cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM KOLOM KOMENTAR KANAL YOUTUBE KEMENDIKDASMEN Binti Uswatun Yulaikah; Nur Lailiyah; Andri Pitoyo
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/y46ksg48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan strategi tindak tutur direktif dalam kolom komentar Kanal Youtube Kemendikdasmen. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Data yang di dapatkan berupa tuturan-tuturan tertulis yang mengandung tindak tutur direktif berdasarkan teori Prayitno (2011). Sumber data diambil dari kolom komentar Kanal Youtube Kemendikdasmen. Peneliti memperoleh data menggunakan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan data sebanyak 160 data. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tiga aspek tindak tutur direktif, yaitu bentuk, fungsi, dan strategi. Pada aspek bentuk, diperoleh 101 data yang terdiri atas bentuk perintah sebanyak 2 data, permintaan 68 data, ajakan 12 data, nasihat 2 data, kritikan 3 data, serta larangan 14 data. Selanjutnya, pada aspek fungsi ditemukan 38 data yang mencakup fungsi perintah sebanyak 3 data, fungsi permintaan 14 data, fungsi ajakan 6 data, fungsi nasihat 7 data, fungsi kritikan 4 data, dan fungsi larangan 4 data. Adapun pada aspek strategi ditemukan 21 data yang meliputi strategi langsung sebanyak 8 data, strategi tidak langsung 6 data, strategi literal 4 data, dan strategi tidak literal 3 data.
Tindak Tutur Komisif dalam Postingan Shopee di Instagram sebagai Strategi Pemasaran Berbasis Bahasa Wilsa Fentani; Sukarno Sukarno
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/32fq0j20

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan tindak tutur komisif dalam postingan Shopee yang ditayangkan di media sosial instagram dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk, fungsi, dan peran pola tuturan yang digunakan. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari postingan yang diambil di akun media sosial instagram resmi Shopee, yaitu @shopee_id. Data yang diambil berupa caption berisi kalimat yang mengandung tindak tutur komisif. Penelitian dilakukan melalui pendekatan sinkronis dalam linguistik, dengan mengamati fenomena suatu bahasa pada kurun waktu tertentu, jadi bersifat deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memahami konteks dan makna di balik penggunaan bahasa dalam strategi pemasaran di media sosial. Penelitian berfokus pada bagaimana peran pola tindak tutur komisif tersebut dalam konteks pemasaran dan menarik perhatian audiens. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan adalah simak catat. Metode simak adalah cara memperoleh data melalui pengamatan penggunaan bahasa secara tertulis, yang dilakukan menggunakan teknik dasar sadap. Teknik sadap ini memiliki teknik lanjutan yang disebut teknik catat. Teknik catat digunakan ketika peneliti berhadapan dengan penggunaan bahasa dalam bentuk tulisan. Penelitian ini juga menerapkan teknik rekam melalui dokumentasi berupa tangkap layar untuk memperkuat data yang diperoleh. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan ekstralingual untuk menganalisis unsur yang menghubungkan isu bahasa dengan aspek di luar bahasa. Dari penelitian yang dilakukan pada postingan instagram Shopee, ditemukan tiga kategori utama yang mencakup tindak tutur komisif menjajikan, menawarkan dan berkaul. Kata Kunci: ilokusi, instagram, komisif, strategi pemasaran, tindak tutur
Campur Kode dan Alih Kode dalam Konten Video  Youtube  Leonardo Edwin Tahun 2024-2025 Niken Meliani; Sujarwoko; Nur Lailiyah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/en6hsb82

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menjelaskan (1) bentuk campur kode dan alih kode, (2) fungsi campur kode dan alih kode, dan (3) faktor penyebab terjadinya campur kode dan alih kode dalam konten video Youtube Leonardo Edwin tahun 2024-20025. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dan data penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, juga kalimat mencakup campur kode dan alih kode. Analisis data menggunakan teknik (1) teknik simak, di mana peneliti mengamati dengan teliti ucapan yang ada dalam video, (2) teknik dokumentasi, yang berupa transkripsi video untuk mengubah data yang diucapkan menjadi teks, dan (3) teknik catat, di mana peneliti mencatat bagian-bagian ucapan yang mengandung campur kode dan alih kode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) ditemukan bentuk campur kode ke dalam campur kode ke luar, dan campur kode campuran; (2) ditemukan bentuk alih kode berupa alih kode ke dalam dan campur kode keluar (3) ditemukan fungsi campur kode dan alih kode berupa mempertegas pernyataan, mengutip pembicaraan orang lain, dan menghindari bentuk bahasa kasar atau halus; (4) ditemukan faktor penyebab terjadinya campur kode berupa keterbatasan penggunaan kode, penggunaan istilah yang lebih populer, dan hadirnya orang ketiga; (5) ditemukan faktor penyebab alih kode berupa penutur dan pribadi penutur dan kehadiran orang ketiga.
PENERAPAN STRATEGI GRAFIK ORGANIZER BERBASIS BANK RIMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMPN 1 MASBAGIK Mardiatul Husna; Hilmiyatun Hilmiyatun; Saufian Anhari
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/cexv5j68

Abstract

Kemampuan menulis puisi merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting untuk dikembangkan karena dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan berekspresi, dan penguasaan kosakata siswa. Dalam pembelajaran menulis puisi, siswa memiliki beragam ide, pengalaman, dan potensi kreatif yang dapat dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang tepat sehingga kemampuan mereka dalam mengolah gagasan, memilih diksi, dan menyusun puisi menjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa melalui penerapan strategi Grafik Organizer berbasis Bank Rima. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas VIII-8 SMPN 1 Masbagik. Data penelitian diperoleh melalui tes menulis puisi dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Tindakan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Grafik Organizer berbasis Bank Rima mampu meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 66,3 pada tes kemampuan awal menjadi 81,4 pada tes akhir siklus I, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 28% menjadi 81%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari 50% menjadi 87,4%. Dengan demikian, strategi Grafik Organizer berbasis Bank Rima efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kata Kunci: Bank Rima, Grafik Organizer, Puisi
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA TULIS ILMIAH MELALUI MEDIA FLASH CARD KELAS XI SMA NEGERI 6 MALANG. Veronika Enum; Hadi Wardoyo; Jekti Wulandari
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/t3s80h09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media flash card dan mengukur efektivitasnya dalam peningkatan kemampuan menulis karya tulis ilmiah (KTI) siswa kelas XI-9 SMAN 6 Malang. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam aspek sistematika penulisan (48%), kaidah kebahasaan (57%), dan teknis penulisan kutipan serta daftar pustaka (63%). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas XI-9 SMAN 6 Malang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flash card dapat meningkatkan kemampuan menulis KTI siswa. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 66 (prasiklus) menjadi 73 (Siklus I) dan 90 (Siklus II). Ketuntasan klasikal meningkat dari 54,3% menjadi 65,7% pada Siklus I, dan mencapai 100% pada Siklus II. Aktivitas belajar rata-rata meningkat dari 61,4% (Siklus I) menjadi 84,6% (Siklus II). Penelitian ini membuktikan bahwa media flash card efektif mengubah pembelajaran KTI yang dianggap kaku menjadi pembelajaran yang interaktif dan bermakna.
EKRANISASI NOVEL AKU TAK MEMBENCI HUJAN KARYA SRI PUJI HARTINI DALAM SERIAL FILM AKU TAK MEMBENCI HUJAN SUTRADARA ADHE DHARMASTRIYA Olfin Hasnu; Erlinda Nofasari; Sawaluddin Siregar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/s1gth294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekranisasi novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini dalam serial film Aku Tak Membenci Hujan sutradara Adhe Dharmastriya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat yang mengungkapkan unsur-unsur cerita serta bentuk perubahan dalam proses ekranisasi pada novel dan film Aku Tak Membenci Hujan. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Aku Tak Membenci Hujan karya Sri Puji Hartini dan serial film Aku Tak Membenci Hujan sutradara Adhe Dharmasraya. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dengan menggunakan pedoman analisis ekranisasi. Teknik pengumpulan data berupa teknik pustaka, simak, dan catat. Teknik pengabsahan data melalui teknik triangulasi kejujuran peneliti. Hasil penelitian menunjukkan proses ekranisasi novel Aku Tak Membenci Hujan ke dalam serial film mengalami penciutan, penambahan, dan perubahan variasi pada fakta-fakta cerita (alur, karakter, latar, tema) serta sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi). Kata Kunci: ekranisasi, film, novel, sastra bandingan.
PRAANGGAPAN PADA LAGU “SESI POTRET” KARYA ENAU DAN ARI LESMANA: KAJIAN PRAGMATIK Ghinaa Jayanthi Putri; Lisna Darniati; Jania Ningsih; Martina Nur Avida; Talita Nur Havizah; Intan Cahyani; Inggri Selpi Arianti; Arini Putri Safira; Rafii Ahmad
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/g6zz1910

Abstract

Penelitian ini membahas tentang praanggapan dalam lagu Sesi Potret karya Enau dan Ari Lesmana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis praanggapan dalam lagu Sesi Potret karya Enau dan Ari Lesmana melalui kajian pragmatik. Data penelitian berupa data lagu yang dianalisis berdasarkan teori praanggapan George Yule. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik simak, catat, dan analisis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 data praanggapan yang terdiri atas 5 praanggapan faktif, 4 praanggapan leksikal, 2 praanggapan konterfaktual, 1 praanggapan struktural, dan 1 praanggapan eksistensial. Praanggapan faktif menjadi jenis yang paling dominan karena banyak data menegaskan kenyataan tentang kehilangan dan kepergian sosok yang dicintai. Analisis menunjukkan bahwa makna dalam lagu dibangun melalui anggapan dan konteks yang menghadirkan kesan emosional berupa kerinduan, penyesalan, dan penerimaan atas kehilangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kajian pragmatik dapat membantu memahami makna tersirat dalam data lagu secara lebih mendalam.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHINGTERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BONTORAMBA Ridha Khairunnisa Ridha; Indramini Indramini; Hanana Muliana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ey2xfm51

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Kemampuan Berbicara dan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Bontoramba” merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching, mendeskripsikan kemampuan berbicara dan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta menganalisis pengaruh model tersebut terhadap kemampuan berbicara dan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bontoramba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 62 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen sebanyak 32 siswa dan kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes awal (pretest), tes akhir (posttest), dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, paired samples test, independent samples test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching terlaksana dengan baik pada setiap pertemuan dan mampu meningkatkan kemampuan berbicara serta berpikir kritis siswa secara signifikan. Peningkatan kemampuan siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berbicara dan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bontoramba. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif untuk meningkatkan partisipasi, komunikasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Variasi Bahasa Melayu Dialek Pontianak dan Ragam Bahasa Gaul Dalam Tuturan Generasi Z Di Coffee Shop Kota Pontianak : Kajian Sosiolinguistik Rebriliandra Mayriadi; Muhammad Thamimi; Eti Ramaniyar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/774wm176

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk variasi bahasa yang digunakan oleh Generasi Z serta mengidentifikasi faktor sosial yang memengaruhi pemilihan bahasa dalam interaksi sehari-hari di coffee shop Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan lisan yang diperoleh melalui observasi nonpartisipatif, teknik simak dan catat, perekaman, serta wawancara semi-terstruktur terhadap Generasi Z yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan Generasi Z mengandung dua bentuk variasi bahasa, yaitu variasi dialek dan variasi sosiolek. Variasi dialek ditunjukkan oleh penggunaan 19 kosakata khas Melayu Dialek Pontianak yang masih bertahan dalam komunikasi sehari-hari. Variasi sosiolek diwujudkan melalui ragam bahasa gaul yang terdiri atas 8 bentuk pemendekan, 15 singkatan, 10 akronim, dan 15 bentuk kreatif. Temuan yang paling dominan adalah campur kode antara Melayu Dialek Pontianak dan bahasa Inggris yang digunakan sebagai strategi komunikasi sekaligus penanda identitas generasional. Penggunaan bahasa tersebut dipengaruhi oleh faktor partisipan, setting, solidaritas kelompok sebaya, media sosial dan budaya populer, serta topik dan tujuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z mampu memadukan identitas lokal dan identitas generasional secara adaptif melalui penggunaan bahasa dalam interaksi sehari-hari. Kata kunci: Bahasa Melayu, ragam bahasa gaul, tuturan Gen Z.
KARAKTERISTIK BAHASA PEREMPUAN PADA KOLOM KOMENTARAKUN INSTAGRAM @INSERTLIVE: PERSPEKTIF ROBIN LAKOFF Nada Fattasya Zahra; Irwan Suswandi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/s4h36323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perempuan berbicara dalam kolom komentar media sosial @Insertlive dengan menggunakan salah satu pemikiran Robin Lakoff (1975). Lakoff (1975) menganggap perempuan menggunakan bahasa dengan cara yang lebih hati-hati. Ianya adalah salah satu cara untuk mengekspresikan sopan santun. Di dalam komentar sosial tidak hanya berkomunikasi tetapi juga dengan berkomentar adalah salah satu cara untuk mengomentari struktur sosial serta ideologi gender yang ada di dalamnya. Penulis meneliti dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diambil dengan metode pengamatan dan dokumentasi dari komentar media sosial perempuan yang menyertai unggahan figur publik. Di dalam analisis, penulis berfokus pada tujuh karakteristik bahasa perempuan menurut Lakoff, di dalamnya terdapat lexical hedges, tag questions, rising intonation on declaratives, empty adjectives, intensifiers, hyper-correct grammar, dan emphatic stress. Dari analisis tersebut, Lakoff telah membuktikan karakteristik bahasa perempuan adalah sopan, hati-hati dan mengekspresikan harmonisasi serta keinginan untuk menyesuaikan.