cover
Contact Name
Suyahman
Contact Email
suyahman.suyahman@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
suyahman.suyahman@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend. S. Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Civics Education And Social Science Journal (CESSJ)
ISSN : 26863162     EISSN : 26863170     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/cessj
Core Subject : Education,
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Veteran Bangun Nusantara. CESSJ memiliki scope teori dan praktik pendidikan kewarganegaraan. CESSJ terbit 2 kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 176 Documents
Ale Rasa Beta Rasa Filosofi Hidup Dalam Merawat Ikatan Keluarga Maluku Tengah di Kabupaten Jayapura Pentury, Jolanti Wisje
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.5549

Abstract

Filosofi “Ale Rasa Beta Rasa” memiliki makna mendalam bagi masyarakat Maluku, mewujudkan harmoni komunal, empati, dan saling pengertian. Filosofi ini berfungsi sebagai kompas moral bagi orang Maluku untuk membina ikatan persaudaraan yang kuat. Namun, implementasi nilai-nilai ini di Jayapura menghadapi tantangan, seperti perbedaan latar belakang pendidikan, sosial, dan ekonomi yang menciptakan ketidaksetaraan dalam interaksi sosial dan pembentukan hubungan antarindividu. Penelitian ini bertujuan menganalisis “Ale Rasa Beta Rasa” sebagai filosofi hidup dalam merawat ikatan Keluarga Maluku Tengah di Kabupaten Jayapura menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi ini mengajarkan kebersamaan, saling membantu, dan toleransi beragama. Sikap saling menghormati dan menghargai menunjukkan bahwa Keluarga Maluku di Jayapura tidak membeda-bedakan anggotanya berdasarkan status sosial atau agama. Nilai-nilai Ale Rasa Beta Rasa mencakup toleransi dalam aspek sosial dan agama, tetap relevan dan diterapkan oleh masyarakat Maluku di Jayapura. Kesimpulannya, filosofi “Ale Rasa Beta Rasa” merupakan simbol kebersamaan, toleransi, dan solidaritas dalam kehidupan masyarakat Maluku Tengah di Kabupaten Jayapura. Dengan mengedepankan nilai-nilai ini, komunitas dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai, serta mencegah perpecahan. Filosofi ini juga mengajarkan pentingnya bekerja sama dan saling mendukung dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam konteks keluarga maupun komunitas yang lebih luas, memperkuat ikatan komunitas dan memberikan dukungan moral yang kuat bagi masyarakat Maluku di tanah rantau.  
Analisis Kebijakan Program Studi PPKn Universitas Ivet Semarang Terhadap Penghapusan Mata Kuliah KKL pada Implementasi Kurikulum OBE Mansur; Ag. Sutrianto Hadi
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.7167

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan tinggi melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) telah mendorong banyak program studi untuk meninjau ulang struktur mata kuliah mereka, termasuk di dalamnya Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ivet Semarang. Salah satu rencana kebijakan kontroversial adalah penghapusan mata kuliah Kuliah Kerja Lapangan (KKL), yang selama ini dianggap sebagai bagian esensial dari pembelajaran kontekstual dan karakteristik keilmuan PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji arah kebijakan penghapusan KKL dalam konteks reformulasi kurikulum OBE semester ganjil 2025/2026. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan analisis kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tarik ulur antara efisiensi akademik dan esensi keilmuan. Artikel ini merekomendasikan perlunya penguatan argumentasi akademik serta partisipasi aktif dosen dan mahasiswa dalam perencanaan kurikulum agar reformulasi tidak mengorbankan identitas keilmuan PPKn. ReferensiAli, M. K., Ali, F. F., Ali, R. I., & Hasanah, A. (2025). Membangun Kompetensi Berpikir Tinggi dan Keterampilan Kerja: Analisis Perbandingan Taksonomi Bloom Revisi dan Taksonomi Simpson/Harrow dalam Konteks Pendidikan SMA dan SMK. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 3(1). Amanda, V., Ruhmi, A. H., Gustiara, R., Rusmaleni, C., Astriawati, F., Siburian, J., & Mardiyanti, L. (2025). Literature Review: Analisis Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif melalui Model Pembelajaran OBE. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 15(2), 824–833. Aryani, E. D., Fadjrin, N., Azzahro, T. A., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter. Gema Keadilan, 9(3), 186–198. Gustiawan, W., Sari, M. P., & Septivani, M. D. (2025). MENGGAGAS PARADIGMA BARU KURIKULUM: Strategi, Inovasi, dan Implementasi dalam Transformasi Pendidikan Vokasi. PENERBIT KBM INDONESIA. Manggali, C. A., Hayati, D. N., & Mundofi, A. A. (2024). Outcome based education pada kurikulum merdeka: Tantangan dan peluang dalam pendidikan agama islam. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 595–606. Mansur. (2025). No Title. Wawancara Pribadi Dengan Mahasiswa Prodi PPKn Unisvet Tanggal 27 Juli 2025. Muzakir, M. I. (2023). Implementasi kurikulum outcome based education (Obe) dalam sistem pendidikan tinggi di era revolusi industri 4.0. Edukasiana: Journal of Islamic Education, 2(1), 118–139. Nurhamidah, S., & Nurachadijat, K. (2023). Project based learning dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 3(2), 42–50. Rahma, R. A., Wahyuningtyas, A., Sugiarto, A. R., Winarsih, N., Aeni, A. R., Nuraini, U., Fasa, N., Nurkhaerani, F., Umam, H. I., & Suryadi, C. (2023). Manajemen Kelas Berbasis Outcome Based Education (OBE). Nas Media Pustaka.JURNAL PROGDI PPKn, FKIP UNIVET BANTARA SUKOHARJO BEKERJA SAMA DENGAN ASOSIASIPROFESI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (AP3KNI) JAWA TENGAH144 Solekhan, M., Rusdi, M., Setyorini, E. E. D., & Qurtubi, A. N. (2024). Peranan Kuliah Kerja Lapangan Dan Relevansinya Terhadap Keterampilan, Profesional Mahasiswa. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(2), 35–49. Suseno, R., Indriyani, I., Afdal, M., & Nizori, A. (2022). Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Keaktifan dan Kemampuan Mahasiswa. Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pembelajaran, 91(1), 90–98. Wawancara dengan Agustinus. (2025). No Title. Wawancara Dengan Drs. Agustinus Sutriyanto Hadi , M.Si Dosen Sekalikus Penanggungjawab KKL Tahun 2024. Wawancara dengan Agustinus. (2025). No Title. Wawancara Dengan Drs. Agustinus Sutriyanto Hadi , M.Si Dosen Sekalikus Penanggungjawab KKL Tahun 2024 Pada Tanggal 28 Juli 2025. Wawancara dengan Anis. (2025). No Title. Wawancara Pribadi, Dengan Anis Khoirunnisak, Ketua Program Studi PPKn. Wawancara dengan Anis. (2025). No Title. Wawancara Dengan Anis Khoirunnisak, Ketua Program Studi PPKn Unisvet Pada Tanggal 28 Juli 2025. Wawancara dengan Irlanto. (2025). No Title. Wawancara Dengan R. Irlanto Sudomo, S.Pd., M.Pd. Wakil Rektor II Unisvet 28 Juli 2025. Wawancara dengan Maria Denok. (2025). No Title. Hasil Observasi Dan Wawancara Dengan Dr. Maria Denok Bekti Agustiningrum, M.Pd, Wakil Rektor I Unisvet. Wawancara dengan Maria Denok. (2025). No Title. Wawancara Dengan Dr. Maria Denok Bekti Agistiningrum, M.Pd Sebagai Wakil Rektor I Unisvet Pada Tanggal 28 Juli 2025.    
Penerapan Metode Pembelajaran Debat Aktif untuk Membangun Sikap Demokratis Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Wijayanto, Luqman; Al Rasyid, Machmud; Winarno
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.7279

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini meneliti penerapan metode debat aktif untuk membangun sikap demokratis siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 2 Boyolali. Penelitian dua siklus ini melibatkan siswa kelas XI-7 dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen, yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan keefektifan metode debat aktif. Rata-rata sikap demokratis siswa meningkat signifikan dari 50% pada pra-siklus menjadi 62,5% pada siklus pertama lalu 87,5% pada siklus 2, dengan indikator toleransi terhadap perbedaan mencapai 100%. Partisipasi siswa juga naik dari 68,75% menjadi 93,75%. Peningkatan ini didukung oleh pendekatan terstruktur, pengalaman belajar nyata, dan peran guru sebagai fasilitator. Tantangan seperti ketimpangan partisipasi dan manajemen waktu berhasil diatasi melalui pelatihan debat, pembagian peran, dan evaluasi berbasis umpan balik. Kesimpulannya, debat aktif efektif membentuk sikap demokratis ketika didukung perencanaan matang, topik kontekstual, dan lingkungan inklusif. Implikasinya, guru disarankan mengadopsi metode interaktif ini untuk menciptakan pembelajaran yang partisipatif. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan modul debat berbasis isu lokal agar pendidikan demokrasi tidak hanya teoritis tetapi juga melatih keterampilan sosial siswa sebagai warga negara. ReferensiAbdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Syakir Media Press. Arends, R. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill. Arends, R. (2015). Learning to teach (10th ed.). McGraw-Hill. Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall. Bernadetta, S., dkk. (2021). Action research in education: Theory and practice. Routledge. Brookfield, S. D. (2017). Becoming a critically reflective teacher (2nd ed.). Jossey-Bass. Dewey, J. (1916). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Macmillan. Hattie, J. (2009). *Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement*. Routledge. Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1999). Learning together and alone: Cooperative, competitive, and individualistic learning (5th ed.). Allyn & Bacon. Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2014). Cooperative learning in the classroom. Interaction Book Company.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan pembelajaran pendidikan Pancasila fase F. Kemendikbud.Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Pedoman implementasi kurikulum merdeka. Kemendikbudristek. Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam. Lie, A., dkk. (2020). Debate pedagogy in Asian contexts. Springer. Majid, A., & Rochman, C. (2020). Pembelajaran interaktif: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE. Murdiyana, E. (2020). Validitas data penelitian kualitatif. Universitas Brawijaya Press. Nurdin, E. S. (2022). Model debat aktif dalam pembelajaran. Prenadamedia Group. Nussbaum, M. C. (2010). Not for profit: Why democracy needs the humanities. Princeton University Press. Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE. Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster. Rosenberg, M. J. (2021). E-learning: Strategies for delivering knowledge in the digital age (2nd ed.). Pfeiffer. Sapriya. (2012). Pendidikan kewarganegaraan: Konsep dan pembelajaran. Rosda. Sapriya. (2019). Pendidikan nilai dalam pembelajaran PKn. Remaja Rosdakarya. Slavin, R. E. (2014). Cooperative learning: Theory, research, and practice (3rd ed.). Pearson. Suharsimi, A. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta. Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD. Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press. Zamroni. (2017). Dinamika pendidikan karakter. UNY Press.
Peranan Karang Taruna dalam Mewujudkan Solidaritas Sosial Antar Warga Leki, Fidiayanti; Maria Helena Sri Rahayu; Murtiningsih, Ika
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.7541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan karang taruna dalam mewujudkan solidaritas sosial antar warga, kendala-kendala karang taruna dalam mewujudkan solidaritas sosial antar warga, dan solusi untuk mengatasi kendala-kendala karang taruna dalam mewujudkan solidaritas sosial antar warga di Jombor Permai. Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah ketua karang taruna Permata, ketua RT dan 4 anggota karang taruna Permata. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode wawancara, metode observasi dan metode dokumentasi. Validitas data yang di gunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data (display data) dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa peranan karang taruna dalam mewujudkan solidaritas sosial anatar warga dapat terbentuk melalui berbagai kegiatan karang taruna di masyarakat, menurut penelitian ini terdapat 4 indikator yang di kemukan yaitu, setiap anggota mempunyai sikap percaya diri, hormat-menghormati antar satu anggota dengan yang lainnya, bertanggung jawab dalam kebaikan bersama antar anggota dan setiap anggota dapat memperhatikan kepentingan bersama antar satu dengan yang lainnya. Kendala-kendala karang taruna dalam mewujudkan solidaritas sosial antar warga adalah kurangnya partisipasi dalam setiap anggota kelompok, belum maksimalnya peran pemuda dalam progran karang taruna, dan terbatasnya kemampuan sumber daya manusia untuk mengembangkan organisasi karang taruna. Solusi untuk mengatasi kendala-kendala karang taruna dalam mewujudkan solidaritas sosial antar warga adalah pertama, diperlukan pendekatan yang strategis dan terintegrasi, kedua, mengadakan pelatihan kepemimpinan bagi pemuda dapat membantu mereka untuk memahami tanggung jawab dan peran mereka dalam organisasi, ketiga, mengadakan pelatihan rutin untuk anggota karang taruna. Kata Kunci: Peranan, Karang Taruna, Solidaritas Sosial ReferensiAfifah, N.P. dkk. (2021). Pendidikan Multikultural dalam Upaya Membangun Karakter Anak Bangsa. Jurnal Pendidikan Tambusai: 5(2), 123-135. Durkheim, Emile. (1893). The Division of Labour in Society. New York: Free Press.Harahap, A.C. (2019). Character building pendidikan karakter Al-Irsyad. Jurnal Pendidikan Dan Konseling: 9(1), 1–11. Lazuardi, A. (2022). Strategi Meningkatkan Keterlibatan Anggota dalam Organisasi Melalui Komunikasi Efektif. Jurnal Manajemen dan Organisasi: 14(1), 85-94. Meuraksa, M.A dkk. (2020). Peranan Karang Taruna dalam Upaya Penyelenggaraan dan Pembangunan kesejahteraan Sosial Kecamatan Pamulang. Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan, dan Humaniora: 4 (1), 7-16. Miftah, Thoha. (2012). Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Implikasinya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications. Murtiningsih, I., Suyahman, Singgih, V., Hasanah, W.P. (2022). Pemberdayaan Pemuda dalam Pelaksanaan PPKM Mandiri di Desa Wirogunan pada Masa Pandemi Covid –19. Al-mabsut, 16(1), 45-53. Nugroho, T. (2012). Peningkatan Kepemimpinan Pemuda Melalui Program Pelatihan di Organisasi Sosial. Jurnal Pengembangan Sosial: 8(1), 15-23. Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2019 tentang Karang Taruna.Permensos 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Karuna Putra, A. (2022). Interpretasi HAM dalam Ideologi Pancasila dan Implikasinya terhadap Persatuan dan Kesatuan di Indonesia. Jurnal HAM: 13(1), 1–14. Sari, dkk. (2022). Peran Mentoring dalam Pengembangan Keterampilan Anggota Organisasi Sosial. Jurnal Pengembangan Organisasi: 12(2), 77–86. Sriyanto. (2014). Badan Pengembangan dan Pembinaan Sosial. Jakarta: Gramedia pustaka. Sugiyono. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Wenti (2020). Eksistensi Karang Taruna dalam Aktifitas Kepemudaan. Jurnal Pemerintahan Integratif: 7 (2) 45-56. Wulandari, S. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Pemuda dalam Partisipasi Program Karang Taruna. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat: 9(2), 112-124. Wuryan dan Syaifullah. (2008). Ilmu Kewarganegaraan (Civic). Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan.Yuliana, R. (2022). Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap Pengembangan Kapasitas Anggota Karang Taruna. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat: 10(1), 85-97. Yulianto, A., & Rachmat, T. (2022). Efektivitas Program Pelatihan dalam Meningkatkan Kompetensi Pengurus Organisasi Sosial. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia: 18(1), 50–60.
Penguatan Dimensi Kebhinekaan Global Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kearifan Lokal Masjid Al-Mahmudiyah (Suro) Palembang Paranita, Suzana; Yuli Fitrianti; Liana Septy; Maha Rana Febriani
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.7804

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan dimensi kebhinekaan global melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis kearifan lokal Masjid Al-Mahmudiyah Palembang dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 46 Palembang dengan subjek 36 peserta didik kelas VII dan guru matematika sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbasis kearifan lokal mampu memperkuat dimensi kebhinekaan global peserta didik. Pembelajaran mendorong kolaborasi dan interaksi antar siswa, menumbuhkan sikap saling menghargai perbedaan kemampuan, serta mengembangkan komunikasi yang inklusif. Integrasi miniatur tiang masjid sebagai konteks materi volume kubus meningkatkan apresiasi terhadap budaya lokal, kesadaran identitas kebangsaan, sikap reflektif, serta tanggung jawab sosial. Dengan demikian, pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga memperkuat karakter kebhinekaan global sesuai Profil Pelajar Pancasila.  
Upaya Peningkatan Hasil Belajar melalui Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan Media Papan Permainan Ular Tangga Sari, Eka
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i2.7850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui model pembelajaran Team Games Tournament dengan media papan permainan ular tangga mampu meningkatkan hasil belajar di kelas IX B SMP Negeri 3 Grogol tahun Pelajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 3 Grogol yang berjumlah 28 siswa. Sumber data diperoleh berdasarkan hasil tes dan observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknis analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan aspek hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata sebesar 78,21 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 82,15%. Hasil dari siklus II didapatkan nilai rata-rata sebesar 88,39% dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 96,40%. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT dengan media papan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Hubungan Pancasila dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kata Kunci: Teams Games Tournament, media ular tangga, hasil belajar, Pendidikan Pancasila, Sekolah Menengah Pertama   Referensi Anam, S., Ardianti, S. D., & Fardani, M. A. (2023). Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together Berbantuan Media Game Teka Teki Silang Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4, 1–5. Anggraeni, N. O., Mulyasari, E., & Gazella, S. D. (2024). Permainan Ular Tangga Digital Pada Mata Pelajaran Ipas Kelas 3 Sekolah Dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(2), 495–503. https://doi.org/10.35931/am.v8i2.3443 Hidayatulloh, A., & dkk. (2020). Promoting Disability Rights In Indonesia Proceedings of the 2nd Indonesian Conference on Disability Studies and Inclusive Education. PLD Publishers. https://www.google.co.id/books/edition/PROMOTING_DISABILITY_RIGHTS _IN_INDONESIA/WRv5DwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press. Muttaqien, A. R. Suprijono, A., Purnomo, N. H., & Rendy A.P, D. B. (2021). The influence of cooperative learning model types of teams games tournaments on students’ critical thinking ability. International Journal for Educational and Vocational Studies, 3(6), 432. https://doi.org/https://doi.org/10.29103/ijevs.v3i6.4620 Novita, L., & Sundari, F. S. (2020). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Game Ular Tangga Digital. 4(3), 716–724. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.428 Purnama, Y. E., & Fauzi, M. (2024). Penerapan Metode Pembelajaran Team Game Tournament ( TGT ) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XB di SMAN 6 Madiun pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila. 3(3), 730–737. Tyas, Y. C., Fardani, M. A., & Kironoratri, L. (2024). Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Menggunakan Model Make A Match Berbantuan Media Kartu Kata. Jurnal Papeda, 6(1). Wijayanto, M. N., Utaminingsih, S., & Fardani, M. A. (2023). Tugas Mandiri Siswa sebagai Implementasi Pembelajaran Kurikulum 2013 untuk Peningkatan Kualitas Mengajar Guru. Ideas, 351–358. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i2.1263 Zahara, & Rosina. (2023). ’Pengaruh Media Pembelajaran Permainan Ular Tangga Terhadap Hasil Belajar IPS di SD IT Prima Mandiri Kecamatan Percut Sei Tuan TA.2021/2022. ”JIPDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 1.