cover
Contact Name
Erpin Harahap
Contact Email
erpinharahap@umt.ac.id
Phone
+6281316371691
Journal Mail Official
erpinharahap@umt.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis kemerdekaan 1/33 cikokol kota tangerang-Banten 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan
ISSN : 19790074     EISSN : 25805940     DOI : https://doi.org/10.31000/rf
Rausyan Fikr adalah jurnal yang didirikan dari tahun 2008 oleh fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tangerang Banten. jurnal rausyan fikr memuat penelitian-penelitian di bidang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Perbankan Syariah
Articles 192 Documents
REFLEKSI PENDIDIKAN FILSAFAT IDEALISME Ali Mubin
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 2 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i2.1801

Abstract

Abstrak:Filsafat Idealisme Plato menekankan pentingnya keunggulan pikiran (mind), roh (soul) atau jiwa (spirit) daripada hal-hal yang bersifat kebendaan atau material. Pokok pikiran filsafat Idealisme terdiri dari bahasan metafisika, epistimologi dan aksiologi. Bahwa refleksi pendidikan filsafat idealisme dalam praktek pendidikan yakni terlaksananya proses pendidikan dengan mendasarkan formulasi yang bertujuan untuk membentuk karakter, mengembangkan bakat atau kemampuan dasar, serta kebaikan sosial, kurikulum pendidikan ke arah pengembangan kemampuan nalar secara rasional dan pendidikan praktis, metode merupakan kunci bermain dalam mendidik dan yang diutamakan oleh idealisme adalah metode socratik/dialektika, peserta didik bebas untuk mengembangkan kepribadian, bakat dan kemampuan dasarnya, pendidik bertanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pendidikan melalui kerja sama dengan lingkungan, peserta didik dan alam. Kata kunci: Pendidikan, Filsafat, Idealisme.
PERANAN MANAJER PENDIDIKAN PERSPEKTIF PENDIDIKAN Al Irsyadiyah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 16, No 2 (2020): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v17i2.3045

Abstract

Abstrak:Manajer perlu memiliki Pengetahuan luas, kreatif, inisiatif, peka, dan lapang dada. Bertindak adil, jujur serta konsekuen. Bertanggung Jawab, Selektif terhadap informasi. Memberi petunjuk dan pengarahan. Peranan yang dimilikinya; Memberikan semangat bekerja seefektif dan seefisien mungkin. Mengembangkan perencanaan capaian kinerja. Memperhatikan intern, ekstern yang dihadapkan pada lembaga. Memiliki kemampuan merespon, teliti, tepat sasaran dalam menanggapi sesuatu yang dapat menguntungkan atau merugikan lembaga pendidikan. Menikmati hasil yang diperoleh dengan berpegang pada etika dan nilai-nilai kelembagaan. Mewujudkan proses pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif. Menciptakan peserta didik yang mampu mengembangkan kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan dirinya, masyarakat, dan negara. Menciptkan hubungan harmonis, terfokus dalam kerja sama antar bidang pada lembaga pendidikan. Melaporkan hasil kinerja kemudian ditindaklanjuti dengan pembagian tugas imbang sesuai dengan porsi masing-masing. Sebagai pembangun nilai-nilai organisasi sehingga akan memunculkan sosok sebagai contoh.
ISYARAT AL-QUR’AN TENTANG METODOLOGI PENGAJARAN Asrori Mukhtarom
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 14, No 1 (2018): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v14i1.672

Abstract

Abstrak:Metodologi pengajaran merupakan komponen yang penting dalam proses pendidikan. Tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan tergantung pada metodologi pengajaran yang diterapkan. Mengajar tidak hanya menyampaikan informasi dari guru kepada siswa saja, banyak kegiatan dan tindakan yang harus dilakukan pengajar. Al-Qur’an sebagai “kitab pendidikan” menawarkan metode pengajaran yang variatif, di antaranya yaitu metode tabligh, uswatun hasanah, kisah, demonstrasi, hiwar, research, amtsal, dan lainnya. Beragam metode pengajaran yang ditawarkan al-Qur’an dapat dijadikan sumber pembelajaran yang kemudian diimplementasikan dalam proses pengajaran yang disesuaikan pada tingkat pendidikan. Dengan metode pengajaran yang variatif dapat menghindari proses belajar-mengajar yang monoton dan indoktrinatif yang akan membuat jenuh peserta didik.Kata Kunci: Metodologi, Pengajaran, dan Al-Qur’an.
MENGENAL HERMENEUTIKA MELALUI MUHAMMAD SHAHRUR DAN HASSAN HANAFI Ahmad Haromaini
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 1 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i1.1371

Abstract

Tafsir sebagai bagian dari studi Al-Qur’an menjadi satu aktifitas yang diyakini mampu memenuhi kebutuhan dalam menampakkan keluhuran kandungan Al-Qur’an. Hassan Hanafi dan Muhammad Shahrur berusaha melakukan kritikkan terhadap penafsiran klasik yang sudah berkembang sejak lama, mereka mengajukan metode penafsiran yamg berbeda terhadap Al-Qur’an yakni hermeneutika, metode penafsiran ini dikembangkan sebagai jawaban dan respon Al-Qur’an dalam menjawab persoalan ummat manusia dan dianggap mampu -secara berbeda dengan model penjelasan al-Qur’an dengan yang lalu- menjelaskan Al-Qur’an secara komprehensif.
MODERNISASI PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-GHOZALI BOGOR Indra Lesmana; Ahmad Haromaini; Hatta Raharja
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 16, No 1 (2020): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v16i1.2462

Abstract

AbstrakKemajuan zaman sangat berpengaruh terhadap sistem dan model pendidikan. Perubahan dan pengembangan sistem pendidikan pesantren yang semakin lama semakin terbuka dengan pola dari luar, untuk menjawab tuntutan zaman. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menjawab permasalahan: Apakah kebijakan Pondok Pesantren Modern al-Ghozali Bogor sesuai dengan kebutuhan pendidikan sekarang dan bagaimana Pondok Pesantren Modern al-Ghozali Bogor. Penulis menganalisis mengenai Pondok Pesantren Modern al-Ghozali. Hasil penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren al-Ghozali Bogor meliputi pengembangan aspek kependidikan dengan memasukkan pelajaran umum di pesantren, memadukan dua sistem pendidikan tradisional dan modern, dan manajemen pesantren. Modernisasi yang dilakukan menjadikan pondok pesantren dapat melahirkan generasi sumber daya manusia yang memadai dalam menyikapi perkembangan zaman.
IJMA’ DALAM PERSEPSI ULAMA USHUL FIQH Sabik Khumaini
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 14, No 02 (2018): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v14i02.915

Abstract

Abstrak:Hukum islam yang komprehensif merupakam karakteristik yang membedakan dengan hukum-hukum lainnya. Ijma’ adalah sumber hukum ketiga dalam hukum islam yang dijadikan sebagai hujjah atau dalil oleh ulama muslim dengan pemikiran dan persepsi yang benartentang yurisprudensi realitas serta untuk kemaslahatan manusia disetiap masa.. Pada periode awal umat islam sepakat bahwa ijma’ sebagai hujjah atau dalil kemudaian terjadi perbedaan ulama setelah periode tersebut dan jumhur ulama berpendapat bahwa ijma’ adalah hujjah atau dalil sebagai sumber hukum islam ketiga setelah Al-Qu`an dan As-Sunnah. Ijma’ dibagi berbagai macam diantaranya ijma’ berdasar ahlinya ada dua yaitu umum dan khusus dan berdasarkan caranya ada dua qouli dan sukuti.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI TASAWUF DALAM POLITIK PERSPEKTIF SOSIOLOGI eni Suhaeni
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 16, No 1 (2020): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v16i1.2463

Abstract

AbstrakPolitik, sebuah kata yang di dalamnya sarat dengan makna kekerasan, manipulasi dan agitasi. Sebaliknya Tasawuf bermakna bersih, suci, santun, penuh damai dan jauh dari manipulasi. Dua terminologi ini akan terhubung dalam konteks implementasi politik atau penyelenggaran kekuasaan negara. Tasawuf salah satu jalan (tarekat) untuk memandu proses aktivitas politik dengan tujuan menciptakan tatanan masyarakat yang adil, damai dan sejahtera. Maka dimensi maha penting dari penjinakkan kekkerasan politik adalah dengan mengimplementasikan ajaran Tasawuf ke dalam aktivitas politik dalam segala aspeknya.  
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN DAARUT TAUHIID Zulkifli Zulkifli
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 13, No 2 (2017): Rausyan FIkr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v13i2.304

Abstract

Pengembangan kemandirian santri pondok pesantren Daaruut Tauhiid yaitu penegakkan 3M (Mulai dari sederhana, Mulai dari yang anda bisa, dan Mulai sekarang jangan ditunda), melibatkan santri dalam berbagai kegiatan, pembimbingan teman sebaya, dan memberikan kepercayaan untuk memimpin program. Faktor pendukung dalam mengembangkan kemandirian santri Pondok Pesantren Darut Tauhiid yaitu ajaran agama, keteladanan Kyai, kesederhanaan, pendirian pesantren yang mandiri, pengelolaan yang mandiri, dan penggunaan fasilitas yang sederhana. Proses ini dilakukan secara terus menerus sehingga menjadi kebiasaan santri dalam kehidupan sehari-hari di Pesantren. Keterlibatan santri merupakan aspek penting dalam pengembangan kemandirian santri, semakin santri dilibatkan dalam kegiatan pesantren maka santri akan semakin mandiri. Karena itu untuk meningkatkan kemandirian santri maka dapat dilakukan dengan melibatkan santri pada kegiatan pondok pesantren.
LANGKAH-LANGKAH KELUARGA DALAM UPAYA PEMBENTUKAN ESQ ANAK Hikmat Kamal
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 14, No 02 (2018): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v14i02.899

Abstract

Abstrak:Orang tua sangat berperan dan mereka diminta tanggung jawab, komitmen, dan konsistensinya dalam pendidikan anak orang tua dan lingkungan keluarga harus mampu menciptakan lingkungan yang dapat menjamin berkembangnya seluruh potensi dan kemampuan seorang anak. Langkah-langkah keluarga dalam pembenukan esq adalah:(1)langkah-langkah persiapan melalui pembinaan lingkungan Islami;(2) langkahlangkahpelaksanaan pendidikan anak pra-natal (masih dalam kandungan); (3)langkahlangkah pelaksanaan pendidikan anak setelah lahir pra-remaja; (4)langkah pendampingan di masa anak sudah menginjak dewasa. Kata Kunci: Keluarga, Pembentukan ESQ anak
MENGAJAR DENGAN KASIH SAYANG Ahmad Haromaini
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 15, No 2 (2019): Rausyan Fikr
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v15i2.1806

Abstract

Abstrak:Manusia sebagai makhluq yang terlahir dan belum mengetahui apa-apa dibekali Allah swt. dengan beragam potensi. Potensi-potensi tersebut kemudian digunakan membantunya untuk menjawab apa yang belum diketahuinya. Ihktiyar yang ditempuh manusia untuk mewujudkannya dengan proses pendidikan. Sebagai makhluq yang menyukai keharmonisan, mendidik manusia membutuhkan metodik khusus. Lalu bagaimana semestinya yang dibutuhkan dalam mendidiknya?. Pada dasarnya mendidik manusia diperlukan adanya sikap kasih sayang kepadanya. Karena cita-cita luhur yang dibutuhkan tidak hanya persoalan kedewasaan dan pengetahuan yang tinggi namun tetap mengutamakan keluhuran akhlak baginya. Mendidik dengan kasih sayang menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Kata Kunci: Manusia, Pendidikan, Rahmat

Page 7 of 20 | Total Record : 192