cover
Contact Name
Steve W.M Supit
Contact Email
stevewmsupit@gmail.com
Phone
+6281343989014
Journal Mail Official
jtst.polimdo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Politeknik Kel. Buha Kec. Mapanget, Manado 95252
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Terapan
ISSN : -     EISSN : 27147843     DOI : https://doi.org/10.47600/jtst
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST) is peer-reviewed journal published by Civil Engineering Department, Manado State Polytechnic, Indonesia, with aims to promote knowledges and to publish high-quality articles in the field of Civil Engineering focusing on Structural on Building Construction, Road and Bridge Construction Engineering, Construction Material Technology, Construction Management Engineering, Geothechnical Engineering, Hydrology Engineering, Environmental Engineering and other topics related to the application on Applied Civil Engineering.
Articles 86 Documents
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Tailing Sebagai Material Subgrade Jeanely Rangkang; Fery Sondakh; Enteng Saerang
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 2 No 3 (2020): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v2i3.252

Abstract

Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh tailing terhadap daya dukung tanah lempung sebagai subgrade, ditinjau dari nilai California Bearing Ratio (CBR); peningkatan nilai CBR pada komposisi campuran lempung dan tailing adalah: 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100. Penelitian dilatar-belakangi kondisi lokasi tinjauan, dimana tercemarnya DAS Talawaan sebagai akibat dari illegal dumping material tailing. Aktifitas pertambangan yang berada di hulu Sungai Talawaan, mengakibatkan beban limbah terbesar mencemari DAS Talawaan. Studi eksperimental dilaksanakan di Laboratorium Uji Tanah Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado. Material tailing dari Desa Talawaan Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Tanah lempung dari perkebunan Kasuratan Buha Manado (ruas Jalan Kasuratan), karena pada ruas jalan dimaksud terjadi kerusakan jalan di beberapa titik, yang diasumsikan diakibatkan kemampuan dukung subgrade kurang memadai. Nilai CBR tanah lempung murni sebesar 3%. Substitusi 25% lempung dengan tailing, memberikan nilai CBR sebesar 8%, dimana nilai ini lebih besar dari nilai persyaratan CBR minimal untuk perkerasan jalan sebesar 6%. Substitusi 50% lempung dengan tailing, memberikan nilai CBR sebesar 11,5%, dimana nilai ini memenuhi persyaratan minimal CBR untuk jalan tol sebesar 10%. Jadi, tailing dapat dimanfaatkan sebagai bahan stabilisasi tanah lempung untuk material subgrade. Disarankan, aplikasi pada tanah lempung dengan kondisi berbeda, harus didasarkan pada pengujian laboratorium, untuk hasil yang akurat.
Analisis Kebutuhan Lahan Parkir Kendaraan Roda Empat (Mobil) di Politeknik Negeri Manado Ahmad Yani Abas; Teddy Takaendengan
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 2 No 1 (2020): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v2i1.238

Abstract

Peningkatan penggunaan kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor) dan roda empat (mobil) meningkatkan pula kebutuhan parkir kendaraan. Kampus sebagai salah satu pusat kegiatan juga tidak terlepas dari masalah perparkiran yang sedikit banyak mengurangi tingkat kenyamanan dalam lingkungan kampus itu sendiri. Dipihak lain ruang untuk tempat parkir semakin berkurang yang disebabkan terpakainya ruang yang ada untuk penambahan gedung. Berkenaan dengan hal tersebut di atas diperlukan manajemen perpakiran untuk memberikan solusi secara menyeluruh. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa kebutuhan lahan parkir untuk kendaraan roda empat (Mobil) di Politeknik Negeri Manado. Untuk data primer berupa jumlah kendaraan bermotor roda empat menggunakan metode kuesioner yang diambil dari 6 jurusan yang ada di Politeknik Negeri Manado. Dari hasil penelitian diperoleh kebutuhan jumlah ruang parkir untuk kendaraan roda empat di kompleks Gedung Perkuliahan sebanyak 101 ruang parkir, untuk kompleks Gedung Kantor Pusat sebanyak 39 ruang parkir dan kompleks Auditorium sebanyak 4 ruang parkir. Sedangkan jumlah ruang parkir yang tersedia untuk kendaraan roda empat diperoleh .untuk kompleks Gedung perkuliahan 125 ruang parkir, untuk kompleks Gedung Kantor Pusat 87 ruang parkir dan kompleks Auditorium tidak digunakan sebagai ruang parkir.
Kajian Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Publik Non Alami Di Kota Manado Noorwahyu Budhyowati
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 1 No 1 (2019): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v1i1.220

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) sangat penting bagi kualitas dan kelangsungan kehidupan manusia, baik masa kini maupun di masa datang, kurangnya RTH menyebabkan penurunan kualitas udara dan juga turut menyebabkan suhu udara perkotaan menjadi semakin tinggi, karena suhu yang berada di zona tidak nyaman bagi manusia dapat juga menyebabkan perubahan perilaku warga kota dan yang akhirnya diatasi dengan menggunakan sistem pengkondisian udara (Air Conditioning) akhirnya kehidupan menjadi tidak hemat energi, karena hal ini, dirasa perlu untuk mengkaji ketersediaan RTH yang ada di Manado terutama RTH publik non alami, mengenai luasan dan fungsi RTH, terhadap kesesuaian dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri (Permen) PU no.05/PRT/M/2008. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, penelitian dilakukan di Manado yaitu di Lapangan Sparta Tikala, Taman Kesatuan Bangsa Wenang, dan Lapangan KONI Sario. Pengumpulan data diawali dengan identifikasi terhadap data-data yang dibutuhkan dalam proses penelitian. Data yang digunakan dibagi atas dua yaitu data primer yang merupakan data utama yang digunakan dalam proses analisis dan data sekunder yaitu data yang digunakan sebagai standar dan pedoman dalam analisis. Pengumpulan data/informasi dilakukan dengan cara survey lapangan, membuat kuesioner, dan wawancara dengan responden juga studi literatur mengenai Ruang Terbuka Hijau terutama Ruang Terbuka Hijau Publik non alami. Pengolahan data menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Kerangka Rancangan Penelitian dibuat untuk mencapai tujuan penelitian, yang terdiri dari tahap awal penelitian berupa latar belakang dan perumusan masalah, tujuan, dan kajian pustaka. Tahap proses penelitian berupa pengumpulan data/informasi, analisis, dan hasil penelitian dan tahap akhir yaitu kesimpulan.
Pengaruh Nilai Sand Equivalent Dan Durasi Perendaman Terhadap Durabilitas Campuran Aspal Beton Bambang Widodo; Noldie Kondoj; Tampanatu Sompie; Novriana Pangemanan
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 3 No 1 (2021): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v3i1.261

Abstract

Aspal Beton adalah jenis perkerasan jalan dari campuran agregat, dengan bahan pengikat aspal. Sumber agregat tidak pernah luput dari bahan yang merugikan, seperti butiran lunak atau lempung. Curah hujan yang tinggi dan sistem drainase yang tidak baik, berkontribusi positif pada kerusakan lapis perkerasan aspal beton. Salah satu karakteristik aspal beton adalah Durabilitas yaitu; keawetan campuran aspal terhadap perubahan cuaca, kadar air, suhu, maupun keausan akibat gerusan roda kendaraan. Sejalan dengan uraian tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Nilai Sand Equivalent dan waktu perendaman terhadap durabilitas campuran aspal beton. Dengan metode eksperimen di Laboratorium terhadap beberapa bahan baku aspal, agregat dan sampel campuran aspal – agregat dengan memperlakukan beberapa variasi campuran Nilai Sand Equivalent (50, 60, 70, 80 dan 90 %) dan waktu perendaman (24 dan 48 jam) terhadap kadar aspal optimum diperoleh Durabilitas campuran Aspal Beton pada perendaman 24 dan 48 jam berturut-turut pada batas kadar SE 83,43 % dan 85,67 % masih durable.
Pengaruh pemanfaatan Silica fume dan superplasticizer polymer terhadap kuat tekan beton pra-cetak mutu tinggi Ventje Berty Slat; Steve W.M Supit; Noldie Kondoj; Chrisviano W.M Tulung
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 2 No 2 (2020): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v2i2.248

Abstract

Beton merupakan bahan penyusun utama dalam struktur bangunan sipil, penggunaan beton salah satunya juga ada pada penggunaan beton Precast dan Pre-stress mutu tinggi yang biasa diaplikasikan ada jembatan bentang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi beton mutu tinggi dengan menggunakan bahan tambah Superplasticizer polymer (SP) type Ligno C-165 dan Silica fume. Prosentase superplasticizer polymer yang digunakan adalah 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1%, 1,25% dan 1,5% dari berat binders (semen+silica fume) sedangkan prosentase silica fume sebagai pengganti semen adalah sebesar 5% dari berat semen. Proses pengujian dilakukan di Laboratorium Uji Bahan Politeknik Negeri Manado dengan membuat benda uji silinder berukuran 150mmx300mm. Pengujian dilakukan pada 3, 7, 14, 21 dan 28 hari setelah perawatan melalui perendaman air. Hasil pengujian menunjukan pada 28 hari dengan menggunakan persentasi 5% Silica fume dan 1,5% Superplasticizer polymer beton mengalami penguatan yang cukup siknifikan sampai mencapai 66,43 MPa dari mutu rencana 40 MPa. Adapun pengaruh pereduksian air terjadi sampai 44,4% dari total penggunaan air yang dibutuhkan. Faktor utama yang terjadi yaitu pengikatan awal beton yang semakin cepat dari waktu pengikatan beton normal yang tidak menggunakan bahan tambah.
Pengaruh Penambahan Limbah Kaca Terhadap Perilaku Mekanis Beton Seska Nicolaas; Rilya Rumbayan; Michelle Maleke
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 1 No 2 (2019): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v1i2.232

Abstract

Limbah merupakan masalah serius seiring berkembangnya teknologi. Limbah kacamerupakan salah satu limbah yang banyak dihasilkan dari kehidupan masyarakat terutama dikota-kota besar. Limbah kaca merupakan material anorganik sehingga ketika dibuang ke alamtidak dapat didaur ulang secara alami. Dengan demikian agar limbah tidak mencemarilingkungan maka perlu ada tindakan yang tepat untuk menanganinya yaitu denganmenggunakannya kembali. Oleh karena banyaknya penggunaan beton dan potensi kaca dilihatdari kandungan kimia silika yang tinggi, maka peneliti bermaksud meneliti pengaruhpemanfaatan limbah kaca sebagai bahan tambah untuk campuran beton. Penelitian yangdilakukan ialah uji kuat tekan, kuat lentur serta penyerapan beton. Kaca yang dapat menjadimaterial pozzolan ketika dihancurkan hingga menjadi serbuk diharapkan bisa bermanfaatsebagai filler dan binder. Pengujian terhadap beton dengan penambahan kaca dilakukandengan variasi 0%, 3%, 4% dan 5% dari berat semen. Kaca yang digunakan ialah kaca yanglolos saringan no. 4 (ukuran butir maksimum 4,75 mm). Hasil kuat tekan dan kuat lentur yangdiperoleh mencapai nilai tertinggi dengan penambahan kaca 5%, dengan nilai kuat tekan yangdiperoleh sebesar 25,348 MPa, nilai tersebut meningkat 21,440 % dari variasi 0% sebagaibeton normal dan nilai kuat lentur yaitu sebesar 5,919 MPa. Dengan demikian limbah kacadapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah untuk campuran beton sebab dapat memberikanpengaruh positif bagi kinerja beton.
Penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Industri Prefabrikasi Rumah Kayu Tradisional Minahasa di Kelurahan Woloan Kota Tomohon (Studi Kasus: CV. Woloan) Beldie Aryona Tombeg
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 2 No 3 (2020): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v2i3.253

Abstract

Penerapan sistem pengendalian K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) saat ini menjadi sebuah hal yang sangat penting dan mendesak, ini dikarenakan isu K3 menyangkut Hak asasi manusia (HAM), hukum, ekonomi dan sosial masyarakat. Studi Penerapan Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada industri prefabrikasi rumah kayu Minahasa di Woloan dilakukan pada CV. Woloan sebagai salah satu produsen yang berlokasi di kawasan industri Rumah panggung kayu woloan Kota Tomohon. Adapun yang dipelajari adalah bagaimana proses produksi dengan menggunakan alat modern maupun alat manual mulai dari pengolahan bahan mentah hingga menjadi bahan siap pakai serta proses pembuatan sampai menghasilkan produk akhir dengan berpatokan pada penerapan sistem K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan gambaran mengenai Sistem Penerapan Keselamaan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proses pembuatan prefabrikasi Rumah Kayu Minahasa. Adapun metodologi penelitian yang digunakan yaitu dengan Observasi dan wawancara langsung di lapangan serta dilanjutkan pada tahap identifikasi lokasi, survei visual dan pengambilan dokumentasi objek dilapangan. Hasil kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa CV. Woloan sudah melaksanakan usaha pengendalian dan pencegahan terjadinya kecelakaan kerja melaui program pelatihan dan penyuluhan bagi para pekerja meskipun tidak secara rutin, Sarana dan prasarana penunjang sistem manajemen K3 sudah tersedia walaupun secara kwantitas masih minim dan Pekerja pada CV. Woloan belum memberi perhatian secara serius terhadap penggunaan APD
Ketahanan sulfat dan laju korosi beton yang menggunakan kaolin dan abu terbang Steve W.M Supit; Ferry Sondakh; Regina Waworuntu
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 2 No 1 (2020): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v2i1.239

Abstract

Pemanfaatan sisa limbah industri maupun sumber daya alam sebagai material konstruksi bangunan semakin berkembang dewasa ini karena kandungannya yang menyerupai semen sehingga dapat mengganti sebagian berat semen dalam komposisi campuran beton. Tujuan penelitian ini difokuskan pada evaluasi campuran beton dengan menggunakan kaolin dan abu terbang terhadap ketahanan beton akan sulfat dan laju korosi. Prosentasi kaolin diambil 10% (BK) dari berat semen dan tanpa dikalsinasi sedangkan abu terbang 40% berukuran lolos saringan No.100 (BFA) dan campuran kombinasi dengan 15% abu terbang lolos saringan No.200 (BFA25%+BFA15%). Metode pengujian adalah studi eksperimen di Lab. Uji Bahan Politeknik Negeri Manado dengan prosedur sesuai SNI 03-2834-2000 dan American Society of Testing Materials (ASTM)-standard. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton dengan kandungan kaolin, abu terbang dan kombinasi ukuran partikel abu terbang memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap kandungan asam serta memberikan hasil yang masih setara dengan beton normal pada uji laju korosi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan kaolin dan abu terbang dapat menjadi alternatif material konstruksi khusunya di daerah-daerah yang korosif.
Studi Pilihan Moda Transportasi Anak Sekolah Dasar Febriane Paulina Makalew
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 1 No 1 (2019): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v1i1.219

Abstract

Tujuan perjalanan bagi pengguna transportasi dapat ditempuh dengan menggunakan berbagai pilihan moda perjalanan. Pilihan moda transportasi dengan tujuan perjalanan sekolah dasar merupakan studi yang menarik dengan anak sebagai pengguna transportasi. Dalam penentuan pilihan moda transportasi, mayoritas penentu adalah oleh orang dewasa. Meskipun peran anak dalam pemilihan moda terbatas tetapi pengaruh penggunaan moda yang berbeda untuk pergi ke sekolah dan kembali ke rumah memberi dampak yang besar bagi penggunaan ruang dan akses di area yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pilihan moda transportasi anak sekolah dasar. Data diperoleh dari hasil survei dan kuesioner pada sampel 6 sekolah dasar di kota Manado dan Minahasa. Hasil yang diperoleh adalah pilihan moda bergantung pada pilihan orang tua, pilihan anak, fasilitas sekolah, jarak dari rumah ke sekolah dan waktu penggunaan moda. Ditemukan hasil adanya perbedaan penggunaan moda transportasi saat pergi ke sekolah dan pulang sekolah. Pilihan moda transportasi diantaranya berjalan kaki, diantar dengan menggunakan sepeda motor, diantar dengan menggunakan mobil, dengan kendaraan umum dan dengan menggunakan bis sekolah. Pilihan moda berjalan kaki memberikan pengaruh yang besar bagi perlaku anak yang mempengaruhi penggunaan ruang berjalan kaki. Diharapkan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pilihan moda transportasi yang lebih beragam bagi penyediaan fasilitas infrastruktur yang ramah anak.
Kapasitas Lentur Beton Berserat Abaca Herman Tumengkol; Reiner Tampi
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 3 No 1 (2021): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v3i1.260

Abstract

Studi penelitian ini membahas tentang kapasitas lentur balok beton tanpa tulangan menggunakan serat abaca terhadap balok beton normal. Metode pencampuran beton berserat abaca yang digunakan dalam pencampuran ini adalah metode pencampuran kering. Penambahan serat abaca untuk campuran beton dilakukan dengan komposisi serat abaca 0%, 0,15%, 0,20%, 0,25% dengan panjang serat 50 mm. Benda uji berupa balok (100 mm x 100 mm x 400 mm), diuji setelah benda uji mencapai umur 28 hari pada alat Universal Testing Machine (UTM) dan dievaluasi melalui standart ASTM dalam pengujian kuat lentur. Peningkatan kuat lentur sangat dipengaruhi oleh volume serat dimana volume serat sampai batas tertentu akan memberikan kuat lentur yang optimal. Hasil yang didapat dari campuran beton berserat abaca untuk uji lentur balok berserat abaca dengan panjang serat 50 mm dan volume serat 0.15% merupakan hasil yang terbaik dimana terjadi peningkatan sebesar 40,19 % terhadap balok beton normal.