Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PENUTUPAN TIKTOK SHOP PADA PORTAL BERITA CNNINDONESIA.COM DAN REPUBLIKA.CO.ID Putri, Indah Mardini; Qurniawati, Eka Fitri
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 1 (2024): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i1.155

Abstract

Saat ini berkat perkembangan teknologi, media telah menjadi suatu kebutuhan dalam berbagai kegiatan atau aktivitas, dengan pemanfaatan teknologi yang baik dan juga tepat maka akan dapat memperoleh informasi yang akurat. Penelitian ini menganalisis mengenai pola pemberitaan dengan menggunakan analisis framing yang dikemukakan oleh Robert N Entman terhadap dua portal berita online cnnindonesia.com dan republika.co.id yang berhubungan tentang pemberitaan penutupan TikTok Shop. Sifat penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif yang dengan tujuan agar dapat mendeskripsikan secara sistematis, serta faktual dan akurat mengenai pemberitaan penutupan TikTok shop pada portal berita Cnnindonesia.com dan republika.com yang dipublikasikan pada tanggal 16-20 September 2023. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah headline berita yang ada pada cnnindonesia.com dan republika.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cnnindonesia.com menggunakan model sintaksis frame yang mengacu pada sumber, latar belakang, dan penggunaan kata tertentu dalam pemberitaan yang berhubungan penutupan TikTok Shop. Sementara republika.co.id menggunakan model episodic framing, yang mana berfokus kepada suatu peristiwa yang terjadi pada waktu itu saja dan hanya ingin memberitakan suatu hal yang mudah untuk khalayak pahami dan khalayak.
TRANSFORMASI ETIKA DAN STRATEGI PUBLIC RELATIONS DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE Putri, Indah Mardini; Qurniawati, Eka Fitri
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i2.201

Abstract

Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi tren utama di berbagai sektor, termasuk dalam praktik public relations. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana etika dan strategi dari pemanfaatan Artificial Intelligence dalam praktik public relations. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang berdasarkan kepada studi kajian literatur. Dengan mengumpulkan data dari database Jurnal Sinta, Scopus dan Garuda Ristek Dikti. Cakupan dan fokus pencarian artikel khususnya berlaku pada topik etika dan strategi berbasis artificial intelligence dengan menggunakan query pencarian berbasis mesin pencari Google Scholar. Data pendukung berasal dari buku dan sumber referensi lain yang relevan. Hasil penelitian menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan dan keberagaman data serta menjaga kerahasiaannya sesuai dengan regulasi privasi yang berlaku. Secara strategis, AI dapat membantu mengurai teks untuk mengidentifikasi sentimen publik secara akurat, meningkatkan interaksi dengan chatbot dan asisten virtual, serta menggunakan sistem rekomendasi berbasis riwayat penelusuran atau interaksi pengguna. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan perlunya praktisi PR mengembangkan kebijakan transparan dan bertanggung jawab untuk mengelola data yang diproses oleh AI, serta memastikan penggunaannya sesuai dengan tujuan komunikasi organisasi dan untuk meningkatkan hubungan dengan publik. Terdapat juga peluang untuk penelitian lebih lanjut mengenai implikasi etis dan strategis dari penggunaan AI dalam PR, serta pengembangan metode yang lebih canggih dalam menerapkan teknologi ini dalam konteks komunikasi organisasi.
The circular model of “SOME” on digital public relations management of Universitas Islam Riau Qurniawati, Eka Fitri; Mardani, Puri Bestari; Wulandari, Happy
PRofesi Humas Vol 8, No 2 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v8i2.49088

Abstract

Background: The transition of information channels used by the general public today is increasingly centered on digital media. This is indeed an opportunity for various institutions to enter the target market without having to go through filters as before. So, by reading this pattern Universitas Islam Riau adapts its public relations strategy from conventional to digital wisely. Purpose: This research was conducted to explore how UIR used digital in its public relations strategy. Methods: To understand the situation and the data collected, this research uses the SOME (share, optimize, manage, engage) model in elaboration. As for the research, the descriptive qualitative method is chosen as an approach to understanding five informants who were on the public relations team for UIR. Results: Following the SOME model, it can be mapped that in share, UIR used five social media and a website. Optimize, by arranging social media surfaces and collaborating with public figures. In managing, they monitor every audience response to each post through social media insight features, as well as direct and real-time actions to the audience on social media accounts. In engage, to publish the latest information and respond to all incoming messages. Conclusion: UIR uses digital public relations in managing information, going through four main stages, starting from the process of sharing, optimizing, managing, and attracting. Implications: The results of this study can provide input to university public relations to manage digital public relations optimally to always increase and build audience trust effectively and quickly.
EDUPOL: KAMPANYE ANTI POLITIK UANG DAN HOAKS DI PEKANBARU Moekahar, Fatmawati; Labellapansa, Ause; Syafhendry, Syafhendry; Qurniawati, Eka Fitri; Rafida, Norhayati; Jabar, Karim Abdul
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipam.v4i2.78

Abstract

EDUPOL is a form of political campaign for society of Pekanbaru as an effort to minimize the circulation of money politics and hoaxes ahead of the simultaneous local elections in Riau 2024. The main partners for community service activities are members of Majlis Taklim’s Fastabiqul Khairat Pekanbaru. Partners are considered capable of being agents of change in rejecting money politics and the circulation of hoaxes in society. The activity involved 51 people. Implementation methods are divided into four, namely: Counseling; Application of Technology; Mentoring and Evaluation; and Program Sustainability. The results show that EDUPOL as problem solver by partner with the strongly agree category being 62.7%, while 35.3% were in agree category, and 2% don’t agree. The EDUPOL campaign program makes a positive contribution in increasing public understanding of the dangers of money politics and hoaxes that threaten every election in Indonesia. In the final stage of the program, partners also hope that this program can continue so that it can continue to provide good political education to the community
Analisis Wacana Self Healing Remaja Islam melalui Quotes Keislaman di Instagram Hero, Eko; Qurniawati, Eka Fitri; Hermanto, Budi
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v5i2.26795

Abstract

Media sosial dianggap sebagai alat penghibur diri (self healing) dari tekanan perasaan dan beban pikiran oleh remaja. Pemanfaatannya dengan mengonsumsi atau mengunggah sesuatu yang dianggap mewakili keadaan dirinya.  Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk telah digunakan untuk menganalisis setiap unggahan yang dibagikan oleh informan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis wacana quotes islami sebagai alat self healing remaja Islam melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah remaja usia 18-21 tahun. Kriteria khusus telah ditetapkan untuk memvalidasi informan agar dapat diwawancari, observasi dan dokumentasi guna memperoleh data yang kredibel. Hasil Penelitian menunjukkan dimensi teks: dimensi teks yang terkandung dalam unggahan yang dibagikan oleh remaja cenderung menjadi gambaran atas apa yang dirasakannya, isi teks dalam kutipan unggahan tersebut merupakan ungkapan remaja  mengenai kondisi psikologisnya. Dimensi kognisi sosial: quotes di Instagram story oleh remaja tersebut memiliki banyak kesamaan dimana alasan teks tersebut diproduksi. Quotes berisi tentang kekhawatiran, ketakutan, perasaan bersalah yang merupakan salah satu gejala dari kesehatan mental, quotes sebagai self-reminder atau pengingat diri. Dimensi konteks sosial, remaja mengharapkan respon positif dan negatif, adanya motif untuk menemukan jawaban atas pertanyaan- pertanyaan dari dalam diri remaja, respon melahirkan suasana dan merasa down akibat permasalahan yang sedang dihadapi.
Content Analysis of Tiktok @Ekidarehanf Social Media as a Means of Communication and Information Media Putri, Indah Mardini; Qurniawati, Eka Fitri
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 10, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v10i2.22610

Abstract

In the current digital era, it has changed all the public's habits in using social media in all their activities, one of which is using the social media TikTok. Currently, TikTok users in Indonesia are firmly in second place in the world with 112.97 million users. And this is due to the public's need for information, whise the percentage level of the audience obtaining information through social media is 80.1%. Thisefore, this research aims to describe the content analysis of TikTok social media, which is not only used as a medium for entertainment, but is also used as a means of education for a wide audience. This research uses qualitative methods with a focus on content analysis on the social media content of the TikTok account @ekidarehanf which was published on January 1, 2023 - August 1, 2023. In addition, the grouping of published content is based on the Four Pillar Social Media Content Strategy. The research results show that the social media TikTok @ekidarehanf is a medium that publishes information and communication, which of the four pillars includes entertainment content, collaboration content, educational content and informational content. What Ekida publishes most on his TikTok account, namely @ekidarehanf, is educational content whise educational content is the main content published by Ekida as a young doctor.
Polarisasi, Relasi Media, dan Narasi Publik pada Kontestasi Politik Menjelang Pilpres 2024 di Platform X Setiawan, Harry; Muslikhin, Muslikhin; Qurniawati, Eka Fitri; Samsudin, Dafrizal
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v7i2.38271

Abstract

Kata "capres" diasosiasikan dengan nama orang, representasi partai, dan asal usul tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap polarisasi nama dan relasi media siber dalam sentimen percakapan publik melalui X pada isu calon presiden Indonesia tahun 2024. Pengumpulan data menggunakan droneemprit.com, netlytic.com, dan diolah menggunakan aplikasi Gephi. Teori Intermedia Agenda Setting digunakan sebagai pisau analisis. Penelitian ini menganut paradigma interpretif dengan metode netnografi, mengumpulkan narasi percakapan publik selama 90 hari (Juni – Agustus 2022). Penelitian ini menemukan konfirmasi intermedia agenda-setting pada polarisasi media dengan kata kunci “capres” di Indonesia. Akun @detikcom menjadi akun yang paling berpengaruh dalam interaksi media siber dan publik melalui media sosial. Wacana publik terkait nama tokoh presiden dan latar belakangnya menjadi bahan baku pemberitaan isu calon presiden di Indonesia. Terakhir, sebagai budaya siber yang terbentuk adalah netizen di Indonesia menggunakan ujaran kebencian dan hoaks sebagai wahana beropini dan menjadi perbincangan yang luas.