cover
Contact Name
Rusyda Fauzana
Contact Email
rusyda@uin-suska.ac.id
Phone
+6285355991278
Journal Mail Official
jurnal.idarotuna@uin-suska.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah
ISSN : 26544709     EISSN : 26544938     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/idarotuna.v2i2
IDAROTUNA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini adalah media komunikasi ilmiah antarpeminat ilmu manajemen dakwah yang terdiri dari dosen, pakar dan praktisi, mahasiswa dan lain sebagainya. Jurnal Idarotuna mengangkat tulisan/karya ilmiah di bidang manajemen dakwah dengan fokus tema meliputi Manajemen Dakwah Lembaga, Manajemen Haji, Manajemen Umrah/Perjalanan Islami, Manajemen Zakat dan Wakaf, dan Strategi Dakwah. Artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat, gagasan-gagasan orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Artikel dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian manajemen dakwah.
Articles 104 Documents
Masjid Jami’ Lasem sebagai Ruang Representasi Publik : Kajian Manajemen Fungsi Sosial Masjid Berlian Budi Alimmah; Lukmanul Hakim; Siti Prihatiningtyas
Idarotuna Vol. 8 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v8i1.38154

Abstract

The purpose of this research is to find out the management of the mosque's social function carried out by the takmir at the Jami Lasem Mosque, Rembang Regency. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman. The findings show that the takmir has successfully implemented the mosque’s social functions effectively and optimally. Resources are managed efficiently, community and congregational participation has increased, and positive impacts are seen in the social, humanitarian, and spiritual aspects of the surrounding society. In addition to serving as a place of worship, the mosque functions as a center for community-based social activities. The management provides adequate facilities and creates a safe and comfortable environment for worshippers. The mosque plays a significant role in the lives of local residents, serving as a hub for religious, social, and humanitarian empowerment in the Lasem area.  
Managing Dialogic Da’wah for Strengthening Santri Intellectual Capacity: A Case Study at Al-Khoridah Islamic Boarding School, Kudus Ahmad Shofi Muhyiddin
Idarotuna Vol. 8 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v8i1.40267

Abstract

This study examines the management of a dialogic da’wah program and explores its relevance to intellectual learning opportunities for students (santri) at Al-Khoridah Islamic Boarding School, Kudus, Indonesia. The research employed a qualitative approach using a descriptive case study design conducted at a single research site. Ten participants were purposively selected, consisting of program managers, organizing committee members, and santri. Data were collected through in-depth interviews, two sessions of non-participant observation, field notes, and institutional documents. Data analysis followed the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing or verification, while data trustworthiness was ensured through source, technique, and time triangulation. The findings reveal that the management functions of planning, organizing, implementation, and control shape the dialogic da’wah program as a structured learning process. Introductory materials, academic explanations, interactive question-and-answer sessions, opportunities for participant engagement, and post-session reflections provide learning spaces that support understanding, analytical reasoning, communication skills, and independent information processing. Nevertheless, participation levels varied among santri due to differences in self-confidence and prior discussion experience. This study offers an empirical account of dialogic da’wah management as a learning environment with the potential to support the intellectual capacity development of santri, while avoiding causal claims regarding intellectual development outcomes.
Aktivisme Digital dan Dakwah Visual Instagram: Representasi Makna Lukisan Semangka Karya Beesan Arafat di Instagram Amelia Rahmah; Dony Arung Triantoro
Idarotuna Vol. 8 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v8i1.40345

Abstract

Dakwah visual melalui lukisan semangka, tidak hanya sebagai bentuk ekspresi simbolik, tetapi juga memiliki makna yang kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis representasi makna lukisan semangka karya Beesan Arafat di Instagram. Artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan netnografi visual. Adapun data artikel diperoleh melalui akun Instagram @beesan.arafat dan wawancara online. Data dianalisis menggunakan semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan semangka karya Beesan Arafat merepresentasikan identitas, budaya, dan kehidupan masyarakat Palestina. Warna buah semangka yang terdiri dari merah, putih, hijau, dan hitam merepresentasikan bendera Palestina. Kemudian piring bermotif biru-putih merepresentasikan piring tradisional daerah Hebron, Palestina, yang menjadi warisan budaya. Sedangkan latar belakang hijau merepresentasikan tumbuhan atau kehidupan Palestina. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa dakwah visual yang tidak hanya dipahami sebagai penyampaian pesan keagamaan melalui desain dan ilustrasi bernuansa religius, tetapi juga sebagai proses komunikasi nilai-nilai kemanusiaan yang dikonstruksi melalui lukisan yang tidak selalu bernuansa religius.
Popularisme Pendakwah Perempuan di Media Digital: Sebuah Kajian Netnografi Tika Mutia
Idarotuna Vol. 8 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v8i1.40370

Abstract

This study aims to examine how female preachers in Indonesia build, maintain, and negotiate their popularity through digital communication practices. The phenomenon is analyzed using a netnographic approach, covering aspects such as dakwah (religious outreach) content, audience interaction, communication styles, popular themes among women, and the construction of popularity by preachers such as Ustadzah Oki Setiana Dewi and Mamah Dedeh on social media platforms TikTok, Instagram, YouTube, and X from early to mid-2026. The findings indicate that female preachers face the challenge of producing engaging and accessible content without compromising religious substance. This situation gives rise to a negotiation process involving religious values, female identity, popularity, and the logic of digital platforms. The thematic patterns employed by Ustadzah Oki Setiana Dewi emphasize educational and inspirational elements, whereas Mamah Dedeh’s patterns tend to be interactive and consultative.   Keywords: Preachers; Woman; Netnography;Digital Communication  

Page 11 of 11 | Total Record : 104