cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
Budidaya Sumber Pangan Lokal Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Makanan Pendamping Asi di Wage Sidoarjo Novianti, Hinda; Munjidah, Annif; Masita, Elly Dwi; Dewi, Uke Maharani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.556

Abstract

Memberikan makanan pendamping ASI dengan menu bergizi seimbang dan variatif serta disukai bayi dan balita merupakan hal yang tidak mudah. Masih ada stigma bahwa yang bergizi harus yang berharga mahal, sehingga masih banyak ibu yang memberikan MP ASI dengan menu monoton yang menyebabkan bayi dan balita sulit makan. Akibatnya masih ada bayi atau balita stunting. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang menu MP ASI dengan bahan dasar pangan lokal agar bayi dan balita mendapatkan MP ASI dengan menu variatif bergizi seimbang dengan harga yang terjangkau. Metode yang dilakukan adalah dengan membagikan bibit waluh kuning lengkap dengan media tanamnya kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita di bawah 2 tahun dan sekaligus memberikan penyuluhan kesehatan secara langsung kepada mereka sekaligus kader di wilayah desa Wage Sidoarjo. Peserta berjumlah 25 orang. Seluruh peserta diberikan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Didapatkan hasil peningkatan pengetahuan tentang menu MP ASI rumahan, pretest yang berpengetahuan baik 60%, postest yang berpengetahuan baik 95%. Pemberian bibit waluh dan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam menyediakan MP ASI sehingga meningkat pula kesehatan bayi dan balita di desa Wage Sidoarjo.
Upaya promosi Langgam jawa dan terapi komplementer Indonesia di Thailand untuk mengurangi kecemasan dan nyeri menstruasi (Dysminorea) pada Remaja Rahayu, Esty Puji; Rizki, Lailatul Khusnul; Safitri, Yati Isnaini; Abidah, Siska Nurul
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.460

Abstract

Prevalensi kejadian dismenore di Asia adalah 74,5%, sedangkan di Malaysia mencapai 69,4% dan Thailand 84,2%. Sementara itu, di Indonesia kejadian dismenore sebesar 64,25% dari remaja putri yang mengalami menstruasi terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36 % dismenore sekunder. Prevalensi dismenore pada remaja di Jakarta Pusat sebanyak 87,5% dimana sebanyak 20% mengalami nyeri ringan, 64,76% nyeri sedang, dan 14.76% nyeri berat. Permasalahan nyeri menstruasi masih  cenderung  kurang  mendapatkan perhatian  yang  serius  di  kalangan  remaja  dan  wanita  usia  subur.  Hal  ini  karena masih  ada  persepsi  yang  menganggap  bahwa  masalah  seperti  reproduksi  masih tabu  untuk  didiskusikan  dan  harus  diselesaikan  secara  individu. Metode yang digunakan dalam pengabdian masayarakat ini adalah dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang akupresure untuk mengurangi nyeri menstruasi (dysminorhea). Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan dari hanya 25% sasaran yang tahu cara mengurangi dysminorea menjadi 85% sasaran tahu tentang cara mengurangi dysminorea. Selain itu setelah dilakukan pelatihan akupresur sebanyak 95% sasaran terampil melakukan akupresure pada titik LI4,SP6 dan SP8, titik-titik tersebut dapat digunakan untuk meringankan keparahan gejala sistemik yang menyertai dismenore.  Tim juga mengenalkan jamu kunyit asam dan langgam Jawa Yen Ing Tawang untuk mengurangi dysminorea, setelah mendengarkan langgam Jawa sasarn merasa nyaman dan lebih tenang. Langgam Jawa mempunyai tempo 60 byte per menit dan dapat membantu menjaga homeostatis tubuh melalui jalur sumbu HPA yang dapat merangsang hormon endorfin dan enkephalin yang merupakan opiat endogen atau analgetik alami dari dalam tubuh. Kandungan kurkumin dan antosianin pada kunyit asam mampu menghambat reaksi siklooksigenase (COX) sehingga dapat menghambat dan mengurangi peradangan yang kemudian akan mengurangi dan menghambat kontraksi rahim yang menyebabkan nyeri haid.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Pada Pemuda di Kelurahan Pebatuan Putri, Tengku Isni Yuli Lestari; Fadhli, Rohmi; Satriyanto, Muhammad Dwi; Alfin, Alfin; Gustika, Nur Hasna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.549

Abstract

Kejadian kegawatdaruratan sering kali terjadi secara tiba-tiba, terutama di daerah pedesaan yang memiliki akses terbatas terhadap fasilitas medis. Oleh karena itu, keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat penting dimiliki oleh masyarakat, khususnya pemuda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pemuda Kelurahan Pebatuan tentang BHD melalui penyuluhan kesehatan. Metode kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan (observasi lokasi, penyusunan materi, dan persiapan alat), pelaksanaan (pretest, penyuluhan, demonstrasi, dan role play), serta evaluasi (posttest dan analisis data). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58,18 menjadi 81,16 setelah dilakukan penyuluhan, dengan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara penyuluhan dengan peningkatan pengetahuan pemuda tentang BHD. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tindakan awal saat menghadapi kegawatdaruratan, dan diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan untuk membekali masyarakat dalam menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.
Pemberdaayaan Masyarakat Dalam Upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Kegiatan “Ronda Jentik” di Dusun Ketanggi Kidul Hidayah, Nurul; Kurniasih, Erwin; Komalawati, Rini; Idayanti, Titiek
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.470

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Angka kematian akibat DBD cenderung meningkat setiap tahun, bahkan bersifat endemis. Tujuan: mengidentifikasi pemberdaayaan masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk  melalui kegiatan “Ronda Jentik”di Dusun Ketanggi Kidul. Metode: Penyuluhan, pemberantasan sarang nyamuk dengan abatesasi dan ronda jentik. Waktu kegiatan 1 Juni-1Juli 2023. Populasi: Populasi target adalah warga Dusun ketanggi kidul Kelurahan Kartoharjo sebanyak 75 orang. Hasil: Penyuluhan tentang Pemberantasan sarang nyamuk diperoleh hasil pengetahuan audiens meningkat sebesar 78%. Dari kegiatan Ronda jentik terhadap 60 rumah warga diperoleh hasil rumah yang bebas jentik sebesar 45 rumah (75%), dan yang belum bebas jentik sebesar 15 rumah (25%). Kesimpulan: kegiatan ronda jentik ini efektif untuk mengatasi DBD dengan cara  mudah dan murah sesuai budaya masyarakat
Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Firmansyah, Firmansyah; Fikri, Mohammad; Krisnasari, Sendhy; Megasari, Anitatia Ratna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.558

Abstract

Bencana alam merupakan ancaman signifikan di Indonesia, terutama gempa bumi dan tsunami, yang sering terjadi akibat lokasi geografis negara yang terletak di pertemuan lempeng tektonik. Bencana ini menimbulkan dampak besar, baik fisik maupun psikologis, yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Untuk mengurangi dampak bencana, penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, terutama generasi muda, melalui pendidikan mitigasi bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami kepada siswa-siswi SMAN 5 Palu. Kegiatan ini terdiri dari penyuluhan, pemberian materi menggunakan buku saku dan video edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang mitigasi bencana, dengan skor post-test mencapai 100% untuk sebagian besar pertanyaan, dibandingkan dengan skor pre-test yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai definisi bencana, tujuan mitigasi, langkah-langkah mitigasi, dampak bencana, isi tas siaga bencana, dan informasi call center yang dapat dihubungi. Kegiatan ini juga melibatkan guru untuk mendukung penyebaran pengetahuan di sekolah. Diharapkan, edukasi ini dapat memperkuat kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana serta membentuk perilaku mitigasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan rumah. Peningkatan pengetahuan ini menjadi landasan penting dalam menciptakan masyarakat yang tangguh terhadap bencana di masa depan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Menjaga Kesehatan Fisik dan Kesehatan Psikososial Pada Lansia di Posyandu Janoko Dusun Gondang Desa Legokulon Kecamatan Kasreman Ekayamti, Endri; Maimunah, Siti; Murtiyani, Ninik
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.466

Abstract

Latar Belakang: Proses menua atau aging adalah proses alami pada lasia diikuti dengan munculnya penurunan kondisi fisik dan berubahnya emosi secara psikologis serta kemunduran kognitif sehingga lansia  akan mengalami beberapa perubahan baik dari segi kesehatan fisik maupun Kesehatan psikososial. Masalah kesehatan tersebut dapat memudahkan lansia terserang berbagai penyakit sehingga akan berdampak terhadap kualitas hidup lansia serta kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Tujuan: meningkatkan pengetahuan lansia tentang Kesehatan fisik dan Kesehatan psikososial, sehingga lansia menjadi mandiri produktif, mandiri dan Bahagia. Metode: metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini adalah penyuluhan, Latihan aktivitas fisik dengan senam keseimbangan, terapi kelompok tawa. Hasil: Kegiatan pengabdian Masyarakat telah dilaksanankan di posyandu janoko dan secara keseluruhan berjalan lancar yang dihadiri oleh 57 lansia 6 kader Desa dan 3 programer Puskesmas. Hasil post test pelaksanaan penyuluhan mengalami peningkatan pengetahuan dari pengetahuan cukup sebesar 51,5% meningkat menjadi tingkat pengetahuan baik sebanyak 79,5%. Latihan aktivitas fisik dengan senam keseimbangan dan terapi kelompok tawa telah diajarkan pada lansia beserta kader. Semua peserta sangat antusias mengikuti setiap gerakkan yang diberikan. Kesimpulan: Penyuluhan, Latihan aktivitas fisik senam keseimbangan, dan terapi kelompok tawa pada lansia Dusun Gondang Desa Lego Kulon secara keseluruhan berjalan lancar dan kegiatan ini mendapat sambutan positinf dari lansia, kader, serta programmer Puskesmas Kasreman.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pemilihan Kosmetik yang Legal dan Aman Pada Masyarakat Kelurahan Kandri Minarsih, Tri; Anggorowati, Lindra; Dilaga, Arroyani Asa; Anggraeni, Faradila Elsa; Ubhayahita, Weka Nabil; Hajid, Rifqi Muhammad
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.483

Abstract

Kosmetik merupakan salah satu kebutuhan pokok, khususnya  bagi kaum perempuan, agar dapat berpenampilan cantik dan menarik. Banyak penelitian yang menyebutkan adanya kandungan bahan-bahan berbahaya yang ditambahkan kedalam kosmetik, sehingga pemilihan kosmetik harus diperhatikan, agar kosmetik yang digunakan aman dan tidak membahayakan kesehatan. Kelurahan Kandri merupakan Kelurahan Wisata di Gunungpati, sehingga masyarakatnya, khususnya kaum perempuan, dituntut untuk betpenampilan menarik.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi tentang cara memilih kosmetik yang legal dan  aman dengan mengakses Cek BPOM serta  berbagai macam bahan berbahaya yang terdapat didalam kosmetik, serta efeknya terhadap kesehatan pada masyarakat Kelurahan Kandri. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan tentang kosmetik, bahan berbahaya yang terdapat di dalam kosmetik serta bahayanya terhadap kesehatan. Selain itu dilakukan kegiatan pelatihan cara melakukan pengecekan nomer registrasi kosmetik pada Cek BPOM.Pengabdian masyarakat ini merupakan menggunakan metode crosssectional. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan metode pretest dan post test dengan membandingkan pengetahuan yang dimiliki masyarakat, sebelum dan sesudah diberikan edukasi.  Responden dalam kegiatan ini adalah penduduk di Kelurahan Kandri. Rata- rata nilai pretest sebelum diberikan edukasi sebesar 76,54 sedangkan setelah diberikan edukasi sebesar 87,31. Hasil uji statistic menggunakan uji t test berpasangan dengan nilai p 0,05 menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman pengetahuan yang signifikan. Sehingga kegiatan Pengabdian Masyarakat ini mampu menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman peserta tentang kosmetik yang aman.
Pentingnya Penggunaan Antibiotik Yang Bijak Untuk Mencegah Resistensi Bakteri di Desa Dawe Kudus Wijaya, Hasty Martha; Setyoningsih, Heni; Yudanti, Gendis Purno; Rahmavika, Tabita; Hanifah, Siti Nur; Fitriana, Santi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.557

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi akibat bakteri. Antibiotik banyak beredar di masyarakat dan termasuk dalam obat yang sering diresepkan. Ketidaktepatan dalam menggunakan antibiotik dapat mengakibatkan munculnya masalah lain seperti peningkatan terjadinya efek samping dan kejadian resistensi. Banyaknya kesalahan dalam menggunakan antibiotik oleh masyarakat disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat. Tujuan dilakukan edukasi ini supaya masyarakat tidak sembarangan mengkonsumsi antibiotik untuk menghindari resistensi. Edukasi berisi tentang cara penggunaan, cara simpan, dan waktu penggunaan antibiotik setelah dibuka dari kemasannya, terutama pada sirup kering. Setelah penjelasan selesai dilanjutkan dengan tanya jawab dengan pasien. Hasil yang di dapat setelah melakukan edukasi yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait penggunaan antibiotik secara bijak.
Optimalisasi Self Care Behaviour Melalui Edukasi Pada Penderita Hipertensi di Dsn. Ngrandu Desa Bangunrejo Lor Kec. Pitu Kab Ngawi Nisak, Raudhotun; Sa'adah, Hamidatus Daris; Prawoto, Edy; Al Khasanah, Andhin
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.468

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit katastropik kardiovaskuler yaitu penyakit yang dapat mengancam nyawa, membutuhkan perawatan medis dengan jangka waktu lama dan biaya tinggi sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian tekanan darah. Self care behavior dapat diartikan sebagai salah satu bentuk perilaku penderita hipertensi untuk tetap mengoptimalkan status kesehatannya serta meminimalkan dampak gangguan yang terjadi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi sebagai bentuk penguatan terhadap self care behaviour pada penyakit hipertensi sehingga kualitas hidup penderita lebih optimal. Kegiatan ini dilakukan mulai 2 sampai dengan 31 Mei 2024 di dusun Ngrandu desaBangunrejo Lor Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar warga memiliki hipertensi dengan berbagai kategori yaitu pra hipertensi, hipertensi derajat I,II dan hipertensi sistolik. Edukasi sebagai bentuk penguatan self care behaviour pada hipertensi telah memberikan peningkatan pada warga dimana pengetahuan baik menjadi 73,3%, cukup 16,7% dan kurang 10%. Adanya peningkatan pengetahuan ini diharapkan semakin meningkatkan self care behaviour sebagai upaya dalam mengoptimalkan kualitas hidup warga khususnya yang menderita hipertensi
Pelatihan Pengukuran Pada Bayi dan Balita Menggunakan Alat Antropometri Kit Pada Kader di Desa Perampuan Adiputri, Ni Wayan Ari; Pamungkas, Catur Esty; Harmayani, Ria
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i3.482

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, terutama di daerah pedesaan, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Posyandu sebagai program kesehatan masyarakat, berperan penting dalam memantau tumbuh kembang anak. Pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala) adalah cara utama untuk mengevaluasi status gizi anak, dan diperlukan pelatihan kader untuk melakukannya secara akurat. Tujuan: meningkatkan kapasitas kader Posyandu di Desa Perampuan dalam menggunakan alat antropometri kit untuk mengukur bayi dan balita, guna memastikan pertumbuhan anak sesuai standar kesehatan. Metode: Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, dan evaluasi. Subyek kegiatan ini adalah 42 kader dari 7 Posyandu di Desa Perampuan. Alat yang digunakan meliputi stadiometer, timbangan digital, baby scale, dan meteline. Kegiatan berlangsung melalui tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dan Pembahasan: Kegiatan pelatihan dilakukan pada 6 Oktober 2024, dengan materi tentang pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, dan lingkar kepala. Kader Posyandu menerima bantuan alat antropometri kit untuk masing-masing Posyandu. Evaluasi dilakukan sehari setelahnya dan ditemukan beberapa hambatan, seperti latar belakang pendidikan kader yang berbeda-beda dan masalah kalibrasi alat. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan kader dalam mengukur pertumbuhan anak menggunakan alat antropometri kit. Hasil pemeriksaan dapat digunakan sebagai data yang valid untuk menilai status gizi anak. Evaluasi dan pendampingan penggunaan alat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan kegiatan.