AGRISCIENCE
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2: Juli 2025"
:
11 Documents
clear
Kepuasan peternak terhadap Inseminasi Buatan (IB) di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan
Hermanto, Slamet;
Ihsannudin, Ihsannudin
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.20965
Indonesia hingga kini masih mengalami defisit pasokan daging karena kesenjangan antara konsumsi dengan jumlah produksi, sehingga pemerintah melakukan impor guna memenuhi kebutuhan daging sapi nasional. Populasi peternakan sapi di Pulau Madura khususnya di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tahun 2019 populasinya 241.437 ekor meningkat menjadi 259.923 ekor pada 2020. Salah satu peningkatan ini didukung adanya program IB yang dilakukan oleh Disnak Pemkab Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan peternak terhadap pelayanan program IB dan mengetahui sejauh mana tingkat kinerja kualitas pelayanan program IB di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan dengan jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 peternak dan ditentukan secara purposive. Data di analisis dengan uji validitas dan reliabilitas, analisis CSI dan analisis IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peternak terhadap pelayanan program IB tergolong puas. Kinerja petugas yang perlu ditingkatkan yaitu menggunakan pakaian lapangan sesuai standar ketentuan dalam pelayanan IB, daya tahan terhadap penyakit, tingkat kebuntingan, pemberian kartu program IB kepada peternak untuk memudahkan pelayanan, petugas IB memberikan bantuan atau fasilitas, dan petugas IB memberikan pelayanan tanpa membedakan status sosial.
Strategi pengembangan subsektor hortikultura untuk menunjang kawasan agropolitan di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan
Adawiyah, Adinda Robiatul;
Qomariyah, Nor;
Hayati, Mardiyah
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.26560
Kecamatan Burneh merupakan salah satu kecamatan yang telah ditetapkan menjadi Kawasan Agropolitan oleh Bupati Bangkalan. Salah satu potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Burneh yaitu subsektor hortikultura, sehingga dapat dikembangkan untuk menunjang Kawasan Agropolitan. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kecamatan Burneh dan menentukan strategi pengembangan komoditas unggulan tersebut. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu Analisis Location Quotient (LQ) dan juga Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa komoditas unggulan subsektor hortikultura di Kecamatan Burneh dengan nilai LQ terbesar adalah Melati dan Cabai Besar. Prioritas strategi pengembangan subsektor hortikultura di Kecamatan Burneh yaitu pengembangan agribisnis. Prioritas alternatif strategi pengembangan subsektor hortikultura pada komoditas Melati yaitu bunga rangkaian atau bunga tabur. Prioritas alternatif strategi pengembangan subsektor hortikultura pada komoditas Cabai Besar yaitu sambal atau saos cabe.
Komunikasi antar aktor pada usaha ternak sapi madura di Ketapang Timur
Zami, Mohamad Wafi Zam;
Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.15697
Peternak sapi di Kabupaten Sampang hidup dibawah kesejahteraan karena usaha ternak yang dilakukan berskala kecil dan tradisional. Oleh sebab itu, membandingkan potensi dan permasalahan yang ada di lapang, maka sangat diperlukan adanya upaya pembangunan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran komunikasi partisipatif diantara para aktor di industri peternakan sapi madura dan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi partisipatif dalam pengembangan industri peternakan sapi madura di Kabupaten Sampang. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode pendekatan Actor Network Theory (ANT). Untuk menjawab permasalah kedua, peneliti akan menggunakan alat analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel umur, pendidikan, teknologi informasi dan peran pendamping tidak berpengaruh signifikan terhadap efektifitas komunikasi dimana nilai sig dari masing variabel adalah 0.999, 0.999, 0.998 dan 0.410 dengan taraf kesalahan α = 0,05. Hal ini terjadi karena aktor yang terlibat kurang efektif dan tidak berjalan lancar sehingga berakibat pada perkembangan industri sapi potong yang tidak baik dan lambat.
Strategi pengembangan usaha ternak sapi sonok di Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean
Simbolon, Asri Ledy Perbina;
Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.21219
Usaha ternak sapi sonok merupakan salah satu sumber perekonomian masyarakat Dempo Barat yang merupakan sentra sapi sonok di Kabupaten Pamekasan. Berdasarkan penelitian jumlah ternak yang dimiliki peternak masih dalam skala kecil berkisar antara 2 sampai 4 ekor sehingga kurang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena usaha yang mengarah pada hobby peternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada usaha ternak, untuk merencanakan strategi alternatif dalam mengembangkan usaha. Metode yang digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa terdapat 11 faktor internal dan 11 faktor eksternal. Hasil analisis SWOT merumuskan 9 alternatif strategi. Alternatif strategi SWOT yang perlu di terapkan dan diprioritaskan pada usaha ternak sapi sonok di Desa Dempo Barat yaitu: meningkatkan produksi sapi indukan untuk memperoleh bibt unggul, melaksanakan pola pemeliharaan budidaya ternak yang baik (Good Farming Praktice), melaksanakan pemasaran dan promosi melalui teknologi informasi sosial media. Saran yang dapat diberikan dalam pengembangan usaha ternak sapi sonok yaitu peternak lebih memanfaatkan program-program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sapi.
Penilaian risiko produksi pada pabrik tahu UD. Sumber Makmur Kamal
Nussyifa', Ilma;
Destiarni, Resti Prastika
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.27017
UD Sumber Makmur merupakan suatu industri yang memproduksi tahu di Kecamatan Kamal. Proses produksi pabrik tahu ini juga mengalami risiko yang dapat menghambat keberlangsungan usahanya. Oleh karena itu diperlukan penilaian risiko yang dapat membantu pabrik untuk mengambil keputusan yang tepat pada risiko yang terjadi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi, menganalisis dan menilai risiko produksi dari UD. Sumber Makmur. Penelitian ini menggunakan metode diagram fishbone untuk mengetahui sumber-sumber risiko produksi dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)menganalisis dan menilai risiko produksi. Hasil penelitian menggunakan metode diagram fishbone menunjukkan bahwa terdapat 5 kategori penyebab yaitu manusia, peralatan, material, metode, lingkungan. Sedangkan hasil dari metode Failure Mode and Effect Analysisterdapat 16 sumber risiko kerusakan tahu dengan lima risiko tertinggi sesuai nilai RPN dari yang tertinggi yaitu kesalahan saat mengemas, kualitas bahan baku tidak bagus, karyawan bagian produksi yang terburu-buru, kerusakan mesin penggiling, dan saringan bolong. Sedangkan nilai RPN paling kecil adalah kayu bakar yang basah terkena hujan. Berbagai sumber risiko tersebut maka perlu dibuat strategi untuk pemecahan masalah dalam mengurangi terjadinya kerusakan tahu. Risiko tertinggi di pabrik ini adalah kesalahan saat mengemas menjadi risiko tertinggi dengan kategori risiko yang tinggidapat dikurangi dengan berhati-hati saat pengemasan, disusun dengan rapi pada wadahnya, dan melakukan pengawasan secara langsung.
Risiko bisnis UMKM jamu bubuk merek Bayu Alam di Kabupaten Jombang
Kusuma, Levi;
Hayati, Mardiyah
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.15786
UMKM Bayu Alam merupakan salah satu UMKM di Jombang Jawa Timur yang telah mampu membantu perekonomian keluarga. Suatu usaha akan menemukan risiko-risiko yang perlu dipertimbangkan dan diperbaiki, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko usaha pada UMKM Bayu Alam dan menyusun strategi solutif untuk mengatasi risiko tersebut. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan perhitungan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengetahui risiko-risiko prioritas yang dihadapi pemilik UMKM Bayu Alam. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa risiko dalam setiap proses usaha mulai dari risiko produksi, operasional, keuangan, dan pasar. Ditemukan beberapa risiko dengan nilai yang tinggi berdasarkan nilai RPN. Risiko dengan nilai RPN tertinggi adalah pencapaian target produksi dengan nilai sebesar 210. Risiko yang terpilih mendapatkan strategi rekomendasi yakni memberi jadwal untuk target produksi, pembaharuan model kemasan, memperluas jaringan pemasok bahan baku dan pendukung lainnya, menambahkan bahan pelindung dalam proses pengiriman barang, selalu memberikan pelayanan terbaik, harga diskon, dan memperluas jaringan pemasaran. Beberapa saran strategi tersebut dapat dilakukan secara bergiliran maupun bersamaan yang bergantung pada waktu dan kebutuhan.
Introduksi media sosial dalam strategi pengembangan UMKM bakso daging sapi madura di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan
Hanifah, Sahar Nur;
Ihsannudin, Ihsannudin
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.21324
Strategi pengembangan melalui media sosial merupakan suatu proses mengembangkan individu maupun perusahaan melalui produk atau layanan pada platform beberapa media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dalam strategi pengembangan bakso daging Sapi Madura, (2) merumuskan strategi pengembangan bakso daging Sapi Madura, dan (3) untuk menentukan strategi alternatif pengembangan produk bakso daging Sapi Madura dengan memanfaatkan media sosial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan alat analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha bakso daging Sapi Madura ini adalah lokasi usaha yang strategis (0,345), dengan kelemahan utamanya berupa kurangnya modal usaha dan belum memanfaatkan teknologi (masing-masing 0,312). Sedangkan peluang utama usaha adalah sedikitnya pesaing bakso daging Sapi Madura (0,323) dan ancaman utamanya adalah harga bahan baku yang tidak stabil dan jangkauan pemasaran yang masih kurang (masing-masing 0,290). Strategi alternatif yang diprioritaskan yaitu melakukan penjualan online dengan skor TAS sebesar 6,660. Saran yang dapat dilakukan oleh pemilik usaha dengan memanfaatkan media sosial dan mengikuti pelatihan dalam mengoperasikan media sosial agar usaha dapat berkembang.
Analisis risiko peternakan sapi studi kasus Peternakan Alami Sejati Desa Palenggian Barat, Bangkalan
Naura, Almirah Syahda;
Fanani, Musdalifatul;
Muslim, Imam;
Suprapti, Isdiana
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.17951
Peternakan merupakan salah satu potensi untuk dikembangkan, karena memiliki kondisi alam yang sangat mendungkung dalam budidaya sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko yang ada dan tingkat risiko yang dialami apakah termasuk pada risiko besar ataupun risiko usaha kecil. Lokasi Peternakan Alami Sejati dipilih secara sengaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan mengidentifikasi risiko menggunakan fishbone, analisis Z-score, dan analisis VaR. Hasil analisis risiko kemudian dipetakan berdasarkan probabilitas dan dampak risiko. Identifikasi Risiko yaitu pada risiko produksi, pemasaran, dan keuangan. Nilai batas probabilitas diperoleh 52% dengan batas dampak risiko sebesar Rp. 45,195,164.50. Risiko produksi dan pemasaran termasuk pada kuadran III, sedangkan risiko keuangan ada pada kuadran II.
Analisis usahatani melati di Desa Daramista Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep
Anugrah, Jelita Amranani;
Rum, Mokh.
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.21475
Meskipun melati memiliki potensi yang besar dan nilai ekonomi yang tinggi, namun dapat dikatakan bahwa petani melati di Desa Daramista Kecamatan Lenteng kurang berhasil. Hal ini disebabkan sebagian petani masih menggunakan cara-cara tradisional. Pendapatan petani melati tidak bisa diprediksi karena permintaan bunga melati yang naik hanya pada bulan-bulan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kelayakan finansial budidaya melati serta analisis pendapatan melati. Lokasi tersebut dipilih secara purposive dengan pertimbangan bahwa desa penghasil melati terbesar di Kabupaten Sumenep adalah Desa Daramista. Rumus slovin digunakan untuk menentukan jumlah sampel, yaitu sebanyak 45 responden. Berdasarkan hasil penelitian, petani melati pendapatannya sebesar Rp 15.470.094 selama satu tahun dengan luas lahan 1 Ha. R/C ratio sebesar 1,29 menunjukkan bahwa melati layak dibudidayakan. Berdasarkan kondisi lapang, petani melati dapat dikatakan tidak sejahtera. Hal ini diakibatkan permintaan melati yang tidak menentu. Diharapkan petani mampu mengoptimalkan produksi yang dihasilkannya.
Analisis kelayakan usaha pada Badan Usaha Milik Desa “Berkah” Batuputih Laok Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep
Vadilah, Siti Nur;
Hasan, Fuad
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.20486
BUMDesa Berkah Batuputih Laok memiliki unit usaha LPG dan air mineral yang berpeluang untuk dijalankan, namun unit suaha BUMDesa Berkah Batuputih Laok belum memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan usaha pada Badan Usaha Milik Desa ”Berkah” Batuputih Laok Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep. Data dalam penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari pembukuan keuangan BUMDesa Bulan Januari–Agustus 2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini Net Present Value, Internal Rate of Return, Net B/C ratio, R/C Ratio, Payback Period, dan analisis sensitivitas. Hasil analisis menyatakan dari segi finansial, unit usaha distribusi yang dijalankan BUMDesa Berkah Batuputih Laok menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Berdasarkan analisis sensitivitas terhadap kenaikan biaya operasional menunjukkan semakin besar tingkat kenaikan biaya operasional maka unit usaha akan sulit dipertahankan. Namun, pada analisis sensitivitas terhadap penurunan harga jual air mineral menunjukkan bahwa pada penurunan harga jual air mineral tidak berpengaruh secara signifikan pada kriteria kelayakan usaha. Saran dari penelitian ini adalah (1) diharapkan pendamping BUMDesa dapat memberikan pelatihan mengenai pembukuan dan penulisan laporan keuangan kepada pengurus maupun karyawan BUMDesa, (2) BUMDesa Berkah Batuputih Laok sebaiknya meminimalkan biaya operasional sehingga dapat meningkatkan keuntungan yang diperoleh