cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
support@restuwahyuno.web.id
Phone
+6281575435102
Journal Mail Official
jpkcenut@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kesehatan
ISSN : 26143593     EISSN : 26143607     DOI : https://doi.org/10.31596/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kesehatan merupakan jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian masyarakat didalam pemberdayaan di bidang Kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun.
Articles 223 Documents
Pemberdayaan Kader Posyandu Menjadi Petugas Lapangan Lansia Dalam Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Lansia di Desa Perampuan Barat Adiputri, Ni Wayan Ari; Pamungkas, Catur Esty; Amilia, Rizkia
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.337

Abstract

Lansia merupakan tahap terakhir dalam rangkaian hidup manusia, dimana pada masa ini akan banyak terjadi perubahan fisik dan juga muncul berbagai macam penyakit kronis seperti hipertensi. Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi menjadi salah satu pembunuh diam-diam (silent killer) diantara penyakit lainnya. Masyarakat pada umumnya kurang sadar akan pentingnya pemeriksaan tekanan darah dalam mendeteksi secara dini kejadian hipertensi terutama pada lansia. Kunjungan di setiap posyandu menunjukkan penurunan. Tujuan : kegiatan pemberdayaan kader posyandu menjadi petugas lapangan lansia untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang pemeriksaan tekanan darah dan membantu memfasilitasi bagi para lansia yang tidak pernah memeriksakan tekanan darahnya agar dapat juga dilakukan screening oleh para kader posyandu. Hasil : kegiatan yang dilakukan pada tanggal 31 Maret 2023 di balai dusun kerepet Desa Perampuan Barat dihadiri oleh 11 orang kader posyandu. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan mengadakan pre test dengan sebagian besar rata-rata 72 % katagori pengetahuan cukup, kemudian diberikan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan tekanan darah untuk mencegah hipertensi dan pelatihan penggunaan alat ukur tekanan darah digital, dan terakhir mengadakan post test dengan hasil hampir seluruhnya rata-rata 82% katagori pengetahuan baik. Simpulannya kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan kader-kader posyandu tentang pentingnya pemeriksaan tekanan darah dalam mencegah penyakit hipertensi.
Optimalisasi Produksi Batik Ciprat Serabut Kelapa Penyandang Disabilitas Melalui Efisiensi Manajemen Pemasaran Rofika, Ana; Kasanah, Uswatun; Nuri, Nuri
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i1.404

Abstract

Kegiatan anggota PPDI Kab. Pati yang dilakukan secara individu, misalnya menjahit, tukang pijat, dan lainnya. Sejak tahun 2020, PPDI Kab. Pati memulai usaha bersama 10 anggotanya berupa memproduksi batik ciprat sapa yaitu batik dengan motif unik berupa cipratan sabut kelapa. Pada tahun 2021, batik ciprat sapa memperoleh juara 1 lomba kreasi dan inovasi (krenova) Kab. Pati. Namun sayang, pada awal akan bangkit, pandemi covid-19 datang dan memberikan imbasnya pada produksi batik ini. Produksi batikpun berhenti karena sepi pemesanan. Ketika hendak bangkit lagi, PPKM pada periode Juni-Juli 2021 kembali terjadi sebagai akibat covid-19 gelombang kedua.Secara produksi, Suratno mengatakan saat ini dapat dikatakan tidak ada kendala. Namun untuk manajemen dan pemasaran belum optimal. Para disabel tersebut mempunyai keterbatasan dalam pengetahuan tentang media sosial termasuk bagaimana memasarkan produk secara online.Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdi telah memberikan dampingan dan pelatihan tentang 1) manajemen usaha batik; memberikan pengetahuan dan dampingan bagaimana mitra melakukan manajemen dan pengelolaan usaha dengan baik, 2) pemasaran produk berbasis media sosial; memberikan pelatihan dan dampingan bagaimana mitra melakukan promosi melalui media toko online, terdaftar sebagai mitra Shopee, bukalapak, tokopedia, dan lainnya. Selain itu, mitra akan didampingi dalam masuk menjadi anggota grup-grup jualan online yang ada di seluruh Indonesia, 3) pelatihan fotografi untuk mendapatkan gambar bagus sebagai bahan promosi pada media sosial. Mitra menuturkan bahwa kemampuan mereka dalam mengambil gambar (foto) kurang bagus sehingga mengurangi minat calon pembeli.Adapun target luaran pengabdian ini adalah berupa penjualan produk lintas pulau, publikasi jurnal pengabdian masyarakat, publikasi media massa serta video kegiatan yang diunggah pada kanal youtube.
Demonstrasi Pijat Penambah Nafsu Makan Sebagai Upaya Preventif Stunting Pada Balita Hafid, Rachmi Nurul Hidayat
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.297

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk malnutrisi yang ditandai dengan kegagalan tumbuh kejar (catch up growth). Stunting pada anak sekolah merupakan manifestasi dari stunting sejak masa balita yang tidak tertangani. Salah satu upaya preventif stunting pada masa balita yaitu meningkatkan pengetahuan ibu dan nafsu makan balita. Nafsu makan balita dapat ditingkatkan dengan melakukan intervensi pijat penambah nafsu makan yang dilakukan oleh ibu atau keluarga agar peredaran darah balita lancar dan metabolisme sistem pencernaan bekerja dengan baik serta balita dapat lebih rileks dan merangsang nafsu makan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan promosi kesehatan berupa demonstrasi pijat penambah nafsu makan pada ibu yang memiliki balita di Desa Bonto Mate’ne, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Metode kegiatan ini adalah demonstrasi, role play dan diskusi. Media yang digunakan adalah materi PowerPoint, leaflet dan phantom balita. Kegiatan telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2022. Hasil yang didapatkan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu terkait pijat penambah nafsu makan pada balita. Hal ini membuktikan bahwa stunting dapat dicegah dengan melakukan upaya yang ergonomis dan sedini mungkin.
Edukasi Pencegahan Stunting Pada Ibu Balita di Posyandu Dahlia Desa Sadang Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Listyarini, Anita Dyah; Pujiati, Eny; Mubaroq, Muhammad Husni; Arsy, Gardha Rias; Rahmawaty, Annis; Wijaya, Hasty Martha; Pratiwi, Yulia; Palupi, Dian Arsanti; Setyoningsih, Heni; Sugiarti, Lilis; Yudanti, Gendis Purno; Susiloningrum, Dwi; Fitrianingsih, Sri; Hidayati, Rahmi; Sari, Dessy Mugita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i1.418

Abstract

Masalah stunting di Indonesia merupakan salah satu ancaman yang serius dan memerlukan penanganan yang tepat. Para pemerintah sudah menanggulangi terjadinya stunting pada balita di Indonesia dengan menargetkan program penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang. Tujuan: Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 30 menit, diharapkan peserta penyuluhan dapat memahami dan mengerti tentang stunting dan cara mengatasinya. Metode: ceramah, diskusi, tanya jawab mengenai Pencegahan Stunting pada Balita. Hasil : Pendidikan Kesehatan dengan melakukan penyuluhan merupakan intervensi yang tepat dilakukan pada orang tua balita karena akan memberikan pola pikir yang baik yang berdampak pada setiap pengambilan keputusan dan dalam berperilaku. Pembahasan: Audien yang hadir dalam acara ini ada 20 orang anak balita beserta orang tuanya, audien tampak responsif dan aktif dalam berdiskusi saat penyuluhan berlangsung. Simpulan: Ada perbedaan hasil pre test dan post test jawaban pertanyaan peserta mengenai pengertian stunting, penyebab stunting, tanda dan gejala stunting, dampak stunting, pencegahan stunting.
Sosialisasi dan Pencegahan Bullying di Posyandu Remaja Desa Tumpang Krasak Arsy, Gardha Rias; Listyarini, Anita Dyah; Mubaroq, Muhammad Husni; Budi, Ilham Setyo; Fitrianingsih, Sri; Wijaya, Hasty Martha; Setyoningsih, Heni; Khayati, Yulia Nur; Widyastuti, Erna
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i2.432

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses pemaknaan bullying pada remaja penindas (the bully). Subjek dalam penelitian ini yaitu dua remaja berusia 16-18 tahun yang pernah melakukan perilaku bullying pada teman sebaya atau teman satu sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Analisis dilakukan dengan metode analisis tematik theory driven. Dari kesimpulan diperoleh hasil bahwa perilaku bullying seperti memukul dan mengganggu korban bullying pada makna tingkat rendah dimaknai remaja penindas (the bully) sebagai kepuasan diri dan kesenangan diri yang didapatkan dari salah satu sumber pemaknaan yaitu hubungan personal. Perilaku bullying seperti memukul dan memperolok atau mengejek korban bullying pada makna tingkat tinggi dimaknai remaja penindas (the bully) sebagai langkah untuk menjadi “penguasa” dan sebagai proses pencarian jati diri yang didapatkan dari menggabungkan dan mengintegrasikan sumber-sumber pemaknaan seperti memenuhi kebutuhan dasar, hubungan personal, dan aktivitas bersenang-senang.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Peserta Posyandu Desa Kecapi Krajan Kabupaten Jepara Melalui Pengenalan Gummy Candy Kombinasi Daun Kelor dan Pisang Hidayati, Rakhmi; Permatasari, Nanda Intan; Rahayu, Sri; Dari, Setianingrum Wulan; Rozakna, Faradita Putri; Putri, Fariza
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.493

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi dalam waktu lama, terutama selama 1000 hari pertama kehidupan anak. Desa Kecapi, sebagai salah satu desa dengan angka stunting yang cukup tinggi, berdasarkan data Bappeda 2023, Desa Kecapi termasuk daerah yang tinggi kasus stunting. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode sosialisasi dan pembagian sampel gratis gummy dari daun kelor dan buah pisang, dalam kegiatan posyandu ini terdapat 36 peserta yang hadir. Tahapan yang dilaksanakan dalam kegiatan ini meliputi : Tahap pertama pada kegiatan ini adalah sosialisasi tentang stunting dan pencegahannya, Tahap kedua adalah pengenalan mengenai gummy candy serta cara pembuatannya dan membagikan sampel gratis pada peserta. Melalui pengenalan gummy candy dari daun kelor dan pisang, masyarakat diberikan alternatif camilan sehat yang kaya akan nutrisi. Demonstrasi praktis dan penjelasan rinci dari tim mahasiswa ITEKES Cendekia Utama Kudus menambah pemahaman peserta tentang stunting serta cara pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting pada anak-anak. Acara yang berlangsung selama satu hari ini berjalan dengan baik dan diikuti oleh kelompok sasaran masyarakat di Posyandu Melati 6.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Anemia dan Bahaya Narkoba di Sman 1 Penengahan Kabupaten Lampung Selatan Lestari, Sri; Yanti, Linda Timor; Istianti, Eka Maya; Rochmah, St.; Sulistiawati, Yuni
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i4.501

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari angka normal. Indonesia merupakan sebuah negara dengan kejadian anemia yang cukup tinggi. Prevalensi kejadian anemia yang terjadi pada Remaja Indonesia yaitu 32%, hal ini memiliki arti 3-4 dari 10 remaja di Indonesia menderita anemia.Begitupun kasus penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh pelajar SMA menempati urutan tertinggi (61.9%) dari semua jenjang pendidikan. Tingginya angka penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar SMA hal ini menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran yang sangat besar bagi semua pihak termasuk civitas akademika, pemerintah, serta orang tua, untuk itu perlu dilakukan tindakan pencegahan berupa edukasiatau pendidikan kesehatan. Tujuan: pengabdian masyarakat ini, untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan remaja tentang bahaya anemia dan penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan.Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi pendidikan menggunakan leaflet yang dibagikan dan materi yang diberikan dengan power point, dilakukan pemeriksaan kadar Haemoglobin bagi pelajar putri. Serta untuk mengukur tingkat pengetahuan menggunakan kousioner pre test dan post test. Hasil: yang didapatkan adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya anemia bagi remaja putri serta bahaya narkoba dibuktikan dengan peningkatan hasil pre dan pos test.
Pengabdian Masyarakat Safari Kb Implan dan Iud di Desa Taman Sari UPTD Puskesmas Rawat Inap Ketapang Kabupaten Lampung Selatan Melisa, Shindi Kristanti; Farida, Ida; Karlina, Neli; Naliyasari, Refi; Zaitun, Zaitun; Besmaya, Beniqna Maharani
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i3.490

Abstract

Penggunaan kontrasepsi jangka panjang seperti IUD dan Implan dinilai jauh lebih efektif dalam menekan angka kelahiran, namun pengguanaannya masih sangat rendah. Keikutsertaan Wanita Usia Subur (WUS) dalam penggunaan MKJP dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, pendidikan, paritas, dukungan keluarga, kelengkapan pelayanan. Selain itu, pengetahuan tentang alat/cara KB merupakan hal yang penting dimiliki oleh pasangan usia subur sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakan kontrasepsi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Dewiyanti, (2020), menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan pasangan usia subur tentang pengunaan alat kontrasepsi sebesar 67,4% setelah mendapatkan penyuluhan KB. Penyuluhan juga dapat meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang KB IUD. Penyuluhan Stase KB dan Kespro ini berupa 2 kegiatan yaitu penyuluhan dan safari KB IUD dan Implan. Metode:  pendidikan kesehatan yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab serta pemasangan alat kontrasepsi IUD dan Implant. Tujuan : Kegiatan penyuluhan  ini adalah diharapkan dapat membuka wawasan dan menumbuhkan minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam mengambil keputusan untuk bergabung dalam pengunaan alat kontrasepsi jangka panjang khusunya IUD dan Implat. Peserta kegiatan ini yaitu pasangan usia subur di Desa Taman sari Kecamatan Ketapang lampung Selatan. Hasil : Kegiatan penyuluhan stase KB dan Kespro ini dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2024 di desa Taman Sari Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Lampung Selatan. Setelah mengikuti kegiatan ini, ibu yang dilakukan pemasangan Implant sebanyak 19 orang dan IUD 1 orang
Terapi Kognitif: Stimulasi Sensori “Dengan Pengisian Teka-Teki Silang: Upaya Merangsang Kerja Otak Sekaligus Mencegah Penurunan Kerja Otak Pada Usia Lanjut di Poli Geriatri RSPAL Dr. Ramelan Surabaya Mutyah, Diyan; S, Hidayatus; Sustrami, Dya; Nurlela, Lela; Ayu, Sukma
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i4.506

Abstract

Lanjut usia yang mengalami penurunan pada fungsi kognitif akan berakibat terhadap aktivitas sehari-hari dan ketergantungan terhadap orang lain. Solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi yaitu dengan meningkatkan fungsi kognitif pada lanjut usia. Terdapat beberapa program yang dapat dilakukan yaitu dengan latihan meningkatkan daya ingat (memori), terapi manajemen stres yang dialami lansia, terapi kemampuan sosial lansia, terapi komunikasi antar lansia serta terapi perilaku salah satunya dengan metode pengisian teka-teki silang. Tujuan studi ini antara lain untuk melatih persepsi sensori pada pasien lansia dengan menggunakan teka teki silang di Poli Geriatri RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan terapi bermain secara langsung. Diawali dengan penjelasan terlebih dahulu berupa penyuluhan dan cara pengisian TTS yaitu: dengan memberikan alat permainan teka teki silang kepada responden kemudian menginstruksikan responden untuk mengisi jawaban pada masing-masing kotak mendatar dan menurun sesuai pertanyaan yang telah disiapkan dengan langkah pertama 1) membaca pertanyaan dari TTS, 2) memahami petunjuk (analysis), 3) mencoba lagi jawaban yang mungkin (retreival), 4) kemudian memutuskan mana jawaban yang benar. Terapi ini dilaksanakan selama tiga kali seminggu, yaitu pada hari senin, rabu dan jumat dengan durasi 15-30 menit selama empat minggu dan di lakukan secara terus menerus. Sasaran penyuluhan dan observasi serta implementasi terapi bermain ini cukup memberikan dampak yang baik, terlihat dari lansia yang mampu memberikan jawaban yang benar.  Hal  tersebut dapat  terlihat  dari 75 % lansia mampu memberikan jawaban yang benar, dan dapat disimpulkan bahwa fungsi kognitif lansia masih baik.
Penyuluhan Keluarga Berencana di Posyandu Lansia Desa Margo Makmur Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Pematang Mayasari, Ade Tyas; Yunita, Dwi Ratna; Ningsih, Endang Rahayu; Nigngrum, Eni Kusuma; Emilia, Emilia; Triani, Novi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v7i4.502

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang besar mengakibatkan banyak dampak negative terhadap penduduk seperti menderita kekurangan makanan dan gizi sehingga tingkat kesehatan memburuk, pendidikan yang rendah, dan banyak penduduk yang pengangguran. Keluarga berencana adalah suatu cara yang memungkinkan orang mencapai jumlah anak sesuai dengan yang mereka inginkan dan menentukan jarak kehamilan, dimana hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode kontrasepsi dan pengobatan infertilitas. Tujuan : kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitik beratkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi pertumbuhan penduduk. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti Ibu-ibu pasangan usia subur yang berjumlah 10 peserta di posyandu. Metode : yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui ceramah, dan diskusi serta tanya jawab,dimana sebelum dan sesudah kegiatan diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman ibu ibu pasangan usia subur tentang keluarga berencana khususnya macam-macam alat kontrasepsi dan memberikan Hasil  :  Kegiatan ini meningkatan pengetahuan ibu ibu pasangan usia subur tentang keluarga berencana khususnya macam-macam alat kontrasepsi. Pentingnya program keluarga berencana yang dilakukan secara regular agar bisa menyadarkan dan mengingatkan kembalitentangpentingnyakeluarga berencana.