cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
ijps.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Police Studies
ISSN : 2722452X     EISSN : 27224538     DOI : -
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Police Studies (Indonesian J. Police Stud.) (ISSN Print 2722-452X ISSN Online 2722-4538) is a double blind peer-reviewed journal published by the Indonesian Police Academy. This journal contains research and review articles related to the study of police science.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 397 Documents
Pemanfaatan Teknik Data Cell Dump dalam Penyelidikan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan oleh Satreskrim Polres Salatiga Zhendy, Dovie Eudy
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi memegang peran amat penting di dalam kemajuan suatu bangsa dan negara di dalam percaturan masyarakat internasional yang saat ini semakin global, kompetitif dan komparatif. Bangsa dan negara yang menguasai teknologi tinggi berarti akan menguasai “dunia”, baik secara ekonomi, politik, budaya, hukum internasional maupun teknologi persenjataan militer untuk pertahanan dan keamanan negara. Latar belakang penelitian ini muncul karena sulitnya pengungkapan suatu tindak pidana Pencurian dengan pemberatan dengan kondisi minimnya saksi, kurangnya barang bukti, petunjuk, serta informasi-informasi mengenai pelaku Pencurian dengan pemberatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kasus pencurian dengan pemberatan, memperoleh data mengenai tahapan penggunaan teknik Cell Dump serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan teknik Cell Dump. Teori yang digunakan Teori Tindak Pidana (Moeljanto), Teori analisis (Jogiyanto) dan Teori Manajemen (Drs. H Malayu S.P. Hasibuan). Konsep dari skripsi ini adalah konsep penyelidikan, konsep tindak pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP. Penelitian ini dilakukan pada Satreskrim Polres Salatiga dengan menggunakan pendekatan kualitatif, adapun metode penelitian adalah metode studi kasus. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara terhadap informan-informan kunci yang ada dalam objek penelitian. Data dianalisis selama berlangsung dan setelah pengumpulan data melalui tahapan pengumpulan, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil pembahasan berdasarkan kepustakaan konseptual yang ada maupun wawancara didapat bahwa penggunaan teknik Cell Dump sangat membantu dalam suatu penyelidikan Tindak Pidana khususnya Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan yang ditangani oleh Satreskrim Polres Salatiga. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa tahapan penggunaan teknik Cell Dump yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Salatiga telah membantu dalam pengungkapan tindak pidana pencurian secara efektif dengan faktor-faktor yang berpengaruh secara internal maupun eksternal.
Upaya Satuan Lalu Lintas Menggunakan CCTV dalam Menekan Pelanggaran Lalu Lintas di Wilayah Hukum Polres Salatiga Ramadhan, Febri Fatahillah
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada undang–undang No. 2 tahun 2002 dalam pasal 14 huruf b berbunyi “menyelenggarakan segala kegiatan dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan”. Dipertegas dalam undang - undang tersebut bahwa Polri memiliki kewenangan dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan, yang mana setiap pelanggaran lalu lintas di jalan maka Polri berhak dalam penegakan hukumnya. Berkaitan dengan hal tersebut Polres salatiga telah menggunakan CCTV untuk mengoptimalkan pengawasan dan pemantauan arus lalu lintas serta keamanan pengguna kendaraan bermotor. Pengunaan CCTV diharapkan akan dapat meminimalisir jumlah pelanggaran yang terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga. Oleh karena itu, dilakukannya penelitian ini Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran penggunaan CCTV yang dilakukan oleh satuan lalu lintas Polres Salatiga dalam menekan pelanggaran lalu lintas dan faktor – faktor yang mempengaruhi satuan lalu lintas Polres Salatiga menggunakan CCTV dalam menekan pelanggaran lalu lintas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan sumber informasi yang berasal dari sumber primer dan sumber sekunder. Sebagai pisau analisis, penelitian ini menggunakan konsep CCTV dan konsep meminimalisir serta menggunakan 2 teori yakni teori manajemen dan teori sikap dan perilaku. Informasi yang didapatkan dalam penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis data dengan cara reduksi data dan sajian data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan CCTV oleh Satlantas Polres Salatiga masih belum dapat menekan pelanggaran lalu intas yang ada, karena masih terdapat beberapa kendala yang menghambat penggunaan CCTV dalam menekan pelanggaran lalu lintas. Maka diperlukan adanya peningkatan di berbagai sektor, baik secara kualitas dan kuantitas.
Implementasi Aplikasi Smile Police (Panic Button) dalam Quick Response Pelayanan Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Salatiga Alhafsi, Habib Fuad
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang mendukung sistem pelayanan publik, sejalan dengan program ke 2 (dua) promoter polri. Ditanggapi langsung dengan diluncurkannya aplikasi Smile Police yang di dalamnya terdapat aplikasi Panic Button, yang bertujuan membantu polri dalam pelayanan cepat terhadap laporan dari masyarakat (Quick Response). Akan tetapi masyarakat masih banyak masyarakat yang kurang memahami apa itu Panic Button serta bagaimana cara menggunakannya. Permasalahan tersebut dituangkan ke dalam rumusan masalah yang menjadi bahan kajian peneliti sehingga dapat memberikan manfaat secara teoritis dan praktis kepada peneliti maupun pembaca. Tinjauan kepustakaan dalam penelitian ini terdiri dari kepustakaan penelitian yang diambil dari hasil penelitian terdahulu dan jurnal yang terkait dengan aplikasi Panic Button serta kepustakaan konseptual yang menyajikan konsep dan teori sebagai pisau analisis. Konsep yang digunakan yaitu konsep Panic Button, Implementasi, Quick Response dan konsep Pelayanan publik serta menggunakan teori Difusi inovasi dan Manajemen. Fokus penelitian ini adalah implementasi Aplikasi Panic Button dalam Quick Response pelayanan masyarakat di wilayah hukum Polres Salatiga. Pendekatan yang digunakan peneliti yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Selanjutnya untuk memperoleh data, peneliti menggunakan sumber data primer yang diperoleh dengan cara wawancara dan observasi serta sumber sekunder yang diperoleh melalui telaah dokumen. Untuk menentukan validitas data, digunakan teknik triangulasi yang selanjutnya dianilisis dengan 3 unsur utama yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian serta pembahasan yang diperoleh dalam penelitian ini, Layanan Aplikasi Panic Button bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan masyarakat dengan sistem Quick Response. Dari hasil penelitian penerapan Panic Button dalam Quick Response pelayanan kepada masyarakat salatiga belum berjalan dengan seharusnya, karena disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi penghambat implementasi aplikasi Panic Button tersebut.
Optimalisasi Penyuluhan Satuan Binmas Polres Salatiga Kepada Tokoh Masyarakat Guna Cipta Kondisi Pemilu 2019 Yang Kondusif Putra, M. Fachrie Persada
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2019 ini diadakan pesta demokrasi yaitu pemilu pilpres, yang menjadi permasalahan pokok bagi negara Indonesia dan diperlukannya perhatian khusus dari polri untuk mencegah sampai menindak adanya gesekan-gesekan antara pendukung pasangan calon presiden dari mulai adanya ambang gangguan sampai terjadi gangguan nyata sekali pun. Hal ini dikarenakan suatu gesekan bisa dilakukan oleh siapa pun dan dimana pun tanpa menunjukkan gejala-gejala maupun tanda-tanda khusus terlebih dahulu. Sehingga perhatian khusus terhadap pendekatan secara mendalam kepada setiap pendukung pilpres 2019 ini. Pada penelitian ini Kepustakaan Penelitian yang menjadi acuan adalah skripsi dari mahasiswa AKPOL angkatan 2018 Selda Audina yang membahas tentang upaya pencegahan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui penyuluhan oleh sat binmas di Polres Indramayu. Konsep yang digunakan ialah konsep penyuluhan dan untuk teori menggunakan teori manajemen yang dimasukkan konsep pencegahan, dan teori unsur manajemen yang mempengaruhi kinerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menentukan cara mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian tersebut. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini yaitu optimalisasi penyuluhan dalam menciptakan kondisi pemilu 2019 yang kondusif yang lebih di fokuskan kepada satuan binmas. Sehingga mendapat wawasan dan pengetahuan terkait dengan penyuluhan yang dilakukan oleh satbinmas. Serta dapat menjadi kajian dan evaluasi bagi aparat penegak hukum (Polri) khususnya yang tepat dan efisien terhadap penyuluhan satbinmas kepada tokoh masyarakat untuk menciptakan kondisi pemilu 2019 yang kondusif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pelaksana penyuluhan oleh satbinmas masih belum maksimal yang berdampak pada terjadi nya gesekan yang terjadi antara masing-masing pendukung pilpres. Terdapat faktor internal dan eksternal yang belum terpenuhi secara optimal dalam pelaksanaan penyuluhan satbinmas. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu dengan diberikannya kesempatan anggota binmas mengikuti dikjur terkait, meningkatkan sarana dan prasarana, dan meningkatkan kemampuan personel satbinmas. Saran-saran tersebut guna untuk lebih memaksimalkan kegiatan penyuluhan satbinmas dalam menciptakan kondisi pemilu 2019 yang kondusif.
Peran Patroli Roda Empat Subsatgas Samapta dalam Mewujudkan Suasana Pemilu 2019 Yang Kondusif di Polres Salatiga Zulfikar, Muhammad Guliansyah
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah meningkatnya angka kejahatan konvensional di Kota Salatiga mendekati pelaksanaan pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tahun 2019. Fungsi preventif kepolisian lebih diprioritaskan dalam Operasi Mantap Brata Candi 2018 yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah dalam Pemilu 2019 karena dapat mencegah terjadinya tindak pidana sehingga dapat menekan angka kerugian yang diderita, baik kerugian materiil maupun non materiil. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah peran dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli Subsatgas Samapta. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan patroli roda empat yang dilakukan oleh Subsatgas Samapta di Polres Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penyelenggaraan patroli roda empat oleh Subsatgas Samapta Polres Salatiga yang dianalisis dengan teori peran, pencegahan kejahatan, manajemen dan Peraturan Kabaharkam Nomor 1 Tahun 2017 belum optimal. Hal tersebut dapat dikatakan demikian karena dalam pelaksanaannya terdapat beberapa unsur dalam Peraturan Kabaharkam Nomor 1 Tahun 2017 yang tidak terpenuhi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ketidakoptimalan penyelenggaraan patroli disebabkan oleh faktor administrasi. Selain itu, faktor lainnya yang juga menghambat pelaksanaan patroli adalah kurangnya jumlah anggota Satsabhara Polres Salatiga sehingga dalam pelaksanaan tugasnya anggota sering kali melaksanakan tugas ganda. Penulis menyarankan kepada Satsabhara Polres Salatiga untuk menambah jumlah personel yang ditugaskan di Subsatgas Samapta Polres Salatiga, menyertakan anggotanya dalam pendidikan kejuruan patroli sehingga meningkatkan pemahaman para anggota Satsabhara mengenai patroli, melakukan kerjasama dengan masyarakat guna menekan angka kejahatan konvensional yang mungkin terjadi agar pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 berjalan dengan kondusif.
Peran Sabhara dalam Mencegah Terjadinya Kericuhan dalam Pesta Demokrasi Pemilu 2019 di Wilayah Hukum Polres Salatiga Romadhon, M. Irfan
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan memiliki penduduk yang berheterogenitas tinggi, Kota Salatiga memiliki tingkat potensi kericuhan yang besar akibat dari banyaknya berbagai suku dan agama yang bisa terjadi perpecahan kapan saja, melihat pemilu adalah event yang sangat akbar untuk bangsa indonesia membuat semua orang ingin mengikutinya dan tentunya ingin yang di dukung menang, oleh sebab itu apabila terjadi percecokan suara sedikit saja maka akan bisa menyulut kericuhan. Tensi politik dalam pemilu biasanya memanas seiring dengan munculnya rivalitas antara berbagai kekuatan politik dari pasangan calon yang bertarung dalam Pemilu. Dalam konteks inilah, politik kerap kali didefinisikan sebagai battle of influence Hal tersebut dikarenakan adanya penggunaan Politik identitas dan politik SARA yang dijadikan sebagai komoditas politik dalam rangka mendulang elektoral, sehingga dapat menyebabkan konflik sosial (socio compromise crashed) dalam bentuk friksi antar pendukung pasangan peserta/partai yang bertarung dalam pelaksanaan Pemilu. Faktanya dengan merefleksi pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya, selalu diwarnai dengan terjadinya segmentasi dan sengketa sosial yang diwarnai aksi-aksi brutal, tindakan kekerasan, demontrasi (unjuk rasa) serta tindakan serta memberikan tindakan sesuai dengan prosedur lainnya sehingga tidak menimbulkan berbagai kerugian baik kerugian materil hingga hilangya korban jiwa. Menyikapi hal tersebut diatas, maka kewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan suksesnya pelaksanaan pemilu 2019. sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI Pasal 13 bahwa Polri mengemban tugas pokok memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu Polri harus mampu mewujudkan pelaksanaan Pemilu berjalan dengan bebas, rahasia, jujur, dan adil. Agar tercipta situasi yang kondusif. Beberapa faktor penghambat terlaksananya peran sat sabhara dalam melakukan pengamanan pemilu 2019 di kota salatiga sangat mengkhawatirkan dikarenakan tidak akan menyangupi apabila terjadi kericuhan yang besar. Dengan sarana dan prasarana yang seadanya dan dana operational tidak mencukupi maka hal ini bisa menjadi boomerang bagi polres Salatiga. Dalam kegiatan-kegiatan masyarakat yang berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat, sehingga dengan demikian mampu mendukung pelaksanaan operasional kepolisian secara keseluruhan dalam mendukung pengamanan Pemilu 2019.
Peran Dikmas Lantas dalam Menurunkan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kalangan Pelajar SMA: Studi Kasus di Wilayah Hukum Polres Cianjur Rhamadhani, Ayuning Tyas
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 12 (2020): December, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih kurangnya kesadaran berkendara yang baik dan benar di jalan raya terutama pada kalangan pelajar di wilayah Polres Cianjur. Oleh karena itu, penulis tertarik melihat fenomena yang terjadi tersebut dan mencoba mengkaitkan dengan pelaksanaan tugas Dikyasa khususnya Dikmas Lantas dalam penyuluhan safety riding di kalangan pelajar Sma. Sehingga dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran peran dikmas lantas serta faktor-faktor yang mempengaruhi penyuluhan. Penelitian yang dilakukan oleh penulis dilaksanakan di Kota Cianjur dengan menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan metode penelitian field research (penelitian lapangan), serta menggunakan teori manajemen POAC, teori komunikasi, dan teori pencegahan manajemen 6M. Penelitian ini didasarkan pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang didalamnya termasuk pengertian kecelakaan dan dampak yang ditimbulkan oleh Kecelakaan Lalu Lintas itu sendir baik yang berupa kerugian materi maupun fisik hingga Meninggal dunia . sehingga perlunya dilakukan beberapa penelitian agar dikemudian hari para petugas ataupun aparat kepolisian dapat mencegah ataupun mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi terkhusus dikalangan pelajar SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Dikmas Lantas sudah sesuai SOP tetapi masih ada faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor sarana dan prasarana, faktor sumber daya manusia, dan faktor anggaran, faktor Materi, faktor penyuluhannya, serta faktor sasaran yang ingin ditujukan. Upaya yang sudah dilakukan meggunakan teori pencegahan dalam bentuk penyuluhan safety riding yakni dalam bentuk penyuluhan yang dilakukan beserta tindakan sehinggap para pelajar mengerti bagaimana cara berkendara yang baik dan benar di jalan raya, dan dengan kerja sama dengan internal dan eksternal Polri untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai yang diharapkan. Hasil penelitian ini diharapakan dapat memberikan gambaran tentang bagaimana Peran Dikmas Lantas di Polres Cianjur, karena dengan metode, teknik dan pemanfaatan seluruh sumber daya organisasi yang ada diharapkan akan lebih mampu menurunkan angka Kecelakaan Lau Lintas di Kalangan Pelajar SMA di Wilayah Hukum Polres Cianjur.
Model Efektivitas Penggunaan Sistem Deteksi Telekomunikasi Taktis Dalam Mengantisipasi Perkembangan Terorisme Oleh Satintelkam Polres Karawang Aprilianto Pratama Putra
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menggambarkan model efektivitas penggunaan Sistem Deteksi Telekomunikasi Taktis dalam mengantisipasi perkembangan Terorisme oleh Satintelkam Polres Karawang. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana model efektivitas penggunaan sistem pendeteksi telekomunikasi taktis dalam mengantisipasi perkembangan terorisme oleh satintelkam Polres Karawang. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, peneliti menggunakan teori dan konsep, yaitu teori teknologi informasi, teori manajemen, konsep efektivitas, konsep satintelkam, konsep Sistem Deteksi Telekomunikasi, konsep terorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode field research (lapangan) di wilayah Polres Karawang. Cara mendapatkan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi ke lapangan, wawancara dengan narasumber, dan dokumentasi hasil penelitian. Berdasarkan temuan penelitian dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa dalam penggunaan sistem deteksi telekomunikasi taktis sangat membantu dalam mengantisipasi perkembangan Terorisme. Pada pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala dalam menggunakan alat tersebut yang dilihat dari 4 indikator yaitu man, money, materials, method, machine. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan penggunaan sistem deteksi telekomunikasi taktis sangat membantu satintelkam polres karawang dalam mengantisipasi perkembangan terorisme. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemui beberapa kendala yang dapat mempengaruhi penggunaan sistem tersebut.
Optimalisasi Kinerja Bhabinkamtibmas Dalam Pencegahan Curanmor Bersama Masyarakat Melalui Program Siskamling Di Wilayah Hukum Polres Purwakarta Husein, Imam Agus
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK OPTIMALISASI KINERJA BHABINKAMTIBMAS DALAM PENCEGAHAN CURANMOR BERSAMA MASYARAKAT MELALUI PROGRAM SISKAMLING DI WILAYAH HUKUM POLRES PURWAKARTA Latar belakang permasalahan ini timbul karena tingginya kasus curanmor di Kabupaten Purwakarta. Dilakukan pendekatan dengan masyarakat melalui program siskamling yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kinerja Bhabinkamtibmas dalam pencegahan curanmor, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Bhabinkamtibmas dalam pencegahan curanmor, mengetahui optimalisasi kinerja Bhabinkamtibmas dalam pencegahan curanmor. Teori dan konsep untuk menganalisis fokus penelitian meliputi Teori Kinerja, sedangkan Konsep yang di gunakan yaitu konsep optimalisasi, konsep kinerja, konsep Bhabinkamtibmas, konsep curanmor, konsep pecegahan kejahatan, konsep siskamling. Metode penelitian secara sistematis adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah field research. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan Wawancara, Observasi, dan Telaah Dokumen. Lokasinya Satuan Binmas di Wilayah Hukum Polres Purwakarta. Validitas dengan triangulasi. Analisis data menggunakan Interaktif analisis models. Hasil penelitian menemukan bahwa kinerja Bhabinkamtibmas belum berjalan secara optimal yang dianalisis menggunakan teori kinerja, faktor-faktor kinerja Bhabinkamtibmas internal dan eksternal yang di analisis dengan faktor kinerja dan optimalisasi kinerja Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan program siskamling yang dinalisis dengan konsep optimalisasi. Simpulan pelaksanaan kinerja Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan belum berjalan dengan optimal hanya butuh meningkatkan kualitas dari anggota Bhabinkamtibmas. Saran secara konstruktif meliputi saran untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan kinerja Bhabinkamtibmas dengan meningkatkan pendidikan dan pengetahuan sesuai dengan peraturan yang berlaku, untuk siskamling lebih menerapkan sesuai dengan pasal 8 ayat (3) perkap nomor 23 tahun 2007 tentang siskamling dan memberikan sesuatu dengan virtual atau memanfaatkan media sosial yang ada. Kata Kunci: Kinerja, Siskamling , Curanmor, Bhabinkamtibmas
Implementasi Aplikasi E-Manajemen Penyidikan Guna Meningkatkan Kinerja Penyidik Shafira, Dyanita
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 4 (2020): April, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Akademi Kepolisian Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the demands of investigators in the digital era relating to criminal investigation activities, especially in filling the lawsuit at the Cirebon Kota Criminal Investigation Unit. But the performance of investigators in using the E-Manajemen Penyidikan is not optimal. This can be proven by the average number of Cirebon Kota Criminal Investigation Unit investigators who input the lawsuit which is less than the total number of Cirebon Kota Criminal Investigation Unit investigators. The author uses research literature and conceptual literature. The research library that serves as references are by Septyan Rangga Okky Saputra (2018) and Chrisvani Saruksuk (2019). The concept used is the concept of the National Police investigator, the concept of investigation management, and the concept of E-Manajemen Penyidikan. While the theory used is the theory of competence and the elements of management theory 6M by George R. Terry. The research method uses a qualitative approach whose results are strengthened by the results of interviews, observations, and document review results. The source of the research comes from primary and secondary data sources. Data validity uses triangulation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation, and data withdrawal. The results found that the use of E-Manajemen Penyidikan in the Cirebon Kota Criminal Investigation Unit by improving investigator performance is highly dependent on the competence of the investigators which includes the knowledge, skills and attitudes of the investigators' behavior. From the research results, it can be seen that the performance of the investigators has not been maximized in management functions such as human resources, budget, facilities, infrastructure, methods, and marketing so that it becomes an inhibiting factor in the use of E-Manajemen Penyidikan. Based on the results of the study, the author advise leaders to carry out analysis and evaluation related to the use of E-Manajemen Penyidikan, provide rewards for active investigators, prepare the budget support needed in utilizing E-Manajemen Penyidikan, and establish Standard Operational Procedure (SOP) in using E-Manajemen Penyidikan.

Page 6 of 40 | Total Record : 397


Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 11 (2022): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 10 (2022): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 9 (2022): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 8 (2022): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 7 (2022): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 6 (2022): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 5 (2022): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 4 (2022): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 3 (2022): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 2 (2022): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 1 (2022): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 12 (2021): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 11 (2021): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 10 (2021): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 9 (2021): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 8 (2021): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 7 (2021): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 6 (2021): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 5 (2021): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 4 (2021): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 3 (2021): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 2 (2021): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 1 (2021): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 12 (2020): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 11 (2020): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 10 (2020): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 9 (2020): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 8 (2020): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 7 (2020): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 6 (2020): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 5 (2020): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 4 (2020): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 3 (2020): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 2 (2020): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 11 (2019): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 9 (2017): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 8 (2017): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 7 (2017): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 6 (2017): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 4 (2017): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 3 (2017): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 1 (2017): January, Indonesian Journal of Police Studies More Issue