Articles
600 Documents
Optimalisasi Bonus Demografi Indonesia Dengan Penanaman Karakter Hidup Bersih Melalui Sosialisasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)
Irwan Supriyanto;
Amany Amany
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i4.174
Bonus demografi adalah kondisi yang terjadi saat sebuah negara memiliki jumlah penduduk usia produktif yang lebih tinggi daripada penduduk usia non-produktif. Bonus demografi dikaitkan dengan munculnya suatu kesempatan yang disebut dengan jendela peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bonus demografi dapat bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun kendati demikian, apabila tidak mempersiapkannya dengan baik, tentu Indonesia akan kehilangan kesempatan tersebut. Maka dari itu penting bagi Indonesia untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Salah satu hal yang dapat diupayakan untuk mengoptimalisasi bonus demografi di Indonesia ini adalah dengan menanamkan karakter hidup bersih melalui gerakan cuci tangan pakai sabun yang tidak hanya menjadi perhatian pemerintah Indonesia namun juga World Health Organization (WHO). Gerakan CTPS ini juga menjadi perhatian Program Keluarga Harapan (PKH) yang disosialisasikan oleh para pendamping. Dengan sosialisasi yang dilakukan oleh para Pendamping PKH dapat menjadi salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya CTPS dan membentuk karakter unggul bangsa Indonesia yakni hidup bersih dan sehat sehingga tercipta sumber daya manusia yang sehat, kuat dan sejahtera dalam rangka optimalisasi bonus demografi
Peranan E-Government Dalam Pelayanan Publik
Adilla Septiani;
Syamsir Syamsir;
Afifah Rahma Aulia;
Auliya Resti;
Viona Fazira;
Dwi Andini Sukma Wijaya;
Zakia Aldeo
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i5.183
Konsep good governance, masyarakat merupakan salah satu unsur yang harus terjalin dengan pemerintah dan swasta. Isu-isu terkait pencapaian tata kelola yang baik ditemukan karena ketidakpercayaan publik karena keterbatasan pemerintah dan kelemahan manajerial, yang mengarah pada penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat pemerintah. Sederhananya, tata kelola adalah proses dimana lembaga publik mengatasi masalah publik, mengelola sumber daya publik, dan menjamin pemenuhan hak asasi manusia. Esensi tata pemerintahan yang baik adalah kebebasan dari penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi, serta pengakuan hak-hak berdasarkan aturan hukum. Ada dua hal yang harus diperhatikan pemerintah dalam menerapkan sistem e-government, yaitu: Kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama pelayanan pemerintah. Pemerintah Bukit Tinggi tidak lagi diposisikan sebagai pihak yang dominan, tetapi mempertimbangkan statusnya sebagai penyedia layanan masyarakat dan ketersediaan sumber daya baik dari warga maupun pemerintah. Sumber daya diartikan sebagai tersedianya sumber daya manusia yang terampil dan sumber daya teknis yang merata. Kehadiran MPP diharapkan dapat mendorong inovasi pelayanan publik di daerah. Selain itu, pembentukan MPP juga sejalan dengan misi walikota Bukit Tinggi untuk menyelenggarakan pemerintahan yang tanggap. Saat ini MPP Kabupaten Bukittinggi menyediakan 19 pelayanan publik dalam bentuk izin dan non izin. Sebelum adanya MPP, masyarakat lebih mengenal pelayanan publik di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSA) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Mal layanan publik bisa dikatakan meningkatkan kualitas dari dua layanan komprehensif ini.
Tata Kelola Air Dalam Prespektif Islam
Yeni Hendriyani;
Ahmad Hasan Ridwan
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i3.165
Water is one of the most important natural resources in human life. You can imagine what life would be like if there was no water. The rate of population growth which is inversely proportional to the availability of water has caused a water crisis. The water crisis has made people aware of the need for efforts to raise awareness about the importance of water and its maintenance. Water as one of the fulfillment of needs, as well as a means of worship requirements. To what extent Islam views water as a very urgent resource, it can be seen from the explanation of the rules for managing these resources. The research method this time is a qualitative research that emphasizes research that uses library materials as the main source (data). From this presentation, it can be seen that both Islam and the rule of law in Indonesia place water as a very important resource.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Ekonomi Materi Pendapatan Nasional Pada Pembelajaran Daring Melalui Media Zoom Meeting dan Google Form
Nining Sariningsih
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i4.175
Penelitian ini bertujuan untu mengetahui sejauh mana efektifitas media zoom meeting dan google form dalam mengatasi masalah aktivitas dan hasil belajar Ekonomi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif di SMA Negeri 1 Cibeber, Kabupaten Cianjur pada kelas XI IPS 2. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 sebanyak 36 siswa. Tehnik pengumpulan data merupakan suatu cara yang digunakan untuk memperoleh data yang diperlukan dalam sebuah penelitian. Adapun metodenya adalah: Metode Observasi, Metode Interview, Metode Dokumentasicdan metode tes. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah guru masih merasa kurang maksimal, hal ini dibuktikan siswa sudah mulai terbiasa dengan pembelajaran daring akan tetapi tentu saja harus di dukung dengan media pembelajaran daring yang memadai seperti aplikasi WhatsApp, Zoom meeting dan lain-lain. Kegagapan pembelajaran daring masih nampak terlihat di SMA Negeri 1 Cibeber. Komponen-komponen yang sangat penting dari proses pembelajaran daring daring (online) perlu ditingkatkan dan diperbaiki. Persentase siswa yang berhasil meningkatkan aktivitas belajar pada mata pelajaran Ekonomi mencapai sejumlah 100% dari keseluruhan siswa 36 siswa. Tindakan yang dilakukan guru adalah perbaikan kualitas pembelajaran serta dorongan untuk memperbaiki hasil belajar siswa yang pada akhirnya bisa menumbuhkembangkan akhlak dan moral siswa.
Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Timbulnya Gugatan Warga Negara (Studi Kasus Putusan Samarinda dan Palangkaraya)
Desy Nor Fitriana;
Desy Rizky Mahrunnisa
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i5.189
Perubahan iklim telah membawa bumi pada peningkatan suhu yang semakin lama semakin tinggi. Laporan Penilaian Keenam IPCC yang diterbitkan pada tahun 2021, mengemukakan bahwa emisi gas yang dihasilkan manusia telah menghangatkan iklim dunia. Isu perubahan iklim menjadi masalah yang kompleks. Hal ini karena, dampak dari perubahan iklim pada berbagai sektor masyarakat saling terkait. Dari fenomena tersebut timbulah gugatan dari warga negara yang menuntut sikap serta kebijakan dari pemerintah. Untuk mengkaji putusan gugatan warga negara, peneliti menggunakan metode yuridis normatif sehingga menghasilkan analisis yang bersifat deskriptif. Sebagai acuan pembahasan, peneliti menggunakan kasus gugatan yang hadir di Samarinda dan Palangkaraya. Dalam kasus Samarinda, warga negara menuntut tindakan pemerintah yang lalai dalam evaluasi perusahaan tambang, sehingga aktivitas tambang itu lambat laun menjadi penyumbang emisi terbesar yang merugikan masyarakat sekitar. Tidak jauh dari itu, kasus Samarinda pun berisi gugatan terhadap tindakan pemerintah yang melakukan pembiaran pada pembukaan lahan dengan cara dibakar hingga menyebabkan kebakaran hutan yang berlanjut. Kedua kasus tersebut menjadi cerminan bahwa warga negara dapat menuntut pemerintah atas tindakannya yang merugikan kepentingan umum. Oleh karena itu, pemerintah dalam melakukan tindakannya haruslah cermat dan tepat.
Desain Pembelajaran Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Self Efficacy Siswa Sekolah Dasar
Andreas Erwin Prasetya
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i3.170
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan desain pembelajaran yang berbasis model discovery learning untuk siswa kelas 2 sekolah dasar. Desain pembelajaran yang dikembangkan secara spesifik untuk menstimulasi berkembangnya self efficacy sebagai dampak pengiring proses belajar. Implementasi penelitian dilakukan berdasar model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diantarannya kuesioner dan wawancara. Kuesioner digunakan untuk mengembangkan desain pembelajaran dan pengukuran self efficacy sementara wawancara digunakan untuk mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran. Setelah proses pengembangan dan pengujian ditemukan bahwa desain pembelajaran memiliki kualitas konten sangat baik dan terjadi peningkatan self efficacy sebesar 30%.
Peningkatan Pemahaman Penentuan KKM Melalui Kegiatan Diskusi Kelompok Dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
Dedi Supriyadi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i4.176
Hasil supervisi akademik kepengawasan tahun 2021/2022 khusus tentang Menentukan KKM hanya mencapai 4,12 % dari jumlah guru 16 orang. Hal ini disebabkan guru enggan untuk konsultasi khusus dalam mengemukakan permasalahan proses pembelajaran, khususnya dalam penentuan KKM. Untuk mengatasi hal tersebut maka pada pelaksanaan kepengawasan tahun 2021/2022 dilaksanakan pengembangan supervisi klinis dengan cara diskusi kelompok untuk meningkatkan pemahaman guru dalam pelaksanaan penentuan KKM di sekolah yaitu di SNPN 1 Cikembar Kecamatan Cikembar kabupaten Sukabumi. Pada tahap pertemuan awal dari 16 orang guru ada 12 guru yang melaksanakan penentuan KKM rata-rata setiap guru menuliskan penentuan KKM sekitar dua sampai tujuh KD. Kemudian pada saat membuat perencanaan penentuan KKM sudah dapat membuat perencanaan penentuan KKM secara mandiri sesuai dengan kebutuhan sekolah yaitu merevisi sebanyak 89,12 % dan membuat sendiri sebanyak 10, 88 %. Selanjutnya hasil validasi silabus dan RPP maka yang sesuai dengan rambu-rambu rata-rata antara 63,88 % sampai 69,74 %. Hasil observasi kegiatan pembelajaran dengan cara menilai diri sendiri adalah proses pembelajaran berpusat pada siswa karena aktivitas siswa rata-rata 95,18 % dan aktivitas guru rata-rata 36,30 %. Hasil tahap pertemuan balikan semua guru melaksanakan refleksi yaitu yang menulis tentang keberhasilan dalam proses pembelajaran semuanya (100%), yang menulis tentang kendala hanya 98,72 %, dan semua guru menentukan tindak lanjut dan kesimpulan. Ini menunjukkan bahwa pada guru- guru ada komitmen untuk melaksanakan tindak lanjut pada kegiatan berikutnya. Untuk objektivitas menilai diri sendiri selama kegiatan kepala sekolah melakasakan monitoring dan evaluasi pada setiap tahapan. Berdasarkan hasil pengembangan pelaksanaan supervisi akademis melalui diskusi kelompok dapat meningkatkan pemahaman guru dalam penentuan KKM, kualitas pembelajaran dan kompetensi guru.
Strategi Pembelajaran dalam Proses Membaca dan Menulis Permulaan
Yeti Susanti
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i5.186
Tujuan yang ingin dicapai dalam pembahasan ini adalah untuk mengetahui: 1) langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran membaca dan menulis permulaan, 2) metode pelaksanaan pembelajaran membaca dan menulis permulaan, 3) pemakaian media bergambar dalam pelaksanaan pembelajaran membaca dan menulis permulaan, 4) pelaksanaan evaluasi pembelajaran membaca dan menulis permulaan, dan 5) hambatan-hambatan yang dirasakan guru dalam pelaksanaan pembelajaran membaca dan menulis permulaan. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah metode konstruktivisme dan metode kualitatif, metode multisensori dengan pengumpulan data pengamatan. Membaca merupakan sarana yang tepat untuk mempromosikan suatu pembelajaran sepanjang hayat (life long learning). Menurut Doman waktu terbaik untuk belajar membaca kira-kira bersamaan waktunya dengan anak belajar bicara, dan masa peka belajar anak terjadi pada rentang usia 3 hingga 5 tahun. Metode multisensori berhasil digunakan untuk mengatasi kelemahan membaca pada penderita disleksia, namun belum diketahui pengaruhnya jika diterapkan pada anak-anak di sekolah formal yang kurang menunjukkan peningkatan kemampuan membaca, dan meningkatnya minat juga motivasi siswa untuk membaca dan menulis permulaan.
Pengaruh Deposit Structure Syariah Compliance dan Ownership Concentration Terhadap Islamic Corporate Governance Pada Bank Syariah Di Indonesia
Annisa Nur Kholifah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i4.171
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memeroleh bukti secara empiris mengenai Pengaruh Deposit Structure, Syariah Compliance Dan Ownership Concentration Terhadap Pengungkapan Islamic Corporate Governance Pada Bank Syariah Di Indonesia. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor per Bank Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia dan yang mempublikasikan laporang keuangan tahunan pada tahun 2016 – 2020. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 13 Perusahaan Bank Umum Syariah di Indonesia. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan menggunakan E-views versi 9 untuk analisis datanya. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan 13 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian dengan pengamatan selama 5 tahun, sehingga total sampel penelitian sebanyak 40 sampel. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi data panel. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: Deposit Structure, Syariah Compliance, Ownership Concentration berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan Islamic Corporate Governance. Deposit Sturcture tidak berpengaruh terhadap Islamic Corporate Governance. Syariah Compliance berpengaruh terhadap Islamic Corporate Governance. Ownership Concentration tidak berpengaruh terhadap Islamic Corporate Governance. Hasil nilai Adjusted R-squared yaitu sebesar 0.405036 atau 40.5%. Hal ini berarti bahwa Variabel Islamic Corporate Governance yang bisa dijelaskan oleh variasi dari seluruh variabel independen yaitu Deposite Structure, Syariah Compliance dan Ownership Concentration.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Guru dengan Penerapan Reward dan Punishment di MIN 3 Batang Hari
Suyatno Suyatno
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-imperatif.v3i5.196
Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah salah satu faktornya adalah mengenai kedisiplinan. Selain sebagai pendidik guru juga menjadi teladan bagi siswa – siswanya, oleh karena itu peran guru sangat penting dalam pembentukan karakter siswa terutama dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab. Suatu kondisi belajar yang optimal dapat tercapai jika guru menegakkan kedisiplinan, mampu mengatur siswa dan sarana pengajaran serta mengendalikannya dalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pengajaran. Selain itu, hubungan interpersonal yang baik antara guru dan siswa dengan siswa merupakan syarat keberhasilan pengelolaan kelas. Dengan demikian, kedisiplinan guru dalam pembelajaran mutlak diperlukan guna mewujudkan kondisi belajar yang efektif dan efisien dengan hasil yang optimal. Reward and Punishment dipandang salah satu solusi yang tepat dalam kasus peningkatan kediplinan. Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah ingin mencari alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar dikelas melalui penerapan Reward and Punishment. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). PTS bertujuan untuk mencari pemecahan permasalahan nyata yang terjadi di sekolah-sekolah, sekaligus mencari jawaban ilmiah bagaimana masalah-masalah tersebut bisa dipecahkan melalui suatu tindakan perbaikan. Sasaran penelitian ini adalah Guru di MIN 3 Batang Hari Tahun Pelajaran 2021/ 2022. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa Reward dan Punishment, guru yang terlambat lebih dari 15 menit adalah 0, dan guru yang terlambat kurang dari 10 menit sebanyak 2 orang guru. Penerapan Reward dan Punishment dapat meningkat disiplin guru hadir pada kegiatan belajar mengajar di MIN 3 Batang Hari