cover
Contact Name
Rofi Budi Hamduwibawa
Contact Email
rofi.hamduwibawa@unmuhjember.ac.id
Phone
+628124990200
Journal Mail Official
hexagon@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember Alamat: Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia 68124 Phone & Fax: (0331)336728 | 337957 Email: hexagon@unmuhjember.ac.id
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon
ISSN : 25282379     EISSN : 25408135     DOI : https://dx.doi.org/10.32528/hgn
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan di terbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Journal Infrastruktur Hexagon memfokuskan pada bidang ketekniksipilan berisi artikel-artikel tentang perencanaan, perancangan dan evaluasi pada bangunan dan objek teknik sipil
Articles 130 Documents
PERENCANAAN ALTERNATIF JALAN BEBAS HAMBATAN DENGAN FLEXIBLE PAVEMENT METODE BINA MARGA 2013 DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA TOL PASURUAN – PROBOLINGGO KM 3 – KM 10 Ahmad Gufron; Irawati Irawati; Taufan Abadi
HEXAGON Vol 3, No 1 (2018): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v3i1.2908

Abstract

Jaringan  jalan  raya  sebagai  prasarana  transportasi  darat  memegang  peranan  yang  sangatpenting dalam sektor perhubungan terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa. Sebagai salah satu daerah sentra industri tentu berdampak pada kepadatan lalu lintas, baik di jalan dalam kota maupun luar kota seperti di wilayah utara Jawa Timur seperti pada ruas jalan Grati – Pasuruan sampai dengan Tongas – Probolinggo. Oleh karena itu diperlukan adanya jalus alternatif yang ditujukan untuk menyelesaikan masalah itu. Penelitian ini berisi tentang alternatif perencanaan jalan tol yang dimana jalan tol pada umumnya memakai perkerasan kaku.  Perencanaan  tebal  perkerasan  berdasarkan  “Manual  Desain  Perkerasan  Jalan  Tahun2013”  sedangkan  untun  rencangan  anggaran  biaya  berdasarkan  Manajemen  “Proyek  danKonstruksi Jilid I”. Dari data diperoleh pannjang jalan tol rencana adalah sepanjang 7 KM, dari data survey yang dilakukan oleh PT. Multi Phi Beta Consultan Engginering bahwa LHR adalah sebesar 46.467 kendaraan pada tahun 2016. Sedangkan dari hasil perhitungan tebal perkerasan yang dibutuhkan adalah sebesar LPA/CTB 10 cm, AC-BC sebesar 22 cm, dan AC-WC sebesar5 cm. Untuk rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk 7 KM perencanaan perkerasanlentur sejumlah Rp. 79.305.225.275.
PENGARUH AREAL PERSAWAHAN TERHADAP DRAINASE JALAN Noor Salim
HEXAGON Vol 5, No 2 (2020): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v5i2.3895

Abstract

Kawasan Jalan nasional pada areal persawahan  di wilayah Kabupaten Jember sering terjadi banjir akibat dari besarnya debit banjir yang melebihi debit saluran jalan yang ada. . Besarnya debit banjir dipengaruhi oleh keadaan topografi, tata guna lahan dan curah hujan. Berkaitan hal tersebut diatas maka perlu dilakukan kajian drainase jalan nasional pada areal persawahan . Dari hasil kajian diperoleh bahwa Kondisi geomerik jalan di ketiga lokas penelitian relatif  datar, kanan kiri jalan merupakan areal persawahan yang posisi permukaan hampir sama.  Curah hujan rencana di daerah ketiga lokasi penelitian adalah 80,3968 mm untuk periode ulang 2 tahun, 92.7792 mm untuk periode 5 tahun, 100.0930 mm untuk periode 10 tahun,  dan 108.2195 mm untuk periode 25 tahun. Debit banjir rencana  di daerah ketiga lokasi penelitian yaitu masing-masing  lokasi penelitian 1, 2 dan 3 adalah 0,2962521 m3/dt ;  0,0572584 m3/dt ; 0,4395604 m3/dt untuk periode ulang 2 tahun, 0,3418797 m3/dt ;  0,0660771 m3/dt ; 0,5072598 m3/dt untuk periode 5 tahun, 0,3688301 m3/dt ;  0,0712860 m3/dt; 0,5472472 m3/dt untuk periode 10 tahun,  dan 0,3987754 m3/dt ;  0,0770737 m3/dt; 0,5916782 m3/dt untuk periode 25 tahun. Debit saluran   untuk  lokasi penelitian 1, 2 dan 3 adalah 0,411 m3/dt ;  0,079 m3/dt ; 0,627 m3/dt dan debit rencananya masing-masing adalah 0,400 m3/dt ;  0,078 m3/dt ; 0,592 m3/dt .Berdasarkan hasil tersebut lokasi penelitian 1 dan 2 perbedaan debit saluran dan rencana amat tipis dan ini menyebabkan seringnya banjir di lokasi jalan tersebut. Hal tersebut disebabkan hujan yang sangat deras melebihi normal dan adanya sampah yang   mengurangi besarnya debit saluran. Untuk lokasi penelitian 3 debit saluran jauh lebih besar dari  debit rencana sehingga tidak terjadi banjir hal ini sesuai yang terjadi di lapangan.
STUDI PRESERVASI AKIBAT ADANYA BANGUNAN TOWER DI ATAS GEDUNG C UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Nur Muhammad Isa; Pujo Priyono; Ilanka Cahya Dewi
HEXAGON Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i2.1431

Abstract

The increasing demand  for communications technology that is cheap and easy to force mobile phone service providers to improve mobile phone network signals. However given their land crisis that is increasing each year so that the underlying to rise and Rooftop on a building C  at the University of Muhammadiyah Jember. So we need to review the interaction between the buiding and the tower to determine the effect after the addition of the tower load including the effects of an eartquake, because given the muddy located in the earthquake zone to zone 3. This study started from existing data of buildings such as the dimensions of the beam, column and plate proceed  with modelig the structure before and after the existing tower to find out the results of the interactions that occur and the determine changes in the dimensions of comprehensive reinforcement occurs sothat from these data may generate recommendations that will be used to future.The result of this study showed that the effect of the earthquake was the  largest factor affecting the rift, and the final result of the output value of the aplicationthat is used is SAP 2000V14 shows the value of the force in each elementof the structure and k now the strong value of the load that can be carried by the structure of the building.
STUDI PERKUATAN GEOTEXTILE PADA LERENG DENGAN VARIASI KEMIRINGAN DAN JARAK PONDASI DANGKAL MELALUI PEMODELAN DI LABORATORIUM Edo Caraka Yodha; Arief Alihudien; Pujo Priyono
HEXAGON Vol 4, No 2 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i2.3565

Abstract

Indonesia is a country in a period of growing development where the infrastructure is built not off of the ground inclined plane or slope, such as housing construction and the manufacture of the Embankment to the road Toll. Responding to the incident the author conducted the analysis of stability of slopes with and without reinforcement through modeling in the laboratory. There are several types of soil reinforcement, use reinforcement Geotextile, the use of a Geotextile can increase the stability of the slope. This study aims to determine the stability of the slopes against the influence of the three variations of the distance of loading a shallow foundation and three variations of the slope. Testing in this study are divided into 2 kinds of models, namely: (1) Testing the Model I is test 2 variations of the distance of loading and 3 variations of the slope of the ground without the use of reinforcement Gotextile Woven (2) Testing the Model II is a test of the 2 variations of the distance of loading and 3 variations of the slope of the land with the use of reinforcement Gotextile Woven. In a review of 3 (three) variations of the slope, namely: 45º, 50º, and 60º, as well as 2 (two) variations of the distance of the load acting on the slope, namely: 4 cm and 7 cm. On the modeling of the soil before repaired using Geotextile can be seen that the smaller the angle kelerengannya, then the power capacity of the soil is correlated with soil stiffness is of great value. While the modeling of soil after repaired using Geotextile the smaller the angle kelerengannya, then the power capacity of the soil is correlated with the stiffness of the soil of little value. On the modeling of the soil before repaired using Geotextile can be seen that the farther the distance of loading from the lips of the slopes, then the power capacity of the soil is correlated with soil stiffness is of great value. While the modeling of soil after repaired using Geotextile the greater the distance of loading from the lips of the slopes, then the power capacity of the soil is correlated with the stiffness of the soil of little value. Can in the analogy that the repair of soil slopes using Geotextile has the properties memperkaku the land where the greater the angle of the slope then the more rigid.
ANALISIS DAN EVALUASI KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI SAMPEAN BONDOWOSO DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS 4.1 Agung Tejo Kusuma; Nanang Saiful Rizal; Taufan Abadi Abadi
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1126

Abstract

Kabupaten Bondowoso adalah sebuah kawasan yang banyak dilewati oleh beberapa aliran sungai  dengan sungai induknya adalah Sungai Sampean sering mengalami banjir. Banjir yang terjadi pada kawasan ini disebabkan oleh karena limpasan dari bagian hulu kemudian kapasitas penampang sungai tidak mampu menampung sehingga air sungai meluap dan menggenangi daerah disekitarnya. Maka perlu dilakukan sebuah analisa kapasitas penampang sungai mulai dari bagian hulu sampai dengan hilir Sungai Sampean dengan menggunakan program bantu HEC-RAS 4.1. tujuan dari penelitian ini mengetahui debit banjir puncak yang terjadi di Sungai Sampean Bondowoso, mengevaluasi kapasitas penampang Sungai Sampean dengan program bantu HEC-RAS Versi 4.1, engetahui alternatif penanggulangan banjir yang terjadi di sepanjang Sungai Sampean. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal : Debit puncak banjir Sungai Sampean di dapat dari hasil perhitungan sebesar 356.587 m3/s dengan periode ulang 5 tahun. Dari hasil analisa kapasitas penampang Sungai Sampean menggunakan HEC-RAS, didapat beberapa titik yang mengalami banjir. Banjir terparah terjadi pada River Sta.41 dengan tinggi 4.45 meter.
EVALUASI KINERJA DAN TEBAL LAPIS PERKERASAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2013 DAN DRAINASE JALAN Akhmad Widya Priawitama; Rofi Budi Hamduwibawa; Taufan Abadi
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3482

Abstract

Road is an infrastructure which supports and plays an important role in the transportation sector. The  improvement of land transportation infrastructure can support the smooth and equitable development in regional and national levels.. Benculuk highway well known as highway of various destinations. With these conditions, it is necessary to evaluate the thickness of the flexible pavement on the road. Therefore a good handling construction of normalization, enhancement or rehalibitation is needed. It will be done optimally if the factors causing the damage are known. The problem in this research is how the performance of the Benculuk highway, how to evaluate the condition of the thickness of the flexible pavement using the 2013 UR 20-year Bina Marga method, and how to evaluate the dimensions of the road drainage channel. This study aims to (1) analyze performance on the Benculuk highway, (2) analyze the flexible pavement conditions with the 2013 UR 20-year Bina Marga method (3) evaluate the dimensions of the road drainage channel. The results of the 2013 Bina Marga pavement thickness calculation obtained a flexible pavement thickness  47.5 cm, WC AC 4 cm, AC BC 13.5 cm, LPA Class A 15 cm. The results of drainage dimensions b 0.9 m and 1.1 m are planned along 2 km of KM Genteng 6 + 400 (left) with a drainage gradient value of 60% and using cemented masonry material.
STUDI ALTERNATIF KONSTRUKSI JALAN MENGGUNAKAN KONSTRUKSI TIMBUNAN DENGAN TANAH DASAR DIPERBAIKI MENGGUNAKAN KOMBINASI PRELOADING DAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN Kholifatur Rosidatul Jannah; Arief Alihudien; Suhartinah Suhartinah
HEXAGON Vol 3, No 2 (2018): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v3i2.2913

Abstract

Pemerintah  Provinsi  Jawa  Timur  berupaya  membangun  jaringan  jalan  baru  berupa  JalanLingkar Luar Barat Surabaya (JLLB) yang memiliki panjang ± 19,8 km dengan lebar 55 meter. Diharapkan untuk memecah kemacetan di pusat kota Surabaya dalam rangka memfasilitasi akses penduduk dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kondisi tanah di lokasi ini adalah tanah lempung lunak yang mencapai kedalaman 21 meter, Tanah lunak itu sendiri memiliki sifat yang tidak menguntungkan secara teknis untuk mendukung pekerjaan konstruksi. Secara umum  tanah  lunak  memiliki  kapasitansi  rendah,  permeabilitas rendah  dan  kompresibilitas tinggi menyebabkan tanah ini mengalami penurunan yang sangat besar dan membutuhkan waktu yang lama. Salah satu alternatif perbaikan tanah untuk mengatasi masalah ini adalah kombinasi metode preloading dengan drain vertikal yang dibuat sebelumnya. Metode ini dilakukan dengan membebani tanah dengan beban awal lebih besar dari atau sama dengan beban bangunan yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat proses konsolidasi tanah untuk meningkatkan daya dukung tanah sehingga pembangunan jalan menggunakan timbunan dapat dilakukan dan menganalisis efisiensi rencana anggaran. Berdasarkan hasil analisis untuk mencapai ketinggian timbunan akhir 4,949 m, Hinitial diperlukan untuk 6,78 m dengan total penurunan tanah 1,81 m, sebelum periode konsolidasi 100  tahun  yang  sangat  panjang.  Sehingga  direncanakan  menggunakan  PVD  dengan  pola segitiga, jarak antara PVD 1 meter dengan panjang 12 meter yang mampu mempercepat waktu konsolidasi lahan sebesar U 90% dengan waktu akhir proses kompresi 7,5 minggu . Karena Hplan Hcr membutuhkan penimbunan secara bertahap (Stepped Preloading) dengan peningkatan daya dukung 9.996 t / m2 memberikan angka keamanan 1,65 1,4 yang diizinkan. Total biaya konstruksi yang dibutuhkan adalah Rp. 1.124.286.000,00.
KAJIAN PENGEMBANGAN SENSOR PERINGATAN DINI BANJIR DENGAN MODIFIKASI STASIUN PENCATATAN HUJAN Nanang Saiful Rizal; Agung Nilogiri
HEXAGON Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i1.1436

Abstract

Terjadinya bencana banjir di Kecamatan Panti Kabupaten Jember  agak sulit diprediksikan sehingga akan kesulitan melakukan antisipasi. Pada tahun 2009 sekitar 8.936 hektare hutan gundul, maka tatkala turun hujan deras mudah menimbulkan banjir dan longsor, air bah yang datang berwarna coklat karena bercampur lumpur akibat longsorang yang terjadi secara terus menerus. Menurut catatan Satkorlak Bencana Kabupaten Jember, kejadian banjir tahun 2009 telah menimbulkan banyak korban diantaranya 250 orang meninggal, 120 orang tidak ditemukan atau hilang dan sekitar  86 hewan piaran hilang dan mati. Bencana banjir telah menimbulkan trauma bagi masyarakat, sehingga pada saat hujan terjadi dengan intensitas dan durasi yang tinggi timbul was-was dari masyarakat dan kekhawatiran peristiwa terjadinya bencana banjir dan longsor  terulang lagi.  Akhirnya secara psikologis masyarakat tidak dapat menjalani kehidupan secara tenang dan tentram.  Maka langkah antisipasi perlu dilakukan, yaitu dengan melakukan menciptakan sebuah teknologi sensor untuk peringatan dini banjir, sehingga kejadian bencana dapat diketahui  beberapa jam sebelum  terjadi dan kerugian akibat bencana banjir juga dapat diminimalisir. Bahkan dengan didukung ketersediaan sistim infomasi, sensor ini akan memberitahukan kepada masyarakat secara otomatis berapa lama lagi banjir akan terjadi termasuk besaran debit puncak yang akan terjadi termasuk tingkatan bencana yang akan terjadi. Adapun target khusus penelitian ini adalah diperolehnya sebuah alat sensor banjir yang integrasi dengan stasiun pengukur hujan sebagai sistim informasi peringatan dini banjir. Tahapan kegiatannya adalah pengumpulan peta administrasi wilayah, survey posisi dan tata letak stasiun hujan yang ada layout, perancangan sensor stasiun hujan, kalibrasi sensor,  integrasi sistim informasi dan pemasangan sensor di lokasi penelitian. Sistim modifikasi stasiun hujan otomatis telah dibuat sebanyak 3 buah dan telah berhasil diintegrasikan dengan sistim informasi bencana banjir telah dibuat. Setelah dilakukan beberapa kali test lapangan diperoleh hasil bahwa sensor dapat merekam data tinggi hujan sampai dengan 200 mm dengan tingkat kesalahan kurang dari 10 % serta dapat menyajikan sistim informasi bencana yang terdiri dari debit banjir, tinggi air banjir dan status bencana.Kata Kunci : Bena, Sensor, Banjir, Stasiun, Hujan.
STUDI PENGARUH SPASI DAN PANJANG GEOTEXTILE PADA PERKUATAN LERENG DIBAWAH PONDASI DANGKAL DENGAN PEMODELAN DI LABORATORIUM Ikhromul Khoirul Aqshom; Arief Alihuedin; Suhartinah Suhartinah
HEXAGON Vol 5, No 2 (2020): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v5i2.3575

Abstract

The development of infrastructure in Indonesia has recently developed so rapidly that the need for land has increased to meet infrastructure development. This encourages humans to make the best use of the land, one of which is slopes and hilly areas. The safety of a slope is influenced by several factors, including the slope factor and the load that works on it. The high level of slope and large loads thatwork on it can trigger landslides so that a solution is needed to prevent it, one of which is reinforcing using a geotextile. To determine the performance of the geotextile as slope reinforcement, further research is needed on the effect of the length of the geotextile reinforcement (p) and the spacing between the geotextile (s).
KAJIAN PEMBUATAN SUMUR RESAPAN UNTUK PENANGGULANGAN GENANGAN AIR DI KAWASAN KAMPUS Nanang Saiful Rizal; Khairul Iqbal .; Moh Abduh .
HEXAGON Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i2.1427

Abstract

Drainase adalah salah satu fasilitas yang digunakan untuk mengalirkan air agar tidak mengakibatkan genangan yang dapat mengganggu aktifitas penduduk, perekonomian. Di kawasan pemukiman kampus Kecamatan Sumbersari kabupaten Jember terdapat permasalahan banjir yang ditimbulkan oleh curah hujan yang tinggi serta perubahan peruntukan lahan cukup signifikan. Perubahan peruntukan lahan yang semula sawah atau lahan kosong menjadi permukiman. Adanya perubahan tata guna lahan tersebut mengakibatkan limpasan (runoff) akan bertambah besar. Disamping itu adanya pengendapan sedimen sehingga mengurangi luas penampang basah, akibatnya dimensi saluran drainase yang ada tidak dapat menampung debit banjir maksimum. Untuk mengantisipasi masalah-masalah yang terjadi karena, maka perlu suatu perencanaan sumur resapan. Setelah dilakukan analisa dan kajian diperoleh beberapa kesimpulan diantaranya : pada perhitungan debit banjir rencana, hampir semua dimensi saluran drainase existing sudah tidak dapat melewatkan debit banjir rencana kecuali pada saluran Jalan Kalimantan F1, Jalam Kalimantan F2 dan Jalan Mastrip H1. Jika dilakukan peresapan air, maka diperlukan sumur resapan pada masing-masing ruas dengan total sebanyak 4146 Buah. Kata Kunci : Drainase, sumur, resapan, banjir

Page 8 of 13 | Total Record : 130