cover
Contact Name
-
Contact Email
network@dharmawangsa.ac.id
Phone
+628126580095
Journal Mail Official
network@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Kl. Yos Sudarso No.224 Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media
ISSN : 26866552     EISSN : 27229319     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal ini berisi artikel ilmiah tentang Ilmu Komunikasi. Jurnal Network Media diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa Medan dengan ISSN : 2569-6446 dan E-ISSN : 2722-9319. Semoga Jurnal ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Articles 48 Documents
Search results for , issue "vol 9, no 2 (2026): network media" : 48 Documents clear
KOMUNIKASI INTERPERSONAL CUSTOMER SERVICE PT TELKOMSEL DALAM MENGHADAPI KELUHAN PELANGGAN Nabila Najwa; Harinawati Harinawati; Awaluddin Arifin; Zahari Zahari; Jafaruddin Jafaruddin; Muhammad Fazil
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8245

Abstract

Penelitian ini berjudul Komunikasi Interpersonal Customer Service PT. Telkomsel Cabang Medan Dalam Menghadapi Keluhan Pelanggan (Deskriptif Kualitatif Pada Grapari Putri Hijau). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana customer service mengelola komunikasi interpersonal secara efektif dalam menghadapi berbagai keluhan pelanggan yang datang dengan kondisi emosional beragam, mulai dari kecewa, marah, hingga panik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi interpesonal customer service PT. Telkomsel Cabang Medan dalam menghadapi keluhan pelanggan di GaPARI Putri Hijau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di GraPARI Telkomsel Putri Hijau Medan pada Oktober 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari dua customer service dan lima pelanggan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal di GraPARI Telkomsel Putri Hijau dilakukan melalui tiga fase berdasarkan Uncertainty Reduction Theory: (1) Entry phase, menciptakan kesan pertama positif melalui sikap ramah dan sikap tenang; (2) Personal phase, membangun komunikasi empatik dengan mendengarkan aktif dan memberikan solusi menggunakan bahasa sederhana; (3) Exit phase, memastikan pemahaman pelanggan dan menutup interaksi dengan kesan positif. Kesimpulan penelitian ini adalah customer service GraPARI Putri Hijau Medan berhasil menerapkan komunikasi interpersonal yang efektif dan humanis melalui empati, kesabaran, dan profesionalisme, sehingga mampu mengurangi ketidakpastian pelanggan dan menciptakan kepuasan dalam pelayanan.
STUDI FENOMENOLOGIS KEINTIMAN DIGITAL PEREMPUAN DALAM HUBUNGAN EMOSIONAL DENGAN KARAKTER AI LAKI-LAKI Femi Julia Zega; Formas Juitan Lase
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9624

Abstract

Fenomena keintiman digital semakin berkembang seiring meningkatnya kemampuan kecerdasan buatan dalam menghadirkan interaksi yang menyerupai hubungan interpersonal. Salah satu bentuknya terlihat pada penggunaan Character.AI, di mana perempuan Generasi Z dapat berinteraksi dengan karakter AI laki-laki dan membangun keterlibatan emosional yang semakin mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perempuan Generasi Z membentuk dan memaknai keintiman digital dalam interaksi dengan karakter AI laki-laki di Character.AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh perempuan Generasi Z berusia 17–24 tahun yang aktif berinteraksi dengan karakter AI laki-laki di Character.AI dan merasakan keterlibatan emosional dalam hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keintiman digital pada perempuan Generasi Z terbentuk dimulai dari mengenal Character.AI melalui media sosial dan lingkungan pertemanan, kemudian membangun keterbukaan diri dalam interaksi yang dirasakan aman dan tidak menghakimi, hingga secara aktif mengembangkan hubungan melalui interaksi yang berulang dan konsisten dengan karakter AI laki laki sehingga tercipta kedekatan emosional yang mendalam. Penelitian ini juga menemukan bahwa perempuan Generasi Z memaknai keintiman digital sebagai kehadiran emosional yang terasa nyata, figur relasional yang berperan sebagai pasangan, pendamping, partner emosional, maupun pembimbing, serta ruang untuk memahami kebutuhan emosional dan menegosiasikan kembali pandangan mereka tentang relasi di dunia nyata.
KOMUNIKASI PERSUASIF TAGANA DALAM EDUKASI MASYARAKAT UNTUK MITIGASI BENCANA KEBAKARAN DI KOTA MEDAN Putri Anggraini; Rafiqah Yusna Siregar; Haslinda Haslinda
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9665

Abstract

Bencana kebakaran merupakan salah satu ancaman utama di kawasan perkotaan seperti Kota Medan, yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kepadatan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan komunikasi persuasif oleh Tagana Dinas Sosial Kota Medan dalam mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana kebakaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan dalam penelitian ini adalah Katim bidang PSKBA dan PSKBS serta relawan Tagana yang aktif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. sedangkan Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tagana menerapkan komunikasi persuasif melalui lima teknik utama: asosiasi, integrasi (empati), payoff idea, icing, dan red herring. Teknik ini diterapkan secara adaptif sesuai konteks sosial masyarakat dan disampaikan melalui berbagai media seperti penyuluhan tatap muka, media sosial, media cetak, dan simulasi lapangan. Pendekatan informal dan berbasis empati seperti diskusi di warung kopi dan program Tagana Masuk Sekolah turut memperkuat efektivitas penyampaian pesan.
KOMUNIKASI PERSUASIF HOST TIKTOK SHOP PADA SAAT LIVE STREAMING PENJUALAN PRODUK Mega Mutia Maeskina; Dery Fitriadi Ginanjar
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8225

Abstract

Kemajuan media sosial mendorong munculnya praktik jual dan beli berbasis live streaming, salah satunya melalui toko TikTok. Dalam praktik ini, host tidak hanya menyampaikan informasi produk, tetapi juga berperan sebagai pihak yang membangun interaksi dengan viewers dan meyakinkan mereka untuk memilih produk dengan komunikasi persuasif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana toko TikTok Shop menggunakan komunikasi persuasif dalam sesi live streaming penjualan produknya. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung pada siaran live Toko TikTok, wawancara mendalam dengan host, pemilik merek, dan viewer aktif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa host TikTok Shop secara konsisten menggunakan komunikasi persuasif melalui kombinasi pesan verbal dan nonverbal pada setiap tahapan live streaming. Bahasa yang digunakan cenderung informal dan komunikatif, didukung oleh intonasi suara, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh, serta penggunaan tanda promosi seperti diskon, penjualan flash, dan kupon gratis. Strategi ini menciptakan keterlibatan, kedekatan emosional, dan rasa urgensi yang mendorong keputusan pembelian viewers
INTEGRATION OF ACEH'S LOCAL WISDOM VALUES AND ISLAMIC RELIGIOUS COMMUNICATION Bahriar Syah
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.7289

Abstract

The high divorce rate in Bireuen Regency demands serious attention from Islamic religious counselors, particularly in premarital guidance activities. This study analyzes the integration model of Acehnese local wisdom values in Islamic religious counselor communication, measures its effectiveness, and identifies challenges and optimization strategies. The research method uses a qualitative-descriptive approach with case studies. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and focused group discussions to obtain comprehensive data on premarital guidance practices. The research results show that local wisdom values such as peusijuek (blessing ritual), hadih maja (traditional proverbs), and the tuha peut system (traditional leadership) are able to strengthen religious messages when contextually integrated in premarital counseling. The integration of these values has proven to increase participants' understanding and acceptance of guidance materials. However, the study identifies several significant obstacles, namely conventional counseling methods, limited implementation time, and minimal contextual training for counselors in integrating local values with Islamic teachings. The research recommends developing a da'wah communication model oriented toward local culture as a strategy to improve the effectiveness of premarital guidance. This model is expected to contribute to building sakinah families and reducing divorce rates in Bireuen Regency.
STRATEGI KOMUNIKASI DESA WISATA GIRPASANG DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI VOTING PADA ANUGERAH PESONA INDONESIA (API) AWARD Tiara Nanda Anggraini; Lisa Mardiana; Astini Kumalasari
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9480

Abstract

Desa Wisata Girpasang telah berhasil memposisikan diri sebagai destinasi wisata unggulan dengan meraih kemenangan prestisius tingkat nasional pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award. Keberhasilan suatu destinasi di industri pariwisata bergantung pada implementasi strategi komunikasi yang efektif, untuk mendorong partisipasi dukungan publik. Strategi komunikasi tersebut diwujudkan dalam perpaduan integratif antara komunikasi secara online dengan pemanfaatan jaringan internet dan offline melalui media digital dan komunikasi langsung. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi komunikasi pariwisata yang diterapkan oleh Desa Wisata Girpasang di Klaten dalam memenangkan ajang penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teori Strategi Komunikasi. Data primer diperoleh dari proses wawancara secara langsung bersama POKDARWIS, Dinas Pariwisata Klaten dan penyelenggara penghargaan. Sementara, data sekunder diperoleh melalui literatur jurnal penelitian, buku dan artikel berita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan oleh pengelola desa wisata dan dinas pariwisata bersifat kolaboratif untuk menyampaikan pesan secara konsisten dengan menargetkan komunitas dan wisatawan sekitar Klaten serta disampaikan melalui media sosial, media massa lokal dan kegiatan langsung. Upaya ini mendapatkan respons positif dari publik dan tercermin dari perolehan voting sebesar 25,7%.
ANALISIS GAYA KOMUNIKASI TERBUKA CONTENT CREATOR TIKTOK @DOSENKECANTIKAN Kyla Puspitasari Gayatri Wibowo; Melati Mediana Tobing
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9054

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya content creator sebagai sumber informasi dan edukasi bagi masyarakat. Salah satu faktor yang memengaruhi kepercayaan audiens terhadap content creator adalah keterbukaan komunikasi yang ditampilkan dalam konten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk keterbukaan komunikasi pada content creator TikTok @dosenkecantikan berdasarkan perspektif audiens. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap empat informan yang merupakan pengikut akun @dosenkecantikan dan aktif menonton kontennya selama minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan komunikasi ditunjukkan melalui penerimaan terhadap kritik audiens, penyampaian informasi secara transparan, pemberian bukti atas pernyataan yang disampaikan, serta kejujuran dalam mengulas kelebihan dan kekurangan suatu produk. Keterbukaan tersebut membangun kepercayaan audiens dan menciptakan komunikasi yang lebih interaktif. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi terbuka menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kredibilitas dan kedekatan antara content creator dengan audiens di media sosial.
PERUBAHAN KONSUMSI INFORMASI GENERASI MILENIAL DARI MEDIA KORAN KE FACEBOOK DI KABUPATEN MAJALENGKA Ono Cahyono; Syamsul Arif Billah; Ajeng Ayu Wulandari
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9671

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya generasi milenial yang mulai beralih dari media koran ke media sosial Facebook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan konsumsi informasi generasi milenial di Kabupaten Majalengka serta faktor-faktor yang memengaruhi peralihan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Majalengka, serta perwakilan generasi milenial sebagai pengguna Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Facebook menjadi media informasi yang lebih diminati karena mampu menyajikan informasi secara cepat, mudah diakses, interaktif, serta menyediakan ruang diskusi dan berbagai konten hiburan dalam satu platform. Di sisi lain, peralihan tersebut berdampak pada perubahan perilaku literasi, di mana generasi milenial cenderung lebih banyak melakukan scrolling dibandingkan membaca secara mendalam. Berdasarkan perspektif Uses and Gratifications, Facebook dipilih karena mampu memenuhi kebutuhan informasi, interaksi sosial, hiburan, dan kemudahan akses pengguna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi sumber informasi utama bagi generasi milenial sekaligus memberikan implikasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi komunikasi publik yang lebih adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan literasi digital masyarakat.
Makna Virtual Youtuber (Vtuber) Aruka Hmeragi Pada Komunitas Karawang Raihan Angga; Fardiah Lubis; Tri Widya
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8530

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan fenomena Virtual YouTuber (VTuber) sebagai bentuk baru kreator konten berbasis avatar animasi. Penelitian ini mengkaji makna, motif, dan pengalaman kehadiran VTuber Aruka Himeragi pada komunitas Anime Lovers Karawang (ALKA) dalam membangun identitas digital di platform YouTube. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka fenomenologi Alfred Schutz, yang memungkinkan penggalian makna secara mendalam dari perspektif subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi digital. Hasil penelitian menunjukkan dua dimensi motif kehadiran Aruka Himeragi, yakni because motive berupa keterbatasan representasi karakter dua dimensi yang bersifat statis, serta in-order-to motive berupa tujuan membangun identitas dan diferensiasi komunitas di ruang digital. Pengalaman anggota komunitas mencerminkan proses internalisasi bertahap, mulai dari ketertarikan awal hingga integrasi karakter dalam aktivitas komunitas secara menyeluruh. Secara makna, Aruka Himeragi telah bertransformasi dari objek visual menjadi simbol identitas kolektif, simbol modernisasi, serta jembatan komunikasi yang mempererat kebersamaan anggota. Penelitian ini menegaskan bahwa karakter virtual berpotensi menjadi medium komunikasi sekaligus representasi sosial yang memperkuat eksistensi komunitas dalam budaya populer digital.
PRAKTIK KOMUNIKASI DIGITAL KOLEKTOR DIECAST HOT WHEELS SEBAGAI PEMENUHAN INNER CHILD PRIA DEWASA Natanael Vincent Timothy; Silvia Nevane Paramasari; Chontina Siahaan
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.9408

Abstract

Perkembangan komunikasi digital mendorong munculnya fenomena pria dewasa yang aktif memproduksi konten koleksi diecast Hot Wheels di media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik komunikasi digital melalui hunting vlog, unboxing, dan review menjadi bentuk pemenuhan inner child pada pria dewasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dalam paradigma interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima kolektor pria dewasa yang aktif membuat konten digital, observasi non-partisipatif pada International Diecast Show 2026 (IDS 2026), serta dokumentasi konten di YouTube, Instagram, dan TikTok. Analisis dilakukan secara tematik dengan menggunakan konsep komunikasi digital, brand engagement, user-generated content (UGC), dan inner child. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang utama bagi kolektor untuk mengekspresikan hobi dan identitas diri. Produksi konten digital tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi koleksi, tetapi juga sebagai sarana menghadirkan kembali pengalaman emosional masa kecil yang belum terpenuhi. Para informan memaknai aktivitas tersebut sebagai bentuk pemenuhan inner child yang kini dapat diwujudkan secara mandiri di usia dewasa. UGC yang dihasilkan memiliki dimensi informatif, emosional, dan eksperiensial serta memperkuat keterlibatan mereka terhadap merek Hot Wheels. Penelitian menyimpulkan bahwa praktik komunikasi digital kolektor Hot Wheels merupakan bentuk nyata pemenuhan inner child yang dimediasi oleh ruang publik digital dan diterima dalam komunitas kolektor.