cover
Contact Name
Cucun Alep Riyanto
Contact Email
cucun.riyanto@uksw.edu
Phone
+628136909 4764
Journal Mail Official
juses.fsm@adm.uksw.edu
Editorial Address
Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Central Java, Indonesia
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains dan Edukasi Sains
ISSN : -     EISSN : 26543206     DOI : https://doi.org/10.24246
Core Subject : Science, Education,
The Jurnal Sains dan Edukasi Sains (JuSES) is open access and peer-reviewed journal publishing in Indonesian. It aims to publish academic articles such as original articles and review articles of conceptual, experimental, theoretical, and applied in the field of Mathematics and Natural Sciences from the following subject areas: Biology Biology Education Chemistry Chemistry Education Physics Physics Education Mathematics Mathematics Education Natural Sciences Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
Penerapan model Gamified Project Based Learning (G-PJBL) terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Rahma, Rani Aulia; Hamdunah; Melisa
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i1p48-58

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik di SMK Negeri 1 Pulau Punjung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik dengan model Gamified Project Based Learning (G-PjBL) lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional peserta didik di kelas XI SMK Negeri 1 Pulau Punjung serta untuk mengetahui bagaimana minat belajar peserta didik kelas XI di SMK Negeri 1 Pulau Punjung dengan model Gamified Project Based Learning (G-PjBL). Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Design dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Pulau Punjung pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan pertimbangan (Purposive Sampling), sehingga terpilih kelas XI Akuntasi 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Akuntansi 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa post-test berbentuk essay yang memuat indikator hasil belajar peserta didik dan angket minat belajar. Instrumen tes hasil belajar yang digunakan dalam penelitian ini memiliki reliabilitas sebesar 0,79 yang menunjukkan bahwa instrumen tersebut reliabel dan layak digunakan. Sementara itu, hasil angket menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik mencapai 84,65% yang termasuk dalam kategori sangat baik, mencerminkan motivasi dan keterlibatan aktif peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Teknik analisis data pengujian hipotesis menggunakan uji t satu pihak kanan. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung = 2,679  dengan ttabel = 1,667 pada taraf nyata α =0,05 sehingga hipotesis diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model Gamified Project Based Learning (G-PjBL) lebih baik dari pada hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran konvensional peserta didik di kelas XI SMK Negeri 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya
Model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa pada materi struktur bumi Azzahra, Nasywa Nabilah; Yanti, Aning Wida; Inayah, Nailil
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i1p9-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Surabaya pada materi Struktur Bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa kelas VIII, dan enam siswa dipilih secara purposive sampling mewakili tiga kategori kemampuan (rendah, sedang, tinggi) berdasarkan hasil tes uraian pretest dan posttest. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta tes kemampuan berpikir analitis yang disusun berdasarkan tiga indikator berpikir analitis, yaitu: (1) menganalisis informasi dan membagi ke dalam bagian yang lebih kecil, (2) mengenali serta membedakan faktor penyebab dan akibat, dan (3) mengidentifikasi atau merumuskan pertanyaan. Model pembelajaran RADEC diterapkan sesuai lima sintaks utamanya, yaitu: (1) Read; (2) Answer; (3) Discuss; (4) Explain; (5) Create. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir analitis siswa setelah penerapan model RADEC. Nilai rata-rata pretest sebesar 62,9 meningkat menjadi 78,1 pada posttest, dengan peningkatan paling signifikan pada indikator menganalisis dan membedakan sebab-akibat. Berdasarkan kategori kemampuan berpikir analitis, rentang nilai pretest berada pada skor 30–80, sedangkan rentang nilai posttest meningkat menjadi 50–90. Secara kualitatif, siswa menunjukkan keterlibatan aktif dalam membaca, berdiskusi, menjelaskan, serta menciptakan karya. Analisis data menunjukkan bahwa model RADEC efektif mendorong siswa untuk berpikir secara analitis, melalui proses belajar bertahap yang memfasilitasi eksplorasi informasi, refleksi, dan komunikasi ide. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran RADEC berpotensi dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa secara signifikan, serta menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung penguasaan keterampilan abad ke-21 pada pembelajaran IPA di jenjang SMP.
Kajian perbandingan sambiloto segar dan kering ditinjau dari rendemen dan konsentrasi andrographolide Hasanah, Siti Uswatun; Hopsah, Cintiani Siti; Septiani, Shely Dwi
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i1p29-35

Abstract

Andrographis paniculata, yang lebih dikenal dengan sebutan sambiloto, merupakan salah satu tanaman obat yang populer dan telah mendapatkan perhatian serta pengembangan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Secara tradisional, tanaman ini digunakan untuk menangani berbagai kondisi kesehatan, termasuk gigitan serangga berbisa, demam berdarah, diare, infeksi saluran pernapasan atas, serta masalah kulit. Konsumsi tanaman ini dapat dilakukan dalam bentuk segar maupun kering. Bahan segar umumnya dikonsumsi dengan direbus atau dikunyah, sementara bahan kering biasa disajikan sebagai teh atau dijadikan suplemen kesehatan. Kandungan air yang tinggi pada bahan segar dapat menyebabkan pelarutan senyawa aktif tertentu dan meningkatkan risiko degradasi akibat aktivitas enzimatik atau mikroba. Di sisi lain, bahan kering memiliki kestabilan yang lebih baik karena minim air, meskipun proses pengeringan dapat menurunkan kadar senyawa aktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan potensi A. paniculata segar dan kering terkait rendemen ekstrak dan kadar andrographolida pada berbagai bagian tanaman, yaitu daun, batang, dan bunga. Ekstraksi dilakukan melalui maserasi dengan pelarut metanol. Rendemen dievaluasi, analisis kualitatif dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan analisis kuantitatif dilakukan dengan spektrofotometri UV. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara bahan segar dan kering, baik dari segi rendemen maupun kandungan andrographolida. Rendemen tertinggi diperoleh dari bahan kering, yaitu 21,3% pada daun, 12,64% pada batang, dan 11,1% pada bunga. Andrographolida terdeteksi di semua bagian tanaman, dengan konsentrasi tertinggi terdapat pada daun kering, yaitu 5,99 ± 1,6%.
Inovasi penerapan Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konseptual IPA siswa Ramadani, Nayla Sarifa; Astuti, Sri Rejeki Dwi; Barid, Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi; Wahyuni, Sri
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i1p19-28

Abstract

Discovery Learning merupakan model pembelajaran yang menekankan pada proses membangun pemahaman melalui kegiatan eksploratif dan pengalaman belajar secara langsung. Rendahnya hasil belajar serta lemahnya pemahaman konsep peserta didik SMP pada pembelajaran IPA menunjukkan bahwa diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menelaah temuan-temuan studi sebelumnya mengenai penerapan Discovery Learning dalam pembelajaran IPA di jenjang SMP. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan ResearchGate dengan menggunakan kata kunci “Discovery Learning,” “learning outcomes,” “conceptual understanding,” dan “junior high school science.” Artikel yang ditemukan kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi untuk memastikan keterkaitannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar dan pemahaman konsep peserta didik SMP pada pembelajaran IPA, serta mendorong peningkatan aktivitas, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Nanopartikel perak (AgNPs) dalam formulasi sabun antibakteri: Tantangan formulasi dan arah riset masa depan Kusumahastuti, Dewi Kurnianingsih Arum; Lewerissa, Karina Bianca; Susanto, Emmanuel Hernanda Yustisia; Wulandari, Gecia Ovi; Sumilat, Sevia Ester
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v9i1p36-47

Abstract

Sabun merupakan salah satu produk pembersih yang berperan penting dalam pengendalian mikroorganisme. Penggunaan nanopartikel perak (AgNPs) sebagai agen antibakteri dalam formulasi sabun telah banyak dilaporkan, namun sebagian besar kajian masih berfokus pada sifat intrinsik AgNPs tanpa mempertimbangkan peran sistem sabun sebagai matriks aktif. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis penggunaan AgNPs dalam formulasi sabun antibakteri dengan menekankan aspek formulasi dan relevansi aplikatif. Penulisan review ini menggunakan metode narrative review dengan pendekatan kritis, berdasarkan penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect terhadap artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2010–2024. Artikel yang direview diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang mencakup relevansi terhadap sistem sabun, formulasi berbasis surfaktan, dan evaluasi aktivitas antibakteri, dengan total sekitar 30–40 artikel utama dianalisis secara kualitatif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kinerja antibakteri AgNPs dalam sabun sangat dipengaruhi oleh interaksinya dengan surfaktan, kondisi pH basa, homogenitas dispersi, serta stabilitas selama penyimpanan dan penggunaan. Review ini mengidentifikasi kesenjangan penelitian utama terkait kurangnya pendekatan formulasi yang rasional, metode uji antibakteri yang aplikatif, serta minimnya kajian keamanan dan dampak lingkungan. Dengan demikian, artikel ini menawarkan kerangka konseptual dan arah riset masa depan untuk pengembangan sabun antibakteri berbasis AgNPs yang lebih efektif, stabil, dan berkelanjutan

Page 11 of 11 | Total Record : 105