cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
Pengaruh Gerak Bola Warna Terhadap Peningkatan Kognitif Lansia di Posyandu Lansia Candi Sidoarjo Sya’diyah, Hidayatus; Sustrami, Dya; Nurlela, Lela; Kirana, Sukma Ayu Candra; Mutyah, Diyan
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.559

Abstract

Kemampuan kognitif lansia dapat ditingkatkan melalui kegiatan mengelompokkan, mengenal bilangan, mengenal bentuk, mengenal ukuran, mengenal konsep ruang, mengenal konsep waktu, mengenal berbagai pola, mengenal warna, dan lain-lain yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberian gerak bola warna untuk mengaktifasi dan meningkatkan kognitif lansia. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah penyuluhan dan terapi bermain secara langsung dengan prosedur pemberian terapi gerak bola warna dimulai dengan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan hasil-hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat melalui penyuluan kesehatan menggunakan media gerak bola warna terbukti berhasil untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada lansia di posyandu lansia Candi Sidoarjo dengan adanya peningkatan antara pra-tindakan dan post-tindakan, masing-masing indikator di MMSE antara lain kemampuan  registrasi, kalkulasi, recall dan orietasi. Sehingga kemampuan kognitif melalui gerak bola warna telah mencapai kriteria berhasil.
Implementasi Sehat Spiritual (SS) Lansia di Griya Wreda Surabaya Zahroh, Chilyatiz; Ainiyah, Nur; Alkatiri, Wardah; Adibaba, Niken; Rosalinda, Ayu Syafitri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.472

Abstract

Implementasi Sehat Spiritual diarahkan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan identitas, aktivitas dan kesehatan Lansia di Griya Wreda Jambangan. Berdasarkan analisis situasi yang komprehensif, Lansia membutuhkan penguatan terkait identitas, aktivitas religius dan spiritual dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan yang optimal, mewujudkan lansia yang bahagia dan mempersiapkan akhir kehidupan yang khusnul khotimah sesuai dengan agama masing-masing. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan spiritualitas lansia di Griya Wreda Surabaya. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Lansia yang beragama Islam di UPTD Griya Wreda Surabaya menjadi sasaran sejumlah 32 orang. Pendekatan spiritual digunakan adalah niat; mengawali dengan basmalah dan mengakhiri dengan alkhamdulillah; serta syukur dan tawakkal. Media yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah leaflet niat dan ibadah. Hasil pengabdian masyarakat seluruh  lansia melakukan niat yang dilafalkan sesuai dengan kegiatan yagn dilakukan. Lansia juga mengucapkan basmalah sebelum kegiatan apapun dan mengucapkan hamdalah setekah selesai berkegiatan. Tahap terakhir adalah bersyukur dan tawakkal dengan cara menyerahkan segala urusan kepada Allah. Lansia mengganti kalimat keluhan dengan kalimat positif seperti istighfar dan kalimat tauhit. Lansia yang telah dianugerahi umur panjang diharapkan dapat semakin taat dan khusyuk beribadah kepada Allah. Hal dimaksudkan pula sebagai persiapan lansia dalam menggapai khusnul khotimah di akhir kehidupan.
Peningkatan Kapasitas Relawan MDMC dan LHPB Dalam Fasilitasi Satuan Pembelajaran Aman Bencana di Amal Usaha Pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah Kabupaten Klaten Nurhidayati, Istianna; Hastuti, Retno Yuli; Murtana, Agus; Wijanarko, Yogi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.553

Abstract

Sekolah Aman Bencana merupakan hal yang sangat penting, terutama di daerah rawan bencana seperti Kabupaten Klaten. Amal Usaha Pendidikan yang aman bencana memerlukan dukungan yang solid dari relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk menjalankan pilar-pilar satuan pendidikan aman bencana (SPAB). Minimnya pelatihan khusus untuk relawan MDMC dalam kompetensi Fasilitator satuan pendidikan aman bencana menegaskan perlunya peningkatan kapasitas mereka. Melalui pelatihan yang sesuai, relawan MDMC dapat berkontribusi sebagai fasilitator SPAB di lingkungan pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kegiatan PkM bertujuan untuk memeningkan kapasitas Relawan dan untuk membentuk komunitas Tangguh bencana dengan membangun jaringan yang kuat antara sekolah, relawan dan masyarakat untuk bersama menghadapi ancaman bencana. Kegiatan peningkatan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dalam memfasilitasi satuan pembelajaran aman bencana di Amal usaha Pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah Kabupaten Klaten dilaksanakan pada 12-13 Mei 2025 yang diikuti oleh 60 orang relawan MDMC dan LLHPB. Hasil kegiatan peningkatan kapasitas meningkatkan pemahaman relawan MDMC dan LLHPB. Untuk meningkatkan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dapat bersinergi dengan perguruan tinggi untuk mengadakan program pelatihan  secara berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lokal.Sekolah Aman Bencana merupakan hal yang sangat penting, terutama di daerah rawan bencana seperti Kabupaten Klaten. Amal Usaha Pendidikan yang aman bencana memerlukan dukungan yang solid dari relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk menjalankan pilar-pilar satuan pendidikan aman bencana (SPAB). Minimnya pelatihan khusus untuk relawan MDMC dalam kompetensi Fasilitator satuan pendidikan aman bencana menegaskan perlunya peningkatan kapasitas mereka. Melalui pelatihan yang sesuai, relawan MDMC dapat berkontribusi sebagai fasilitator SPAB di lingkungan pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kegiatan PkM bertujuan untuk memeningkan kapasitas Relawan dan untuk membentuk komunitas Tangguh bencana dengan membangun jaringan yang kuat antara sekolah, relawan dan masyarakat untuk bersama menghadapi ancaman bencana. Kegiatan peningkatan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dalam memfasilitasi satuan pembelajaran aman bencana di Amal usaha Pendidikan Aisyiyah dan Muhammadiyah Kabupaten Klaten dilaksanakan pada 12-13 Mei 2025 yang diikuti oleh 60 orang relawan MDMC dan LLHPB. Hasil kegiatan peningkatan kapasitas meningkatkan pemahaman relawan MDMC dan LLHPB. Untuk meningkatkan kapasitas relawan MDMC dan LLHPB dapat bersinergi dengan perguruan tinggi untuk mengadakan program pelatihan  secara berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lokal.