cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
Anafora dalam Antologi Puisi Tegalan Selawase Dadi Siji sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Puisi di SMA Leli Triana; Adlah Nurfadilah; Tri Mulyono
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/cfxv7882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk anafora dalam antologi puisi Tegalan Selawase Dadi Siji karya dosen dan mahasiswa PBSI serta menjelaskan pemanfaatan hasil penelitian sebagai bahan ajar pembelajaran menulis puisi di SMA. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian berupa antologi puisi Tegalan Selawase Dadi Siji, sedangkan data penelitian berupa kata atau larik yang memuat anafora dalam puisi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode hermeneutika dengan cara menginterpretasikan serta memahami makna teks puisi secara mendalam melalui proses membaca keseluruhan puisi, mengidentifikasi bagian yang mengandung anafora, kemudian menafsirkan bentuk anafora dengan mempertimbangkan konteks, makna bahasa, dan tujuan penggunaan gaya bahasa oleh penyair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 81 data anafora yang ditemukan dalam 37 puisi dari 40 puisi yang dianalisis. Bentuk anafora yang ditemukan berupa pengulangan kata pada awal larik atau bait puisi yang berfungsi untuk memberikan penegasan, memperkuat makna, serta menciptakan keindahan bunyi dalam puisi. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar pembelajaran menulis puisi di SMA, khususnya pada materi penggunaan unsur kebahasaan puisi. Pemanfaatan anafora dalam pembelajaran menulis puisi dapat membantu peserta didik memahami penggunaan gaya bahasa serta meningkatkan kemampuan dalam menciptakan puisi yang lebih ekspresif dan estetik.
Analisis Campur Kode dalam Tuturan Komentator pada Grand Final MPL Season 16 Indonesia Farid Abdul Rohman; Arisul Ulumuddin; Setia Naka Andrian
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/wqdbqj02

Abstract

  Penelitian ini menganalisis bentuk campur kode, fungsi sosiolinguistik dalam tuturan komentator pada lima pertandingan babak Grand Final MPL MLBB S16. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan dokumentasi. Sumber data berupa transkrip tuturan dua komentator, yaitu Pulung dan Lim Kocul, dari video pertandingan yang diunggah di kanal YouTube resmi MPL Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan campur kode yang tergolong sebagai pencampuran bahasa Indonesia dengan bahasa asing dalam bentuk kata , frasa , interjeksi Inggris, dan klausa Inggris utuh.  Fungsi sosiolinguistik campur kode meliputi efisiensi komunikasi, penegasan identitas komunitas gamer, mengatasi keterbatasan leksikal, dramatisasi dan penekanan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan terkait fenomena sosiolinguistik yang terjadi pada komentator MLBB. Bahwa terjadinya campur kode karena faktor ketiadaan padanan kata yang cocok untuk menggantikan frasa maupun kata dalam tuturan bahasa asing.   
Analisis Implikatur Percakapan pada Film Agak Laen (2024) Sutradara Muhadkly Acho Tri Widia; Emawati Emawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/npfy9831

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk implikatur percakapan yang terdapat dalam film Agak Laen (2024) karya sutradara Muhadkly Acho serta menentukan jenis implikatur yang paling dominan digunakan oleh para tokoh. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa tuturan antartokoh dalam film yang mengandung implikatur percakapan, yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 29 data implikatur percakapan, yang terdiri atas 11 data implikatur percakapan umum dan 18 data implikatur percakapan khusus. Implikatur tersebut digunakan oleh para tokoh sebagai sarana komunikasi tidak langsung untuk menyampaikan sindiran, penolakan, serta informasi tersirat lainnya yang sangat dipengaruhi oleh konteks situasi, latar belakang sosial, dan kondisi psikologis tokoh. Berdasarkan temuan tersebut, implikatur percakapan khusus menjadi jenis yang paling dominan dalam film ini, yang mengindikasikan bahwa dinamika komunikasi antartokoh lebih banyak mengandalkan pemahaman konteks spesifik dibandingkan sekadar tuturan literal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu pragmatik, khususnya dalam analisis makna tersirat pada genre film komedi horor.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DOSEN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI STISIP BANTEN RAYA : KAJIAN PRAGMATIK Dian Abidin; Arif Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/dmetvq04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tindak Tutur Direktif Dosen dalam Kegiatan Pembelajaran di STISIP Banten Raya : Kajian Pragmatik. Tindak tutur seorang pendidik memiliki ciri-ciri tertentu, antara lain adalah tindak tutur yang ditujukan kepada peserta didik untuk memberi perintah, meminta sesuatu, memberikan saran, menyampaikan informasi, menjelaskan, memberikan definisi, mengajukan pertanyaan, menyatakan kebenaran atau membenarkan, menarik perhatian, dan lain-lain. Tindak tutur seperti ini dilakukan oleh pendidik untuk menciptakan komunikasi yang baik dengan peserta didik dengan menggunakan berbagai cara dan strategi berbicara serta mempertimbangkan konteks situasi yang bisa formal atau informal. Ada beberapa alasan penting mengapa penelitian ini menarik untuk dilakukan, yaitu (a) Tindak tutur seorang dosen adalah komunikasi yang terstruktur dan direncanakan antara pdosen sebagai pendidik dan mahasiswa sebagai peserta didik dalam suasana yang formal dan nonformal, (b) Tindak tutur pengajar berpengaruh pada keberhasilan atau kegagalan proses belajar mengajar di kelas, dan (c) Tindak tutur pengajar akan mencerminkan kemampuan komunikasi pengajar dalam menjalankan tugas mereka sebagai pendidik.
Strategi Penyamaran Makna Konotatif Bahasa Vulgar Tersirat dalam Lirik Lagu Tenxi Kajian Semiotika Esti Ambarwati; Dewi Kusumaningsih; Sukarno Sukarno; Pardyatmoko Pardyatmoko
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/yzqpzt67

Abstract

Makna konotatif dalam bahasa vulgar sering digunakan dalam lirik lagu sebagai sarana ekspresi emosional yang disamarkan, sehingga pesan sensitif dapat disampaikan secara estetis dan diterima oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk makna konotatif bahasa vulgar tersirat serta mengungkap strategi penyamaran makna dalam lirik lagu Tenxi menggunakan kerangka teori semiotika Roland Barthes. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data lirik lagu Garam dan Madu (Sakit Dadaku), Attached, Coba Lagi, dan Horreg. Data yang digunakan berupa satuan lingual yang meliputi kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam lirik lagu tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan teknik simak, baca, dan catat. Analisis data mengunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyamaran makna terbagi menjadi dua kategori. Secara kebahasaan, penyamaran dilakukan melalui metafora, eufemisme, ambiguitas, metonimia, implikatur, serta campur kode bahasa Inggris. Secara non-kebahasaan, penyamaran dilakukan melalui aspek musikal, fonologis, dan kontekstual, sehingga makna vulgar tetap dapat disampaikan secara tersirat dan diterima oleh pendengar maupun masyarakat.