cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
didik@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arikapal75@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
urnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, adalah jurnal ilmiah nasional sebagai media bagi para akademisi untuk mempublikasikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bidang teknologi pada khususnya dan bidang lain pada umumnya. Jurnal PASOPATI terdaftar dalam International Standard Serial Number (ISSN) dengan nomor ISSN 2685-886X yang tertuang dalam SK LIPI no. 0005.2685886X/JI.3.1/SK.ISSN/2019.09 - 3 Agustus 2019 (mulai edisi Vol.1, No.3, Agustus-Oktober 2019) Fokus dan Sekup Jurnal meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang berhubungan dengan : 1. Teknik / Teknologi Tepat Guna 2. Pendidikan / Pemberdayaan Masyarakat 3. Pengembangan 4. Manajemen 5. dan bentuk pengabdian masyarakat lainnya yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021)" : 10 Documents clear
PENGUATAN PERILAKU UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT COVID-19 PADA MASYARAKAT DI PASAR EBAN KEFAMENANU Ite Morina Yostianti Tnunay; Florian Mayesti Prima Remba Makin; I Gede Arya Wiguna; Matius Stefanus Batu; Risna Erniyati Adu; Meri Helsiana Mata; Wilda Lumban Tobing; Kamaluddin Kamaluddin
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih rendahnya kesadaran akan bahaya virus Corona menyebabkan banyak masyarakat tidak menjalankan protokol kesehatan secara benar terutama di tempat ramai misalnya di Pasar Eban. Akibatnya peluang penyebaran virus Corona semakin tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kembali penguatan perilaku untuk mencegah penularan penyakit Covid-19 kepada masyarakat di Pasar Eban Kefamenanu. Bentuk Kegiatan Pengabdian yang dilakukan adalah pembagian masker dan edukasi mengenai dampak penyakit Covid-19 kepada pedagang dan pengunjung Pasar Eban Kefamenanu. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat melakukan protokol kesehatan secara sadar dan benar yaitu melalui 3M: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun. 
EDUKASI IMPLEMENTASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM PENCEGAHAN COVID 19 DI KELURAHAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Novia Sari Ristianti; Desyta Ulfiana; Yudi Eko Windarto
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah Covid 19 sedang melanda dunia termasuk Indonesia. Kota Semarang juga memiliki angka kenaikan kasus terjangkit covid 19 yang tinggi.  Tercatat sampai dengan April 2021 tembus 34.568 kasus. Melalui penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) diharapkan dapat mengurangi laju penularan Covid 19. Gerakan cuci tangan merupakan salah satu bentuk PHBS yang sangat efektif mencegah penularan Covid 19. Diperlukan suatu penyuluhan dan teknologi tepat guna yang edukatif dalam penerapannya. Salah satunya dengan menggunakan wastafel portabel injak sehingga mengurangi intensitas sentuhan satu sama lain saat mencucui tangan di tempat umum. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi implementasi PHBS melalui gerakan cuci tangan bagi warga di RT 003 RW VII Kelurahan Banyumanik Kota Semarang dalam rangka pencegahan penularan covid 19.Metode yang digunakan adalah dengan implementasi teknologi wastafel portabel injak dalam penerapan edukasi PHBS dengan mencuci tangan. Ada 3 tahap yang akan dilakukan. Tahap I informasi yaitu sosialisasi awal mengenai bahaya covid 19, penularan covid 19, dan pencegahan penularan covid 19 melalui PHBS dan cuci tangan. Tahap II Bimbingan yaitu diajarkan praktek secara langsung mengenai PHBS melalui  gerakan cuci tangan. Tahap III Kemandirian dan Habitual yaitu evaluasi penerapan PHBS melalui gerakan cuci tangan.Luaran dari kegiatan pengabdian ini berupa teknologi terapan dalam edukasi PHBS melalui gerakan cuci tangan di RT 003 RW VII Keluarahan Banyumanik. Beberapa teknologi yang diterapkan dan dihibahkan berupa 1 buah wastafel portable injak dan 1 buah spanduk himbauan pencegahan Covid-19 dengan PHBS.
PROBLEMATIKA KONSELOR DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN KONSELING PERKAWINAN DAN KELUARGA KUA KECAMATAN LANGSA LAMA KOTA LANGSA Ratna Wulan
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Urusan Agama (KUA) memiliki sebuah layanan berupa badan penasehatan, pembinaan dan pelestarian perkawinan (BP4) guna mewujudkan keluarga yang sejahtera. BP4 mempunyai peran memberikan pendidikan, bimbingan dan konseling kepada masyarakat khususnya calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan pernikahan juga penasehatan terhadap keluarga bermasalah. Upaya layanan serta bantuan yang diberikan oleh konselor guna untuk membimbing dan menyelesaikan permasalahan klien tentunya tidak selalu berjalan mulus, ada kendala yang kemudian muncul dalam wujud problematika. Berangkat dari motif tersebut menarik perhatian penulis meneliti problematika konselor dalam pelaksanaan bimbingan konseling perkawinan dan keluarga di KUA Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa. Hasil dari kegiatan ini pertama walaupun peran konselor sangat sentral sebagai helper namun masih juga ada problematika di dalam proses konseling dalam hal sarana dan prasarana. Kedua dalam proses konseling problematika akan menjadi penghambat tercapainya tujuan konseling seutuhnya. Karena pada hakikatnya tujuan konseling islam dilihat dari aspek jangka panjang, tidak hanya menyelesaikan masalah namun juga untuk mencapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat.
PSIKOEDUKASI PERILAKU SEHAT BERBASIS KOMUNITAS PADA MASA PANDEMI Imam Setyawan; Diana Rusmawati; Dinni Asih Febriyanti
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengembangkan psikoedukasi sadar bencana dan pengembangan perilaku sehat berbasis komunitas selama masa pandemi. Komunitas masyarakat yang bermitra dan menjadi kunci pemberdayaan adalah BPKB Kecamatan Mranggen, Pokja Kampung KB, Perangkat Desa, Pengurus PKK, Pengurus BPD, tokoh-tokoh pemuda Desa Tamansari, Kecamatan Mranggen. Fokus yang menjadi perhatian adalah anak dan remaja yang harus belajar dan melaksanakan segala aktifitas di rumah. Stres yang muncul, keinginan untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan tuntutan adaptasi belajar dari rumah, mendorong mereka keluar, bergaul dan terkadang abai dengan protokol kesehatan. Psikoedukasi diberikan dalam bentuk penyusunan program, pelaksanaan dengan ceramah, pemutaran video, pemberian booklet dan diskusi interaktif, serta evaluasi efektifitas program. Peserta perwakilan pemuda menunjukkan pemahaman terhadap materi edukasi yang diberikan dan menunjukkan antusiasme untuk mendapatkan elaborasi, serta memberi apresiasi dan pernyataan komitmen untuk mendukung pelaksanaan protokol kesehatan di masa tatanan kehidupan baru, dengan tetap mengembangkan perilaku sehat baik secara fisik maupun psikologis. Kesadaran dan sikap positif juga ditunjukkan oleh aparat desa, BPD serta BPKB & PKB/PLKB Kec.Mranggen yang berkomitmen untuk mendukung usaha para pemuda untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang bisa memberi wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan semangat dan waktunya, sehingga bisa mengurangi stress dan tetap produktif walau dalam masa pandemi.  Kata kunci : psikoedukasi, sadar bencana, perilaku sehat, pemberdayaan komunitas
PELATIHAN PENGENALAN MICROSOFT PROJECT 2019 PADA KONTRAKTOR DAN KONSULTAN BERSAMA HIMPUNAN PENGEMBANGAN JALAN INDONESIA (HPJI) JAWA TENGAH Moh Nur Sholeh; Fardzanela Suwarto; Budhi Dharmo; Hartono Hartono
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (DPD HPJI) Jawa Tengah. Peserta yang mengikuti pelatihan adalah para kontraktor dan konsultan baik yang sebagai anggota HPJI Jawa Tengah maupun tidak. Microsoft Project 2019 adalah software pendukung dalam mengelola proyek misalnya untuk penjadwalan, penyusunan anggaran biaya, monitoring evaluasi, sampai pembuatan laporan proyek. Kebutuhan software Microsoft Project ini menjadi alat bantu untuk kontraktor dan konsultan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek konstruksi yang dikerjakan. Saat ini sebagian besar proses pengelolaan proyek masih masih menggunakan Microsoft Excel yang dianggap masih konvensional. Indikator keberhasilan pelatihan Micorosoft Project 2019 pada pengabdian masyarakat ini adalah kemampuan peserta dalam memahami kemampuan dasar yaitu mengelola penjadwalan proyek dengan Microsoft Project. Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta dilakukan pre test dan post test pada sebelum dan sesudah pelatihan. Berdasarkan hasil post test didapatkan hasil bahwa sebagian peserta telah memahami pelatihan dengan baik dengan tingkat pemahaman minimal diatas 70%.
PEMANFAATAN POTENSI MATA AIR UNTUK IRIGASI DI DESA CANDI, KECAMATAN BANDUNGAN Jenian Marin; Tri Winarno; Dian Agus Widiarso; Reddy Setyawan
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kawasan akibat aktivitas dan kegiatan ekonomi penduduk perlu didukung adanya ketersediaan air bersih untuk menunjang hal tersebut. Sebagai kawasan pertanian dan wisata, Kecamatan Bandungan yang terletak di daerah Gunung Ungaran memiliki kebutuhan air bersih yang meningkat tiap tahunnya.Akan tetapi, alihfungsi lahan menyebabkan daerah resapan berkurang dan dapat mengurangi pasokan air. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui potensi air bersih dari mataair dan arahan pemanfaatannya terutama untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemetaan dan observasi geologi lapangan serta analisis laboratorium untuk menguji kualitas air.Kegiatan ini melibatkan warga Dusun Tarukan, Desa Candi khususnya kelompok tani sehingga lebih tepat sasaran. Secara geologi, lokasi pengabdian beradap pada daerah morfologi lereng vulkanik dengan litologi breksi andesit yang bersifat permeabel. Kemunculan mataair banyak ditemukan pada sisi bukit atau lembah yang mengalir ke sungai, dengan jenis berupa mataair depresi. Analisis laboratorium menunjukkan bahwa sampel air memenuhi syarat fisika dan kimia yang ditetapkan Menteri Kesehatan sebagai air bersih dan air minum. Berdasarkan kajian tersebut, tim pengabdian bersama mitra pengabdian bekerja sama membangun fasilitas pemanfaatan mataair sebagai sumber air untuk irigasi pertanian. Dengan demikian, warga memperoleh manfaat terjaminnya air untuk irigasi pertanian dan peningkatan kualitas hidup.
PERBAIKAN SALURAN DRAINASE SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BANJIR DI KELURAHAN TLOGOSARI WETAN SEMARANG Undayani Cita Sari; Sri Prabandiyani Retno Wardani; Windu Partono; Muhrozi Muhrozi; Yulita Arni Priastiwi; Andi Retno Ari Setiaji; Muhammad Rizkivano Akbar; Ifan Hasnan Taufiqur Rohman
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran drainase yang ada di lingkungan perumahan padat penduduk digunakan untuk mengalirkan air menuju pembuangan akhir baik air dari limbah rumah tangga maupun aliran hujan. Saluran drainase dapat dalam bentuk saluran terbuka dan saluran tertutup. Pemilihan material konstruksi yang digunakan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pada beberapa perumahan, umumnya merupakan saluran drainase terbuka. Pada saluran drainase di lingkungan RT 4 RW 1 Kelurahan Tlogosari Wetan memiliki saluran drainase lingkungan dari tanah asli dengan talud yang belum baik dan banyaknya tanaman dan rumput liar disekitarnya sehingga dapat mengurangi fungsi dari saluran drainase itu sendiri. Selain itu, dengan kondisi talud pada saluran yang kurang baik tersebut maka dikhawatirkan dapat menimbulkan longsor dan erosi. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro melakukan perbaikan talud pada saluran drainase di lingkungan RT 4 RW 1 Kelurahan Tlogosari Wetan. Perbaikan saluran dilakukan dengan menempatkan buis beton pada saluran dan perkuatan berupa bata yang diplester sebagai talud. Perbaikan ini diharapkan dapat merehabilitasi saluran sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga mampu mengalirkan laju air yang ada. Hal ini juga sebagai upaya pengendalian banjir terutama di musim hujan.
PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP PERNIKAHAN TERHADAP PERSIAPAN MENIKAH DI KALANGAN MAHASISWA Asep Abdul Aziz; Nurti Budiyanti; Pallah Pallah; Pandoe Pandoe
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dianggap sebagai sesuatu yang sakral untuk itu perlu adanya kesiapan yang mapan, baik secara fisik maupun psikis. Kesiapan menikah merupakan keadaan siap menerima tanggung jawab sebagai seorang suami ataupun istri, maka dari itu perlu bekal ilmu serta pengetahuan yang mendalam, terlebih di kalangan mahasiswa yang kelak memiliki tujuan untuk menikah. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman konsep pernikahan terhadap kesiapan mahasiswa di Jawa Barat untuk menikah, dengan melibatkan 300 responden di tujuh tempat Perguruan Tinggi wilayah Jawa Barat dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, dan diolah dengan teknik statistik untuk menguji validitas, reabilitas, regresi dan korelasi. Hasil menunjukkan bahwa mahassiwa yang memiliki pemahaman mengenai konsep pernikahan berpengaruh terhadap kesiapan mahasiswa untuk menikah. Dengan demikian sejatinya kesiapan menikah harus memiliki bekal secara fisik maupun psikis, terlebih ilmu pengetahuan yang mendalam agar terciptanya keluarga sakinah mawaddah warahmah.
PERKEMBANGAN ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK DI KECAMATAN GRINGSING UNTUK MENINGKATKAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN Aju Putrijanti; Ayunda Novia Jasnasari
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa adalah bagian dari penyelenggaraan pemerintahan secara keseluruhan, sehingga harus memperhatikan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Adminstrasi Pemerintahan, sebagai undang-undang payung penyelenggaraan administrasi pemerintahan di Indonesia. Asas Umum Pemerintahan yang Baik sebagai dasar penyelenggaraan administrasi pemerintahan, yang asas-asasnya saling berhubungan dan bertujuan untuk melaksanakan pemerintahan yang baik. Kepala Desa dan perangkat desa harus memiliki pemahaman yang baik dan benar tentang AUPB agar dapat melaksanakan pembangunan desa dengan lancar dan tidak terkait perkara hukum. Sosialisasi mengenai perkembangan AUPB dilakukan dengan menjelaskan mengenai AUPB serta diskusi aktif dengan peserta, dilakukan pula praktek penggunaan website desa untuk mempermudah warga mengetahui perkembangan desa. Masyarakat desa memiliki hak dan kewajiban yang seimbang untuk mengetahui rencana pembangunan desa, hal ini juga bertujuan sebagai bentuk pengawasan aktif oleh warga terhadap kinerja Kepala Desa dan perangkat desa. Asas keterbukaan, kepentingan umum, pelayanan yang baik adalah bagian dari AUPB yang harus dilaksanakan dengan cermat oleh aparat pemerintahan desa, di samping asas yang lain. Pemerintahan desa harus menyelenggarakan pemerintahan desa berdasar asas penyelenggaraan pemerintahan desa yang berbeda dengan AUPB, namun demikian merupakan bagian dari administrasi pemerintahan.
LITERASI DIGITAL SEBAGAI WUJUD PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASI Roslinda Veronika Br Ginting; Dinda Arindani; Cut Mega Wati Lubis; Arinda Pramai Shella
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai Literasi Digital Sebagai Wujud Pemberdayaan Masyarakat Di Era Globalisasi. Artikel ini ditulis dengan kajian literatur ilmiah seperti artikel dari jurnal yang bereputasi dan sumber-sumber lainnya yang sudah divalidasi oleh penulis. Adapun manfaat dari Artikel ini, yaitu sebagai sumbangan pengetahuan tentang pemberdayaan masyarakat di era globalisasi yang dikaitkan dengan literasi digital. Artikel ini menggunakan metode studi literatur dalam menyusun artikel ini yaitu “Literasi Digital sebagai Wujud Pemberdayaan Masyarakat di Era Globalisasi” , dengan menelaah dan mengkaji referensi jurnal dan buku yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat di era globalisasi yang dikaitkan dengan literasi digital. Melalui media literasi digital, masyarakat dapat menyuarakan perspektif dan opini dengan mempertimbangkan aspek kelayakan tanpa harus merugikan pihak lain. Pemberdayaan masyarakat di masa Era Globalisasi agar selalu menerapkan literasi Digital agar mampu menghadapi pesatnya perkembangan dimasa yang akan datang.

Page 1 of 1 | Total Record : 10