cover
Contact Name
Kadek Widiyarta
Contact Email
dekwiedie1996@gmail.com
Phone
+6287762794462
Journal Mail Official
dekwiedie1996@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali, Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Values and Character Education Journal
ISSN : 26154684     EISSN : 26156938     DOI : 10.23887/ivcej.v3i1
Core Subject : Education,
Indonesian Values and Character Education Journal is a general journal published by Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results in the social field. In the end, this Journal can provide a description of the development of science and technology in the field of character education and value education for the academic community. This journal is published twice a year
Articles 165 Documents
Pengaruh Brainstorming Berbasis Copy The Master terhadap Efektivitas Aspek Retorika Tulis serta Implikasinya dalam Pembentukan Karakter Bangsa Sueca, N.; Sutama, M.; Putrayasa, I.B.
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi, mendeskripsikan pengaruh brainstorming berbasis copy the master terhadap efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi, dan mendeskripsikan implikasi brainstorming berbasis copy the master terhadap pembentukan karakter-bangsa siswa kelas X MIA SMAN 1 Semarapura. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMAN 1 Semarapura dengan sampel kelas X MIA 2 dan X MIA 5. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan nonequevalent posttest only control group design. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data efektivitas aspek retorika tulis karangan eksposisi dengan uji-t sampel independen. Analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis data pembentukan karakter bangsa yang diperoleh dari hasil kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis uji-t sampel independen menunjukkan nilai thit = 7,761 (p = 0,000 < 0,05) yang menandakan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hasil analisis univariat data pembentukan karakter bangsa dengan brainstormning berbasis copy the master menunjukkan skor rata-rata sebesar 138,1875 dengan kualifikasi sangat tinggi. Hal tersebut menunjukkan ada pengaruh yang signifikan brainstorming berbasis copy the master terhadap efektivitas aspek retorika tulis karangan ekpsosisi dan ada implikasinya dalam pembentukan karakter-bangsa siswa SMAN 1 Semarapura.
Pengembangan Modul Praktikum IPA SMP Kontekstual pada Materi Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Karakter Peduli Lingkungan Dewi, Ni Luh Putu Rusmana; Suastra, I Wayan; Pujani, Ni Made
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul praktikum IPA berbasis kontekstual yang  memenuhi kelayakan, kepraktisan, dan keefektivan dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan karakter peduli lingkungan.  Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R & D). Prosedur pengembangan mengacu pada jenis pengembangan yang dikemukakan Thiagarajan yang dimodifikasi menjadi define, design, dan development.  Data validitas  modul praktikum  dinilai oleh dua orang tenaga ahli dari kalangan dosen. Data kepraktisan dinilai oleh empat orang guru IPA dan sepuluh siswa. Data keefektifan  modul praktikum didapatkan melalui uji lapangan terbatas yang dilakukan di SMP Bintang Persada Denpasar dengan melibatkan kelas VII sebanyak 30 orang.  Hasil uji validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul praktikum  dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai validitas modul praktikum 3,40 termasuk dalam kategori valid, (2) kepraktisan  modul praktikum berada pada kategori sangat praktis dengan nilai keterlaksanaan  modul praktikum terus meningkat, dan skor respon guru rata-rata 3,54 dan (3) keefektivan  modul praktikum dilihat dari  keterampilan proses sains berada dalam kategori baik dan skor karakter peduli lingkungan siswa berada dalam kategori mulai berkembang. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan  modul praktikum IPA  Kontekstual yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga layak dan dapat diimplemantasikan di sekolah. 
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pembelajaran Biologi Bermuatan Karakter terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Karakter L., Yosefina U.; Arnyana, I. B. P.; Adnyana, P. B.
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20316

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui: perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan  karakter antara kelompok siswa yang mengikuti MPBM dan MPL pada pembelajaran biologi bermuatan karakter; perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran berbasis masalah (MPBM)  dan model pembelajaran langsung (MPL) pada pembelajaran biologi bermuatan karakter; perbedaan karakter antara kelompok siswa yang belajar dengan MPBM dengan kelompok siswa yang belajar dengan MPL pada pembelajaran biologi bermuatan karakter. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X sebanyak 244 orang, sampelnya adalah 4 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan random assigment. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan rancangan Non-equivalen Post test only Control Group Design. Data dianalisis dengan uji Manova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah  dan karakter antara siswa yang belajar dengan MPBM dengan siswa yang belajar dengan MPL pada pembelajaran biologi bermuatan karakter (F=129,007; p<0,05); (2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar dengan MPBM dengan siswa yang belajar dengan MPL pada pembelajaran biologi bermuatan karakter (F=129,007; p<0,05); (3) Terdapat perbedaan karakter antara siswa yang belajar dengan MPBM dengan siswa yang belajar dengan MPL pada pembelajaran biologi bermuatan karakter (F=41,233; p<0,05).  
Nilai Pendidikan Karakter dalam Dialog Tokoh Cenk-Blonk dalam Lakon Gatutkaca Duta dan Penerapannya Oleh Guru pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Suyasa, Pt. Agus; Suandi, I Nengah
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) nilai pendidikan karakter dalam dialog tokoh Cenk dan Blonk dalam wayang Cenk Blonk berjudul Gatutkaca Duta, dan (2) Mendeskripsikan penerapan nilai-nilai pendidikan karakter dalam dialog tokoh Cenk dan Blonk oleh guru di SMP 3 Denpasar baik dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. .Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas VII, VIII, dan IX SMPN 3 Denpasar, dan objek penelitian ini adalah dialog-dialog tokoh Cenk dan Blonk yang bernilai pendidikan karakter dan alternatif materi pembelajaran nilai-nilai pendidikan karakter dalam dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode dokumentasi (untuk memeroleh data dialog tokoh Cenk dan Blonk), observasi (untuk memeroleh data alternatif materi pembelajaran nilai-nilai pendidikan karakter dalam dialog tokoh Cenk dan Blonk oleh guru di SMP 3 Denpasar baik dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran), dan metode wawancara (untuk memeroleh data hambatan guru dalam menerapkan nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia).Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Kontekstual Berorientasi Pengembangan Karakter dalam Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Wicaksana, I Made Yoga; Suparta, I Nengah; Suharta, I Gusti Putu
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran matematika kontekstual yang berorientasi pengembangan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SD Laboratorium Undiksha Singaraja sebagai subjek penelitian. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa buku siswa dan buku petunjuk guru. Buku siswa yang dimaksud adalahbuku matematika yang merupakan bagian dari buku tematik siswa. Penyajian materi secara kontekstual dan disesuaikan dengan budaya lokal siswa. Buku petunjuk guru mempunyai komponen-komponen berupa petunjuk penggunaan buku, persiapan mengajar, dan sajian bahan ajar serta tindak lanjut berupa pekerjaan rumah dan penekanan nilai karakter.Validitas, kepraktisan, dan keefektifan dari perangkat pembelajaran didasarkan atas pendapat validator, respon guru dan siswa, serta hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran tersebut. Pengembangan perangkat pembelajaran tersebut mengikuti prosedur penelitian desain dari Plomp yang meliputifase penelitian awal, faseprototipe, dan faseassesment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang diharapkan. Hasil dari penelitian menggunakan perangkat pembelajaran tersebut menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar matematikayang meliputi aspek kognitif dan afektif. 
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Integrasi Pendidikan Karakter terhadap Critical Thinking dalam PPKn Siswa Kelas IV Dewi, M. Dina Utami; Dantes, N.; Yudiana, K.
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v2i2.20358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Integrasi Pendidikan Karakter terhadap Critical Thinking dalam PPKn siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 226 Siswa. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling: yang dirandom adalah kelas sebagai intac grup, sehingga didapatkan siswa kelas IV SD Negeri 1 Anturan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Kalibukbuk sebagai kelas Kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial (Uji-t). Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning dengan intergrasi pendidikan karakter terhadap critical thinking PPKn siswa kelas IV di Gugus XV.  
Penglipuran Sebagai Desa Edukasi Berbasis Tri Hita Karana Dalam Pengembangan Karakter SD Pradnyana Dita, Made Agus Dwi; Aditya Wiranata, I Made Rai; Sari, Kompiang; Sujana, I W.
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 2 No. 2 (2019): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v2i2.21228

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan hasil pendidikan yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter peserta didik. Pengembangan karakter banyak diwacanakan, namun nyatanya belum sepenuhnya diimplementasikan oleh siswa. Pendidikan karakter harus sesuai dengan konsep Tri Hita Karana yaitu tiga penyebab terciptanya kebahagiaan yang meliputi Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan. Desa Penglipuran memenuhi konsep Tri Hita Karana sehingga karakter masyarakat Desa Penglipuran dapat dijadikan sebagai edukasi pengembangan karakter di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan serta analisis data dan penyusunan artikel ilmiah. Dari segi Parahyangan, masyarakat desa Penglipuran membangun pura dengan posisi cukup tinggi. Dari segi Pawongan, masyarakat Desa Penglipuran sangat ramah dengan wisatawan maupun dengan sesama masyarakat. Dari segi Palemahan, kebun-kebun di Desa Penglipuran di tata sangat rapi dan bersih. Berdasarkan hal tersebut, karakter masyarakat Desa Penglipuran yang berbasis Tri Hita Karana dapat dijadikan sebagai Desa Edukasi dalam pengembangan karakter di sekolah dasar. 
ANALISIS PENGARUH FILM UPIN DAN IPIN TERHADAP KARAKTER SISWA Zhayoga, Ivan; H, Diana Endah; Listyarini, Ikha
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v3i1.24542

Abstract

Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh film animasi Upin dan Ipin terhadap karakter siswa?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan pengaruh terhadap karakter siswa dalam film animasi Upin dan Ipin. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dalam penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis, pengaruh film Upin dan Ipin yang dilakukan di SDN 4 Tanggung terdapat tiga proses yaitu melihat/mengamati, mengaplikasikan dan menganalisis, yang dilakukan dengan media film Upin dan Ipin episode Ikhlas dari Hati dan Pensil Ajaib. Terdapat nilai karakter peduli sosial dan bersahabat, serta semua siswa telah meningkatkan dan mengaplikasikan nilai karakter tersebut dalam lingkungan sekitar. Dapat disimpulkan bahwa keseluruhan hasil analisis pengaruh film Upin dan Ipin yang mencakup dua nila karakter yaitu nilai karakter peduli sosial dan bersahabat yang dijadikan sebagai acuan serta hasil wawancara dan observasi bersama Siswa, Guru, Orang tua, dapat digunakan sebagai contoh bagi siswa dalam peningkatan karakter. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah film Upin dan Ipin dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam penanaman nilai karakter peduli social dan bersahabat bagi siswa.
The Discrepancy Between Teachers Perception and Implementation of Teaching Creativity Andrea, Kadek Niko; Artini, Luh Putu; Padmadewi, Ni Nyoman
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v3i1.26106

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya perbedaan antara persepsi guru dan fakta sebagaimana diamati dalam pengajaran kuragnya kesiapan kreativitas guru dalam mengajar Penelitian ini bertujuan untuk mengamati bagaimana guru mempersepsikan kreativitas mengajar mereka di kelas dan bagaimana mereka menerapkannya di dalam kelas. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan antara persepsi guru dan fakta sebagaimana diamati dalam mengajar kreativitas di kelas. Metode campuran tertanam digunakan sebagai desain penelitian di mana satu data akan dominan daripada yang lain. Dalam penelitian ini, data kualitatif lebih dominan daripada data kuantitatif atau QUAL (quan). SMA Negeri 1 Tabanan dipilih sebagai tempat penelitian dan dua guru bahasa Inggris dipilih sebagai subjek penelitian. Dua kuesioner yaitu kuesioner yang dinilai sendiri dan lembar observasi kelas digunakan sebagai instrumen. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa guru merasakan kreativitas mengajar mereka dalam kriteria kreatif. Selain itu hasil pengamatan menunjukkan bahwa kreativitas guru dikategorikan sedikit kreatif. Data-data tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan antara persepsi guru dan fakta sebagaimana diamati dalam pengajaran yang sebenarnya. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penelitian ini akan digunakan oleh guru untuk mengetahui sejauh mana kreativitas yang dimiliki oleh guru dalam mengajar di kelas, para guru akan mengetahui apakah kegiatan yang mereka lakukan termasuk kreatif atau kurang kreatif.
Implementasi Pendidikan Tekhnohumanistik Berbasis 4c Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Kurniawan, Budi
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v3i1.27219

Abstract

Era globaliasi ini membuat makna pendidikan telah kehilangan entintasnya karena masih hanya sebatas transfer ilmu serta olah pikir, tetapi tidak membangun karakter siswa. Dampak globalisasi berpengaruh terhadap bergesernya orientasi pendidikan sehingga pendidikan saat ini terkesan mereduksi nilai-nilai budaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis implementasi pendidikan tekhnohumanistis berbasis 4C dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini merupakan library research (penelitian kepustakaan). Teknik pengumpulan data dengan dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku, literatur berupa jurnal ilmiah, tesis, dan disertasi, peraturan, ketetapan, dan sumber tertulis baik tercetak maupun elektronik lain. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode content analysis. Hasil penelitian yaitu Pendidikan tekhnohumanistik dapat mengontrol kecakapan pendidikan abad 21, yaitu dengan menanamkan nilai-nilai karakter bagi peserta didik yang diakibatkan perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang pesat pada era revolusi industri 4.0. Oleh karena itu, implementasi pendidikan tekhnohumanistik berbasis keterampilan 4C, meliputi critical thinking, creativity and innovation, communication dan collaboration dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pendidikan abad 21. Kebutuhan pendidikan abad 21 bukan saja hanya menfokuskan ke ranah kognitif, psikomotorik, dan metakognitif saja tetapi harus menanamkan nilai karakter (moral) yang ada dalam ranah afektif.

Page 7 of 17 | Total Record : 165