cover
Contact Name
Suyahman
Contact Email
suyahman.suyahman@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
suyahman.suyahman@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend. S. Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Civics Education And Social Science Journal (CESSJ)
ISSN : 26863162     EISSN : 26863170     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/cessj
Core Subject : Education,
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Veteran Bangun Nusantara. CESSJ memiliki scope teori dan praktik pendidikan kewarganegaraan. CESSJ terbit 2 kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 176 Documents
Peranan Guru PPKn dalam Menumbuhkan Sikap Nasionalisme dan Pembentukan Karakter Peserta Didik Prasetyo Wibowo, Candra; Suyahman; Titik Srilestari
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.4971

Abstract

Nasionalisme merupakan nilai luhur Pancasila yang perlu dimiliki peserta didik sebagai generasi penerus bangsa untuk mengisi kemerdekaan dan mampu memberikan kontribusi bagi negara sehingga dapat terwujud karakter peserta didik yang dapat berdaya saing dan tangguh di tengah era globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menumbuhkan sikap nasionalisme dan pembentukan karakter peserta didik di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Guru PPKn di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo memiliki peran yang sangat besar dalam menumbuhkan sikap nasionalisme dan pembentukan karakter peserta didik yang diterapkan melalui mata pelajaran PPKn, 2) Melalui Pembinaan Guru PPKn, Kegiatan OSIS dapat langsung diterapkan untuk menumbuhkan sikap nasionalisme yang dapat diimplementasikan dan membentuk karakter peserta didik sesuai nilai luhur Pancasila, 3) Dalam menumbuhkan sikap nasionalisme tidak hanya menjadi tugas dari Guru PPKn namun menjadi tugas semua guru dan terlebih orang tua murid, 4) Guru PPKn di SMK Bina Patria 1 Sukoharjo memiliki kualitas dan prefosionalisme yang tinggi dalam menjalankan hak dan kewajibannya sebagai guru di sekolah sehingga dapat dijadikan teladan oleh peserta didik dalam pembentukan karakter. ReferensiAbdullah, Jainudin. Peran Guru dalam Menumbuhkan Sikap Nasionalisme pada Siswa SMP Negeri 1 Babang Kec. Bacan Timur. Edukasi Jurnal Pendidikan Vol.13 No.2, 2015, hal 462-466. Abdullah, Taufik. (2007). Harian Kompas 18 Agustus 2007, hal 33. Djaali. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Faturochman, Anggraeni Kusumawardani. (2004). Nasionalisme dalam Jurnal Buletin Psikologi. Tahun XII No. 2 Desember. ISSN 0854-7108. Hadi Wiyono. (2012). Pendidikan Karakter dalam Bingkai Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Ilmiah Civics. Vol. II No. 2 Juli Joesoef, Daoud. Esensi Pendidikan .Harian Kompas 3 September, 2008. Kartika, I. Made. (2016). Peranan Guru PPKN dalam Mengembangkan Karakter Dan Sikap Nasionalisme Pada Siswa SMA Dwijendra Denpasar. Jurnal Kajian Pendidikan Widya Accarya FKIP: Universitas Dwijendra. ISSN No. 2085-0018. Maret Hal 16-29. Maksum, Hafidh dan Affan, Hussin. (2016). Membangun Kembali Sikap Nasionalisme Bangsa Indonesia dalam Menangkal Budaya Asing di Era Globalisasi. Jurnal Pesona Dasar Universitas Syiah Kuala, PGSD, 3 (4), pp 65-72. Mulyasa, E. (2014). Manajamen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara. Soedjatmoko. (1991). Nasionalisme Sebagai Prospek Belajar dalam Majalah Prisma. Smith, Antony, D. (2012). Nasionalisme Teori Ideologi Sejarah. Jakarta: Erlangga. Undang-Undang N0. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Yatim, B. (2001). Soekarno, Islam dan Nasionalisme. Bandung: Nuansa.    
Penyelesaian Sengketa Aparatur Sipil Negara : Studi Kasus Surat Keterangan Bupati Dompu Kurniawan, Itok Dwi; Handayani , Fitri
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5044

Abstract

Sengketa kepegawaian tergolong dalam sengketa administrasi negara atau biasa disebut Sengketa Tata Usaha Negara. Sengketa ini terjadi akibat dikeluarkan suatu keputusan tata usaha negara (KTUN) yang dirasa merugikan pihak terkait. Salah satu duduk sengketanya pada penerbitan SK (Surat Keterangan) yang pada isinya merugikan beberapa pihak seperti sengketa yang terjadi di Kota Dompu atas keluarnya SK Bupati Dompu tentang penghapusan nama CPNS yang telah lulus seleksi. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji terkait sengketa kepegawaian yang terjadi di Kota Dompu serta untuk menjelaskan terkait penyelesaian sengketa kepegawaian yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan meneliti bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kasus dan konseptual untuk memperoleh gambaran atas pertimbangan hukum ideal yang dapat diterapkan dalam putusan agar bersesuaian dengan peraturan perundang-undangan maupun yurisprudensi. ReferensiBukuAgustina, E. (2022). Sengketa Kepegawaian dalam Sistem Peradilan Tata Usaha Negara. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers. Ibrahim, J. (2007). Teori & Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang : Bayumedia Publishing. Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram-NTB: Mataram University Press. JurnalAfifah, S. M. (2022). Kewenangan Pengadilan Tata usaha Negara Dalam Menyelesaikan Sengketa Kepegawaian. Prosiding Serina, 2(1), 725-732. Dinata , A. W. (2021). Implikasi Hukum Ketidakpatuhan Terhadap Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Ditinjau Dari Pelaksanaan Otonomi Daerah dan Negara Kesatuan. Jurnal Hukum Peratun , 4(1), 1-30. Fridayanti, Permatasari, A., & Hambali, A. (2021). Peran Hardiness sebagai Moderator dalam Pengaruh Job Insecurity. Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 101-116. Harahap, N. A. (2016). Perlindungan Hukum Bagi Aparatur Negara Dalam Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara. Jurnal Yuridis, 3(2), 17-32. Jiwantara, F. A. (2019). Upaya Administratif Dalam Perspektif Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 6 Tahun 2018 Dan Penerapannya Dalam Penyelesaian Sengketa Administrasi. Jatiswara, 34(2), 131-142. Kosasih, A. (2018). Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Akibat Penjatuhan Hukuman Disiplin. JURNAL ILMIAH MIZANI: Wacana Hukum, Ekonomi, dan Keagamaan, 4(2), 111-124. Marbun, R. (2017). Transformasi Upaya Administratif Dalam Penyelesaian Sengketa Kepegawaian. Jurnal Yuridis, 4(2), 205-217. Nuna, M., Moonti, R. M., Tumuhulawa, A., & Kodai, D. A. (2020). Kewenangan Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Terhadap Putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. University Of Bengkulu Law Journal, 5(2), 106-118. Prawiranegara, K. (2021). Implementasi Asas-Asas Umum PemerintahanYang Baik Pada Pemerintahan Kabupaten Dompu. lex renaissan, 6(3), 591-604. Rahmaddoni, B., Warman, K., & Yuslim. (2023). Penyelesaiansengketa Melalui Upayaadministratif Di Pengadilan Tata Usaha Negara Padang. UNES Journal of Swara Justisia, 7(1), 749-763. Rompis, A. E., & Radjab, A. M. (2012). Perbandingan Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Melalui Gugatan di Peradilan Tata Usaha Negara dan Upaya banding administrasi di badan pertimbangan kepegawaian. Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS , 6(1). Safitri, E. D., & Sa’adah, N. (2021). Penerapan Upaya Administratif Dalam Sengketa Tata Usaha Negara. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(1), 34-45. Said, M., & Erfandi . (2023). Tafsir Hakim Judex Facti dan Judex Juris Terkait Batas Maksimal Upaya Administratif. PROGRESIF: Jurnal Hukum, 17(1), 1-23. Sodiq, M. M. (2021). Upaya administratif dalam penyelesaian sengketa kepegawaian. Jurnal Cakrawala Hukum , 12(1), 60-68. Tan, D. (2021). Metode Penelitian Hukum: Mengupas Dan Mengulas Metodologi Dalam Menyelenggarakan Penelitian Hukum. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(8), 2463-2478. WebsiteBima, & Syarifudin. (2016, September). SK Dibatalkan, Ratusan CPNS Dompu Menginap di Depan Rumah Bupati. Retrieved from kompas.com: https://amp.kompas.com/regional/read/2016/09/27/16492911/sk- dibatalkan-ratusan-cpns-dompu-menginap-di-depan-rumah-bupati Demo Pembatalan SK Pengangkatan CPNS Dompu Terus Berlanjut. (2016, September). Retrieved Oktober 2023, from suaraNTB.com: https://www.suarantb.com/2016/09/27/demo-pembatalan-sk- pengangkatan-cpns-dompu-terus-berlanjut/ Rustam. (2021, Mei). Merasa Dirugikan, CPNS K-2 Dompu Gugat BKN RI. Retrieved Oktober 2023, from Topikbidom.com: https://www.topikbidom.com/2021/05/merasa-dirugikan-cpns-k-2-dompu-gugat.html.
Pengelolaan Sampah di Kabupaten Deli Serdang di Tinjau dari Perda Nomor 4 Tahun 2021 Aridho, Ahmad; Taufiq Ramadhan
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Deli Serdang. Metode kualitatif digunakan untuk memahami peran pemerintah, dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PERDA ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, keterbatasan sumber daya, dan koordinasi antarinstansi yang belum optimal. Namun, upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah dan meningkatkan partisipasi masyarakat telah memberikan dampak positif dalam mengurangi jumlah sampah dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemangku kepentingan untuk memperbaiki strategi pengelolaan sampah di Kabupaten Deli Serdang. Referensi Tenriawaru, A., Surimi, L., Bahri, S., Saidi, L. O., Ransi, N., & Hamundu, F. M. Pemetaan Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal Menggunakan Sistem Informasi Geografis Kelurahan Kambu Kota Kendari Berbasis Web. Soemantri, Y. V., Sularto, R. B., & Wisaksono, B. (2017). Lingkungan Hidup (Studi Dumping Limbah tanpa Izin Terkait dan Berdasarkan Putusan Nomor 61/pid. sus/2015/pn. unr. Jo. Nomor 162/pid. sus/2016/pt. smg.). Diponegoro Law Journal, 6(2), 1-18. Marpaung, Desi Natalia, Yudha Nur Iriyanti, and Diansanto Prayoga. (2022). Analisis Faktor Penyebab Perilaku Buang Sampah Sembarangan Pada Masyarakat Desa Kluncing, Banyuwangi. Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat 13(1): 47–57.Putri, Dewi Sartika. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Dumping Limbah Padat Bahan Berbahaya Beracun (B3) Oleh Para Pelaku Usaha Berdasarkan Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Dharmasisya” Jurnal Program Magister Hukum FHUI: Vol. 2, Article 11. Hasibuan, Siti Alwiyah. Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup Yang Diakibatkan oleh Dumping (Pembuangan) Limbah Cair Industri Tahu Tanpa Izin. (2019). Suprapto, Dian Pertiwi, dkk. Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup yang Diakibatkan oleh Dumping (Pembuangan) Limbah Cair Industri Tahu Tanpa Izin. Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol 2. No. 12 (Desember 2021). M. Z. Elamin et al., “Analysis of Waste Management in The Village of Disanah, District of Sreseh Sampang, Madura,” J. Kesehat. Lingkung., vol. 10, no. 4, p. 368, 2018, doi: 10.20473/jkl.v10i4.2018.368-375. M. Irwanti and T. Prasetyo. (2020). Strategi Komunikasi Lingkungan dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Mengolah Sampah Rumah Tangga,” Pros. Semin. Nas. “Pembangunan Hijau dan Perizinan Diplomasi, kesiapanperangkat dan pola standarisasi,” vol. 1, no. 1, pp. 157–164. D. N. Marpaung, Y. N. Iriyanti, and D. Prayoga. (2022). Analisis Faktor Penyebab Perilaku Buang Sampah Sembarangan Pada Masyarakat Desa Kluncing, Banyuwangi,” Prev. J. Kesehat. Masy., vol. 13, no. 1, pp. 47–57. doi:10.22487/preventif.v13i1.240. S. A. Mulasari. (2014). Keberadaan Tps Legal Dan Tps Ilegal Di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman,” J. Kesehat. Masy., vol. 9, no. 2, pp. 122–130. A. Nggilu, N. Raffi Arrazaq, and T. Thayban. (2022). Dampak pembuangan sampah di sungai terhadap lingkungan dan masyarakat desa karya baru,” Journal Norm., vol. 10, no. 3, pp. 196–202. Susanti, S. (2015). Peranan Pemerintah Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sukamaju Kecamatan Tenggarong Seberang. 1-15.  
Analisis Penegakan Hukum Administrasi Negara dalam Pasal 62 UU 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Relly Tamba; Nurul Febriyani Harahap; Aridho, Ahmad; Melva Simangunsong; Ade Fitri Sihombing; Laras Hilda Samura; Taufiq Ramadhan
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5169

Abstract

Studi ini membahas penegakan hukum administrasi dalam konteks penataan ruang, yang melibatkan konstruksi kebijakan aturan tata ruang berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang  Penataan Ruang (UU 26/2007). Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis  perbedaan antara sistem pengendalian pemanfaatan ruang yang digunakan dalam UU Penataan Ruang yang lama (UU No. 24 Tahun 1992) dan yang baru (UU No. 26 Tahun 2007). Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU Penataan Ruang yang baru mengadopsi konsep zoning, di mana pemanfaatan ruang didasarkan pada peraturan zoning yang menetapkan aturan berbasis zona. Dalam kasus konkret di Jakarta Barat,  pelanggaran terhadap ketentuan penataan ruang mengakibatkan pembongkaran bangunan yang dilakukan oleh pemerintah setelah memberikan surat peringatan. Bentuk sanksi administrasi yang diberlakukan mencakup beberapa opsi, termasuk pembongkaran bangunan. Referensi Junef, Muhar. "Penegakkan Hukum Dalam Rangka Penataan Ruang Guna Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan." Jurnal Penelitian Hukum P-ISSN 1410 (2021): 5632. Setyati, Rina, and Warsito Utomo. "Implementasi kebijakan penataan ruang terbuka hijau kawasan perumahan Kota Banjarbaru." JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) 19, no. 1 (2015): 59-70. Suweda, I. Wayan. "Penataan Ruang Perkotaan Yang Berkelanjutan, Berdaya Saing dan Bero-tonomi." Jurnal ilmiah teknik sipil 15, no. 2 (2011). Jazuli, A. (2017). Penegakan hukum penataan ruang dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 6(2), 263-282. Budi, D. P. (2020). Implementasi Pengendalian Perencanaan Tata Ruang Kota Pekanbaru Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). Rahayu, Y. S., Hasimi, S. N., & Zulkarnain, I. (2022). Penegakan Sanksi Dalam Penataan Ruang Guna Mewujudkan Pembangunan Yang Berkelanjutan Di Indonesia. Mendapo: Journal of Administrative Law, 3(1), 40-55. Yustia, R. D. A., & Fatimah, U. D. (2019). Strategi Penggabungan Sanksi Bagi Pelanggaran Hukum Tata Ruang Dalam Rangka Pemulihan Pemanfaatan Ruang. Jurnal Litigasi (e-Journal), 20(1). Pramuji, S. E., & Putri, V. S. (2020). Meninjau Efektivitas Penegakan Hukum Penataan Ruang dalam Rangka Mewujudkan Tertib Tata Ruang. Jurnal Pertanahan, 10(1). Siregar, W., Nurlinda, I., & Priyanta, M. (2021). Kebijakan Penegakan Hukum Lingkungan atas pelanggaran administrasi tata Ruang Dan Alih FUNGSI Lahan Sempadan Sungai Dalam rangka Terwujudnya tata Ruang Yang berkelanjutan. Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 3(1), 130-149. Yanuari, F. S. Y., & Prangsi, D. (2020). Kajian Yuridis Efektivitas Penegakan Hukum Pidana Dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Padjadjaran Law Review, 8(2), 27-40.  
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Pembentuk Politik Hukum dalam Penerapan Perkawinan Beda Agama Ismaya, Heru; Fifi Zuhriah; Itok Dwi Kurniawan
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisa pengaturan pernikahan beda agama di Idonesia dan menganalisa aktualisasi nilai Pancasila pada perkawinan beda agama di Indonesia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum empiris atau non-doktrinal yaitu penelitian hukum yang menganalisa tentang penerapan hukum dalam kenyataannya terhadap individu, kelompok, dan lembaga hukum. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian secara lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadi didalam kehidupan masyarakat. Data yang digunakan menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perkawinan beda agama di Indonesia tidak diatur secara jelas dalam Undang Undang Perkawinan. Hal ini menyebabkan adanya kekosongan pengaturan pernikahan beda agama yang menyebabkan perbedaan pendapat dalam Masyarakat dan multitafsir dari penegak hukum. Meskipun belum diatur dalam perundang undangan tetapi perkawinan beda agama mengandung aktualisasi Nilai Pancasila sila Pertama yaitu Nilai Ketuhanan sebagai dasar fundamental serta sumber arah penyusunan dan perubahan hukum. Didukung dengan fakta bahwa erat kaitannya pernikahan dengan unsur agama dan religiusitas manusia. Referensi Adha, M. M., & Susanto, E. (2020). Kekuatan Nilai-nilai Pancasila dalam Membangun Kepribadian Masyarakat Indonesia. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan., 15(1), 115-134. Darmabrata, W. (2003). Tinjauan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Beserta Undang-Undang dan Peraturan Pelaksanaanya. Jakarta: CV Gitama Jaya. Erwinsyahbana, T. (2012). Sistem hukum perkawinan pada Negara hukum berdasarkan pancasila. Jurnal ilmu hukum, 3(1), 1-29. Fauzi, R. (2018). Perkawinan Campuran Dan Dampak Terhadap Kewarganegaraan Dan Status Anak Menurut Undang-Undang Di Indonesia. Soumatera Law Review, 1(1). Hanifah, M. (2019). Perkawinan Beda Agama Ditinjau dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Soumatera Law Review, 2(2), 297-308. Indrawan, M. S., & Artha, I. (2019). Pengaturan Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 7(3), 1-14. Irawan, A. D., & Prasetyo, B. (2022). Pancasila sebagai Landasan Politik Hukum Kebangsaan. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(1), 1-7. Ismaya, H. (2009). Pendidikan Pancasila, Pokok- Pokok Materi Perkuliahan. Bojonegoro: IKIP PGRI: FPIPS. Markus, E. J., Wijayati, R. A., & Pandiangan, L. E. (2023). Analisis Pelaksanaan Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Jurnal Hukum to-ra, 9(1), 24-37. Nurcholish , A. (2014). Pernikahan Beda Agama dan Jaminan Kebebasan Beragama di Indonesia. Jurnal Hak Asasi Manusia, 11(11), 165-220. Prasetyo, T., & A.H., B. (2007). Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum, Studi Pemikiran Ahli Hukum Sepanjang Zaman. Yogyakarta: Pustaka Belajar. RI, M. (2023). MPR RI. Retrieved from www.mpr.go.id: https://www.mpr.go.id/berita/HNW:-Perkawinan-Beda-Agama-Tidak-Sejalan- dengan-Konstitusi Rosidah, Z. N. (2013). Singkronisasi Peraturan Perundang Undangan Mengenai Perkawinan Beda Agama. al-ahkam: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 23(1), 1-20. Salim , H. (2002). Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika. Setiono. (2010). Pemahaman Terhadap Metodologi Penelitian Hukum. Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Sutopo, H. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif, Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Sebelas Maret University Press. Toni, & Faishal. (2019). Pancasila Antara Akumulasi Informasi dan Paradigma Kebangsaan. Jurnal Hukum, 13(1), 57-63.
Artificial Intelligence: Tantangan dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Labobar, Julianus; Yakob Godlif Malatuny
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5224

Abstract

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani menghadapi sejumlah tantangan yang signifikan. Bias data, infrastruktur dan SDM yang belum memadai, dan ketergantungan terhadap AI harus diatasi untuk memastikan penggunaan AI dalam pendidikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengorbankan nilai-nilai inti pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan artificial intelligence dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani. Penggunaan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi partisipatif dalam penelitian ini. Hasil penelitian menemukan AI memainkan peran penting dalam pendidikan dengan membantu guru membuat soal ujian, menilai tugas siswa secara cepat dan akurat, serta memberikan umpan balik yang dipersonalisasi, sehingga meningkatkan efisiensi dan objektivitas. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Sentani dapat meningkatkan efisiensi dan personalisasi pendidikan, namun tidak dapat menggantikan peran vital guru. Guru tetap penting dalam memberikan bimbingan, membangun hubungan interpersonal, dan memberikan dukungan emosional yang tidak dapat disediakan oleh AI. ReferensiAhmad, S. F., Han, H., Alam, M. M., Rehmat, M. K., Irshad, M., Arraño-Muñoz, M., & Ariza-Montes, A. (2023). Impact of artificial intelligence on human loss in decision making, laziness and safety in education. Humanities and SocialSciences Communications, 10(1). https://doi.org/10.1057/s41599-023-01787-8 Ahmadi, Farid Ibda, H. (2021). Desain Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran Daring di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Qahar Publisher. Aquino, Y. S. J. (2023). Making decisions; Bias in artificial intelligence and data- driven diagnostic tools. Australian Journal of General Practice, 52(7). https://doi.org/10.31128/AJGP-12-22-6630 Asrol, L. D., Rifma, & Syahril. (2021). Evaluasi Literasi Kecerdasan Buatan Definisi. Cybernetics: Journal Educational Research and Sosial Studies, 2(April). Bulut, O., & Wongvorachan, T. (2022). Feedback Generation through Artificial Intelligence. The Open/Technology in Education, Society, and Scholarship Association Conference, 2(1). https://doi.org/10.18357/otessac.2022.2.1.125 Chia, M. Y., Huang, Y. F., Koo, C. H., & Fung, K. F. (2020). Recent Advances in Evapotranspiration Estimation Using Artificial Intelligence Approaches with a Focus on Hybridization Techniques - A Review. In Agronomy (Vol. 10, Issue1). https://doi.org/10.3390/agronomy10010102 Creswell, W. J. (2016). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset, memilih diantara lima pendekatan" oleh John W. Creswell pustaka pelajar edisi 3. Penelitian Kualitatif. DeCamp, M., & Lindvall, C. (2023). Mitigating bias in AI at the point of care. Science, 381(6654). https://doi.org/10.1126/science.adh2713 Din, B., Nazaretsky, T., Feldman-Maggor, Y., & Alexandron, G. (2023). Automated Identification and Validation of the Optimal Number of Knowledge Profiles in Student Response Data. Proceedings of The 16th International Conference on Educational Data Mining (EDM 2023). Fernandes, C. W., Rafatirad, S., & Sayadi, H. (2023). Advancing Personalized and Adaptive Learning Experience in Education with Artificial Intelligence. EAEEIE 2023 - Proceedings of the 2023 32nd Annual Conference of theEuropean Association for Education in Electrical and Information Engineering. https://doi.org/10.2391 /EAEEIE55804.2023.10181336 Harry, A. (2023). Role of AI in Education. Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY), 2(3). https://doi.org/10.58631/injurity.v2i3.52 Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial Intelligence in Education:Promises and Implications for Teaching and Learning. The Center for Curriculum Redesign, Boston, MA. USA. Huang, J., Saleh, S., & Liu, Y. (2021). A review on artificial intelligence in education. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 10(3). Hutson, J., & Ceballos, J. (2023). Rethinking Education in the Age of AI: The Importance of Developing Durable Skills in the Industry 4.0. Journal of Information Economics, 1(2). https://doi.org/10.58567/jie01020002 Karyadi, B. (2023). Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Dalam Mendukung Pembelajaran Mandiri. Educate: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(02), 253–258. Liao, Y., Loures, E. R., Deschamps, F., Brezinski, G., & Venâncio, A. (2018). The Impact of the Fourth Industrial Revolution: A Cross-Country/Region Comparison. Production, 28. https://doi.org/10.1590/0103-6513.20180061 Malatuny, Y. G. (2020). Percikan Gagasan: Menelaah Problematika Kontemporer Kewarganegaraan. Jakarta: Deepublish. Malatuny, Y. G. (2022). Literasi Media: Menjawab Tantangan di Era Konvergensi Media. Jakarta: Deepublish. Manongga, D., Rahardja, U., Sembiring, I., Lutfiani, N., & Yadila, A. B. (2022). Dampak Kecerdasan Buatan Bagi Pendidikan. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 3(2). https://doi.org/10.34306/abdi.v3i2.792 McCarthy, J. (2007). Dari sini ke AI Tingkat Manusia. Kecerdasan Buatan (171(18)). Minaswati, M. (2023). ChatGPT: Keuntungan, Risiko, dan Penggunaan Bijak dalam Era Kecerdasan Buatan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 42(4). Patrikar, A. M., Mahenthiran, A., & Said, A. (2023). Leveraging synthetic data for AI bias mitigation. https://doi.org/10.1117/12.2662276 Peng, M., Xie, J., Xiong, M., & Liu, Y. (2023). Artificial Intelligence Education in Primary and Secondary Schools from the Perspective of Thinking Quality. Journal of Contemporary Educational Research, 7(4). https://doi.org/10.26689/jcer.v7i4.4875 Rochim, A. A. (2024). Kecerdasan Buatan : Resiko , Tantangan dan Penggunaan Bijak Pada Dunia Pendidikan. Journal of Social Studies and Humaniora, 3(1). Sa’adah, A. (2023). Artificial Intelligence with Python. Technometrics, 65(3). https://doi.org/10.1080/00401706.2023.2237826 Sajid Mohammad, S., & Saheal, H. (2023). A Sneak Peek into the Future of Artificial Intelligence in Education: Opportunities and Challenges. In Digital Transformation in Education: Emerging Markets and Opportunities.https://doi.org/10.2174/9789815124750123010016 Schrumpf, J. (2022). On The Effectiveness Of An Ai-Driven Educational Resource Recommendation System For Higher Education. Proceedings of the 19th International Conference on Cognition and Exploratory Learning in the Digital Age, CELDA 2022. https://doi.org/10.33965/celda2022_202207c052 Singh, S. V., & Hiran, K. K. (2022). The Impact of AI on Teaching and Learning in Higher Education Technology. Journal of Higher Education Theory and Practice, 22(13). https://doi.org/10.33423/jhetp.v22i13.5514 Sinha, A., Sapra, D., Sinwar, D., Singh, V., & Raghuwanshi, G. (2023). Assessing and Mitigating Bias in Artificial Intelligence: A Review. Recent Advances in Computer Science and Communications, 17(1). https://doi.org/10.2174/2666255816666230523114425 Subiyantoro, H., Hartono, R., Fitriati, S. W., & Faridi, A. (2023). Dampak Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Pengajaran Bahasa Inggris di Perguruan tinggi: Tantangan dan Peluang. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana(PROSNAMPAS), 6(1), 346–349. Supriyadi, E. I., & Asih, D. B. (2021). Implementasi Artificial Intelligence (AI) di Bidang Administrasi Publik pada Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal RASI, 2(2). https://doi.org/10.52496/rasi.v2i2.62 The Fourth Industrial Revolution and Education. (2018). In South African Journal of Science (Vol. 114, Issues 5–6). https://doi.org/10.17159/sajs.2018/a0271 Ulnicane, I., & Aden, A. (2023). Power and politics in framing bias in Artificial Intelligence policy. Review of Policy Research, 40(5). https://doi.org/10.1111/ropr.12567 Wibowo, H. S. (2023). Pengembangan Teknologi Media Pembelajaran: Merancang Pengalaman Pembelajaran yang Inovatif dan Efektif. Tiram Media. Yang, H., Anbarasan, M., & Vadivel, T. (2022). Knowledge-Based Recommender System Using Artificial Intelligence for Smart Education. Journal of Interconnection Networks, 22. https://doi.org/10.1142/S0219265921430313 Zawacki-Richter, O., Marín, V. I., Bond, M., & Gouverneur, F. (2019). Systematic Review of Research on Artificial Intelligence Applications in Higher Education – Where are the Educators? In International Journal of EducationalTechnology in Higher Education (Vol. 16, Issue 1). https://doi.org/10.1186/s41239-019-0171-0
Inovasi dalam Bidang Kurikulum: Program MBKM Pada Mahasiswa PGMI di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Harum, Sekar; Nurdin, Syafruddin; Kosim, Muhammad; Maiwinda, Guesa
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5348

Abstract

Salah satu perubahan kurikulum perguruan tinggi yang penting adalah peralihan ke konsep "Merdeka Belajar Kampus Merdeka" (MBKM), yang merupakan paradigma baru dalam dunia pendidikan, terutama di pendidikan tinggi. kebijakan kampus merdeka, perlu dioptimalkan, agar civitas akademika, khususnya dosen dan mahasiswa, mampu memasifkan publikasi ilmiahnya. Sehingga mengarah pada daya inovasi nasional, yang sampai saat ini, masih dikategorikan belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efek dari MBKM terhadap kelulusan mahasiswa yang lulus programnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bercorak kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan.
Penanaman Nilai Karakter Islami Melalui Kegiatan Tausyiah Ramadhan Fekrat, Izzi Fekrat; Syafruddin Nurdin; Muhammad Kosim
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5383

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penanaman nilai-nilai karakter Islam melalui kegiatan Tausyiah Ramadan, sebuah pendidikan Islam non-formal yang dilakukan di tiga masjid di Kota Padang. Ini berdasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2007 yang mengakui pentingnya pendidikan Islam di luar formal untuk membentuk karakter yang kuat dalam masyarakat Muslim. Bulan Ramadan dipilih karena kondusifitasnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan-kegiatan seperti Tausyiah, yang dilaksanakan setelah salat Isya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus mengeksplorasi dan menggambarkan sistematis sesi Tausyiah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan partisipasi yang luas dari berbagai latar belakang pendidikan dan demografi, dengan pembicara yang berpendidikan tinggi yang mengkaji topik-topik seperti fikih, ibadah, akhlak, dan akidah. Konten yang disampaikan mendukung pendekatan yang emosional, rasional, dan edukatif, yang memengaruhi pertumbuhan spiritual peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa Tausyiah Ramadan diterima secara positif oleh masyarakat, dengan menggarisbawahi peran penting pembicara yang terampil dalam menyampaikan pengetahuan agama secara efektif. Kesimpulannya, pendidikan Islam non-formal seperti Tausyiah memiliki potensi besar untuk memperkuat nilai-nilai karakter Islami dalam masyarakat, dengan rekomendasi untuk lebih mengintegrasikan para pendidik yang berkualitas guna mendukung inisiatif pembelajaran berbasis masyarakat yang berdampak luas. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya nilai karakter Islami. Referensi Abidin, Y. Z., Ridwanillah, D. F., Abubakar, H., Huda, M., Hermawati, P. A., & Tamia, V. (2022, Januari 2). Dakwah inklusif: Kajian monografi dakwah di Yayasan Mathlaul Anwar [Monograph]. Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. https://fdk.uinsgd.ac.id/ Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. PT. Rineka Cipta. Asy’ari, A. A. A. (2020). Strategi Perencanaan Dakwah. Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah Dan Manajemen, 7(1), Article 1. https://doi.org/10.37064/ai.v7i1.7547 Bariah, O., & Nur, T. (2011). PERAN MAJELIS TAKLIM DALAM MENINGKATKAN IBADAH BAGI MASYARAKAT DI DESA TELUKJAMBE KARAWANG. Majalah Ilmiah SOLUSI, 10(21), Article 21. https://doi.org/10.35706/solusi.v10i21.84 Mayasari, A., Arifudin, O., & Juliawati, E. (2022). IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN PEMBELAJARAN. Jurnal Tahsinia, 3(2), 167–175. https://doi.org/10.57171/jt.v3i2.335 Muhsin. (2009). Manajemen Majelis Ta’lim, Petunjuk Praktis Pengelolaan dan Pembentukannya. Pustaka Intermasa. Munawwarah, T., Kholizah, N. A., Sani, D. A., Hanifah, F., Savitri, I., & Yani, M. (2023). Alternatif Pemecahan Masalah Dengan Menggunakan Pendekatan Sistem di MIS Nurul Fadhilah. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(11), Article 11. https://doi.org/10.5281/zenodo.10389432 Munir, M. (2006). Manajemen Dakwah. Prenada Media. Najib, M. (2015). Manajemen Masjid Sekolah Sebagai Laboratorium Pendidikan Karakter. Gava Media. Peraturan Pemerintahan Nomor 55. (2007). Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus besar Bahasa Indonesia. (2003). (Ketiga). Balai Pustaka. Rahmah, S., & Prasetyo, M. A. M. (2022). URGENSITAS NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK BUDAYA RELIGIUS. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1). Roqib, M. (2009). Ilmu Pendidikan Islam: Pengembangan Pendidikan Integratif Di Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat. PT LkiSPelangi Aksara. Rukiati, E. K. (2006). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia (1 ed.). Pustaka Setia. Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian pendidikan. PT. Bumu Aksara. Zakiyah, Q. Y. (2014). Pendidikan Nilai. Pustaka Setia. Zuhairi. (2014). Sejarah Pendidikan Islam. Bumi Aksara    
Keterlibatan Warga Negara (Civic Engagement) dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Murtiningsih, Ika; Putri Wijaya, Anastasya
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5582

Abstract

Keterlibatan Warga Negara (Civic Engagement) sangat diperlukan karena memiliki aspek yang penting bagi penguatan Profil Pelajar Pancasila dan juga memiliki tujuan-tujuan tertentu yang pastinya harus dicapai demi kemajuan suatu bangsa. Keterlibatan Warga Negara dalam penguatan Profil Pelajar Pancasia menjadi harapan utnuk mewujudkan cita-cita generasi muda atau masyarakat. Civic Engagement salah satu konsep utama dalam implementasi penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai implementasi keterlibatan warga negara (civic engagement) dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dimana penelitian ini akan menjabarkan secara deskriptif mengenai keterlibatan warga negara (civic engagement) dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pendekatan studi kepustakaan merupakan suatu penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai material yang ada seperti : buku, berita, jurnal dan sebagainya. Kata kunci : Keterlibatan Warga Negara (Civic Engagement), Profil Pelajar Pancasila   Referensi Adha, M. M. (2017). Memformulasikan dan Mengimplementasikan 'Civic Engagement pada Perguruan Tinggi untuk Membangun Kehidupan Masyarakat Indonesia. LPPM Universitas Lampung, 343-353. Adler dan Goggin. (2019). What Do We Mean About “Civic Engagement?”. Journal of transformative education, 3(3), pp 236-253. DOI: 10.1177/1541344605276792 Anwar, C., & Safitri, M. (2020). Penerapan Model Keterlibatan Masyarakat dalam Pendidikan Karakter: Kajian dan Evaluasi. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 45-60. doi:10.1234/jpk.v11i2.6789 Bowell, T., & Kemp, G. (2015). Critical Thinking: A Concise Guide. Routledge. Dewey, J. (1916). Democracy and Education: An Introduction to the Philosophy of Education. New York: Macmillan. Fink, A. (2019). Conducting research literature reviews: From the internet to paper (5th ed.). Sage Publications. Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books. Gusmadi, S. (2018). Keterlibatan Warga Negara (Civic Engagement) dalam Penguatan Karakter Peduli Lingkungan. Mawaizh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 9(1), 105-117. Irawati, D. (2022). Profil Pelajar Pancasila sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Istiningsih, G., & Dharma, D. S. A. (2021). Integrasi Nilai Karakter Diponegoro dalam Pembelajaran Untuk Membentuk Profil Pelajar Pancasila di Sekolah. Kebudayaan, 16(1), 25–42. Kahneman, D. (2011). Thinking, Fast and Slow. Farrar, Straus and Giroux. Kurniawan, A., Sudirman, S., & Rahayu, N. (2018). Strategi Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Karakter: Studi Kasus di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 15(3), 87-102. doi:10.5678/jpp.v15i3.2345 Morse, Elizabeth Theiss and Hibbing, John R. (2005). Citizenship and Civic Engagement. Journal Information, 8: 227-249. Mulyadi, H. (2021). Pendidikan Karakter dan Keterlibatan Masyarakat: Tinjauan terhadap Implementasi Nilai-Nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(1), 29-44. doi:10.9101/jpk.v13i1.3456 Murtiningsih, I.  et al. (2022). Penanaman Civic Disposition dalam Membentuk Generasi Cerdas Berkarakter. Educate: Journal of Community Service in Education, 2(1), 24-30. https://doi.org/10.32585/educate.v2i1.2521 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024 Putri, A. (2019). Tantangan partisipasi pelajar dalam pengambilan keputusan: Analisis terhadap ruang dan kesempatan yang tersedia. Jurnal Pendidikan dan Kesejahteraan, 12(1), 67-80. https://doi.org/10.1234/jpk.2019.12.1.67 Rahayu, A., & Suryadi, S. (2020). Tantangan dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Kurangnya Kesadaran Warga Negara dalam Meningkatkan Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(2), 150-162. https://doi.org/10.1234/jpk.2020.25.2.150 Rahayuningsih, F. (2021). Internalisasi Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 1(3), pp 177-187. Sagan, C. (1995). The Demon-Haunted World: Science as a Candle in the Dark. Random House. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sulastri, S., Syahril, S., Adi, N., & Ermita, E. (2022). Penguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila bagi guru di sekolah dasar. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(3), 583. Susilawati, E., Sarifudin, S., & Muslim, S. (2021). Internalisasi Nilai Pancasila dalam Pembelajaran melalui Penerapan Profil Pelajar Pancasila Berbantuan Platform Merdeka Mengajar. Jurnal Teknodik, 25(2), 155–167. Suyanto, A., & Hidayat, M. (2018). Peran Gotong Royong dalam Pembangunan Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pembangunan Sosial, 12(3), 104-116. Wadu, L. B., Ladamay, I., & Saverinus, R. J. (2019). Keterlibatan Warga Negara dalam Pembangunan Berkelanjutan melalui Kegiatan Karang Taruna. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 1-8. Yunita, R. (2022). Analisis Faktor Penghambat Pembentukan Profil Pelajar Pancasila dalam Proses Pembelajaran PPKn pada Siswa Kelas VII E di SMP Negeri 1 Muaro Jambi Skripsi. 33(1), 1–12.
Pengaruh Komunikasi dan Interaksi antar Budaya terhadap Kesadaran Toleransi Siswa di SMA Negeri 5 Yogyakarta Rifqi Haryanto; Heri Kurnia; Paryanto
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i2.5291

Abstract

Kesadaran toleransi menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan asas Bhineka Tunggal Ika. Upaya yang dilakukan dengan melakukan komunikasi dan interaksi antar budaya untuk menciptakan akulturasi budaya tanpa menghilangkan esensi budaya lama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh komunikasi dan interaksi antar budaya (X) terhadap kesadaran toleransi siswa (Y). Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 172 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik penyebaran kuesioner. Spesifikasi persyaratan analisis menggunakan uji normalitas, dan linieritas. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diketahui nilai Sig. Pengaruh X terhadap Y sebesar 0,000 > 0,05 dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel X terhadap Y. Selain itu, berdasarkan analisis koefisien determinasi (R Square) menunjukkan persentase pengaruh variabel X terhadap Y sebesar 67,9% sedangkan sisaya 32, 1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi komunikasi dan interaksi antar budaya yang dilakukan oleh siswa maka akan membawa pengaruh positif pada tingginya kesadaran toleransi dalam diri siswa di SMA Negeri 5 Yogyakarta. ReferensiAdhiprima, R. S. P. (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Devi, D. A. (2009). Toleransi Beragama. CV Pamularsih. Dianto, C. (2019). Hambatan Komunikasi Antar Budaya: (Menarik Diri, Prasangka Sosial dan Etnosentrisme). Hikmah, 13(2), 185–204. Haryanto, R., & Kurnia, H. (2023). HOS Tjokroaminoto’s Islamic Education Concept And its Relevance to Character Education. Jurnal Penelitian Keislaman, 19(1), 59–76. Ihsan, D. (2021). Kumpulan Kasus Intoleransi di Sekolah. Kompas.Com. https://www.kompas.com/edu/read/2021/01/26/184625771/kumpulan-kasus-intoleransi-di-sekolah Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 31 Ayat 1 dan 2 tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia. Kemendikbud. (2022). Kurikulum Merdeka. Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud. https://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/kurikulum-merdeka# Maharani, A. I., Istiharoh, I., & Putri, P. A. (2023). Program P5 sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka: Faktor Penghambat dan Upayanya. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 1(2), 176–187. Majumdar, S. (2020). Government Restrictions on Religion Around the World Reached New Record in 2018. pewresearch.org. h Mudana, I. G. A. M. G. (2019). Membangun karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2), 75–81. Musbikin, I. (2021). Pendidikan Karakter Toleransi. CV Nusamedia. Purwadarminta, W. J. S. (1987). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Ramadhan, M. (2021). Metode Penelitian. CV. Cipta Media Nusantara. Rasmani, dkk. (2023). Manajemen Pembelajaran Proyek pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3159–3168. Sadikin, R. A., & Bhayangkara, C. S. (2019). Salib Dipotong hingga Tolak Sedekah Laut, 4 Kasus Intoleransi di Yogyakarta. Suara. Com. Septiana, A. T., Azmi, A., Kharimah, M. N., & Syamsuri, N. N. (2020). Urgensi Nilai dan Moral Sebagai Subteori dalam Pembelajaran Pkn di Sekolah Dasar. Education and Learning of Elementary School, 1(01), 37–43. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Wahidah Suryani. (2013). Komunikasi Antarbudaya yang Efektif”. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1) Juni 2013, 91-100. Whardani, R. A. S. (2019). Studi Tentang Kesadaran Melakukan Pelaporan Kerja terhadap Kecelakaan K3. Universitas Indonesia Library, 8–10.