Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai-nilai Pancasila kepada remaja Dusun Gondang Tengah melalui kegiatan Karang Taruna dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan Karang Taruna. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, yaitu pengamatan langsung dan wawancara kepada informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila pada remaja melalui Karang Taruna di Dusun Gondang Tengah bersifat sistemik dan berkelanjutan. Sinergi antara nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan terbukti menciptakan sebuah pola hidup yang harmonis di Dusun Gondang Tengah. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan Karang Taruna yaitu 1) Dukungan materiil dan moral dari Pemerintah Dusun dan Tokoh Masyarakat menjadi pilar utama keberlangsungan program. 2) Faktor pendukung internal terletak pada kepemimpinan Ketua Karang Taruna yang dinilai mampu merangkul berbagai karakter remaja, sehingga tercipta iklim organisasi yang solid dan penuh kekeluargaan. 3) Faktor penghambat yang paling dominan berasal dari pengaruh perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi. 4) Kendala manajemen waktu juga menjadi hambatan praktis yang sering muncul. Referensi Amelia, L., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi Nilai Pancasila Sebagai Pendidikan Moral Bagi Anak Bangsa Implementation Of Pancasila Value As Moral Education For Nation Children. 1(5), 193–197. Arifin, A. L., Deastri, L. H., Nugroho, J., & Adi, I. N. (2024). Menggagas Kebhinekaan : Pemuda sebagai Pilar Toleransi Agar Berdaya Saing. 7(1), 355–369. Arifin, D. (2022). Studi Tentang Pengalaman Kerja, Komitmen Kerja, Dukungan Organisasi Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan. 06(01), 33–43. Damariswara, R., Wiguna, F. A., Khunaifi, A. A., Zaman, W. I., & Nurwenda, D. D. (2021). Penyuluhan Pendidikan Karakter Adaptasi Thomas Lickona Di Sdn Gayam 3. 1(1), 33–39. Dewi, Y. P., Pitoewas, B., & Adha, M. M. (2022). Peran Aparatur Pemerintah Desa Dalam Pembinaan Pemuda Di Desa Braja Asri Sebagai Upaya Pembentukan Keadaban Kewarganegaraan (Civic Virtue). 7(2), 138–148. Handoko, F. A., Prasetianti, C. P., Susanto, V. H., Effendi, A., Rahaju, S., & Devina, S. (2022). Pendampingan Kepemimpinan Inklusif Pengurus Karang Taruna Kabupaten di Jember. 7(2), 228–236. Hasan, Z., Pradhana, R. F., & Andika, A. P. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Identitas Budaya Lokal dan Pancasila. 2(1), 73–82. Heckie, D., Jati, P., Listiarum, F., & Aprilia, H. (2025). Peran Pemuda Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Nasionalisme Dengan Mempertahankan Kearifan Lokal. 8, 14–25. Lolita, A., Robiatul, H., & Safnatun, A. (2023). Application of Pancasila Values to StudenLolita, A., Robiatul, H., & Safnatun, A. (2023). Application of Pancasila Values to Students in Education. 2(2), 154–158.ts in Education. 2(2), 154–158. Louise, N., & Andayani, D. (2025). Socialization of Citizenship in Cultivating the Pancasila Spirit Among the Community Sosialisasi Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Jiwa Pancasila di. 5(2), 117–128. Manihuruk, F. E., Siahaan, P. G., Purba, N. R., Ekonomi, M. I., Ekonomi, F., Medan, U. N., Fakultas, D., Sosial, I., Medan, U. N., & Utara, S. (2023). Pemahaman Tokoh Agama Dalam Menerapkan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Terhadap Pengakuan Keberadaan Agama Lain Untuk Melaksanakan Ibadah. 3, 11276–11283. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Nabila, A. E., Laras, K., Sanjaya, D., Fahry, M. N., & Maulidiyah, N. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sila Ke-1 Di Era Globalisasi. 1(2), 77–86. Pudyastuti, E. (2024). Menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman suku, agama, ras dan golongan bagi generasi muda. 3(November), 1–5. Rahmawati, Y. (2023). Peran Pendidikan Sosial dalam Membentuk Karakter Individu. 1(2), 8–10. Samani, M., & Hariyanto. (2012). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Saputra, A. G., Juliansyah, S. C., & Athayla, S. (2023). Pendidikan Pancasila dalam Era Multikulturalisme : Membangun Toleransi dan Menghargai Keberagaman. 1(5), 573–580. Siagian, Mauli, and W. (2020). Model Hubungan Kepemimpinan , Stres Kerja , Komitmen Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening. 4(2). Sugiyono, F. X. (2017). Neraca Pembayaran: Konsep, Metodologi dan Penerapan (Vol. 4). Pusat Pendidikan Dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia. Suhardin, Y. (2023). Konsep Keadilan Dari John Rawls Dengan Keadilan Pancasila (Analisis Komparatif). 3(2), 200–208. Suntara, R. A. (2022). Penguatan karakter peduli sosial generasi muda melalui komunitas pegiat sosial dan pendidikan 1. Widiatmaka, P., & Mujahidah, N. (2023). Jurnal Pendidikan Karakter Pendidikan karakter melalui karang taruna untuk membangun karakter sosial pada generasi digital native. 14, 32–41.