cover
Contact Name
Nurul Huda
Contact Email
edulab@uin-suka.ac.id
Phone
+628562635571
Journal Mail Official
edulab@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 25277200     DOI : https://doi.org/10.14421/edulab.2020.51-01
Core Subject : Education,
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan e-ISSN: 2527-7200 adalah majalah berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Pranata Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga. Majalah Ilmiah Edu Lab terbit setiap bulan Juni dan Desember setiap tahun. Majalah Ilmiah Edu Lab mengkhususkan diri pada pengkajian Pengembangan dan Pengelolaan Laboratorium.
Articles 227 Documents
Science Learning That Inclusive for Deaf Students in a Pandemic Era: Pembelajaran IPA yang Inklusif Bagi Mahasiswa Tuli di Era Pandemi Izzatin Kamala; Tsaqifa Taqiyya Ulfah
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2022.72.07

Abstract

This study aims to describe online learning in science courses for deaf students and the role of peers in science learning in online learning in the inclusion class of the Bachelor Of Education For Islamic Elementary School Teachers Programme. The problem in this study is that there are obstacles experienced by deaf students due to the transformation of the implementation of learning during the covid-19 pandemic. This study uses qualitative methods with data collection techniques in the form of interviews and observations. The results showed that 1) learning during the covid-19 pandemic was carried out online by utilizing several applications that could help deaf students participate in learning, 2) deaf students in science learning could understand the material through material files that had been shared and accompanied by friends. peers and deaf assistants who serve as sign language translators and notetakers, 3) assignments in science learning for all students, both normal and deaf students in the form of papers, video presentations, and practicums accompanied by the role of peers and deaf assistants, 4) if the learning takes place synchronously deaf students do not have assistants, deaf students understand the material independently and are assisted by the google transcript application which functions to convert oral to written, 5) collaboration between lecturers, deaf assistants, and peers is an important element in the implementation of inclusive science learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran daring pada mata kuliah IPA bagi mahasiswa tuli dan peran teman sebaya dalam pembelajaran IPA pada pembelajaran daring di kelas inklusi Prodi PGMI. Masalah dalam penelitian ini yaitu terdapat kendala yang dialami mahasiswa tuli dikarenakan adanya transformasi pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembelajaran selama  masa pandemi covid-19, dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan beberapa aplikasi yang dapat membantu mahasiswa tuli agar dapat mengikuti pembelajaran, 2) mahasiswa tuli dalam pembelajaran  IPA dapat memahami materi melalui file materi yang telah dibagikan dan didampingi teman sebaya serta pendamping tuli yang bertugas sebagai penerjemah bahasa isyarat dan notaker, 3) penugasan pada pembelajaran IPA bagi semua mahasiswa baik mahasiswa normal maupun tuli berupa makalah, video presentasi, dan praktikum dengan disertai peran teman sebaya dan pendamping tuli, 4) Jika pelaksanaan pembelajaran berlangsung secara sinkronus mahasiswa tuli tidak ada pendamping, mahasiswa tuli memahami materi secara mandiri dan dibantu aplikasi google transkip yang berfungsi untuk mengkonversi lisan menjadi tulisan, 5) kolaborasi antara dosen, pendamping tuli, dan teman sebaya menjadi unsur penting dalam pelaksanaan pembelajaran IPA yang inklusif.
Information System Development for Reading and Writing Qur'an at Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Sunan Kalijaga: Pengembangan Sistem Informasi Baca Tulis Qur’an Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Nur Hidayat; Kasyful Albab Al Musthofa; Adhi Setiyawan
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.04

Abstract

Some Postgraduate and Doctoral Alumni of UIN Sunan Kalijaga, Faculty of Tarbiyah Sciences do not yet have Quranic literacy skills, so the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training held standardization for students who will graduate by adding conditions to be able to take part in the munaqasah session by passing the Quran Literacy Exam. This research uses the plomp method and the assure method because it can simplify the stages systematically. The results of this quranic literacy examination research graduates from postgraduate or doctoral from the faculty of tarbiyah science and teacher training can read and write the Quran all and make student output better than the previous year’. Abstrak Beberapa Alumni Pascasarjana dan Doktoral UIN Sunan Kalijaga Fakultas Ilmu Tarbiyah belum memiliki kemampuan baca tulis Alquran, sehingga Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan mengadakan standarisasi bagi mahasiswa yang akan diwisuda dengan menambahkan syarat untuk dapat mengikuti sidang munaqasah yaitu lulus Ujian Baca Tulis Alquran. Penelitian ini menggunakan metode plomp dan metode assure karena dapat menyederhanakan tahapan-tahapan secara sistematis. Hasil dari penelitian ujian baca tulis alquran ini lulusan dari pascasarjana atau doktoral dari fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan dapat membaca dan menulis alquran semua dan menjadikan output mahasiswa lebih baik dari tahun sebelumnya
Preschool Curriculum System Innovation in the Philippines and Indonesia: Inovasi Sistem Kurikulum Prasekolah di Filipina dan Indonesia Nur Cahyati Ngaisah; Firman Priyo Suhasto; Kulsum Nur Hayati
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2022.72.06

Abstract

The curriculum system in education becomes one of the identities of various countries. The Philippines and Indonesia have different curricula from multiple factors in realizing the nation's ideals, to educate generations who are experts in their fields. The purpose of this research is to find out the curriculum innovations applied in the educational process both domestically and abroad, one of them is the Philippines which possesses excellence in various educational programs. This research uses a qualitative approach with a literature study method that uses secondary data from multiple national and international journal articles. As for the data analysis technique, it uses qualitative analysis techniques in a deductive way from discussing the preschool education system converging into the curriculum used in the Philippines and Indonesia. The findings from this study are that the education system in Indonesia has almost the same quality as foreign countries. The Philippines designed the K-12 curriculum implemented in preschool by developing various aspects of child development to prepare the child to enter primary school. While in Indonesian curriculum prepares children with disabilities in cognitive development so that they ignore other developments because several elementary school institutions require children to be able to read, write and count. Abstrak Sistem kurikulum dalam pendidikan menjadikan salah satu identitas dari berbagai negara. Filipina dan Indonesia memiliki kurikulum yang berbeda dari berbagai faktor dalam mengujudkan cita-cita bangsa, untuk mencerdaskan generasi-generasi yang ahli dibidang kemampuannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui inovasi kurikulum yang digunakan dalam proses pendidikan baik di dalam negeri maupun luar negeri, salah satunya yaitu negara Filipina yang memiliki keunggulan diberbagai program pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang menggunakan data sekunder dari berbagai artikel jurnal nasional dan internasional. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan teknik analisa kualitatif dengan cara deduktif dari pembahasan sistem pendidikan prasekolah merucut kedalam kurikulum yang digunakan di negara Filipina dan Indonesia. Temuan dari penelitian ini bahwa sistem pendidikan di Indonesia memiliki kualitas yang hampir sama dengan kurikulum mancanegara. Filipina merancang kurikulum K-12 yang diterapkan prasekolah dengan mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak untuk mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Dasar. Dan Indonesia untuk mempersiapkan anak terfokus pada perkembangan kognitif sehingga mengabaikan perkembangan yang lain karena beberapa lembaga Sekolah Dasar yang menuntut anak sudah bisa membaca, menulis dan berhitung.
The Application of the Whole Language Model in Improving the Narrative Essay Writing Skills of Class IV Madrasah Ibtidaiyah: Penerapan Model Whole Language dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Mila Rahayu
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.81.04

Abstract

This research is classroom action research (CAR), which aims to improve the quality of students' activity processes in learning and improve students' skills in writing narrative essays using the whole language approach in Indonesian in class IV Madrasah Ibtidaiyah. The research was carried out in two cycles with 27 students in class IV at Madrasah Ibtidaiyah. The instruments used consisted of student observation sheets and student narrative essay writing test sheets. Observation data were analyzed using the average score and score criteria, while test data were analyzed using the average percentage of students' learning completeness. From the research conducted, there was an increase in the activity of students and the test results for writing narrative essays. For student activities in cycle 1, a score of 60 was obtained with good criteria, and in cycle 2, a score of 80 was obtained with good criteria, so the difference in scores between cycle 1 and cycle 2 was 20. For the test results of writing narrative essays in cycle 1, the average value obtained in class was 67.22%, with mastery of learning to write narrative essays classically reaching 37.04%. Meanwhile, cycle 2 received an average grade of 79.8, with mastery of learning to write narrative essays classically reaching 81.5%. Abstrak Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses aktivitas peserta didik dalam pembelajaran dan meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menulis karangan narasi dengan menggunakan pendekatan whole language pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah yang berjumlah 27 orang. Instrumen yang digunakan terdiri atas lembar observasi peserta didik dan lembar tes menulis karangan narasi peserta didik. Data observasi dianalisis dengan menggunakan rata-rata skor dan kriteria skor, sedangkan data tes dianalisis dengan menggunakan rata-rata nilai persentase ketuntasan belajar peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada aktivitas peserta didik dan hasil tes menulis karangan narasi. Aktivitas peserta didik pada siklus 1 diperoleh skor 60 dengan kriteria baik dan pada siklus 2 diperoleh skor 80 dengan kriteria baik, selisih skor antara siklus 1 dan siklus 2 adalah 20. Sedangkan hasil tes menulis karangan narasi pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 67,22 dengan ketuntasan belajar menulis karangan narasi secara klasikal mencapai 37,04%. Sementara pada siklus 2 mendapat nilai rata-rata kelas 79,8 dengan ketuntasan belajar menulis karangan narasi secara klasikal mencapai 81,5%.
Utilization of Facebook & Instagram Social Media as Media for Learning Arabic in Indonesia: Pemanfaatan Media Sosial Facebook & Instagram Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia Nurul Huda; Hamasliko Mahdawati; Aulia Karima Zuhda Utami
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.81.05

Abstract

This research is a descriptive-qualitative study that aims to describe how the use of social media (Facebook and Instagram) affects the process of Arabic teaching and learning in Indonesia. Social media do not only have functions as entertainment but also as education. The research objects are the Facebook group learning Arabic and Instagram @Arabiyahtalks. Data collection techniques used in this research included observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis techniques use the models of interactive data analysis that have been developed by Miles and Huberman, namely: data collection, data reduction, data explanation, and conclusions. The results of this research show that: The use of social media facebook & instagram as Arabic media learning that conducted by the Account Group Facebook of Arabic Learning and Instagram @Arabiyahtalks included in the pattern of media utilization outside the classroom situation. The management of the two accounts is independent, regardless of formal educational institutions, and does not refer to the curriculum in schools or madrasahs. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan media sosial facebook dan instagram dalam proses pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, sehingga media sosial tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai pendidikan. Obyek penelitian adalah Grup facebook belajar bahasa Arab dan Instagram @Arabiyahtalks. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif yang telah dikembangkan oleh Miles & Huberman yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penjelasan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penggunaan media sosial facebook & instagram sebagai media pembelajaran bahasa Arab yang dilakukan oleh Grup Akun Facebook Pembelajaran Bahasa Arab dan Instagram @Arabiyahtalks termasuk dalam pola pemanfaatan media di luar situasi kelas. Pengelolaan kedua akun tersebut bersifat mandiri, terlepas dari lembaga pendidikan formal dan tidak mengacu pada kurikulum di sekolah atau madrasah.
The Effect of Open Broadcaster Software Learning Video Media on Improving Student Learning Outcomes at MIN Kudus: Pengaruh Media Video Pembelajaran Open Broadcaster Software terhadap Peningkatkan Hasil Belajar Siswa MIN Kudus Maylana Nurfariha; Aninditiya Sri Nugraheni
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.81.03

Abstract

This research is motivated by the minimal use of learning media and students' difficulties in understanding report writing material. This study aims to determine the feasibility of instructional video media with OBS that was developed and its effect on improving student learning outcomes in writing reports at MIN Kudus. Media research and development adopt the ADDIE model. The research data is based on the results of the assessment of media experts, material experts, Indonesian language teachers, and the pre-test and post-test. The results showed that the development of instructional video media with OBS consisted of analysis stages, namely analysis of competence, learning, and analysis of student characteristics. Design, namely compiling a learning video media framework, compiling a learning video media systematics, and designing an evaluation tool. Development, namely compiling materials, preparing supporting drawings, compiling drafts, and making edits for improvement. Implementation, implementing video learning media with OBS for class VI A. Evaluation, by giving pre-tests and post-tests to students of class VI D as the control class and class VI A as the experimental class. Based on the results of the expert's assessment, the video media learning material for writing reports with OBS is included in the very decent category with details of the media expert score of 90.97, the material expert score of 76.9, and the Indonesian teacher's score of 96.15. Then the experimental results show that learning video media with OBS can improve student learning outcomes in writing reports at MIN Kudus, based on the average score obtained by class VI A at the pre-test stage, namely 65.73 to 90.33 on the post-test. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemanfaatan media pembelajaran dan kesulitan siswa memahami materi menulis laporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media video pembelajaran dengan OBS yang dikembangkan dan pengaruhnya pada peningkatkan hasil belajar materi menulis laporan siswa MIN Kudus. Penelitian dan pengembangan media mengadopsi model ADDIE. Data penelitian berdasarkan hasil penilaian ahli media, ahli materi, guru bahasa Indonesia, dan pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan media video pembelajaran dengan OBS terdiri atas tahap analysis, yaitu analisis kompotensi, pembelajaran, dan analisis karakteristik siswa. Design, yaitu menyusun kerangka media video pembelajaran, menyusun sistematika media video pembelajaran, dan merancang alat evaluasi. Development, yaitu menyusun materi, menyiapkan gambar pendukung, menyusun draft, dan melakukan penyuntingan guna perbaikan. Implementation, mengimplementasikan media video pembelajaran dengan OBS kepada kelas VI A. Evaluation, dengan memberikan pre-test dan post-test kepada siswa kelas VI D sebagai kelas kontrol dan kelas VI A sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penilaian ahli, media video pembelajaran materi menulis laporan dengan OBS termasuk dalam kategori sangat layak dengan rincian nilai ahli media 90.97, nilai ahli materi 76.9, dan nilai guru bahasa Indonesia 96.15. Kemudian hasil eksperimen menunjukkan media video pembelajaran dengan OBS dapat meningkatkan hasil belajar materi menulis laporan siswa MIN Kudus, berdasarkan rata-rata nilai yang diperoleh kelas VI A pada tahap pre-test yaitu 65.73 menjadi 90.33 pada post-test.
Android-Based Al-'Arabiya Application Using Powerpoint Ispring Presenter as an Innovation in Arabic Language Learning Media: Aplikasi Al-‘Arabiya Berbasis Android Menggunakan Powerpoint Ispring Presenter Sebagai Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Arab Nurhapsari Pradnya Paramita; Anggi Setiawan
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2022.72.05

Abstract

This resear ch is motivated by the lack of interesting Arabic learning media innovations and limitations in presenting or delivering learning materials to students because learning is carried out online due to the Covid-19 pandemic. Therefore, this study aims to develop and see the quality of the Android-based Al-'Arabiya application using the Powerpoint iSpring Presenter for class VIII students at MTs Negeri 1 Purbalingga based on assessments from media experts, material experts, andt student responses. This research is a research development or Research and Development (R&D) which uses a 3D development model namely Define, Design, Develop. The research subjects included one media expert, one material expert, and fifteen class VIII students at MTs Negeri 1 Purbalingga. The instruments used to assess the quality of the application include media expert assessment questionnaires, material expert assessment questionnaires, and student response questionnaires. The results of this development research led to the realization of the Android-based Al-'Arabiya application using the Powerpoint iSpring Presenter for class VIII students at MTs Negeri 1 Purbalingga with qualities that fall into the “Very Good” category with an ideal percentage of 92.8%, media expert assessment, 96, 1% assessment of material experts, and the response of 15 students with an ideal percentage of 88.5%. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya inovasi media pembelajaran Bahasa Arab yang menarik dan keterbatasan dalam mempresentasikan atau menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa karena pembelajaran dilakukan secara daring yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan melihat kualitas Aplikasi Al-’Arabiya berbasis android dengan menggunakan Powerpoint iSpring Presenter untuk peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Purbalingga berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli materi dan respon peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan 3D yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan). Subjek penelitian meliputi satu ahli media, satu ahli materi, dan lima belas peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Purbalingga. Instrumen yang digunakan untuk menilai kualitas aplikasi meliputi angket penilaian ahli media, angket penilaian ahli materi, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian pengembangan ini dapat terwujudnya Aplikasi Al-’Arabiya berbasis android dengan menggunakan Powerpoint iSpring Presenter untuk peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Purbalingga dengan kualitas yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik” dengan presentase keidealan 92,8% penilaian ahli media, 96,1% penilaian ahli materi, dan respon 15 peserta didik dengan persentase keidealan sebesar 88,5%.
Use of Guided Inquiry Learning Model Assisted by Audio-Visual Media to Increase Student HOTS: Penggunaan Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing Berbantuan Media Audio-Visual untuk Meningkatkan HOTS Mahasiswa Matheos Takaeb; Agsen H. S. Billik
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.81.02

Abstract

One of the ways to improve Human Resources is to familiarize yourself with forming a culture of high-level critical thinking with skills (HOTS) in the learning process. Therefore, in the process of learning biology, a strategy is needed that is able to make students master learning concepts well. This study aims to determine the influence and response of students on the use of guided inquiry learning models on students' critical thinking skills. The samples in this study were 28 students in the third semester of classes A and B of the biochemistry course program. Data collection techniques are carried out using observation sheets and questionnaire sheets. The method used in the study is quantitative descriptive statistics. Based on the analysis results, it shows that the use of guided inquiry learning models assisted by audio-visual media positively influences students' critical thinking ability with a percentage of 93% (Very good). Supported by positive student responses to the use of guided inquiry learning models assisted by audio-visual media with a rate of 95% (Perfect). Abstrak Salah satu untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia adalah dengan membiasakan untuk membentuk budaya berpikir kritis tingkat tinggi dengan ketrampilan (HOTS) dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran biologi dibutuhkan suatu strategi yang mampu membuat mahasiswa dapat menguasai konsep pembelajaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan respon mahasiswa terhadap penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III kelas A dan B program mata kuliah biokimia sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan lembar observasi dan lembar angket. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah statistik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual mendapatkan pengaruh yang positif terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan presentase 93% (Baik sekali). Didukung oleh respon mahasiswa yang positif terhadap penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dengan presentase 95% (Baik sekali).
Similarity Aspects of Cultural Values Between Indonesia and New Zealand in Early Childhood Education Stated in Curriculum Policies: Kesamaan Aspek Nilai-Nilai Budaya Indonesia dan Selandia Baru pada Pembelajaran PAUD dalam Kebijakan Kurikulum Kamil, Nurhusna; Intan Permata Putri; Kulsum Nur Hayati
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.81.01

Abstract

This study will discuss the similarities between cultural values in early childhood learning in Indonesia and New Zealand which are outlined in the curricula of both countries. The countries primarily care for children's education which clearly highlights every aspect of their development, in that the cultural values have been explicitly incorporated into the curriculum. This study is library research because it explores written resources of documents and the curriculum. The result of the study indicated that both countries believe that values of the local culture are important to instill in children through curriculum. The Indonesian curriculum, which has committed to innovation now and then, strongly emphasizes the cultural values of Pancasila in every aspect of children's education. Meanwhile, New Zealand introduced “Te Whariki” values to children in the learning process in class. Abstrak Penelitian ini akan membahas kesamaan antara nilai-nilai budaya dalam pembelajaran anak usia dini (PAUD) di Indonesia dan Selandia Baru yang dituangkan dalam kurikulum kedua negara. Kedua negara ini sangat peduli terhadap pendidikan anak-anak yang dengan jelas menyoroti setiap aspek perkembangan mereka karena nilai-nilai budaya kedua negara ini telah secara eksplisit dimasukkan dalam kurikulum. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan karena mengeksplorasi sumber tertulis dokumen, kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara percaya bahwa nilai-nilai budaya lokal penting untuk ditanamkan pada anak-anak melalui kurikulum. Kurikulum Indonesia yang saat ini berkomitmen terhadap inovasi yang sangat menekankan nilai-nilai budaya Pancasila dalam setiap aspek pendidikan anak. Sementara itu, Selandia Baru memperkenalkan nilai-nilai "Te Whariki" kepada anak-anak dalam proses pembelajaran di kelas.
The Influence of Total Physical Response (TPR) Method in Mastering Arabic Vocabulary: Pengaruh Metode Total Physical Response (TPR) dalam Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Nimas Aulia; Rohmatun Lukluk Isnaini; Agung Setiyawan
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2023.82.02

Abstract

The lack of mastery in students' vocabulary greatly influences the objectives of learning Arabic, as students lack interest in following Arabic lessons, which are considered boring. This study aims to determine the Arabic vocabulary mastery of fifth grade students at the elementary school (SD) using the total physical response (TPR) method. The type of research used is quantitative research with an experimental research process. Data collection techniques used in the form of observation, interviews, and tests The data obtained showed that this study used normality test techniques, hypothesis testing, and one-sample t tests on Arabic vocabulary mastery. The sample in this study was 23 students in class V, using the pretest and posttest. The results of this study showed significant results: mastery of Arabic vocabulary before treatment was carried out using the total physical response (TPR) method obtained an average value of 69.35 with a standard deviation of 9.208. While the students' mastery of Arabic vocabulary improved after the total physical response (TPR) method was applied, the average value was 80.87, with a standard deviation of 10.407. There was an increase in Arabic vocabulary mastery after the total physical response (TPR) method was applied. So it can be concluded that the Total Physical Response (TPR) method is influential and suitable for increasing fifth grade students' mastery of Arabic vocabulary. Abstrak Faktor kurangnya penguasaan kosakata Arab siswa adalah kurangnya minat siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Arab yang dianggap membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas V Sekolah Dasar dengan menggunakan metode Total Physical Response (TPR). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi, dan wawancara. Data kuantitatif penelitian diperoleh berdasarkan pretest dan posttest yang diuji normalitas, uji hipotesis dan uji one-sample t test terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab. Sampel penelitian adalah siswa kelas V berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan kosakata bahasa Arab sebelum dilakukan treatment menggunakan metode TPR diperoleh nilai rata-rata sebesar 69.35, dengan standar deviasi sebesar 9.208. Kemudian setelah diterapkan metode TPR nilai rata-rata siswa menjadi 80.87, dengan standar deviasi sebesar 10.407. Berdasarkan hasil tersebut terdapat peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab setelah diterapkanya metode TPR. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode TPR berpengaruh dan cocok digunakan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa SD.