amelia Cahya; Wibowo, Raden Rara Diwara Marindrasputri Kusumo; Saddhono, Kundharu
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13015

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan salah satu upaya internasionalisasi bahasa Indonesia sekaligus diplomasi budaya. Namun, bahan ajar BIPA yang tersedia saat ini kurang mengintegrasikan aspek kearifan lokal secara variatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar BIPA berbasis kearifan lokal dengan tema Istana Maimun sebagai representasi budaya Melayu Deli. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan mencakup beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan desain produk, pengembangan bahan ajar, validasi oleh ahli, uji coba dengan pembelajar asing, serta revisi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan mampu memberikan pengalaman belajar yang relevan dan menarik melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal yang kaya. Penggunaan media interaktif, seperti video, kuis, dan animasi, dalam bahan ajar semakin meningkatkan daya tarik pembelajaran. Bahan ajar ini tidak hanya meningkatkan kompetensi linguistik pembelajar, tetapi juga memperkaya wawasan mereka tentang budaya Indonesia, khususnya budaya Melayu Deli. Selain itu, pengajar BIPA mendapatkan variasi pendekatan pembelajaran yang lebih relevan dengan latar belakang pembelajar. Dengan demikian, bahan ajar ini berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal, mendukung diplomasi budaya, dan mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia. Penggunaan tema Istana Maimun dalam bahan ajar menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara secara global.Kata Kunci: bahan ajar, bipa, budaya melayu, istana maimun, kearifan lokal.
PENGARUH MODEL PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE) BERBANTUAN MEDIA CANVA DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS FABEL DI KELAS VII SMPN 2 CIKARANG PUSAT Indriyani, Indriyani; Sutri, Sutri; Suprihatin, Dewi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Predict, Observe, Eksplain (POE) berbantuan media Canva terhadap keterampilan menulis teks fabel pada siswa kelas VII SMPN 2 Cikarang Pusat. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-exsperimental dengan desain pretest-posttest control group. Penelitian ini terdiri dari dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan yang menggunakan model pembelajaran POE berbantuan media Canva dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Cikarang Pusat yang berjumlah 58 siswa. Data yang dikumpulkan menggunakan tes dan observasi, sedangkan analisis data dilaksanakan dengan menerapkan seragkaian uji statistick, mencakup, uji normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis menerapkan perangkat lunak SPSS versi 27. Berdasarkan nilai rata-rata hasil posttest keterampilan menulis teks fabel setelah diterapkan model predict, observe, explain lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil pretest sebelum diterapkan model predict, observe, explain. Nilai rata-rata pretest yang diperoleh sebelum diterapkan model predict, observe, explain yaitu 48,69. Setelah dilakukan tindakan dengan perlakuan model pembelajaran predict, observe, explain, maka diperoleh nilai rata-rata posttest yaitu 83,69. Pernyataan diatas disimpulkan bahwa model pembelajaran predict, observe, explain yang diterapkan pada pembelajaan Bahasa Indonesia berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks fabel pada siswa kelas VII SMPN 2 Cikarang Pusat.Kata kunci: Predict Observe Explain, Canva, Menulis, Teks Fabel  
ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA Githa, I Dewa Gede Fathur Try; Putrayasa, Ida Bagus
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12699

Abstract

Asesmen formatif memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pengembangan keterampilan dan pemahaman mendalam siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan mengidentifikasi dampaknya terhadap peningkatan pemahaman konsep serta keterampilan berbahasa siswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka deskriptif kualitatif, yang mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan memberikan umpan balik langsung yang spesifik kepada siswa, sehingga mereka dapat memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka secara tepat waktu. Penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan asesmen formatif mendorong guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individu siswa, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan inklusif. Berdasarkan temuan ini, diharapkan asesmen formatif dapat diterapkan lebih luas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata kunci : asesmen formatif, Bahasa Indonesia, Kurikulum Merdeka
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MENIRU, MENGOLAH, DAN MENGEMBANGKAN (3 M) DALAM KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA DI KELAS VIII SMPN 3 SATAP BONEPANTAI Moohulalo, Atika R.; Didipu, Herman; Irawati, Wa Ode
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran keterampilan menulis naskah drama menggunakan model pembelajaran 3 M pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Satap Bonepantai, 2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis naskah drama menggunakan model pembelajaran 3 M pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Satap Bonepantai, 3) Mendeskripsikan hasil pembelajaran keterampilan menulis naskah drama menggunakan model pembelajaran 3 M pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Satap Bonepantai, dan 4) Mendeksripsikan faktor-faktor yang memengaruhi hasil pembelajaran keterampilan menulis naskah drama dengan menggunakan model pembelajaran 3 M pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Satap Bonepantai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumen, dan tes kemampuan. Data dinalisis berdasarkan teori Miles dan Huberman yang membagi langkah-langkah analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Merujuk pada hasil penelitian, dapat diambil simpulan bahwa perencanaan pembelajaran yang digunakan dalam penelitian adalah RPP. RPP yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar sudah sesuai dengan Kurikulum 2013. Proses pelaksanaannya pun sudah sesuai dengan langkah-langkah yang direncanakan dalam RPP. Hasil penilaian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran 3 M berhasil membantu siswa untuk memahami materi menyajikan drama dalam bentuk naskah. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Satap Bonepantai adalah 82,10 dengan kategori baik. Sementara itu, penerapan model pembelajaran 3 M berhasil diterapkan karena didukung oleh beberapa faktor, yaitu faktor yang berasal dari siswa, guru, serta sarana dan prasarana.Kata Kunci: Meniru, Mengolah, Mengembangkan, Drama, Naskah
MENEROKA KONDISI LINGKUNGAN ALAM DI KALIMANTAN DALAM NOVEL DESERSI KARYA M.T.H. PERELAER DAN NOVEL DANUM KARYA ABROORZA A. YUSRA Daeng, Nur Nadiva; Masie, Sitti Rachmi; Didipu, Herman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12868

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi lingkungan alam di Kalimantan dalam  novel Desersi karya M.T.H. Perelaer dan novel Danum karya Abroorza A. Yusra. Teori yang digunakan yakni kajian sastra bandingan dengan teori ekologi sastra. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan mengorganisir, mendeskripsikan, mengklasifikasi, membandingkan, serta menafsirkan data berupa pemaknaan terhadap data-data yang diperoleh berdasarkan novel Desersi karya M.T.H Perelaer dan novel Danum karya Abroorza A.Yusra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 3 (tiga) keadaan lingkungan hutan, yakni penebangan pohon, pembukaan lahan, dan pembakaran hutan; (2) lingkungan perairan ditinjau dari pencemaran air; (3) kondisi fauna yang ada di Kalimantan yaitu adanya perburuan hewan dan perlindungan hewan. Kata kunci: Novel, Meneroka, Kalimantan, sastra bandingan, ekologi sastra
PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KANAL YOUTUBE JANGKRIC Fachriansyah, M.; Mayrita, Hastari
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan konten kreator gaming dalam kanal youtube Jangkric. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskritif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data menggunakan metode analisis konten dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 43 data prinsip kesantunan berbahasa yang terdiri dari 12 data maksim kebijaksanaan, 7 data maksim kedermawanan, 7 data maksim pujian, 1 data maksim kerendahan hati, 10 data maksim kesepakatan, 6 data maksim simpati. Komunitas dalam live streaming Jangkric memiliki ikatan sosial yang kuat. Jika maksim kebijaksanaan sering muncul, itu berarti interaksi dalam live streaming tersebut tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, nasihat, dan refleksi hidup. Faktor yang mungkin mendukung fenomena ini adalah hubungan erat antara streamer dan pemirsanya, dimana mereka merasa nyaman untuk saling memberikan perhatian dan masukan. Selain itu, budaya dalam komunitas tersebut mungkin mendorong sikap saling mendukung, sehingga nasihat dan kebijaksanaan lebih sering muncul dalam percakapan.Kata kunci: Bahasa, Kesantunan Berbahasa, Youtube
UPAYA PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SISWA KELAS V SD NEGERI 4 BANYUASIN III Martini, Martini; Murniati, Femmy; Pertiwi, Satri; Handayani, Puji; Effendi, Darwin; Rukiyah, Siti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri 4 Banyuasin III Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dilakukan persiklus atau kegiatan berulang. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengeloaan hasil belajar siswa menggunakan analisis kuantitatif dimana skor maksimal setiap soal pada siklus I dan siklus II adalah 100. Berdasarkan penelitian bahwa Metode pembelajaran Problem Solving dapat meningkatakan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 4 Banyausin III. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran sebelum perbaikan  hanya ada 7 orang (28%) yang terlibat aktif. Pembelajaran setelah melakukan siklus I siswa yang telibat aktif 16 orang (64%). Dan setelah dilakukan siklus II keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat yaitu 22 orang (88%). Perubahan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada ketuntasan belajar dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Sebelum perbaikan siswa yang tuntas hanya 3 Orang (12%), setelah dilakukan siklus I siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 Orang (44%). Pada siklus I sudah menunjukkan adanya kemajuan tetapi, Karena persentase ketuntasan belum mencapai 85% maka dilakukan siklus II, hasil yang didapat pada siklus II yaitu 22 Orang (88%). Karena persentase pencapaian hasil belajar siswa sudah tercapai maka tidak dilanjutkan siklus III.
INTERAKSI ANALITIK RELASI PENGUASAAN KOSAKATA DAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARATIF SISWA SDN DI JAKARTA Meisyarah, Meisyarah; Kusmawan, Udan; Marjo, Happy Karlina
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan relasi penguasaan kosakata dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dengan keterampilan menulis karangan naratif siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dan teknik korelasi yang dilakukan untuk menjawab hipotesis, yaitu: ada tidaknya (1) relasi penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis karangan naratif, (2) hubungan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dengan keterampilan menulis karangan naratif, (3) hubungan penguasaan kosakata dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar secara bersama-sama dengan keterampilan menulis karangan naratif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri di Kelurahan Ujung Menteng Jakarta Timur dengan jumlah 160 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) adanya relasi antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis karangan naratif, dengan rhitung 0,648 > rtabel 0,155, (2) adanya hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dengan keterampilan menulis karangan naratif, didapat rhitung 0,486 > rtabel 0,155, (3) adanya hubungan antara penguasaan kosakata dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar secara bersama-sama dengan keterampilan menulis karangan naratif, dengan koefisien korelasi ganda sebesar 0,652 dan koefisien determinasi 0,348 yang berarti besarnya kontribusi penguasaan kosakata dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar secara bersama-sama dengan keterampilan menulis karangan naratif sebesar 65,2%. Dengan demikian secara umum dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan naratif dapat dilakukan dengan meningkatkan penguasaan kosakata dan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar.Kata kunci: Interkasi Analitik, Penguasaan Kosakata, Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar, Keterampilan Menulis Karangan Naratif
PENERAPAN METODE GUIDED WRITING BERBASIS PICSART DALAM KETERAMPILAN MENULISKAN TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMPN 2 TEGALSARI Septiani, Elsa; Pratiwi, Wienike Dinar; Suntoko, Suntoko
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12608

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode guided writing berbasis aplikasi PicsArt dalam keterampilan menuliskan teks persuasif siswa kelas VIII di SMPN 2 Telagasari. Metodologi yang diterapkan ialah pendekatan kuantitatif melalui desain kuasi-eksperimental dengan skema pretest-posttest nonequivalent control group. Studi ini melibatkan 72 siswa sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, yakni tes awal dan akhir. Analisis data dilaksanakan dengan menerapkan serangkaian uji statistik, mencakup uji normalitas, homogenitas, n-gain score, serta uji hipotesis menerapkan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian yaitu pada hasil uji SPSS, data menunjukkan bahwa setelah posttest, terdapat peningkatan yang signifikan pada kedua kelas. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 89,58, sedangkan kelas kontrol mencapai 79,17. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan keterampilan menulis teks persuasi antara kelas eksperimen yang menggunakan metode Guided Writing berbantuan aplikasi Picsart dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Berdasarkan uji N-Gain, peningkatan rata-rata kelas eksperimen adalah 69,37% dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya 40,30% dengan kategori kurang efektif. Berdasarkan studi ini, metode guided writing berbasis aplikasi picsart efektif dalam mendorong keterampilan menuliskan teks persuasi.Kata kunci: Guided Writing, Picsart, menulis, teks persuasi