cover
Contact Name
Junaidin
Contact Email
junaidinfarm03@gmail.com
Phone
+6282119895060
Journal Mail Official
lppmstfm01@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Jl. KH Syekh Nawawi km.4 No.13 Tigaraksa – Kabupaten Tangerang Telp./Fax. (021) 2986 7307
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Farmagazine
ISSN : 23024933     EISSN : 26218216     DOI : 10.47653
Core Subject : Health, Science,
Jurnal (Farmagazine) adalah jurnal ilmiah tentang hasil-hasil penelitian ilmu-ilmu farmasi yang meliputi: farmasi maritim, farmasi bahan alam, formulasi, kimia farmasi, rumah sakit dan komunitas, farmakologi, dan bioteknologi farmasi.
Articles 148 Documents
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI INSTALASI RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING Yulia Indah Widianti; Supadmi Woro
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.551

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan penurunan fungsi ginjal secara progesif dan sudah berlangsung lama. Pada pasien PGK membutuhkan terapi yang tepat dan aman untuk mencegah terjadinya akumulasi obat akibat gangguan ekskresi obat melalui ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien PGK, golongan obat, jenis obat dan obat yang bersifat kontraindikasi pada pasien PGK di instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Gamping. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional deskriptif dengan mendeskripsikan karakteristik dan penggunaan obat pasien PGK. Pengambilan data secara retrospektif meliputi penggunaan obat dan data rekam medik pasien PGK di instalasi rawat inap PKU Muhammadiyah Gamping tahun 2019. Jumlah sampel di tentukan dengan rumus slovin diperoleh 41 rekam medik pasien PGK dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi pasien. Data dianalisis dengan cara deskriptif dalam bentuk persentase meliputi karakteristik pasien, golongan obat, jenis obat dan obat yang dikontraindikasikan terhadap pasien PGK. Hasil penelitian dari 41 pasien menunjukan bahwa karakteristik dengan persentase tertinggi berdasarkan usia adalah 45-59 tahun 20 pasien (48,78%), jenis kelamin laki-laki 28 pasien (68,29%). Berdasarkan penyakit penyerta yaitu hipertensi 14 pasien (34,14%), jumlah penggunaan obat terbanyak yaitu 6-10 obat (39,02%). Pada golongan dan jenis obat terbanyak yaitu sistem kardiovaskular dan hematopoietik terdapat 100 jumlah pemberian (32,78%). Penggunaan obat yang dikontraindikasikan pada pasien PGK adalah ketorolac, asam mefenamat dan spironolactone. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan obat yang bersifat kontraindikasi yaitu ketorolac, asam mefenamat dan spironolactone.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN OUTCOME THERAPY ANTIHIPERTENSI PADA GERIATRIK DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA NIRWANA PURI SAMARINDA Rizki Nur Azmi; Dwi Lestari; Dia Urahman; Sellania Tifana
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.547

Abstract

Penyakit tidak menular menjadi penyakit tersering yang diderita kelompok geriatrik. Hipertensi masuk dalam sepuluh penyakit terbanyak pada geriatrik. Kepatuhan merupakan penentu utama efektivitas pengobatan penyakit dengan terapi jangka Panjang seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan dengan outcome therapy antihipertensi pada geriatrik di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Penelitian dilakukan pada bulan Juni – Juli 2020 dengan desain penelitian cross sectional. Pengukuran kepatuhan menggunakan kuesioner medication adherence rating scale (MARS). Outcome therapy dinyatakan tercapai jika tekanan darah < 150/90 mmHg. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62,5% responden memiliki kepatuhan yang rendah terhadap terapinya. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan dengan outcome therapy (nilai p 0,325), namun responden yang memiliki kepatuhan tinggi lebih banyak mencapai target outcome therapy-nya (55,6%) dibandingkan yang tidak mencapai target.
IN SILICO MOLECULAR MODELING AND DOCKING STUDIES OF NANO COMPOSITES COMPOUND TO REGULATION, INHIBITION AND TREATMENT LEAF AND STEM WHEAT RUST Israa Mohamed Shamkh; Dina Pratiwi; Mohammed F. Abo El Magd; Ahmed Salih El Faki
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.546

Abstract

Puccinia graminis f. sp. tritici (Pgt) and P. triticina (Pt), the causal agents of stem and leaf rust, respectively form new physiological races that significantly reduce growth and yield of wheat cultivars. Therefore, seeking for exploring if there an inhibition effect of the Nano Composites compound on leaf and stem rust to regulation, inhibition and treatment leaf and stem wheat rust objectives to continuously produce new wheat pesticides resistant to stem and leaf rust. The aim of the study was to finding natural and Nano compounds to control, treatment and regulation of wheat rust. In this study we used molecular modeling and docking for the two vital proteins in stem and leaf wheat rust MAP kinase 1 [Puccinia triticina] and PGTG Puccinia graminis f. sp. Tritici. In the silico analysis, the two vital proteins activity is suppressed and inhibited In this work the chitosan and chitosan –Cu which selected for the study are considered as safe compounds the compounds showed interaction with the MAPK1 and PGAT proteins Thus the bioactive compounds that are interacting with the target can be used as a potent inhibitor to block the action of our proteins.
AKTIVITAS PERLINDUNGAN UV DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT JERUK (Citrus sinensis (L.) Osbeck) DALAM NANOGEL TABIR SURYA Lirih Indriarini; Dyah Rahmasari; Mega Savira; Dinda Ayu S.A.; Yoga Nur Bayu A.; Uswatun Chasanah
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.550

Abstract

Kulit jeruk (Citrus sinensis (L.) Osbeck) merupakan limbah organik yang merupakan sumber antioksidan polifenol yang baik dan berpotensi sebagai tabir surya. Bahan ini mengandung senyawa yang dapat melindungi kulit dari efek radiasi ultraviolet. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui aktivitas antioksidan dan nilai Sun Protecting Factor (SPF) ekstrak kulit jeruk pada sediaan nanogel. Ekstrak kulit jeruk diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% kemudian diformulasikan menjadi nanogel dengan variasi konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Dilakukan pengujian sifat fisikokimia, seperti ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), potensial zeta, organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl), dan proteksi UV (Ultraviolet) ditentukan berdasarkan penentuan nilai SPF yang dilakukan pada panjang gelombang 290-320 nm dengan interval 5nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan dengan konsentrasi ekstrak 1%, 3%, dan 5% memiliki ukuran partikel berturut-turut 303,63 nm ± 6,22; 404,53 nm ± 14,48; 261,75 nm ± 31,47. Aktivitas antioksidan dari sediaan ditentukan dengan nilai persen penghambatan, yaitu, 34,78%±11,35; 39,72%±6,73; dan 55,07%±7,90; sedangkan untuk nilai SPF didapatkan masing-masing formula adalah 14,94; 17,30; dan 18,75. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sediaan nanogel ekstrak kulit jeruk termasuk dalam perlindungan tabir surya pada kategori sedang.
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN DEWA (Gynur pseudochina (L.) DC.) PADA LUKA BAKAR TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Arini Aprilliani; Nuriyatul Fhatonah; Noval Adi Ashari
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.564

Abstract

Daun dewa(Gynura pseudochina (L.) DC.) merupakan tanaman yang digunakan secara turun menurun oleh masyarakat. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun dewa salah satunya yaitu flavonoid yang mempunyai aktivitas biologis sebagai antiinflamasi luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antiinflamasi, konsentrasi optimal, dan perbandingannya dengan kontrol positif dari ekstrak etanol 70% daun dewa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian acak lengkap. Metode yang digunakan untuk uji antiinflamasi luka bakar yaitu dengan mengukur luas kesembuhan luka bakar yang diukur dengan jangka sorong berskala 0,01mm. Hewan uji yang digunakan yaitu tikus putih jantan galur Wistar, Tikus dibagi menjadi 5 kelompok. kemudian dianalisis secara statistik dengan one way ANOVA. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dosis ekstrak etanol 70% daun dewa dapat memberikan efektivitas sebagai antiinflamasi luka bakar terhadap tikus dan konsentrasi optimal sebagai antiinflamasi luka bakar yaitu pada konsentrasi 15%. Berdasarkan data hasil uji aktivitas antiinflamasi luka bakar dianalisis dengan metode one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc diperoleh hasil p.< 0,05 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap persentase kesembuhan luka dan rata-rata kesembuhan luas luka bakar tikus pada kelima kelompok sehingga dapat disimpulkan ekstrak daun dewa memiliki efektivitas antiinflamasi luka bakar terhadap tikus putih jantan galur wistar.
TINJAUAN ARTIKEL: POTENSI TANAMAN LAKUM (Cayratia trifolia) SEBAGAI IMUNOMODULATOR Khalish Arsy Al Khairy Siregar; Novia Misnawati Aisyiyah; Paula Mariana Kustiawan
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.549

Abstract

Di masa pandemi ini, masyarakat cenderung mengkonsumsi minuman herbal untuk menjaga sistem imun. Salah satu tumbuhan yang sering digunakan masyarakat lokal sebagai minuman herbal adalah tumbuhan lakum (Cayratia folia). Tumbuhan lakum memiliki berbagai aktivitas antioksidan dan imunomodulator. Kandungan utama tumbuhan lakum adalah flavonoid. Pelarut yang paling banyak digunakan sebagai pelarut ekstrak tumbuhan lakum yaitu etanol, air dan metanol. Pada review ini, data primer dikumpulkan dengan secara online, berupa jurnal nasional maupun jurnal internasional. Hasil yang didapatkan dari beberapa jurnal dan sumber lainnya dapat diketahui potensi imunomodulator dari tumbuhan lakum.
ANALISIS KINERJA INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH TANGERANG MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD Selpina Kurniasih; Jaka Supriyanta; Ari Amanda Hasibuan
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.558

Abstract

Kinerja adalah sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan atau kemampuan kerja. Balanced Scorecard merupakan sebuah sistem manajemen yang bertujuan untuk mengimplementasikan strategi, mengukur kinerja dengan mengggunakan empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, pelayanan dan pertumbuhan & pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari Instalasi Farmasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Tangerang dan dilakukan pada bulan Januari 2020. Metode yang digunakan adalah metode Balanced Scoreecard berdasarkan perspektif pelanggan dan pertumbuhan & pembelajaran. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan data hasil kuisioner pasien, jumlah total pasien, jumlah pasien baru, jumlah pasien lama, kuisioner karyawan, jumlah total karyawan, jumlah karyawan keluar dan absensi karyawan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada perspektif pelanggan dengan indikator kepuasan pasien menunjukan pada Indeks Kepuasan 8.506 dengan kategori sangat puas, retensi pasien 68%, akuisi pasien 31%. Berdasarkan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukan kepuasan karyawan pada Indeks Kepuasan 322 dengan kategori puas, retensi karyawan 0%, tingkat produktivitas 0,00. Kinerja Instalasi Farmasi berdasarkan perspektif pelanggan sudah baik. Berdasarkan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran sudah baik.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN GEL ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH Mohammad Zaky; Nita Rusdiana; Ayunda Darmawati
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i2.556

Abstract

Antioksidan dapat ditemukan dalam berbagai tumbuhan, salah satunya adalah daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Daun belimbing wuluh memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik sediaan gel dan aktivitas sediaan gel ekstrak etanol 70% daun belimbing wuluh terhadap penangkal radikal bebas. Jenis penelitian ini yaitu penelitian secara eksperimental dengan analisis secara deskriptif. Pembuatan ekstrak daun belimbing wuluh dilakukan dengan metode maserasi, yang kemudian digunakan sebagai zat aktif pada sediaan gel antioksidan dengan konsentrasi FI 5%, FII 10% dan FIII 15%. Hasil evaluasi fisik sediaan menyatakan bahwa semua sediaan gel memenuhi persyaratan mutu fisik yaitu berwarna hijau kecoklatan, berbentuk semi padat, berbau khas ekstrak daun belimbing wuluh, homogen, viskositas 42309 – 63733 cps, pH 4,2-6,5, daya sebar 5,1-6,4 cm, daya lekat 5,71-7,80 detik, hanya pada FIII (15%) memiliki sifat fisik yang kurang homogen. Aktivitas antioksidan gel pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% mempunyai nilai IC50 berturut-turut 118,38 ppm; 94,16 ppm; dan 89,12 ppm. Hasil penelitian menunjukkan sediaan gel antioksidan ekstrak etanol 70% daun belimbing wuluh memiliki sifat fisik yang baik pada formula ke II dan pada formula III memiliki sifat antioksidan yang paling kuat yaitu 89,12 ppm.
FORMULASI TABLET KUNYAH KOMBINASI EKSTRAK DAUN KELOR DAN KATEKIN GAMBIR DENGAN PERBEDAAN JENIS PENGIKAT Erni Rustiani; Kyky Widayanti; Cantika Zaddana
Jurnal Farmagazine Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v9i1.578

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan flavonoid yang berkhasiat sebagai antiulcer/ anti tukak lambung. Katekin gambir termasuk kedalam senyawa polifenol golongan flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri terutama bakteri H. phylori. Ekstrak daun kelor dan katekin gambir dikombinasikan menjadi sediaan tablet kunyah untuk meningkatkan efek farmakologisnya. Penelitian bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik sediaan tablet kunyah kombinasi ekstrak daun kelor dan katekin gambir dengan perbedaan jenis pengikat, serta kadar flavonoid pada ekstrak daun kelor dan kadar katekin pada sediaan tablet kunyah. Tablet kunyah dibuat sebanyak 5 formula dengan metode granulasi basah menggunakan jenis pengikat yang berbeda yaitu F1 gelatin (5%), F2 PVP K-30 (1%), F3 methocel E-5 (4%), amprotab (5%) dan F5 eudragit E-100 (5%). Evaluasi granul meliputi uji laju alir, sudut istirahat, indeks kompresibilitas serta rasio hausner. Parameter evaluasi mutu tablet meliputi uji organoleptik, keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan dan kerapuhan tablet serta penetapan kadar flavonoid serta katekin pada sediaan tablet kunyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima formula tablet kunyah ekstrak daun kelor dan katekin gambir memenuhi persyaratan seluruh parameter evaluasi granul maupun tablet. Kadar flavonoid dengan penanda kuersetin dalam ekstrak daun kelor yaitu 5,82% dan tablet kunyah range 5,31 – 5,37%. Sedangkan kadar katekin pada tablet kunyah dengan range 93,77 - 94,95%. Tablet kunyah kombinasi ekstrak daun kelor dan katekin gambir dengan pengikat gelatin 5% (Formula 1) memiliki sifat fisik dan mutu tablet terbaik. 
FORMULASI SABUN PADAT EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) Mega Yulia; Milla Herdina; Dwi Mulyani
Jurnal Farmagazine Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v9i1.587

Abstract

Daun sirih merah (Piper crocatum) merupakan salah satu tanaman herba yang memiliki banyak khasiat diantaranya adalah sebagai antibakteri. Potensi antibakteri daun sirih merah tersebut dapat dikembangkan manjadi beberapa produk, salah satunya adalah sabun padat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sabun padat yang baik dari minyak VCO dengan penambahan ekstrak etanol daun sirih merah. Metode yang digunakan merupakan metode eksperimental dengan mengkombinasikan ekstrak daun sirih merah sebagai zat berkhasiat. Dari 560 g simplisia daun sirih merah kering didapatkan ekstrak sebanyak 63,206 g dengan rendemen 11,28%. Ekstrak yang didapat kemudian diformulasi menjadi sabun padat dengan konsentrasi ekstrak 0% (F0), 1 % (FI), 2% (FII) , dan 3 % (FIII). Evaluasi fisik yang dilakukan terhadap 4 formula meliputi uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, dan uji stabilitas busa. Hasil pengujian menunjukan organoleptis dan pH memenuhi standar persyaratan mutu sabun padat yang telah ditetapkan SNI 3532-2016.