cover
Contact Name
Rusyda Fauzana
Contact Email
rusyda@uin-suska.ac.id
Phone
+6285355991278
Journal Mail Official
jurnal.idarotuna@uin-suska.ac.id
Editorial Address
2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah
ISSN : 26544709     EISSN : 26544938     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/idarotuna.v2i2
IDAROTUNA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini adalah media komunikasi ilmiah antarpeminat ilmu manajemen dakwah yang terdiri dari dosen, pakar dan praktisi, mahasiswa dan lain sebagainya. Jurnal Idarotuna mengangkat tulisan/karya ilmiah di bidang manajemen dakwah dengan fokus tema meliputi Manajemen Dakwah Lembaga, Manajemen Haji, Manajemen Umrah/Perjalanan Islami, Manajemen Zakat dan Wakaf, dan Strategi Dakwah. Artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat, gagasan-gagasan orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris. Artikel dapat berupa hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan, analisis teori, asumsi empirik yang berkaitan dengan pengembangan kajian manajemen dakwah.
Articles 98 Documents
Analisis Manajemen Komunikasi Dakwah Pada Program Volunteer di Theelhawi Serial Hanifah, Najmy; Nurdin, Ali
Idarotuna Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v6i1.30265

Abstract

Kegiatan dakwah pada masa kini memiliki bentuk yang beraneka ragam, salah satunya adalah program volunteer. Tujuan  dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen komunikasi dakwah pada program volunteer di Theelhawi serial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di theehawi, serial. Sumber data yang dimiliki oleh peneliti adalah wawancara dengan Shinshei Hilya Elhawi, selaku faunder Theelhawi dan pembina secara langsung, observasi di kalangan volunteer, dan dokumentasi. Tehnik analisis menggunakan dua cara yakni dengan cara analisis teks media dan  analisis interaktif miles and Huberman yang terbagi menjadi tiga tahap yakni  reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen komunikasi dawah yang di gunakan dalam program volunteer ini terbagi menjadi dua. Pertama, internal yaitu mencakup fasilitas yang di dapatkan oleh para volunteer meliputi halaqah bimbingan Ijazah sanad, bedah kitab di bidang kesehatan, dan membangun persaudaran dari seluruh Indonesia. Kedua, eksternal yang mencakup kegiatan volunteer meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi.
Dakwah Inklusif sebagai Sarana Generasi Z untuk Mewujudkan Moderasi Beragama Wardah, Saidah Nabila; Hawa, Rahma Nur; Zahra, Sarah Aufa; Nabilah, Syifa; Anwar, Saepul
Idarotuna Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v6i1.27072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan dari ulama yang ada di sekitar masyarakat mengenai perbedaan agama, moderasi beragama, serta dakwah inklusif sebagai sarana mewujudkan moderasi beragama di generasi Z saat ini. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber. Wawancara mendalam dilakukan kepada para ulama dari organisasi kemasyarakatan yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Persatuan Islam (Persis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan agama adalah sebuah keniscayaan dan harus diterima dengan sikap toleransi untuk menjaga kerukunan beragama. Moderasi beragama adalah cara pandan, sikap, dan perilaku beragama yang selalu mengambil posisi di tengah-tengah, bertindak adil, dan tidak ekstrim. Dengan demikian, berdakwah di generasi Z dengan metode inklusif menjadi jalan untuk menjaga keharmonisan di masyarakat Indonesia yang beragam.
Dakwah, Muslim Milenial dan Kampus: Studi pada UKMI Ar-Royan Universitas Riau Fz, Yudhisti Indra; Triantoro, Dony Arung; Putri, Indah Mardini; Putra, Bayu
Idarotuna Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v7i2.34149

Abstract

Saat ini, aktivitas dakwah tidak lagi terbatas pada para ustadz yang berafiliasi dengan lembaga keagamaan atau berlatar belakang pendidikan pesantren. Dakwah juga semakin banyak dilakukan oleh Muslim milenial, terutama di kalangan mahasiswa. Tulisan ini mengkaji para aktivis kampus yang tergabung dalam Gerakan Dakwah UKMI Ar-Royan di Universitas Riau. Penelitian ini berfokus pada dua pertanyaan utama: (1) bagaimana sejarah dan dinamika perkembangan gerakan dakwah kampus UKMI Ar-Royan, dan (2) bagaimana bentuk-bentuk kegiatan dakwah yang mereka jalankan. Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sejarah dan perkembangan UKMI Ar-Royan tidak dapat dipisahkan dari aktivisme dakwah kampus yang lebih dulu muncul di perguruan tinggi lain. Adapun kegiatan dakwah yang dilakukan UKMI Ar-Royan meliputi kajian rutin, program dakwah berbasis minat dan bakat, dakwah fi’ah, serta dakwah melalui media sosial. Ragam aktivitas ini mengindikasikan bahwa dakwah kontemporer telah berkembang menjadi lebih fleksibel dan adaptif, menyesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan Muslim milenial agar pesan dakwah lebih mudah diterima.
Revitalisasi Tradisi Turats Pesantren: Fikih Praktis Sebagai Sarana Dakwah Di Era Digital Kafani, M Muammar; Syamsul, Ilham
Idarotuna Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v7i2.34885

Abstract

Pondok pesantren, sebagai institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia, memiliki peran penting dalam menjaga tradisi intelektual Islam (turats) dan menyebarkan ajaran agama. Namun, di era digital, keberlanjutan tradisi ini menghadapi tantangan seiring dengan pergeseran preferensi masyarakat terhadap konten yang singkat, visual, dan mudah diakses. Media sosial memberikan peluang strategis bagi pesantren untuk merevitalisasi tradisi turats melalui penyajian fikih praktis yang menawarkan solusi aplikatif atas persoalan sehari-hari dan menjembatani ajaran tekstual dengan realitas kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian kepustakaan dan analisis konten guna mengeksplorasi strategi adaptasi nilai-nilai turats ke dalam format digital yang tetap otentik dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten fikih praktis yang kreatif, inovatif, dan berbasis dalil sahih mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap ajaran Islam, meskipun masih dihadapkan pada tantangan dalam menjaga kedalaman dan akurasi ilmiah. Revitalisasi ini menegaskan pentingnya integrasi antara tradisi dan teknologi dalam dakwah Islam, sekaligus membuka peluang bagi pesantren untuk menjadikan turats sebagai solusi yang kontekstual dan strategis di tengah era globalisasi dan digitalisasi.
Evaluasi Strategi Dakwah Muhammadiyah di Wilayah eks-Karesidenan Surakarta Subando, Joko; Muslimin, Edy
Idarotuna Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v7i2.32643

Abstract

Evaluasi terhadap strategi dakwah Muhammadiyah menjadi penting dilakukan untuk memastikan bahwa gerak dakwah persyarikatan tetap relevan dengan dinamika sosial keumatan yang terus berkembang. Selain itu, pemetaan kekuatan ideologi melalui perspektif warga persyarikatan diperlukan untuk menilai sejauh mana strategi dakwah yang diterapkan telah mendukung terwujudnya cita-cita perjuangan Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan peta kekuatan ideologi Muhammadiyah dari aspek penilaian strategi dakwah persyarikatan dalam mewujudkan cita-cita hidup Muhammadiyah. Penelitian menggunakan metode survey dengan responden yang dilibatkan sebanyak 323 warga Muhammadiyah di wilayah Sragen, Karanganyar, Surakarta, Boyolali, Sukoharjo dan Klaten. Instrumen pengumpulan data menggunakan alat ukur kekuatan ideologi Muhammadiyah yang dikembangkan oleh Subando, Samsuri dan Muslimin. Data hasil penilaian responden terhadap strategi Muhammadiyah dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut warga Muhammadiyah urutan strategi yang perlu dilakukan oleh pengurus dalam mewujudkan cita-cita Muhammadiyah adalah pembinaan masyarakat (3,82), peningkatan kualitas hidup masyarakat (3,77), penguatan kader (3,74), strategi berpolitik dan bernegara (3,72) dan yang terakhir adalah penguatan persyarikatan (3,52). Penelitian ini merekomendasikan kepada pimpinan daerah di wilayah eks-Karesidenan Surakarta untuk menyusun program kerja berdasar skala prioritas sebagaimana hasil penelitian di atas.  
Strategi Dakwah Perspektif Kesetaraan Gender Pada Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (RISMA-JT) Carolina, Nanda Putri; Algifahmy, Ayu Faiza
Idarotuna Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v7i2.36132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dakwah yang efektif dalam mewujudkan kesetaraan gender pada remaja Islam di Masjid Agung Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pengurus Masjid Agung Jawa Tengah sebagai informan kunci. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi dakwah yang tepat mencakup pemberian materi dakwah yang menekankan prinsip kesetaraan dalam Islam, pelibatan tokoh agama dan pemuda terkemuka sebagai teladan, serta pemanfaatan media sosial dan forum diskusi untuk menjangkau remaja secara lebih luas. Selain itu, kerja sama dengan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat sipil juga diperlukan untuk memperkuat dampak dakwah dalam mewujudkan kesetaraan gender di kalangan remaja Muslim.
Dari Konservatif ke Modern: Program Dakwah Komunitas Riau Indonesia Mengaji di Provinsi Riau Permatasari, Putri Inda; Azwar, Azwar; Pramana, M Agung
Idarotuna Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v7i2.37977

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pelaksanaan program dakwah Komunitas Riau Indonesia Mengaji di Provinsi Riau yang telah melaksanakan program -program dakwahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program dakwah Komunitas Riau Indonesia Mengaji di Provinsi Riau terlaksanakan. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dakwah komunitas Riau Indonesia Mengaji dilaksanakan dengan baik di Provinsi Riau di tandai dengan telah  terdistribusikan mushaf Al-Qur’an di Provinsi Riau sebanyak 91.088 mushaf Al-Qur’an, Kemudian untuk program pembinaan mengaji sempat terhenti dan dialihkan dengan membina pondok pesantren zikir madani dengan pertimbangan visi misi yang ingin dicapai. Komunitas ini melakukan pengembangan program pembinaan yaitu program pembinaan lapas untuk mendukung program pembinaan narapidana di Provinsi Riau. Selanjutnya dakwah pada akun media sosial @Komunitas Riau Indonesia Mengaji menandai bahwa komunitas ini juga bertransformasi dalam meginisiasi dakwah mengikuti Era Teknologi. 
Dakwah Kultural dan Keluarga Modern: Antara Pelestarian Nilai Tradisional dan Tantangan Globalisasi Linda, Rosa; Sunata, Ivan
Idarotuna Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idarotuna.v7i2.36524

Abstract

Abstract: Globalization and digitalization are changing the pattern of modern family life, posing challenges in balancing traditional Islamic values with modernity. This descriptive qualitative research aims to examine how effective cultural da'wah is in maintaining the balance of traditional values and the challenges of globalization in the modern Muslim family. Literature studies and literature research are used to analyze how Muslim families adapt to social, cultural, and technological changes while maintaining Islamic values. The findings of this study show the important role that cultural da'wah plays in preserving traditional family values and provide practical strategies to face the challenges of modernization and digitalization. The comprehensive analysis shows how cultural da'wah, with its local culture-based approach and integration of traditional values with Islamic teachings, contributes to the resilience of contemporary Muslim families. Abstrak: Globalisasi dan digitalisasi mengubah pola kehidupan keluarga modern, menimbulkan tantangan dalam menyeimbangkan nilai-nilai tradisional Islam dengan modernitas. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan meneliti seberapa efektif dakwah kultural dalam menjaga keseimbangan nilai-nilai tradisional dan tantangan globalisasi dalam keluarga Muslim modern. Studi literatur dan penelitian kepustakaan digunakan untuk menganalisis bagaimana keluarga Muslim beradaptasi dengan perubahan sosial, budaya, dan teknologi sambil mempertahankan nilai-nilai Islam. Temuan penelitian ini menunjukkan peran penting yang dimainkan dakwah kultural dalam melestarikan nilai-nilai keluarga tradisional dan memberikan strategi praktis untuk menghadapi tantangan modernisasi dan digitalisasi. Analisis komprehensif menunjukkan bagaimana dakwah kultural, dengan pendekatan berbasis budaya lokal dan integrasi nilai-nilai tradisional dengan ajaran Islam, berkontribusi pada ketahanan keluarga Muslim kontemporer.  

Page 10 of 10 | Total Record : 98