cover
Contact Name
Suyahman
Contact Email
suyahman.suyahman@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
suyahman.suyahman@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend. S. Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Civics Education And Social Science Journal (CESSJ)
ISSN : 26863162     EISSN : 26863170     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/cessj
Core Subject : Education,
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Veteran Bangun Nusantara. CESSJ memiliki scope teori dan praktik pendidikan kewarganegaraan. CESSJ terbit 2 kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 185 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Kemampuan dan Keberanian Berpendapat, Serta Sikap Toleransi Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 3 Salatiga Rakhel Kristiani; Nani Mediatati
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v8i1.7973

Abstract

Rendahnya kemampuan dan keberanian berpendapat serta sikap toleransi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila masih menjadi permasalahan, terutama karena proses pembelajaran yang didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif berpartisipasi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan mampu mendorong keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan dan keberanian berpendapat serta sikap toleransi siswa melalui penerapan model pembelajaran role playing pada siswa kelas XI.5 SMA Negeri 3 Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran role playing mampu meningkatkan kemampuan dan keberanian berpendapat siswa dari kategori cukup pada siklus I dengan persentase 44,46% menjadi kategori sangat baik pada siklus II dengan persentase 81,67%. Selain itu, sikap toleransi siswa juga mengalami peningkatan dari 48% dengan kategori cukup pada siklus I menjadi 83% dengan kategori sangat baik pada siklus II yang ditunjukkan melalui perilaku saling menghargai dan menerima perbedaan pendapat dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran role playing efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan mendukung pembentukan karakter demokratis siswa. Referensi Chadijah, S. (2023). Upaya Guru Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Melalui Penerapan Metode Role Playing Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Al-Amar (JAA), 4(2), 161–174. Firdiana, T. H., Wahyudiana, E., & Sekaringtyas, T. (2025). Model Role Playing Dalam Menanamkan Sikap Toleransi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pgsd Fkip Universitas Mandiri, 11(2), 240–255. Husnullail, M., Risnita, Jailani, M. S., & Asbui. (2024). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data dalam Riset Ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 70–78. Imanizar, L., Napitupulu, N. L., & Manalu, S. (2021). Penerapan Role Playing pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 1(1), 41–46. Mardiana, M., Ganda, N., & Karlimah. (2021). Pengaruh Metode Role Playing dalam Pembelajaran IPS tentang Kegiatan Jual Beli untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1), 72–76. Meishaparina, R., Heryanto, D., & Widasari. (2023). Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas II SDN 013 Pasir Kaliki. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandir, 9(2), 1740–1748. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.895 Purwati, D., & Subhan, S. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Time Token Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Pada Muatan Pelajaran Ips Siswa Sekolah Dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 517. https://doi.org/10.35931/am.v7i2.1845 Putriluga, L. L. (2024). Implementasi Model Bermain Peran Dalam Pembelajaran Ips Upaya Pembentukan Karakter Sosial Empati Bagi Peserta Didik Inklusi Di Smp Iii Budhaya. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 54–62. Rahmawati, B., Aulia, S. N., Rosdiana, S., Zaenah, Y. I., & Zaenudin, Z. (2023). Isu tentang Jumlah Siklus Penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 1(1), 76–84. Suandi, A., Nurhayati, T., & Santosa, Y. B. P. (2023). Analisis Model Pembelajaran Role Playing Dalam Pembelajaran Sejarah di Jenjang Sekolah Menengah Atas Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 5(2), 48–52. https://doi.org/10.31540/sindang.v5i2.2473  
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif, Serta Sikap Tanggung Jawab Dan Kerjasama Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas XI Di SMA Negeri 3 Salatiga Harlis Aprilia; Nani Mediatati
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v8i1.7974

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, sikap tanggung jawab, dan kerja sama siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa kelas XI.6 di SMA Negeri 3 Salatiga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada ketiga variabel dari pra-siklus hingga Siklus II. Kemampuan berpikir kreatif meningkat dari 38,33% (kategori rendah) pada pra-siklus menjadi 60,97% (kategori tinggi) pada Siklus I dan 88,06% (kategori sangat tinggi) pada Siklus II. Sikap tanggung jawab meningkat dari 47,50% ( kategori rendah) menjadi 58,47% (kategori sedang) dan 88,69% (kategori sangat tinggi). Kerja sama meningkat dari 40,22% (kategori rendah) menjadi 58,44% (kategori sedang) dan 85,57% (kategori sangat tinggi). Pada Siklus II, seluruh indikator telah melampaui kriteria keberhasilan minimal 81%. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek mendorong siswa lebih aktif, mandiri dalam mengelola tugas, serta mampu bekerja sama secara efektif, khususnya melalui proyek video dan buku saku/flipbook. Dengan demikian, penerapan PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, tanggung jawab, dan kerja sama siswa. Referensi Adi, N. N. S., & Oka, D. N. (2023). Peningkatan Kemampuan Membuat Produk Daur Ulang Limbah Plastik Pada Siswa Sma Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Project Based Learning ( Pjbl ) Products In High School Students By Applying The Project Based Learning ( Pjbl ) Learning Model. Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan, 21(2), 131–141. Adiyatma Januardi, L., Setiawati, D., & Ulumi Firdausi, F. (2024). Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Mata Pelajaran PPKn di SMA Negeri 1 SUELA. 236–241. https://doi.org/10.33503/prosiding.v5i01.4582 Dinda, N. U., & Sukma, E. (2021). Analisis Langkah-Langkah Model Project Based Learning (PjBL) Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Menurut Pandangan Para Ahli (Studi Literatur). Journal of Basic Education Studies, 4(1), 44–62. Fitria, Muhajir, & Aziz, A. (2025). Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Gugus I Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(1). https://doi.org/10.30605/jsgp.8.1.2025.5607 Karomatunnisa, A.-Z. A., Sholih, J. A. U., Hanifah, N., & Prihantini, P. (2022). Meta Analisis Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Keterampilan Abad 21. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 522. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.54755 Mona, N., & Rachmawati, R. C. (2023). Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi dan Keterampilan Kreativitas Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Guru Profesional, 1(2), 150–167. https://doi.org/10.26877/jpgp.v1i2.230 Murtiyasa, B. (2025). Strategi Pengembangan Pembelajaran Matematika Pada Abad Xxi1. 8, 3. Ruhul Jihadah Gaffar, M. Juaini, J. R. (2023). Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Project Based Learning (PjBL). Journal of Classroom Action Research, 5(3), 193–197. Sharindradini, D., Muflihah, Z., Mulyaningsih, S., & Rahmawati, S. (2025). Pola Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X MAN 2 Kota Bogor. 3, 94–102. Utomo, P., Asvio, N., & Prayogi, F. (2024). Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(4), 1–19. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821 Winata, A., Sundari Sanusi, N., Khoiriah, K., & Husnadian Program Studi Pendidikan Profesi Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, A. (2024). Perbedaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMA Negeri 3 Mataram. 9(2), 122–129. https://doi.org/10.31764/telaah.vXiY.ZZZZ
Implementasi Nilai Pancasila Kepada Remaja Melalui Kegiatan Karang Taruna Dusun Gondang Tengah Tegar Erawan; Suyahman
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v8i1.8019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai-nilai Pancasila kepada remaja Dusun Gondang Tengah melalui kegiatan Karang Taruna dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan Karang Taruna. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, yaitu pengamatan langsung dan wawancara kepada informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila pada remaja melalui Karang Taruna di Dusun Gondang Tengah bersifat sistemik dan berkelanjutan. Sinergi antara nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan terbukti menciptakan sebuah pola hidup yang harmonis di Dusun Gondang Tengah. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan Karang Taruna yaitu 1) Dukungan materiil dan moral dari Pemerintah Dusun dan Tokoh Masyarakat menjadi pilar utama keberlangsungan program. 2) Faktor pendukung internal terletak pada kepemimpinan Ketua Karang Taruna yang dinilai mampu merangkul berbagai karakter remaja, sehingga tercipta iklim organisasi yang solid dan penuh kekeluargaan. 3) Faktor penghambat yang paling dominan berasal dari pengaruh perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi. 4) Kendala manajemen waktu juga menjadi hambatan praktis yang sering muncul. Referensi Amelia, L., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi Nilai Pancasila Sebagai Pendidikan Moral Bagi Anak Bangsa Implementation Of Pancasila Value As Moral Education For Nation Children. 1(5), 193–197. Arifin, A. L., Deastri, L. H., Nugroho, J., & Adi, I. N. (2024). Menggagas Kebhinekaan : Pemuda sebagai Pilar Toleransi Agar Berdaya Saing. 7(1), 355–369. Arifin, D. (2022). Studi Tentang Pengalaman Kerja, Komitmen Kerja, Dukungan Organisasi Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan. 06(01), 33–43. Damariswara, R., Wiguna, F. A., Khunaifi, A. A., Zaman, W. I., & Nurwenda, D. D. (2021). Penyuluhan Pendidikan Karakter Adaptasi Thomas Lickona Di Sdn Gayam 3. 1(1), 33–39. Dewi, Y. P., Pitoewas, B., & Adha, M. M. (2022). Peran Aparatur Pemerintah Desa Dalam Pembinaan Pemuda Di Desa Braja Asri Sebagai Upaya Pembentukan Keadaban Kewarganegaraan (Civic Virtue). 7(2), 138–148. Handoko, F. A., Prasetianti, C. P., Susanto, V. H., Effendi, A., Rahaju, S., & Devina, S. (2022). Pendampingan Kepemimpinan Inklusif Pengurus Karang Taruna Kabupaten di Jember. 7(2), 228–236. Hasan, Z., Pradhana, R. F., & Andika, A. P. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Identitas Budaya Lokal dan Pancasila. 2(1), 73–82. Heckie, D., Jati, P., Listiarum, F., & Aprilia, H. (2025). Peran Pemuda Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Nasionalisme Dengan Mempertahankan Kearifan Lokal. 8, 14–25. Lolita, A., Robiatul, H., & Safnatun, A. (2023). Application of Pancasila Values to StudenLolita, A., Robiatul, H., & Safnatun, A. (2023). Application of Pancasila Values to Students in Education. 2(2), 154–158.ts in Education. 2(2), 154–158. Louise, N., & Andayani, D. (2025). Socialization of Citizenship in Cultivating the Pancasila Spirit Among the Community Sosialisasi Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Jiwa Pancasila di. 5(2), 117–128. Manihuruk, F. E., Siahaan, P. G., Purba, N. R., Ekonomi, M. I., Ekonomi, F., Medan, U. N., Fakultas, D., Sosial, I., Medan, U. N., & Utara, S. (2023). Pemahaman Tokoh Agama Dalam Menerapkan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Terhadap Pengakuan Keberadaan Agama Lain Untuk Melaksanakan Ibadah. 3, 11276–11283. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Nabila, A. E., Laras, K., Sanjaya, D., Fahry, M. N., & Maulidiyah, N. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sila Ke-1 Di Era Globalisasi. 1(2), 77–86. Pudyastuti, E. (2024). Menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman suku, agama, ras dan golongan bagi generasi muda. 3(November), 1–5. Rahmawati, Y. (2023). Peran Pendidikan Sosial dalam Membentuk Karakter Individu. 1(2), 8–10. Samani, M., & Hariyanto. (2012). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Saputra, A. G., Juliansyah, S. C., & Athayla, S. (2023). Pendidikan Pancasila dalam Era Multikulturalisme : Membangun Toleransi dan Menghargai Keberagaman. 1(5), 573–580. Siagian, Mauli, and W. (2020). Model Hubungan Kepemimpinan , Stres Kerja , Komitmen Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. 4(2). Sugiyono, F. X. (2017). Neraca Pembayaran: Konsep, Metodologi dan Penerapan (Vol. 4). Pusat Pendidikan Dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia. Suhardin, Y. (2023). Konsep Keadilan Dari John Rawls Dengan Keadilan Pancasila (Analisis Komparatif). 3(2), 200–208. Suntara, R. A. (2022). Penguatan karakter peduli sosial generasi muda melalui komunitas pegiat sosial dan pendidikan 1. Widiatmaka, P., & Mujahidah, N. (2023). Jurnal Pendidikan Karakter Pendidikan karakter melalui karang taruna untuk membangun karakter sosial pada generasi digital native. 14, 32–41.  
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Smp Negeri 2 Tolitoli Utara Ilmiyanti; Shofia Nurun Alanur; Hasdin; Sukmawati; Imran; Nasran
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v8i1.8022

Abstract

Keterampilan berpikir kritis sangat penting dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan karena memungkinkan siswa untuk menganalisis isu-isu sosial, mengevaluasi argumen, dan membuat keputusan yang beralasan. Namun, pengamatan awal menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa belum sepenuhnya berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dan meneliti upaya guru dalam meningkatkan keterampilan tersebut dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Tolitoli Utara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis melalui model interaktif reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa telah mulai berkembang tetapi belum optimal di semua indikator, khususnya dalam penalaran logis dan evaluasi. Meskipun siswa menunjukkan kejelasan dan relevansi yang memadai dalam menjawab pertanyaan, mereka mengalami kesulitan dalam membangun argumen sistematis dan mengevaluasi opini secara kritis. Guru menerapkan beberapa strategi konstruktivis, termasuk diskusi kelompok, studi kasus, dan pertanyaan tingkat tinggi, yang berkontribusi positif terhadap keterlibatan siswa. Studi ini menyoroti perlunya strategi pembelajaran yang lebih sistematis dan konsisten untuk memperkuat pemikiran logis dan evaluatif. Penelitian ini berkontribusi pada praktik pendidikan dengan menyediakan analisis berbasis indikator tentang pengembangan berpikir kritis di kelas Pendidikan Kewarganegaraan. Referensi Alanur, S. N. (2025). Pengembangan Media Catur Konstitusi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian Dan Inovasi, 5(4), 41–49. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i4.1786 Alimuddiin. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Perbedaan Gender Pada Siswa Kelas VIII.1 SMP Negeri 2 Labakkang. 12. Bustomi. (2024). Pemikiran Konstruksivisme Dalam Pendidikan Kognitif. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 7899–7906. Cahya, S. R. (2018). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMP Negeri 1 Balong, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan., 06(2006), 291–305. Cahyani, M. (2024). Upaya Guru PPKn dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1534–1540. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2490
Pengaruh Efikasi Diri, Lingkungan Keluarga, dan Media Sosial terhadap Minat Menjadi Guru Berkarakter: Peran Moderasi Teman Sebaya Dinda Ningrum; Jarot Tri Bowo Santoso
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v8i1.8170

Abstract

Penelitian ini meneliti berbagai faktor yang memengaruhi ketertarikan mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi di Universitas Negeri Semarang, Indonesia, untuk menekuni profesi guru. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis dampak efikasi diri, dukungan lingkungan keluarga, serta peran media sosial terhadap minat menjadi guru, dengan pengaruh teman sebaya berfungsi sebagai variabel moderasi. Penelitian menerapkan desain eksplanatori kuantitatif dengan melibatkan 185 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terstruktur, sementara analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat SmartPLS 4.0. Temuan penelitian mengungkap bahwa efikasi diri dan lingkungan keluarga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi guru. Sebaliknya, media sosial dan pengaruh teman sebaya menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa faktor sosial dan digital eksternal memainkan peran yang lebih dominan dalam membentuk minat karier. Selain itu, pengaruh teman sebaya tidak ditemukan memoderasi hubungan antara variabel independen dan minat menjadi guru, menunjukkan bahwa efek yang diamati bersifat langsung daripada berbasis interaksi. Temuan ini menyoroti pergeseran pembentukan minat karier dari pengaruh tradisional ke lingkungan digital dan sosial, serta menekankan peran strategis media sosial dan interaksi teman sebaya dalam mempromosikan profesi guru sebagai pilihan karier. Referensi Alamsyah, M. I. (2024). Pengaruh Persepsi Profesi Guru, Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Menjadi Guru Akuntansi Dengan Teman Sebaya Sebagai Variabel Moderasi Pada Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Feb Unnes. Ariadika, J. P. (2019). Minat Terhadap Profesi Guru Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah, 7(3). Azzis, R., & Setyowibowo, F. (2023). Analisis Pengaruh Persepsi Profesi , Persepsi Kesejahteraan , dan Lingkungan Keluarga terhadap Minat Menjadi Guru Ekonomi pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sebelas Maret. Journal on Education, 06(01), 10703–10715. Bandura, A. (1998). Albert Bandura Self-Efficacy: The Exercise of Control. In Contemporary Psychology, 43(9), 601–602. Chulsum, U. (2017). Pengaruh Lingkungan Keluarga, Kedisiplinan Siswa, Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Di Sma Negeri 7 Surabaya. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Kewirausahaan, 5(1), 5–20. https://doi.org/10.26740/jepk.v5n1.p5-20 Damayanti, S. W. P., & Wulandari, R. N. A. (2025). The Influence of Social Media and Motivation on Generation Z Interest in Becoming a Teacher with Teaching Experience as an Intervening Variable. MANAZHIM, 7(2), 157–177. https://doi.org/10.36088/manazhim.v7i2.5866 Dina Mariana, & Muslikah Muslikah. (2025). Hubungan antara Dukungan Teman Sebaya dan Pengambilan Keputusan Karir terhadap Minat Karir Siswa Madrasah Aliyah se-Kecamatan Kebonagung. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(2), 928–939. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i2.6367 Haji-Othman, Y., Yusuff, M. S. S., & Muhammad Nasri Md Hussain. (2024). Data Analysis Using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in Conducting Quantitative Research. International Journal Of Academic Research In Business And Social Sciences, 14(10), 2222–6990. https://doi.org/https://doi.org/10.6007/ijarbss/v14-i10/23364 Halim, H. (2024). Analisis Kepribadian yang Mempengaruhi Pemilihan Karier Generasi Z dengan Media Sosial sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus di Universitas Pamulang, Tangerang Selatan). Kreatif: Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, 12(1), 43–55. https://doi.org/10.32493/jk.v12i1.y2024.p43-55 Hikmah, N., Aras, M., Balikpapan, U., & Guru, P. P. (2024). Pengaruh Efikasi Diri Dan Persepsi Profesi Guru. Jurnal Edueco, 7(2), 120–130. Irawan, Idayati, F., Praskadinata, H. Y. C., Dina, F., Abdurohim, Tasriastuti, N. A., Triono, F., Irdhayanti, E., Bisri, T. S., Nurdiah, S., Harapan, E., Koesmono, T., Rachmawati, I. A. K., & Saputra, M. A. (2024). Pengembangan Sumber Daya Manusia Yang Berkelanjutan (A. S. Egim, Ed.; Pertama). CV Eureka Media Aksara.