cover
Contact Name
Junaidin
Contact Email
junaidinfarm03@gmail.com
Phone
+6282119895060
Journal Mail Official
lppmstfm01@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Jl. KH Syekh Nawawi km.4 No.13 Tigaraksa – Kabupaten Tangerang Telp./Fax. (021) 2986 7307
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Farmagazine
ISSN : 23024933     EISSN : 26218216     DOI : 10.47653
Core Subject : Health, Science,
Jurnal (Farmagazine) adalah jurnal ilmiah tentang hasil-hasil penelitian ilmu-ilmu farmasi yang meliputi: farmasi maritim, farmasi bahan alam, formulasi, kimia farmasi, rumah sakit dan komunitas, farmakologi, dan bioteknologi farmasi.
Articles 148 Documents
UJI KANDUNGAN TIMBAL (Pb) PADA DAUN BAWANG PREI (Allium porrum L) YANG DITANAM DI SEPANJANG JALAN PADANG PANJANG BUKITTINGGI SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Mega Yulia; Anna Fadilla; Devahimer Harsep Rosi
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.635

Abstract

Padatnya jalur kendaraan yang berada di sepanjang jalan Padang Panjang - Bukittinggi merupakan salah satu penyumbang kontaminasi logam berat seperti timbal (Pb) pada tanaman yang tumbuh disekitar daerah tersebut. Salah satu tanaman yang banyak ditanam adalah daun bawang prei. Dalam mengkonsumsi bawang prei sebagian masyarakat ada yang mencuci sebentar ataupun tidak mencuci sama sekali daun bawang preinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya cemaran timbal pada daun bawang prei yang ditanam sepanjang jalan Padang Panjang - Bukittinggi dengan metoda Spektrofotometer Serapan Atom yang dilakukan uji di Balai Riset dan Standarisasi Industri Padang. Sampel diambil secara acak pada tiga lokasi lahan yang menanam bawang prei dengan masing-masing lokasi dijadikan 2 sampel uji dengan variasi tidak dicuci dan dicuci. Hasil pemeriksaan diperoleh  kandungan timbal pada lokasi pertama, kedua dan ketiga sebelum dicuci secara berurutan adalah 0,251 mg/kg, 0,147 mg/kg dan 0,0377 mg/kg. Sedangkan untuk sampel setelah dicuci pada lokasi pertama, kedua dan ketiga adalah 0,0683 mg/kg, 0,0917 mg/kg dan 0,167 mg/kg. Dari hasil analisis semua sampel daun bawang prei mengandung timbal baik sebelum dicuci maupun setelah dicuci namun masih dalam kategori aman untuk dikonsumsi karena masih berada dibawah ambang batas yang ditetapkan SNI 7387-2009 yaitu 0,5 mg/kg.
PENELUSURAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI (Staphylococcus aureus) DARI TUMBUHAN OBAT DI PULAU KALIMANTAN Amelia Wandini; Hasyrul Hamzah
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.623

Abstract

Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keanekaraman hayati yang tinggi, di hutan Kalimantan juga tumbuh berbagai macam pohon yang berpotensi sebagai obat. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri pathogen yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti impetigo, selulitis, dan bisul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengetahui efek antibakteri dari tumbuhan obat yang ada di Kalimantan terhadap bakteri S. aureus dan untuk mengetahui senyawa antibakteri yang terkandung dalam tumbuhan obat di Kalimantan.  Penelitian ini menggunakan metode studi literature dari hasil penelitian terdahulu yang diklasifikasikan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil review artikel didapatkan 20 tumbuhan di pulau Kalimantan berhabitus pohon yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus, tumbuhan tersebut mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tannin, fenol, saponin, alkaloid, triterpenoid dan steroid. Kesimpulan tumbuhan yang memiliki daya hambat bakteri S. aureus dengan kategori sangat kuat adalah ekstrak daun manga bacang  dengan diameter zona hambat 13,42 mm pada konsentrasi ekstrak 31,25 mg/mL.  Oleh karena itu ekstrak daun mangga bacang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pengobatan  bakteri S. aureus.
EFEKTIVITAS TANAMAN INAI (Lawsonia inermis L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI Defi Lusi Anggraeni; Paula Mariana Kustiawan
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.611

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki bebagai macam tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan obat tradisional adalah tanaman inai. Tanaman inai (Lawsonia inermis L.) merupakan suatu tanaman yang termasuk dalam keluarga Lythraceae, biasanya tumbuh di daerah yang tropis dan subtropics, misalnya di Negara Persia, Arab, Turki, Yahudi dan Indonesia. Di Indonesia sendiri masih sedikit informasi mengenai potensi tanaman inai (Lawsonia inermis L) sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai efektivitas tanaman inai (Lawsonia inermis L) sebagai antioksidan dan antibakteri melalui artikel yang terkait. Penelitian yang dilakukan yaitu berupa literature review demikian metode yang digunakan berupa pengumpulan artikel terkait menggunakan mesin pencari seperti Google Schoolar, Sciencedirect dan Pubmed. Tanaman inai efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri dengan zona hambat 26.1mm. Lawsonia inermis juga memiliki aktivitas sebagai antioksidan dengan efektivitas IC50 sebesar 4.8µg/ml. Tumbuhan L. Inermis memiliki efktivitas yang tinggi sebagai antioksidan dan antibakteri sehingga dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu produk.
HUBUNGAN KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK Robi’ah Adawiyah; Dyah Aryani Perwitasari
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.609

Abstract

Gagal ginjal adalah penyakit yang disebabkan oleh kerusakan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan Glomerolus Filtration Rate (GFR) yang kurang dari 60% dan disertai dengan adanya peningkatan kadar urea dan kreatinin serum. Pengobatan pada pasien penyakit ginjal kronis yang paling umum adalah terapi Hemodialisis. Kualitas hidup yang baik menjadi salah satu indikator keberhasilan terapi hemodialisis yang dilakukan. Tujuan dari review artikel ini untuk mengetahui hubungan terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien pasien gagal ginjal kronik. Metode yang digunakan yang digunakan dalam penyusunan artikel ini yaitu studi literature review. Data yang dikumpulkan dengan mengakses database online dengan penelusuran elektronik pada google scholar berdasarkan PICO, didapatkan 3 artikel yang memiliki titik akhir sama. Hasil review artikel didapatkan pasien yang tidak patuh melakukan terapi hemodialisa memiliki kualitas hidup yang kurang baik. Pasien yang tidak patuh mayoritas mempunyai kualitas hidup kurang baik karena pasien merasa bosan, durasi waktu yang cukup lama dan kurangnya dukungan dari keluarga sehingga membuat pasien tidak termotivasi menjalani terapi hemodialisa. Rata-rata pasien yang patuh sebanyak 61,3%, dan pasien yang memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 44,86%.
UJI DAYA HAMBAT Propinobacterium acnes PADA PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI SEDIAAN SABUN WAJAH KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) Laela Febriana; R.F.X. Premihadi Putra; Firman Rezaldi; Susanti Erikania; Rina Nurmaulawati; Priyoto Priyoto
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.644

Abstract

Propinobacterium acnes merupakan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya jerawat pada bagian wajah. Sabun wajah yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang secara positif berkolerasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat yaitu Propinobacterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan sediaan sabun wajah yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40%. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium yaitu dengan cara menyiapkan sediaan sabun wajah yang telah beredar dipasaran sebagai kontrol positif, membuat basis sabun wajah tanpa zat aktif sebagai kontrol negatif, dan membuat basis sabun wajah yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40%. Metode difusi cakram merupakan salah satu cara untuk menghambat pertumbuhan bakteri Propinobacrterium acnes dari masing-masing sediaan sabun wajah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANOVA satu jalur dan uji lanjut berupa analisis pos hoc. Hasil penelitian ini berdasarkan uji ANOVA satu jalur dengan masing-masing nilai p yang dihasilkan kurang dari 0,05 dan juga analisis pos hoc dapat disimpulkan bahwa sediaan sabun wajah yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang pada konsentrasi 40% berbeda nyata dengan konsentrasi 20% dan 30% sebagai antibakteri Propinobacterium acnes. Namun tidak berbeda nyata dengan kontrol positif. Konsentrasi 40% merupakan konsentrasi terbaik diantara dua perlakuan dan kedua pembanding baik kontrol positif maupun negatif dengan rata-rata diameter zona hambat yang dihasilkan adalah sebesar 15,60 mm dan masuk dalam kategori kuat.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN PASTA GIGI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN KEJI BELING (Strobilanthes crispa L Blume) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Mohammad Zaky; Meta Safitri; Delita Octavia
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.648

Abstract

Daun keji beling (Strobilanthes crispa L Blume) merupakan tanaman yang memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin yang berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan pasta gigi ekstrak etanol 70% daun keji beling (Strobilanthes crispa L Blume) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Bahan yang digunakan dalam pembuatan pasta gigi adalah ekstrak etanol 70% daun keji beling dengan berbagai  konsentrasi K(-), K(+), (F1 1,5%), (F2 3%), dan (F3 4,5%). Semua formula sediaan pasta gigi diuji mutu fisikokimia (organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa dan viskositas) serta aktivitas antibakteri. Hasil skrining fitokimia ekstrak daun keji beling mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang mempunyai mekanisme sebagai antibakteri. Hasil evaluasi fisik sediaan menyatakan bahwa semua sediaan pasta gigi memenuhi persyaratan mutu fisik yaitu berwarna hijau,berbentuk semi solid,berbau khas ekstrak daun keji beling  dengan nilai pH 7-8, viskositas 75,90-89,34cPs, tinggi busa 5,3-9,6 cm . Hasil pengujian antibakteri menunjukkan bahwa sediaan pasta gigi ekstrak daun keji beling  pada formula 1 memiliki daya hambat sebesar 13,6 dengan kriteria sedang, formula 2 dengan daya hambat sebesar 12,7 dengan kriteria sedang, formula 3 memiliki daya hambat terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan diameter hambat sebesar 19,5 mm dengan daya hambat dengan kriteria kuat.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL 70% DAUN JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) SEBAGAI DIURETIK PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Norvegicus) GALUR SPRAGUE DAWLEY Sefi Megawati; Nuriyatul Fhatonah; Nia Wati
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.647

Abstract

Pemanfaatan tanaman sebagai obat tradisional telah banyak digunakan di Indonesia. Ekstrak etanol 70% daun jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) mengandung senyawa aktif seperti tanin, minyak atsiri, gingerol serta flavonoid. Penelitian ini bertujuan mengetahui metabolit sekunder serta aktivitas diuretik ekstrak etanol 70% daun jahe merah. Pembuatan ekstrak daun jahe merah menggunakan metode maserasi yang diujikan pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) galur Sprague Dawley. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu ektsrak dosis I: 40 mg/200 gBB, dosis II: 80 mg/200 gBB, dosis III: 160 gBB, kontrol positif (suspensi furosemid 0,72 mg/200 gBB), kontrol negatif (suspensi Na CMC 0,5%). Pengujian efek diuretik dilakukan dengan mengukur volume urin yang dilakukan selama 6 jam dan pada jam ke 24. Data yang diperoleh dianalisis dengan SPSS oneway ANOVA. Hasil uji Statistik menunjukkan bahwa kelompok dosis III dan kontrol positif tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,074 >0,05. Hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan efek diuretik yang signifikan antara kelompok positif dengan dosis III. Sehinga dosis ekstrak etanol 70% daun jahe merah yang paling optimal memberikan efek diuretik adalah dosis III dengan dosis 160 mg/200 gBB tikus serta kandungan metabolit sekunder yang terkandung yaitu Flavonoid, tannin dan Saponin
STUDI INTERAKSI SENYAWA BAKU PEMBANDING DARI ANDALAS SITAWA FITOLAB TERHADAP KLEBSIELLA PNEUMONIAE DENGAN IN SILICO Purnawan Pontana Putra; Annisa Fauzana; Nola Florida; Gio Vanny Yusuf; Henny Lucida
Jurnal Farmagazine Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v10i1.641

Abstract

Bakteri, virus dan mycoplasma dapat menyebabkan pneumonia. Klebsiella pneumoniae adalah penyebab umum infeksi resisten antimikroba pada pasien rawat inap. Miroba ini secara alami resisten terhadap penisilin. Pnemoniae dapat disebabkan oleh bakteri, virus dan mycoplasma. Bakteri Klebsiella pneumoniae mampu menginfeksi dan memperparah pasien yang terkena penyakit COVID-19. Bakteri ini telah resisten terhadap antibiotik. Dilakukan metode molecular docking untuk memprediksi interaksi antara klebsiella pneumoniae dan senyawa bahan alam yang terdapat pada database andalas sitawa yaitu Alpha Mangostin, Andrographolide, Asiaticoside, Catechin. Curcumin, Deoxyelephantopin, Ethyl methoxycinnamate, Hydroxychavicol, Piperine dan Plumbagin. Perangkat lunak yang digunakan dalam simulasi yaitu Autodock Vina. Optimasi geometri dilakukan dengan MMFF94 untuk senyawa bahan alam. Dari hasil diperoleh senyawa yang memiliki energi bebas gibbs yang terbaik adalah Asiaticoside dengan energi -10.22 (kcal/mol). Asiaticoside memiliki interaksi pada asam amino yaitu Ikatan Hidrogen pada asam amino Asn79, Arg151 selanjutnya Ikatan Van der walls pada Ile152, Met156, dan Ser156. Ikatan Pi-Alkyl pada asam amino Tyr125, His195 dan ikatan Alkyl pada asam amino Arg155. Simulasi dinamika molekul senyawa Asitiacoside dengan protein fluktuasi terbesar pada residu asam amino 245-248 yaitu Leusine, Tyrosine, Phenylalanine, dan Glutamine dengan rentang fluktuasi 3,2169-3,2525 nm