cover
Contact Name
Hayatullah Kurniadi
Contact Email
hayatullah.kurniadi@uin-suska.ac.id
Phone
+6285265505309
Journal Mail Official
jurnalkomunikasiana@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sultan Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Komunikasiana: Journal of Communication Studies
ISSN : 26544695     EISSN : 26547651     DOI : -
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Print ISSN 2654-4695 | Online ISSN 2654-7651 is an academic journal published by Dakwah and Communication Faculty of UIN Sultan Syarif Kasim Riau. This journal publishes the results of research on communication studies: Media, Journalism, Public Relations, Broadcasting, Corporate Social Responsibilty (CSR), Marketing Communication, Organizational Communication, Political Communication, Cross Culture Communication, Information Communication Technology (ICT), Health Communication, Disaster Communication, New Media.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
Representasi Interaksi Sosial Korban Kekerasan Seksual pada Film 2037 Khoiriyah, Nisa Ul; Setiawan, Harry
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i2.26811

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana representasi dampak interaksi sosial kekerasan seksual dalam film 2037. Penelitian ini menggunakan kajian isi kualitatif dengan analisis semiotika John Fiske dengan 3 tahapan representasi, pada tahap petama adalah realitas yang terdiri dari kostum, perilaku, ekspresi, dan lingkungan. Pada tahap ini sang korban cenderung menyendiri, terlihat sedih dan muram. Lalu pada tahap kedua yaitu representasi yang terdiri dari teknik pengambilan gambar berdasarkan sudutnya dan teknik kamera berdasarkan jaraknya. Dalam film 2037 mayoritas pengambilan gambar medium shot dan eye level angle. Pada tahap yang ketiga adalah ideologi, melihat pada interaksi sosial yang terjadi pada korban kekerasan seksual. Interaksi sosial yang muncul berupa proses asosiasi dan disosiasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa kekerasan seksual sangat berdampak pada korban sehingga dapat menimbulkan stres dan trauma yang berkepanjangan, selain itu korban kekerasan seksual akan menyakiti dirinya sendiri dan bahkan mencoba untuk mengakhiri hidupya.
Dukungan Sosial Virtual dalam Komunitas Online Rahasia Gadis Husna, Arina Himatul; Tazri, M.; Nurmala, Nurmala
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i2.27218

Abstract

Hadirnya komunitas online saat ini menjadi sebuah kecenderungan yang memungkinkan manusia bertemu dan beraktivitas di sebuah ruang virtual. Komunitas online menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pertumbuhannya cukup signifikan, hanya sedikit yang berhasil mempertahankan dan memotivasi anggotanya. Penelitian ini mengulas secara deskriptif dukungan sosial yang dilakukan para anggota komunitas virtual Rahasia Gadis sebagai bentuk partisipasi di dalam komunitas tersebut. Metode etnografi digunakan untuk melihat aktivitas virtual yang terjadi di dalam grup. Peneliti menggali data melalui wawancara kepada anggota komunitas dan dokumentasi dari komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota komunitas memiliki motif beragam untuk bergabung di komunitas virtual baik kebutuhan hiburan, kebutuhan psikologi dan sosial. Anggota komunitas dan tim pengelola menunjukkan partisipasi kolaboratif untuk saling mendukung satu sama lain. Kenyamanan bercerita yang dirasakan oleh anggota komunitas juga dikarenakan komunitas ini dapat membuat profil anonym agar anggota merasa aman tanpa takut diketahui identitasnya.
Integrated Marketing Communication: Implementasi Portofolio dan Giveaway dalam Pemasaran Produk Icloth di Instagram Umulisa, Siti Rouhaiza; Kurniadi, Hayatullah
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i2.26561

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk implementasi IMC atau komunikasi pemasaran terpadu melalui portofolio dan giveaway di akun Instagram usaha konveksi online ICloth, @iclothid. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian yang didapatkan adalah implementasi yang ICloth lakukan membuahkan hasil yang dimulai dari portofolio, ICloth berhasil mendapatkan kepercayaan konsumen melalui konten yang mereka tampilkan serta sikap konsistensi konten dengan menonjolkan kualitas produk yang kemudian menimbulkan adanya daya tarik hingga ke tahap interaksi dan pemesanan. Lalu giveaway, dengan ciri khas ICloth menggunakan kuis dan hadiah yang menarik mendapatkan respon berupa antusiasme yang besar, walaupun masih harus senantiasa diselenggarakan lagi karena engagement, viewers dan followers tidak terelakkan ICloth dapatkan. Sayangnya interaksi di publik dengan pelanggan dan followers masih menjadi tugas bagi ICloth kedepannya, yang akan diusahakan melalui konten komunikasi pemasaran yang sudah ada maupun yang sedang direncanakan kedepan hari.
Menilik Fenomena FoMO (Fear of Missing Out) pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau Mayasari, Fitria; Nurrahmi, Nurrahmi
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i2.26672

Abstract

Sebagai generasi yang tumbuh dalam era kemajuan internet dan digital, remaja generasi milenial merupakan remaja yang selalu terhubung satu sama lain. Meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan muda menimbulkan banyak fenonema baru, seperti cancel culture, catfishing, cyberbullying, fear of missing out (FoMO), dan lain-lain. Salah satu yang menarik adalah fenomena FoMO. FoMO dapat mengganggu seseorang dalam melakukan kegiatan atau aktivitas kehidupan sehari-hari yang dapat mengancam aktivitas sosial individu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilik fenomena (Fear of Missing Out) pada Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fenomenologi Husserl, yaitu gabungan antara psikologi dan logika. Fenomenologimembangun penjelasan dan analisis psikologis tentang tipe-tipe aktivitas mental subjektif,pengalaman, dan tindakan sadar.Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara skala FoMO. Subjek penelitian ini sebanyak 5 orang yaitu Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI yang mengalami ketakutan akan kehilangan moment berdasarkan skala FoMO yang telah diisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketakutan akan kehilangan momen pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI muncul karena media sosial yang berlebihan dapat membuat mahasiswa mengalami FoMO, mahasiswa yang mengalami FoMO terpengaruh dari faktor lingkungan mereka dan merasa kurang puas dengan apa yang mereka miliki.
Analisis Wacana Self Healing Remaja Islam melalui Quotes Keislaman di Instagram Hero, Eko; Qurniawati, Eka Fitri; Hermanto, Budi
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i2.26795

Abstract

Media sosial dianggap sebagai alat penghibur diri (self healing) dari tekanan perasaan dan beban pikiran oleh remaja. Pemanfaatannya dengan mengonsumsi atau mengunggah sesuatu yang dianggap mewakili keadaan dirinya.  Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk telah digunakan untuk menganalisis setiap unggahan yang dibagikan oleh informan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis wacana quotes islami sebagai alat self healing remaja Islam melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah remaja usia 18-21 tahun. Kriteria khusus telah ditetapkan untuk memvalidasi informan agar dapat diwawancari, observasi dan dokumentasi guna memperoleh data yang kredibel. Hasil Penelitian menunjukkan dimensi teks: dimensi teks yang terkandung dalam unggahan yang dibagikan oleh remaja cenderung menjadi gambaran atas apa yang dirasakannya, isi teks dalam kutipan unggahan tersebut merupakan ungkapan remaja  mengenai kondisi psikologisnya. Dimensi kognisi sosial: quotes di Instagram story oleh remaja tersebut memiliki banyak kesamaan dimana alasan teks tersebut diproduksi. Quotes berisi tentang kekhawatiran, ketakutan, perasaan bersalah yang merupakan salah satu gejala dari kesehatan mental, quotes sebagai self-reminder atau pengingat diri. Dimensi konteks sosial, remaja mengharapkan respon positif dan negatif, adanya motif untuk menemukan jawaban atas pertanyaan- pertanyaan dari dalam diri remaja, respon melahirkan suasana dan merasa down akibat permasalahan yang sedang dihadapi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5