cover
Contact Name
Nur Hudah
Contact Email
zahrastaiaz@gmail.com
Phone
+628990088793
Journal Mail Official
zahrastaiaz@gmail.com
Editorial Address
https://www.google.com/maps/search/Jl.+Raya+Menganti+Krajan+No.+474+Menganti+Gresik?entry=gmail&source=g
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal
ISSN : 27234932     EISSN : 27237893     DOI : 10.37812
Core Subject : Education,
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal which contains various articles that study : 1. Analysis of student competency in PGMI/PGSD/MI/SD 2. Learning strategies in PGMI/PGSD/MI/SD 3. Conceptual ideas, theory, and practice of PGMI/PGSD/MI/SD 4. Study and application theory of PGMI/PGSD/MI/SD 5. Learning development and design in PGMI/PGSD/MI/SD 6. The professionalisme teacher/lecture PGMI/PGSD/MI/SD 7. Critical thinking PGMI/PGSD/MI/SD 8. The results of education and teaching research PGMI/PGSD/MI/SD
Articles 107 Documents
Pengembangan Alat Peraga Pita Perkalian Pada Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Saintifik di MI Miftahul Ulum Cermenan Jombang Ali Mahsun
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.117

Abstract

Mathematics basically has basic abstract objects, which in the process of learning mathematics for children aged 7-12 years need the help of concrete objects that can be manipulated, thus helping students understand the material easily and create fun learning, especially multiplication material. So in this study, researchers developed the Multiplication Tape props for grade III students of Madrasah Ibtidaiyah. This research uses the R & D (Research and Development) design model of the Borg & Gall development model by taking 8 stages namely, potential and problems, collecting data, product design, design validation, design revisions, product trials, product revisions, trial use . Based on product development, validation results obtained, i.e. design validation obtained 80% value in the valid category, material expert validation obtained 100% value in the highly valid category, and learning expert validation obtained 72.7% in the valid category. Whereas in large group trials based on student assessments, the score was 93.3% in the excellent category. Thus it can be concluded that the Education Multiplication Props are effectively utilized in the learning process.
The Nature Of Leadership Muhammad Zamroji
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.121

Abstract

Leader merupakan salah satu intisari, sumber daya pokok dan titik sentral dari setiap aktivitas yang terjadi dalam suatu organisasi ataupun perusahaan. Kreativitas dan dinamikanya seorang leader dalam menjalankan wewenangnya akan sangat menentukan apakah tujuan organisasi atau perusahaan tersebut dapat tercapai atau tidak. Hal yang perlu di tekankan adalah bahwa tidak selamanya manajer buruk dan leader adalah baik. Metode penelitiannya adalah studi kepustakaan (Library Research) yaitu studi kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam kajian ini adalah metode dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan content analysis adalah metodologi penelitian dari sebuah dokumen. Kajian isi adalah teknik penelitian yang dimanfaatkan untuk menarik kesimpulan yang replikatif dan sahih dari data atas dasar konteksnya. Hasil Penelitiannya adalah Kepemimpinan didefinisikan secara luas sebagai proses mempengaruhi, yang mempengaruhi interpretasi mengenai peristiwa-peristiwa para pengikut, pilihan dari sasaran-sasaran bagi kelompok atau organisasi, pengorganisasian dari aktivitas-aktivitas tersebut, motivasi dari para pengikut, untuk mencapai sasaran, pemeliharaan hubungan kerja sama dan teamwork serta perolehan dukungan dan kerjasama dari orang-orang yang berada di luar kelompok atau organisasi. Gaya kepemimpinan merupakan hasil interaksi antara pemimpin dan orang-orang yang dipimpinnya dalam berbagai keadaan yang mempengaruhinya. Gaya kepemimpinan yang menggambarkan perilaku dalam interaksi tersebut, bila dihimpun berdasarkan kesamaannya yang dominan, akan menghasilkan berbagai tipe kepemimpinan yang tetap terlihat meskipun kondisi yang mempengaruhinya berubah-ubah, karena bersifat insedental. Adapun gaya kepemimpinan yang pokok atau dapat juga disebut ekstrem ada tiga macam yaitu: 1) Kepemimpinan yang otokrasi . Tipe ini menempatkan atau menunjukkan kekuasaan pada satu orang. 2) Kepemimpinan Demokratis. Kepemimpinan gaya ini lebih berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien pada bawahan. 3) Kepemimpinan Laissez Faire (bebas). Pada gaya kepemimpinan ini pemimpin tidak memimpin, dia hanya membiarkan kelompoknya berbuat semaunya sendiri.
Implementasi Pendidikan Pranatal Robi'ul Afif Nurul 'Aini
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.122

Abstract

Pendidikan pranatal adalah pendidikan yang diberikan anak sebelum lahir atau sejak dalam kandungan sampai anak tersebut lahir. Jadi, apapun yang dilakukan oleh orang tua, itulah pendidikan yang diberikan pada anak dalam kandungan. Maka pendidikan pranatal merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh orang dewasa (sebagai pendidik) dalam upaya mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap manusia agar dapat berkembang secara maksimal sesuai dengan tujuan pendidikan, yang dimulai sejak masih dalam kandungan ibu (pranatal). Proses pendidikan anak pranatal melibatkan ibu sebagai orang yang mengandung anak tersebut dan keluarga sebagai pusat pendidikan pertama, tempat berinteraksi dan memperoleh kehidupan emosional, sehingga membuat keluarga mempunyai pengaruh yang dalam terhadap implementasi pendidikan anak pranatal. Keluarga merupakan lingkungan alami yang memberi perlindungan dan keamanan. Keluarga juga merupakan lingkungan pendidikan yang urgen, tempat memulai hubungan dengan dunia sekitar serta membentuk pengalaman-pengalaman yang membantu untuk berinteraksi dengan lingkungan fisik dan sosial. Dalam proses pendidikan anak pranatal, seorang ibu dituntut untuk dapat mendidik anak yang dikandungnya dan keluarga dituntut sebagai motivator atau pendukung yang baik. Peranan keluarga dalam pendidikan anak pranatal sangat ditentukan oleh dukungan sosial yang diberikan keluarga terhadapnya. Idealnya ibu hamil dapat mengimplementasikan pendidikan anak pranatal tanpa hambatan dengan dukungan sosial yang diberikan keluarga kepadanya, namun pada kenyataannya yang mana berdasarkan hasil pra observasi masih ada sebagian keluarga yang tidak memberikan dukungan sosialnya terhadap ibu hamil yang mengimplementasikan pendidikan anak yang dikandungnya, hal tersebut menjadikan sikap ibu terhadap anak yang dikandungnya menjadi berbeda sehingga mempengaruhi proses implementasi pendidikan anak pranatal.
Implementasi Pendidikan Karaktermelalui Koperasi Jujur Di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Ampel Sidoraharjo Kedamean Gresik Ach Khusnan
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.123

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah usaha sadar untuk mendidik peserta didik agar dapat mengambil keputusan dengan bijak dan memperhatikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif kepada lingkungannya. Membina nilai kejujuran dikalangan peserta didik memerlukan keterlibatan lembaga pendidikan, sekolah utamanya bertanggung jawab terhadap pengembangan karakteristik siswa yang didalamnya dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas pembiasaan, sebagaimana yang ditterapkan melalui koperasi jujur. Koperasi jujur merupakan suatu koperasi tanpa penjaga, pembeli mengambil sendiri produk yang diinginkan, membayar ditempat yang telah disediakan, dan apabila memerlukan kembalian konsumen dipersilahkan untuk mencari sendiri di kotak uang yang ada. Jadi dengan adanya contoh nyata dari perilaku jujur maka siswa akan dengan mudah memahami kejujuran itu sendiri.
Konsep Penguatan Nilai Moral Anak Menurut Kohlberg Suparno Suparno
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.124

Abstract

Masalah moral menjadi sebuah masalah yang sekarang ini sangat banyak meminta perhatian, terutama bagi para pendidik, ulama, pemuka masyarakat dan para orang tua. Banyaknya info tentang criminal kepada anak-anak, seperti yang terjadi di beberapa daerah yang hampir setiap minggu diberitakan di berbagai media, baik media cetak maupun elektronik. dalam tulisan ini ingin lebih banyak konsep nilai moral dari Kohlberg beserta perkembanganya yang akan di integrasikan dengan moral dalam pandagan islam. Hasil menunjukkan bahwa Kohlberg memaparkan dengan Teori yang memandangan bahwa penalaran moral, yang merupakan dasar dari perilaku etis mempunyai enam tahapan perkembangan yang dapat teridentifikasi. Ia mengikuti perkembangan dari keputusan moral seiring penambahan usia yang semula diteliti Piaget, yang menyatakan bahwa logika dan moralitas berkembang melalui tahapan-tahapan konstruktif. Kohlberg memperluas pandangan dasar ini, dengan menentukan bahwa proses perkembangan moral pada prinsipnya berhubungan dengan keadilan dan perkembangannya berlanjut selama kehidupan, walaupun ada dialog yang mempertanyakan implikasi filosofis dari penelitiannya LATAR BELAKANG
Proteksi Dini Anak Terhadap Sisi Negatif Media Sosial Abdullah Arif
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.125

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, mentalitas generasi Islam menjadi PR besar bagi setiap orang tua maupun para pendidik. Bukan sekedar membentuk mentalnya yang siap menghadapi kemajuan teknologi, namun juga membentuk generasi yang mampu untuk mensikapi, memilih dan mentransformasi kemajuan teknologi menjadi media pembelajaran yang Islami. Tahapan perjalanan kehidupan memberikan gambaran bahwa dalam pembentukan karakter, pemberian materi pembelajaran maupun pemberian kebebasan menentukan pilihan juga memiliki tahapan penyesuaian. Masa periode anak yang belum mampu membedakan positif dan negatif untuk dirinya, masih lemah dalam mengendalikan nafsunya, tidak benar jika dibiarkan menentukan pilihan hidupnya. Demikian juga tidak benar jika diberikan kebebasan terjun dalam ilusi kehidupan yang penuh dengan keburukan meskipun juga terdapat banyak kebaikan, karena memiliki potensi besar dalam salah menentukan pilihan. Pembentukan pemikiran dan pembiasaan perbuatan yang baik adalah asas utama dalam pendidikan Agama Islam untuk membentengi diri di dalam menjalani kebebasan pemikiran dan kebebasan pergaulan. Citra rasa yang terbentuk karena kebiasaan berbuat baik akan menjadikan seseorang cenderung memilih kebaikan dan meninggalkan kejahatan meskipun belum mengetahui dasar hukumnya.
Troble Maker Pada Anak PIAUD Dan Cara Menanganinya Siti Mufarochah; Sonia Sonia
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 1 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i1.145

Abstract

Every child has a lot of extraordinary potential, depending on how the parents hone and nurture it. Children have various hopes and beauties in them, but children can turn into Troble Maker if wrong care, bad environmental conditions, experiences during developmental times, bad relationships between parents, materially incapacitated, lack of attention to children, poor communication, parents are too busy with work, too much physical and psychological punishment. There are ways to deal with the Troble Maker child are some of the approaches, methods and steps. The approaches used are the Rational Approach, Emotional Approach, Functional Approach, Behavioristic Approach, Cognitive Approach, Humanistic Approach. The method used is the Uswah method, the method of advice, the habituation method, the Shawab method and `Iqab, social skills. For the steps used are as follows: Step of Discovery, Step of Understanding, Step of Living, Step of Practice, Step of Consolidation.
Manusia Ideal Dalam Prespektif Tasawwuf dan Filsafat (Studi Komperatis Pemikiran Ibnu Araby dan Nietsche Tentang Manusia) Ainul Fithriyah
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 1 No. 1 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i1.146

Abstract

The variety of thoughts about the optimal attainment of human self and the satisfaction of human life is what may have made Arthur Schopenhauer (1788-1868) deny all worldly phenomena. He saw that the world was full of suffering. Humans, as the supreme product of the basic activities of the world, are in fact the most unfortunate creatures. Therefore, humans will be able to achieve happiness when they are able to kill passions and cravings. Studies on the optimal achievement of humans and the meaning of human life from the two figures above, are still important and beneficial to do. Because the concept of the ideal human being is a model and example for us that we can emulate or maybe we can make it happen if we feel fit and believe in the truth. But the question might arise, is it still relevant to study the thoughts of long-dead figures such as Ibn Arabi and Neitzsche? in the opinion of the author, the study of their thinking is still relevant. Because in their thoughts are contained eternal pearls, and because of the peculiarity of each thought. This is evident if we pay attention today, where the thoughts of the two figures are still the subject of study in various countries, both in the West and the East. The works that examine Nietzsche's thoughts about the Ubermensch man include the work of Chairul Arifin, entitled The will to power: Briedrich Nietzsche. This book discusses Nietzsche's views on human beings and his anti-theism. These two thoughts are then connected by the author of this book with Nietzsche's main thought, namely the will to power. And in one of its chapters, the book also examines the concept of Ubermensch Nietzsche. Another work that addresses Nietzsche and Nietzsche's main ideas, including Ubermensch in a separate chapter is Nietzsche by St Sunardi. Besides that, there are other books. Of the books mentioned above and others to the best of the author's knowledge, there has never been found a work that specifically compares Ibn Arabi's insan kamil concept and Nietzsche's Ubermensch concept.
Implementasi Budaya Akademik Bagi Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar Meidawati Suswandari
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 2 No. 1 (2021): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v2i1.176

Abstract

This study aims to describe the implementation of academic culture for elementary school students' social skills. This type of research uses a descriptive-qualitative approach. The sampling technique used purposive sampling. The informants in this study were teachers and students of SD N Bekonang 1, Sukoharjo. Data collection techniques used include observation and documentation. Data analysis using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the implementation of academic culture for students 'social skills at SD N Bekonang 1, Sukoharjo was through appreciating friends' achievements, caring about friends when they needed help, and giving and apologizing. Student learning in the classroom through academic culture has an impact on forming students' social habits to be skilled in dealing with their surrounding environment.
Pembelajaran dalam Jaringan (DARING) Berbasis WhatsApp di SD Yapita Arindra Evandian Bhagaskara; Eka Nur Afifah; Enggar Maulana Putra
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 2 No. 1 (2021): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v2i1.183

Abstract

The learning process at the time COVID-19 must be implemented online. The use of media in learning is very important. The whatsapp application was chosen to be used in this online learning. This study aims to obtain information about the application of the WhatsApp application in online learning and to find out what are the advantages and disadvantages of using the WhatsApp application in online learning. The research subjects here are the teachers and students of SD Yapita Surabaya and the object under study is the use of the WhatsApp application in online learning. This study used a qualitative research design. The instruments used in this study were observation, surveys and interviews. The results obtained are that the application WhatsApp can be applied in the learning process online and there are also deficiencies in its application, namely the existence of obstacles regarding face-to-face implementation through the existing features of the WhatsApp application and the absence of features to limit student work time and for the advantages the WhatsApp application is able to accommodate the implementation of the learning process well.

Page 7 of 11 | Total Record : 107