cover
Contact Name
Cucun Alep Riyanto
Contact Email
cucun.riyanto@uksw.edu
Phone
+628136909 4764
Journal Mail Official
juses.fsm@adm.uksw.edu
Editorial Address
Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Central Java, Indonesia
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains dan Edukasi Sains
ISSN : -     EISSN : 26543206     DOI : https://doi.org/10.24246
Core Subject : Science, Education,
The Jurnal Sains dan Edukasi Sains (JuSES) is open access and peer-reviewed journal publishing in Indonesian. It aims to publish academic articles such as original articles and review articles of conceptual, experimental, theoretical, and applied in the field of Mathematics and Natural Sciences from the following subject areas: Biology Biology Education Chemistry Chemistry Education Physics Physics Education Mathematics Mathematics Education Natural Sciences Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
Identifikasi Metabolit Sekunder pada Sopi Kualin (SOKLIN) yang Dibuat Dengan dan Tanpa Fermentasi di Desa Kualin Nusa Tenggara Timur Matheos J Takaeb; Marince Inforsalina Leo
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p111-116

Abstract

Nusa Tenggara Timur memiliki berbagai kearifan lokal dan masih dipertahankan hingga sekarang. Budaya minum sopi sebagai sikap silaturahmi/kebersamaan dalam adat istiadat atau kehidupan sehari-hari. Desa Kualin, kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan menjadi produsen utama untuk minuman sopi yang dikenal dengan nama minumannya “SOKLIN”. Masyarakat desa Kualin menggunakan SOKLIN sebagai mata pecaharian utama. Akan tetapi, kajian sains tentang senyawa metabolit sekunder yang berperan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba pada SOKLIN belum pernah dilakukan sehingga masyarakat menganggap bahwa rendaman sopi sangat berbahaya untuk tubuh. Identifikasi metabolit sekunder pada SOKLIN dengan metode ekstraksi dan fermentasi di Desa Kualin bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan dari dua metode ini. Pada proses ekstraksi maserasi, ramuan sopi direndam menggunakan etanol yang berasal dari pemurnian hasil fermentasi buah pisang kepok melalui tahap destilasi, sedangkan pada fermentasi langsung dibuat campuran antara buah pisang kepok dan ramuan sopi yang disimpan selama 6 hari. Selanjutnya, kedua sampel dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Hasil evaporasi kedua sampel diidentifikasi dengan cara uji fitokimia untuk menetukan golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung didalamnya menggunakan heksan. Hasil uji fitokimia membuktikan bahwa sampel ekstraksi mengandung senyawa flavonoid dan terpenoid sedangkan sampel fermentasi langsung mengandung senyawa terpenoid. Selanjutnya, proses identifikasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis diperoleh serapan panjang gelombang senyawa flavonoid yaitu 486 nm dengan absorbansi 0,499 dan senyawa terpenoid pada panjang gelombang 271 dengan absorbansi 0,40. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa senyawa metabolit sekunder dalam sopi desa Kualin lebih bagus dihasilkan melalui metode ekstraksi maserasi dari pada metode fermentasi.
Inventarisasi Keanekaragaman Vegetasi Pohon yang Dapat Mengkonservasi Air di Kawasan Sumber Mata Air Senjoyo Desti Christian Cahyaningrum; Sri Kasmiyati; Cantika Glodia
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p75-84

Abstract

Air yang menenuhi kriteria kualitas air yang bersih menjadi salah satu standar kualitas hidup masyarakat banyak. Akan tetapi seiring dengan berkembangnya zaman, ketersediaan air yang memenuhi kualitas sangat sulit ditemukan. Masyarakat Kecamatan Sukun yang mengakses air yang sudah terjamin bersih masih sangat minim. Penyakit diare menjadi penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh konsumsi air yang yang paling banyak terjadi di Kecamatan Sukun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara kualitas air tanah dangkal dengan tingkat risiko terkena penyakit pada masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang. Kualitas air tanah dianalisis dengan menggunakan metode Water Quality Index. Tingkat risiko terkena penyakit dianalisis dengan metode Quantitative Microbiological Risk Assessment. Sedangkan untuk mengetahui keterkaitannya menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari penelitian menunjukkan parameter E. coli tergolong cukup tinggi, sedangkan untuk parameter pH, TDS dan suhu tergolong dalam kategori aman. Nilai indeks kualitas air berada pada kategori cukup, baik, dan sangat baik. Tingkat risiko terkena penyakit diare pada masyarakat tergolong tinggi. Keterkaitan antara kualitas air tanah dengan tingkat risiko terkena penyakit di lokasi penelitian tergolong dalam hubungan kuat negatif. Tingkat risiko terkena penyakit diare pada masyarakat tergolong tinggi, akan tetapi fakta di lapangan menujukkan bahwa masyarakat rata-rata tidak mengalami gangguan kesehatan khususnya diare. Hal ini disebabkan karena masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan baik.
Penerapan Metode GPR dan Geoteknik pada Kajian Jalan, Jembatan, dan Lereng : Review Selly Feranie; Adrin Tohari; Ila Karmila; Agustina Dwi Puspitasari
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p51-64

Abstract

Pengujian dan diagnosis non-destruktif sangat populer, karena efektif untuk investigasi atau inspeksi bawah permukaan untuk dapat melakukan pemantauan, prediksi, dan pengelolaan dengan lebih tepat seperti halnya pemantauan kualitas dan kondisi jalan dan jembatan, hingga prediksi kestabilan, dan potensi longsor pada lereng. Pada penelitian ini banyak penelitian menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR) karena kehandalannya dalam mencitrakan struktur lapisan dengan resolusi tinggi sesuai dengan frekuensi yang dibutuhkan. Artikel ini bertujuan mengkaji penerapan metode GPR dan Geoteknik untuk dapat mendeteksi kerusakan infrastruktur dan potensi longsor dengan berfokus pada penelitian terbaru dari tahun 2012 – 2022 yang dipublikasikan di jurnal internasional. Dalam dekade terakhir ini telah banyak dilakukan penelitian tentang evaluasi infrastruktur publik dengan karakteristik struktur lapisan jalan dan jembatan, deteksi retakan, dan stabilitas potensial, sedangkan pada penelitian longsor telah ditentukan parameter fisik dan bidang gelincir untuk menghitung faktor keamanan dan jangkauan jarak menggunakan metode geofisika, geoteknik dan kombinasi keduanya. Dalam studi kasus terbaru, para peneliti telah menggunakan kombinasi metode untuk mencapai hasil yang maksimal, karena metode yang digunakan akan saling melengkapi. Salah satunya menggunakan metode geoteknik dengan menggunakan data bor serta uji laboratorium berupa uji kuat geser, uji oedometer IL, uji triaksial CIU, dan CID untuk mendapatkan potensi longsor yang baik. Sedangkan untuk penilaian infrastruktur publik digunakan metode geoteknik berupa analisis numerik dan uji laboratorium sebagai data pendukung hasil yang diperoleh.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X Boga 1 SMK di Semarang pada Materi Program Linear Elsa Septyana; Nika Dewi Indriati; Intan Indiati; Lilik Ariyanto
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p85-94

Abstract

Keberagaman peserta didik sangat mempengaruhi hasil belajar di kelas. Salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah dengan menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika, khususnya pada pokok bahasan Program Linear. Dalam penelitian ini, digunakan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang melibatkan empat unsur yaitu, visual, auditori, kinestetik, dan membaca-menulis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan dimulai dengan kegiatan prasiklus. Pada setiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluai, dan refleksi. Penelitian dilakukan pada 36 peserta didik kelas X Boga 1 SMK Negeri 6 Semarang. Hasil yang diperoleh pada kegiatan prasiklus menunjukkan bahwa hanya 11 peserta didik (30,56%) yang tuntas, sedangkan 25 peserta didik (69,44%) tidak tuntas dengan nilai rata-rata 65,39. Pada siklus I, terjadi peningkatan jumlah peserta didik yang tuntas menjadi 21 peserta didik (58,33%) dan 15 peserta didik (41,67%) tidak tuntas dengan nilai rata-rata 71,78. Pada siklus II, terjadi peningkatan lagi, dimana jumlah peserta didik yang tuntas mencapai 34 peserta didik (94,44%) dan hanya 2 peserta didik (5,56%) yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata 85,58. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika, khususnya pada pokok bahasan Program Linear di kelas X Boga 1 SMK Negeri 6 Semarang.
Aktivitas Antioksidan dan Sitotoksik Ekstrak Etanol dan Diklorometan Kulit Batang Halay (Alstonia spectabilis R. Br) Lusia Ina Dai; Lodowik Landi Pote; Gerardus Diri Tukan; Maximus M. Taek
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p104-110

Abstract

Salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan untuk pengobatan adalah A. spectabilis R. Br. Tumbuhan A. spectabilis R. Br mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat bermanfaat sebagai obat. Kandungan senyawa metabolit sekunder dalam A. spectabilis R. Br memiliki sifat antimalaria, sitotoksik, antiseptik, antibakteri, antidisentrik, dan antikanker. Oleh karena itu, penelitian tentang aktivitas antioksidan dan sititoksik dari ekstrak etanol dan diklorometan kulit batang halay (A. spectabilis R. Br) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan sitotoksik ekstrak etanol dan diklorometan kulit batang halay (A. spectabilis R. Br). Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 95% dan diklorometan. Metode uji antioksidan dengan DPPH dan uji sitotoksik adalah Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) menggunakan larva udang Artemia salina Leach. Hasil penelitian yang diperoleh ekstrak etanol dengan rendemen 13,17% dan diklorometan dengan rendemen 2,0%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol positif mengandung senyawa alkaloid, terpenoid, tanin dan ekstrak diklorometan positif mengandung senyawa alkaloid, terpenoid dan saponin. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol dengan nilai IC50 adalah 462,22 ppm dengan kategori lemah dan ekstrak diklorometan dengan nilai IC50 adalah 194,14 ppm dengan kategori sangat lemah. Dan hasil uji stotoksik ekstrak etanol dengan nilai LC50 sebesar 168,03 ppm dan ekstrak diklorometan dengan nilai LC50 sebesar 240,12 ppm. Ekstrak etanol dan diklorometan memiliki sifat toksik.
Penilaian Kualitas Air Tanah dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang Aulia Shinta Balqis; Hari Siswoyo; Emma Yuliani
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p65-74

Abstract

Air yang menenuhi kriteria kualitas air yang bersih menjadi salah satu standar kualitas hidup masyarakat banyak. Akan tetapi seiring dengan berkembangnya zaman, ketersediaan air yang memenuhi kualitas sangat sulit ditemukan. Masyarakat Kecamatan Sukun yang mengakses air yang sudah terjamin bersih masih sangat minim. Penyakit diare menjadi penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh konsumsi air yang yang paling banyak terjadi di Kecamatan Sukun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara kualitas air tanah dangkal dengan tingkat risiko terkena penyakit pada masyarakat di Kecamatan Sukun Kota Malang. Kualitas air tanah dianalisis dengan menggunakan metode Water Quality Index. Tingkat risiko terkena penyakit dianalisis dengan metode Quantitative Microbiological Risk Assessment. Sedangkan untuk mengetahui keterkaitannya menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari penelitian menunjukkan parameter E. coli tergolong cukup tinggi, sedangkan untuk parameter pH, TDS dan suhu tergolong dalam kategori aman. Nilai indeks kualitas air berada pada kategori cukup, baik, dan sangat baik. Tingkat risiko terkena penyakit diare pada masyarakat tergolong tinggi. Keterkaitan antara kualitas air tanah dengan tingkat risiko terkena penyakit di lokasi penelitian tergolong dalam hubungan kuat negatif. Tingkat risiko terkena penyakit diare pada masyarakat tergolong tinggi, akan tetapi fakta di lapangan menujukkan bahwa masyarakat rata-rata tidak mengalami gangguan kesehatan khususnya diare. Hal ini disebabkan karena masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan baik.
Optimasi Metode Penetapan Senyawa Eugenol dalam Minyak Cengkeh Menggunakan Gas Chromatography – Mass Spectrum dengan Variasi Suhu Injeksi Mailinda Ayu Hana Margareta; Surjani Wonorahardjo
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p95-103

Abstract

Tanaman cengkeh merupakan salah satu tanaman asli yang tumbuh di Indonesia. Tanaman ini memiliki banyak manfaat, salah satunya dapat digunakan sebagai bahan dasar minyak atsiri yaitu minyak cengkeh yang dapat digunakan sebagai bahan baku dalam beberapa industri. Dalam minyak cengkeh komponen utamanya adalah eugenol yang juga digunakan sebagai parameter penentuan kualitas dari minyak cengkeh. Penentuan senyawa eugenol dapat dilakukan menggunakan metode kromatografi, salah satu pengaplikasian kromatografi yaitu pada alat Gas Chromatography – Mass Spectrum atau disebut GC-MS. Dalam penentuan profil eugenol menggunakan GC-MS dibutuhkan pemrograman suhu yang merupakan salah satu parameter penting dalam pemisahan senyawa dengan metode kromatografi. Terkait dengan hal tersebut maka dilakukan pengembangan metode pengujian menggunakan GC-MS dalam penentuan profil senyawa eugenol dengan variasi suhu injeksi, sehingga dapat diperoleh hasil maksimal dalam penentuan eugenol menggunakan GC-MS dengan kondisi pengujian yang optimal. Dari ketiga variasi suhu injeksi untuk penentuan kadar eugenol dengan alat GC-MS, metode yang paling optimal adalah suhu injeksi 200 °C. Metode tersebut paling optimal karena menghasilkan nilai yang paling mendekati kadar sesungguhnya larutan baku  eugenol yang sudah diketahui kadarnya.  Metode yang paling optimal kemudian digunakan untuk penentuan kadar eugenol pada minyak cengkeh komersial dan hasil menunjukkan kadar eugenol sebesar 21% yang berarti minyak cengkeh tersebut berkualitas rendah.
Optimasi Tegangan Akselerasi pada Scanning Electron Microscope – Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX) untuk Pengamatan Morfologi Sampel Biologi Halimahtus Sahdiah; Robi Kurniawan
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i2p117-123

Abstract

Scanning Electron Microscope – Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDX) merupakan metode yang yang digunakan untuk pengamatan morfologi permukaan dan unsur kandungan berbagai jenis sampel padat dengan prinsip tembakan elektron. Keunggulan pengamatan perbesaran tinggi dan kemampuan deteksi unsur kandungan mulai dari unsur organik hingga anorganik menyebabkan penggunaannya sangat luas termasuk dalam pengamatan sampel biologi. Di Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA telah banyak mendapat permintaan pengamatan sampel biologi menggunakan SEM-EDX. Akan tetapi, dalam penerapan pengondisian sampel biologi seringkali mendapati kendala hasil yang kurang maksimal. Pada sampel biologi tentu saja tidak hanya pengondisian sampel yang harus diperhatikan, melainkan juga faktor-faktor penting lainnya yaitu pengondisian peralatannya seperti tegangan akselerasi yang digunakan. Untuk didapatkan hasil yang maksimal, tegangan akselerasi sangatlah penting, faktor ini menentukan besarnya energi dan kedalaman tembakan elektron yang mengenai sampel. Dengan kondisi sampel yang kurang stabil namun diinginkan hasil morfologi yang maksimal serta unsur kandungan lengkap maka perlu dilakukan pengamatan dan penentuan optimalisasi tegangan akselerasi pada SEM EDX untuk pengamatan sampel biologi. Pada tulisan ini dilakukan pembahasan penentuan optimalisasi tegangan akselerasi pada pengamatan sampel biologi menggunakan tegangan akselerasi 5 kV hingga 30 kV. Hasil analisa SEM sampel biologi menunjukkan fenomena charging pada tegangan lebih dari 15 kV dan hasil analisa EDX menunjukkan pada tegangan kurang dari 15 kV beberapa kandungan unsur tidak terbaca.
Sintesis Hydroxyapatite Nanoparticle dari Limbah Cangkang Bekicot dan Aktivitas Antibakterinya sebagai Kandidat Material Biomedis Nikmah, Ainun; Kurniawan, Robi
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v7i1p23-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis n-HAp (Hydroxyapatite nanoparticle) secara alami dari limbah cangkang bekicot dan mengevaluasi aktivitas antibakterinya sebagai kandidat material biomedis. Limbah cangkang bekicot telah diidentifikasi sebagai sumber potensial untuk memperoleh n-HAp, yaitu salah satu material bioaktif yang memiliki aplikasi luas dalam bidang biomedis. Proses sintesis n-HAp dilakukan menggunakan metode sol-gel dan dikarakterisasi dengan menggunakan teknik analisis FTIR, XRD, dan SEM. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa n-HAp yang dihasilkan memiliki kesesuaian yang baik terhadap data model. Lebih lanjut, pembentukan n-HAp dari cangkang bekicot juga dikonfirmasi dengan FTIR. Keberhasilan sintesis ini ditandai dengan adanya vibrasi pita P-O dari tetrahedral PO4 disekitar bilangan gelombang 1062 cm-1. Gugus karbonat CO32− pada spektra IR juga diidentifikasi dengan kuat pada bilangan 1460 cm−1. Selain itu, berdasarkan analisis SEM, ukuran partikel n-HAp berada dikisaran 43,2 nm. Untuk menunjang potensi aplikasinya sebagai material biomedis, uji aktivitas antibakteri juga dilakukan pada bakteri Staphylococcus aureus melalui metode sumuran agar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa n-HAp memiliki zona hambat sebesar 5 mm dan menunjukkan potensi aktivitas antibakteri yang cukup baik. Hal ini dikaitkan dengan keberadaan mineral Ca2+ (kalsium) dan Na+ (natrium) yang terkandung pada n- Hap. Kehadiran ion kalsium dan natrium ini dapat mengganggu keseimbangan ion dalam sel dan mengganggu berbagai proses biologis dalam sel bakteri,sehingga, aktivitas metabolisme dan reproduksi bakteri dapat terganggu dan mengakibatkan penghambatan pertumbuhan bakteri.
Model Penduga Kadar Glukosa dalam Jus Buah Menggunakan Spektroskopi Inframerah-dekat dan Regresi Kuadrat Terkecil Parsial Samalukang, Dina N; Rondonuwu, Ferdy Semuel; Pratiwi, Indri D; Sutresno, Adita
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v7i2p74-80

Abstract

Glukosa merupakan gula alami yang terdapat dalam buah segar dan memainkan peran penting pada  rasa dan derajat kemanisan jus buah tersebut. Mengetahui kadar glukosa dalam jus buah murni berguna untuk pengendalian kualitas dan pelabelan gizi serta memastikan bahwa konsumen mendapatkan produk yang mereka harapkan. Paper ini membahas teknik pendugaan kadar kandungan glucosa jus buah menggunakan spektroskopi inframerah dekat (Near-Infrared Spectroscopy, NIRS) dan metode Regresi Kuadrat Terkecil Parsial (Partial Least Square Regression, PLSR). Sebanyak 14 sample glukosa-akuades dengan konsentrasi antara 0 – 2500 mg/dL digunakan sebagai sumber data spektral pembangun model regresi sedangkan sampel jus dari 10 jenis buah digunakan sebagai sumber data spektral target penentuan kadar glukosa berdasarkan model yang dibangun. Seluruh data spektral dianalisis pada daerah bilangan gelombang 4200 – 4800 cm-1. Pra-perlakuan data meliputi smoothing, normalisasi, turunan pertama, dan turunan kedua diterapkan pada masing-masing spektrum. Penggunaan variabel laten sebanyak 4 menghasilkan PRESS (Predicted Residual Error Sum Of Square) terkecil atau hasil prediksi yang optimal. Model prediksi yang dihasilkan mampu  menentukan kadar glukosa dengan nilai RMSE 3 mg/dL pada data kalibrasi dan dapat menentukan kadar glukosa jus buah tertinggi yaitu 713 mg/dL pada tebu dan kadar glukosa terendah yaitu 247 mg/dL pada kelapa.

Page 6 of 11 | Total Record : 105