cover
Contact Name
Junaidin
Contact Email
junaidinfarm03@gmail.com
Phone
+6282119895060
Journal Mail Official
lppmstfm01@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Jl. KH Syekh Nawawi km.4 No.13 Tigaraksa – Kabupaten Tangerang Telp./Fax. (021) 2986 7307
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Farmagazine
ISSN : 23024933     EISSN : 26218216     DOI : 10.47653
Core Subject : Health, Science,
Jurnal (Farmagazine) adalah jurnal ilmiah tentang hasil-hasil penelitian ilmu-ilmu farmasi yang meliputi: farmasi maritim, farmasi bahan alam, formulasi, kimia farmasi, rumah sakit dan komunitas, farmakologi, dan bioteknologi farmasi.
Articles 148 Documents
Uji Aktivitas Inhibisi Xanthine Oxidase Secara In Vitro Oleh Ekstrak Daun Kaca Piring (Gardenia jasminoides J. Ellis) Abdul Aziz Setiawan; Nur’aini ,; Nabila Paramitha Aziz Chairunnisa
Jurnal Farmagazine Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v6i2.132

Abstract

Kaca piring adalah perdu tahunan dari suku kopi-kopian atau Rubiaceae. Daun kaca piring memiliki potensi sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase karena adanya beberapa golongan senyawa seperti flavonoid, polifenol dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai inhibitor, ekstrak daun kaca piring memiliki aktivitas sebagai inhibitor dan konsentrasi ekstrak dengan nilai hambat paling baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 5 perlakuan konsentrasi dan 2 ulangan. Perlakuan konsentrasi ekstrak daun kaca piring (Gardenia jasminoides J. Ellis) yaitu 0,1;0,25;0,5;1;5 µg/mL allopurinol sebagai pembanding dengan perlakuan konsentrasi 0,1;0,2;0,5;1;2 µg/mL. Prinsip pengukuran adalah nilai absorbansi pada spektrofotometer yang mengukur jumlah asam urat yang terbentuk sehingga diperoleh persentase hambatannya. Hasil penelitian menunjukkan daya hambat ekstrak dengan konsentrasi 0,1 sebesar 2,9%; 0,2 sebesar 5,09%; 0,5 sebesar 8,24%; 1 sebesar 11,04%; 5 sebesar 49,64%. Berdasarkan hasil penelitian bahwa daya hambat optimum oleh ekstrak daun kaca piring (Gardenia jasminoides J. Ellis) pada konsentrasi 5µg/mL yang memiliki persentase penghambatan paling besar yaitu 49,64% dengan nilai keseluruhan IC50 sebesar 5,04 µg/mL kategori penghambatan sangat kuat.
ANALISIS KADAR CEMARAN TIMBAL (Pb) DAN KADMIUM (Cd) PADA SAMPEL IKAN AIR TAWAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Liska Ramdanawati1; Emma Emawati2; Baiq Erma Asmayati3
Jurnal Farmagazine Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v4i2.84

Abstract

Ikan adalah produk perikanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat yang dapat dimungkinkan mengandung logam berat. Jenis pencemaran ikan oleh logam timbal dan kadmium dapat disebabkan oleh lingkungan tempat hidup ikan. Lingkungan tempat hidup ikan adalah salah satu penyebab rentannya terjadi pencemaran dan keberadaan logam dalam lingkungan perairan yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan perairan dan bagi manusia yang mengonsumsinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar cemaran logam timbal dan kadmium pada ikan nila, ikan mas, dan ikan lele yang diambil di daerah Subang. Sampel ikan kemudian didestruksi dengan metode destruksi basah dengan HNO3 dan H2O2. Serapan logam dalam sampel diukur dengan spektrofotometer serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 283,3 nm untuk Timbal dan 228,8 nm untuk Kadmium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel ikan lele mengandung timbal sebesar 2,7544 bpj, ikan nila sebesar 2,7142. Kata kunci: kontaminasi, ikan, kadmium, spektrofotometri serapan atom (SSA), timbal..
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN BAMBU TALI (Gigantochloa apus (Schult.) Kurz.) TERHADAP JAMUR Candida albicans Abdul Aziz Setiawan; Latif Yudha Aditama; Yusransyah ,
Jurnal Farmagazine Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v5i3.113

Abstract

Bakteri penghasil antibiotik golongan beta laktam telah lama diteliti. Sejalan dengan waktu, resistensi terhadap antibiotik golongan beta laktam saat ini banyak terjadi. Resistensi tersebut dapat diakibatkan karena salah satunya adalah tidak konsisten untuk menghabiskan antibiotik sehingga bakteri mampu menghasilkan enzim β-laktamase. Resistensi ini dapat dikurangi dengan menggunakan inhibitor terhadap aktivitis enzim β-laktamase. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri yang memproduksi inhibitor antibiotik β lactamase dari bahan baku tahu sumedang. Bakteri terpilih dilakukan uji dengan metode “direct antagonism”. Sampel diambil dari pabrik tahu dari daerah Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Dari proses isolasi didapat beberapa isolat tunggal yang berpotensi menghasilkan inhibitor beta laktamase. Isolat tersebut di uji daya hambat terhadap bakteri target golongan β-laktamase. Isolat yang menghasilkan zona bening ketika uji merupakan isolat dengan potensi. Didapat 1 bakteri kandidat yang memiliki potensi untuk menghasilkan inhibitor beta laktamase. Identifikasi dilakukan dengan metode API test dan didapat bakteri tersebut adalah Bacillus licheniformis. Kata kunci: bakteri antibiotik, beta laktamase, inhibitor beta laktamase
PENENTUAN KUALITAS AIR MINUM TERHADAP PARAMETER pH, TDS, COD, BESI, KESADAHAN TOTAL, KANDUNGAN BAKTERI E. COLI DAN COLIFORM PADA BEBERAPA RUMAH MAKAN DI SEKITAR AIR TAWAR KOTA PADANG Diana Sylvia; Yulizar Yusuf; Bustanul Arifin
Jurnal Farmagazine Vol 1, No 2 (2014): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v1i2.53

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kualitas air minum di beberapa rumah makan sekitar Air Tawar Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air minum yang disediakan rumah makan tersebut terhadap parameter pH, TDS, COD, besi, kesadahan total, kandungan bakteri E.Coli dan Coliform. Pengambilan sampel dilakukan secara periode setiap minggu analisis selama empat minggu. Pengukuran pH dilakukan dengan menggunakan pHmeter dengan nilai pH yang didapatkan berkisar antara 6,58-8,33. Total padatan terlarut (TDS) dianalisis dengan metode gravimetri, nilai yang diperoleh berkisar 70-680 mg/L. Untuk kebutuhan oksigen kimia (COD) dilakukan dengan metode titrasi permanganometri diperoleh nilai berkisar antara 0,2-0,9 mg/L. Kandungan logam besi dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri visible dengan panjang gelombang 520 nm, nilai Fe yang didapat berkisar 0,0996-0,1980 mg/L. Tingkat kesadahan total dianalisis dengan metode titrasi kompleksometri nilai yang dihasilkan berkisar 39,8358-302,1114 mg/L. Sementara untuk parameter bakteriologis yaitu bakteri E.Coli dan Coliform dilakukan dengan metode Most Probable Number (MPN) atau angka paling mungkin. Nilai MPN pada E.Coli diperoleh antara 21-240 per 100 mL sampel, sedangkan untuk bakteri Coliform diperoleh nilai berkisar antara 27-240 per 100 mL sampel. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kualitas air minum dikategorikan kurang bagus. Berdasarkan hasill pengujian secara total terhadap parameter di atas, dapat diketahui bahwa kualitas air minum di beberapa rumah makan tersebut belum memenuhi kualitas standar yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 907/MENKES/SK/VII/2002. Kata Kunci : air minum rumah makan, pH, TDS, COD, besi, kesadahan total
ANALISIS LOGAM BERAT PADA BERAS (Oriza sativa L.) YANG DITANAM DI DAERAH INDUSTRI KARET MEKAR JAYA La Ode Akbar Rasydy; Diana Sylvia; Zenniah Anggraeni Zein
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i1.535

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan konsumsi beras terbesar setelah Banglades yang merupakan sebagai makanan pokok. Mutu beras dapat dilihat dari aktivitas budidaya padi tergantung pada proses penanaman dan lingkungan sekitar, seperti penggunaan pupuk anorganik, kualitas tanah, cuaca serta air yang tercemar oleh limbah industri juga dapat berpotensi dalam pencemaran bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan kandungan logam Kadmium (Cd), Tembaga (Cu), Merkuri (Hg), Timbal (Pb) dan Besi (Fe) pada 3 sampel beras yang ditanam di daerah Industri Karet Mekar Jaya. Sampel beras yang diambil dari hulu, tengah dan hilir persawaan disekitar industri dianalisis menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dan pengujian dilakukan dengan 2 pengulangan. Dari hasil penelitian analisis logam Cd, Cu, Hg, Pb dan Fe yang diperoleh, sampel beras hanya mengandung logam Cu dan Fe, sedangkan logam Cd, Hg dan Pb tidak dapat terdeteksi. Logam Cu yang terkandung pada beras dipersawahan tersebut pada daerah hulu, tengah dan hilir berturut-turut 4,765; 4,73 dan 4,13 mg/kg sedangkan logam Fe berturut-turut 6,8; 5,76 dan 5,025 mg/kg. Kesimpulan yang diperoleh bahwa pada sampel beras 1, 2 dan 3 tidak terdeteksi logam Cd, Hg dan Pb, kadar logam Cu masih dalam batas aman menurut BPOM no 03725/B/SK/VII/89 sedangkan kadar logam Fe yang diperoleh melebihi batas aman menurut Permenkes no 492/MENKES/Per/IV/2010.
ANALISIS SIBUTRAMIN HIDROKLORIDA PADA JAMU PELANGSING DI KECAMATAN CURUG DENGAN SPEKTOFOTOMETRI UV Diana Sylvia; Aprie Gantina; Nita Rusdiana
Jurnal Farmagazine Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v5i2.98

Abstract

Sesuai Permenkes RI nomor 007 tahun 2012 tentang registrasi obat tradisional, menyatakan bahwa obat tradisional dilarang mengandung bahan kimia obat sintetik atau hasil isolasi yang berkhasiat obat. Salah satu obat tradisional adalah jamu pelangsing dipercaya dapat menahan nafsu makan dan menurunkan berat badan dengan cepat, dan diduga karena adanya penambahan bahan kimia obat yang dilarang yaitu sibutramin hidroklorida. Analisis kuantitatif dengan spektrofotometri UV dibaca dengan λ maksimum 230 nm, menyatakan bahwa semua sampel positif mengandung sibutramin hidroklorida dengan kadar tertinggi pada sampel 2 dengan hasil 2,5% dari kadar tiap 0,2 gram sampel. Kata kunci : Sibutramin hidroklorida, Jamu pelangsing, Spektrofotometri UV – Vis.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN FARINGITIS ANAK DI INSTALASI RAWAT JALAN RSU KABUPATEN TANGERANG TAHUN Nuraini M.Farm, Apt; Ayup Milladi; Ary Dwi Lestari
Jurnal Farmagazine Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v1i1.35

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA ) termasuk kedalam 10 penyakit Terbanyak Rawat Jalan dan menempati urutan pertama pada tahun 1999, serta menjadi penyebab kematian umum terbanyak kedua pada tahun pada tahun 2000. Faringitis akut merupakan salah satu penyakit ISPA tersering pada anak-anak. Insiden puncak faringitis adalah pada usia sekolah antara umur 4-7 tahun. Penyebab utamanya adalah virus dan bakteri. Bakteri Streptokokus Grup A adalah penyebab umum pada Faringitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan antibiotik pada pasien faringitis anak dan gambaran kesesuaian penggunaan antibiotik yang meliputi ketepatan dosis, ketepatan indikasi, ketepatan pemilihan obat, ketepatan cara pemberian dan ketepatan lama penggunaan antibiotik. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif terhadap data sekunder yang berupa data rekam medis. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif analitik dengan metoda total sampling. Dari 112 pasien diperoleh 95 pasien yang masuk kategori inklusi penelitian dan sisanya sebanyak 7 pasien masuk kategori ekslusi penelitian. Pada penelitian ini diperoleh kesesuaian penggunaan antibiotik yang cukup tinggi yaitu sebanyak 63,2% yang meliputi ketepatan dosis sebanyak 87,4%, ketepatan indikasi sebanyak 100%, ketepatan pemilihan obat sebanyak 100%, ketepatan cara pemberian obat sebanyak 100% dan ketepatan lama pemberian sebanyak 83,1%. Penggunaan antibiotik terbanyak pada penelitian kali ini adalah Cefiksim dengan proporsi sebanyak 37.90%. Kata Kunci : ISPA, faringitis, antibiotik
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) PENGGUNA NON-MKJP TERHADAP MKJP DI KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN INDONESIA Ni Nyoman Sri Mas Hartini; Bisma Nugraha; Akhmad Priyadi
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i1.526

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia terus meningkat, hingga tahun 2018 jumlahnya tercatat 265 juta jiwa. Hal inilah yang mendorong pemerintah membentuk program Keluarga Berencana (KB) untuk menekan pertumbuhan penduduk, salah satunya dengan menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang dan obat (MKJP). Namun faktanya, wanita usia subur (WUS) pengguna kontrasepsi jangka pendek lebih banyak dibandingkan dengan pengguna jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, persepsi, dan sikap serta hubungan faktor-faktor tersebut pada WUS pengguna alat kontrasepsi jangka pendek terhadap penerapan MKJP serta hubungan faktor tersebut di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Jawa Barat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang menggunakan metode kontrasepsi jangka pendek. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 362 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan WUS pengguna kontrasepsi jangka pendek tentang kontrasepsi jangka panjang (MKJP) berada pada kategori baik (77,47%), persepsi WUS dalam kategori positif (76,21%) dan sikap WUS berada pada kategori positif (73,02%). Hubungan antara pengetahuan dengan persepsi maupun sikap memiliki kekuatan yang lemah, artinya dapat dikatakan pengetahuan mengenai MKJP pengaruhnya sangat kecil terhadap persepsi dan sikap pemilihan kontrasepsi MKJP.
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN YANG TERDAPAT DALAM DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) MENGGUNAKAN METODE KJELDAHL & SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Diana Sylvia; Vira Apriliana; La Ode Akbar Rasydy
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.557

Abstract

Protein merupakan salah satu makronutrisi yang memilki peranan penting dalam pembentukan biomolekul. Protein dapat ditemukan dalam berbagai tumbuhan, salah satunya adalah daun jambu biji. Daun jambu biji mempunyai manfaat bagi kesehatan yaitu sebagai antiinflamasi, antidiare, analgesik, antibakteri, antidiabetes, antihipertensi, mengurangi demam dan penambah trombosit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat kandungan protein pada daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan berapa besar kandungan protein daun jambu biji tersebut. Parameter yang digunakan yaitu uji kualitatif dan uji kuantitatif, pada uji kualitatif dilakukan dengan menggunakan metode biuret untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan protein pada daun jambu biji, sedangkan uji kuantitatif dilakukan dengan metode kjeldahl dan Spektrofotometri Uv-Vis untuk mengetahui kadar protein yang terdapat pada daun jambu biji tersebut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat kandungan daun jambu biji dengan uji biuret, dan pada metode kjeldahl diperoleh kadar protein rata-rata 0,131% pada daun jambu biji tua dan diperoleh rata-rata 0,113% pada daun jambu biji muda, sedangkan pada metode Spektrofotometri Uv-Vis diperoleh rata-rata pada daun jambu biji tua sebesar 0,142% dan daun jambu biji muda sebesar 0,053%.
ANALISIS IN-SILICO PENGHAMBATAN MAIN PROTEASE (MPRO) PADA SARS-CoV-2 OLEH SENYAWA AKTIF TEH HIJAU (Camelia sinensis) Rosario Trijuliamos Manalu; Harfiana Safitri; Hesti Paramita Sari; Rheamanda Devina; Irnawati Irnawati; Eni Asmarizah Liliwana
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.548

Abstract

COVID-19 adalah penyakit pernapasan akibat virus yang menyebabkan keadaan darurat kesehatan global dan diumumkan sebagai penyakit pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Kurangnya molekul obat tertentu atau strategi pengobatan untuk melawan penyakit ini membuatnya semakin parah. Oleh karena itu, molekul obat yang efektif sangat dibutuhkan untuk melawan COVID-19. Protease utama (Mpro) dari SARS CoV 2, komponen kunci dari replikasi virus ini, dianggap sebagai target utama pengembangan obat anti-COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah senyawa yang ada di dalam tumbuhan Camellia sinensis berpotensi sebagai obat COVID-19. Jenis penelitian adalah in silico menggunakan metode molecular docking. Hasil studi ini menunjukkan bahwa dari 8 senyawa aktif, CG (Catechin gallat) dan ECG (Epicatechin gallate) menunjukkan potensi untuk diteliti lebih lanjut, karena potensi aktivitasnya lebih kuat dibandingkan dengan senyawa pembanding Remdesivir, dengan score masing-masing -111,407 dan -111.391. Selain itu juga melakukan visualisasi residu setiap senyawa yang ada pada tumbuhan Camellia sinensis dengan Reseptor SARS-CoV-2 menggunakan Webserver PLIP. Sebanyak 5 senyawa aktif dari tanaman Camellia sinensis disaring melalui penapisan berdasarkan parameter Lipinski’s Rule of Five dan prediksi ADMET menggunakan pkCSM. Potensi inhibisi SARS-CoV-2 oleh Catechin gallat dan Epicatechin gallat dari penelitian ini dapat menjadi titik awal dalam proses pengembangan obat terapi COVID-19 dari senyawa bahan alam.

Page 11 of 15 | Total Record : 148