cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwanarifin.mail@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
ijps.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No 131 Candi Baru Semarang. Nomor Telepon: 024 8411680-90.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Police Studies
ISSN : 2722452X     EISSN : 27224538     DOI : -
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Police Studies (Indonesian J. Police Stud.) (ISSN Print 2722-452X ISSN Online 2722-4538) is a double blind peer-reviewed journal published by the Indonesian Police Academy. This journal contains research and review articles related to the study of police science.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 397 Documents
Optimalisasi Unit Dikyasa dalam Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar SMA dan SMK di Wilayah Hukum Polres Sukoharjo Sutarman, Danny Trisespianto Arief
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 4 (2017): April, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka pelanggaran Lalu Lintas yang melibatkan pelajar, terutama pelajar SMA dan SMK di kabupaten Sukoharjo merupakan masalah yang harus ditangani oleh satuan lalu lintas Polres Sukoharjo. Masalah tersebut terjadi karena rendahnya pengetahuan dan kepatuhan atau disiplin dalam berlalu lintas di jalan raya, sehingga satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo seharusnya lebih mengedepankan aspek pendidikan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan unit Dikyasa Satlantas Polres Sukoharjo melalui pendidikan masyarakat yang dimulai sejak dini, baik kepada pendidikan formal maupun informal, tetapi lebih menitik beratkan kepada pelajar SMA dan SMK di kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Dikmas lantas terhadap pelajar oleh unit Dikyasa satuan lalu lintas Polres Sukoharjo, kemudian mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Dikmas lantas terhadap pelajar SMA dan SMK oleh unit Dikyasa satuan lalu lintas Polres Sukoharjo, dan menggali lebih dalam mengenai upaya yang telah dilakukan oleh unit Dikyasa satuan lalu lintas Polres Sukoharjo untuk mengoptimalkan Dikmas lantas terhadap pelajar SMA dan SMK. Kemudian konsep dan teori yang digunakan peneliti adalah konsep optimalisasi, konsep Dikmas lantas dari Petunjuk Pelaksanaan Kapolri No.Pol: Juklak/5/V/2003 tanggal 29 Mei 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan Masyarakat Bidang Lalu Lintas (Dikmas Lantas), konsep pelajar, konsep kamseltibcar lantas, teori manajemen dari G.R. Terry, dan teknik penelitian kualitatif dari Prof. Dr. Sugiyono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan pencermatan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Maret 2017 di Polres Sukoharjo. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, bahwa pelaksanaan dikmas lantas terhadap pelajar SMA dan SMK sudah menerapkan teori manajemen oleh unit Dikyasa serta sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Kapolri No.Pol: Juklak/5/V/2003 tanggal 29 Mei 2003 tentang Dikmas Lantas, namun dalam pelaksanaannya berkaitan dengan tumpang tindih tugas, serta kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki oleh anggota unit Dikyasa masih kurang, akibatnya tingkat pelanggaran lantas di kalangan pelajar SMA dan SMK di Sukoharjo masih mendominasi. Untuk itu, penulis menyarankan agar Satlantas Polres Sukoharjo membuat Ren Giat yang langsung ditembuskan kepada Kapolres, dan memberikan pendidikan pengembangan kepada anggota unit Dikyasa secara berkala sehingga pelaksanaan Dikmas lantas dapat berjalan dengan baik.
Peran Unit IV (PPA) dalam Perlindungan Anak di Bawah Umur Korban Pencabulan di Wilayah Hukum Polres Jepara Rosy, Deuis Rina
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 4 (2017): April, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sering terjadinya kasus pencabulan yang dari tahun 2012-2016 di Kabupaten Jepara, dimana sebagian besar korban merupakan anak dibawah umur. Sebagaimana telah diatur dalam Undang–Undang bahwa korban pencabulan wajib diberikan perlindungan terutama bagi remaja, anak dan wanita. Pihak kepolisian yang difokuskan dalam menangani permasalahan remaja, anak dan wanita tersebut adalah Unit IV (PPA) Satuan Reskrim. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungannya, Peran Unit IV (PPA) sesuai dengan yang diharapkan atau tidak serta faktor–faktor yang mempengaruhi proses perlindungan terhadap anak dibawah umur korban pencabulan yang dilakukan oleh Unit IV (PPA) Polres Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan dan telaah dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa bentuk perlindungan kepada korban pencabulan berupa (1) perlindungan sementara, koordinasi terkait layanan kesehatan, pendampingan korban, shelter, layanan dengan KPAI, pemberian keterangan terkait hak korban meliputi kerahasiaan korban, perkembangan perkara, lidik dan sidik perkara pencabulan, mengetahui identitas pelaku, menjaminan keselamatan korban sampai hasil keputusan terhadap perkara, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemberian perlindungan terhadap anak dibawah umur meliputi penyidik Unit IV (PPA) serta sarana dan prasarana yang kurang mendukung dalam pelaksanaan perlindungan anak dibawah umur. Namun, peran Unit IV (PPA) belum seluruhnya sesuai dengan yang diharapkan, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi dalam memberikan perlindungan antara lain penyidik Unit IV (PPA) sebagai aparat penegak hukumnya, sarana dan prasarana terkait RPK (Ruang Pelayanan Khusus) yang belum memadai pihak kepolisian. Maka, penulis merekomendasikan beberapa hal berikut berdasarkan hasil (1) mengikutsertakan anggota Unit IV (PPA) dalam pendidikan dan kejuruan (2) berkoordinasi dengan Satuan Kerja Binmas untuk bersama-sama mengadakan penyuluhan diseluruh sekolah yang ada di Kabupaten Jepara dan koordinasi dengan instansi terkait seperti KPAI terkait perlindungan sementara terhadap anak dibawah umur korban tindak pidana pencabulan.
Peran Unit PPA Sat Reskrim Polres Sukoharjo dalam Menangani Viktimisasi Berganda Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Date Rape Adfina, Fauziatul
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang membutuhkan perlindungan khusus yang berbeda dengan orang dewasa, dikarena alasan fisik dan mental anak yang belum dewasa dan matang. Alasan tersebut juga yang sering menjadikan anak sebagai korban dari tindak pidana pelecehan seksual. Perlindungan terhadap anak merupakan lingkup tugas dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Unit PPA Polres Sukoharjo dalam menangani viktimisasi berganda terhadap anak korban tindak pidana date rape yang dikaitkan dengan teori peran. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder. teknik pengumpulan data yang digunakan melalui studi kepustakaan, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif yaitu data primer yang diperoleh langsung dari lapangan di analisis dengan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Polres Sukoharjo diperoleh pembahasan tentang apa yang melatar belakangi pemberian perlindungan khusus terhadap anak yang menjadi korban tindak pidana date rape, bagaimana peran Unit PPA Polres Sukoharjo dalam menangani viktimisasi berganda terhadap anak yang menjadi korban tindak pidana date rape, manfaat pemberian perlindung khusus terhadap anak yang menjadi korban tindak pidana date rape, serta faktor apa saja yang menghambat dalam hal pemberian perlindungan khusus terhadap anak yang menjadi korban tindak pidana date rape. Sehingga dapat diperoleh simpulan, serta saran yang dapat dijadikan perbaikan bagi penelitian selanjutnya.
Optimalisasi Penyuluhan oleh Satuan Binmas untuk Mencegah Penyalahgunaan Narkotika di Wilayah Hukum Polres Jepara Leonard, Fredo
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kasus penyalahgunaan narkotika di Jawa Tengah salah satunya berasal dari kota Jepara, dari data setiap tahunnya kasus penyalahgunaan narkoba pun meningkat. Hal ini tentu menjadi perhatian karena dapat merusak generasi penerus dan penyebab munculnya tindak pidana lain. Upaya preemtif dan preventif adalah upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, oleh karena itu dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran penyuluhan tentang narkotika oleh Satbinmas, faktor – faktor yang mempengaruhi kegiatan penyuluhan tentang narkotika, serta mengetahui upaya optimalisasi kegiatan penyuluhan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitat dengan jenis deskriptif analisis dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, pengamatan, serta telaah dokumen. Penulis menggunakan teori komunikasi dan manajemen serta konsep yang terkandung dalam Perkap No. 21 Tahun 2007. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh anggota Satbinmas masih belum optimal. Hal itu disebabkan beberapa hal yakni manajemen yang belum optimal, intensitas kegiatan yang masih kurang, kemampuan dan kualifikasi petugas yang belum memenuhi syarat ketentuan, materi yang kurang dikuasai oleh petugas. Hal ini juga disebabkan oleh faktor sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kesadaran hukum dan mindset masyarakat. Sedangkan upaya untuk mengoptimalkan dari satbinmas sendiri juga belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu dilakukan peningkatan jumlah sumber daya manusia, memberikan pembekalan dan pelatihan kepada anggota satbinmas, dilakukan kerjasama dengan instansi terkait lain dalam memberikan materi narkoba, mengikutsertakan para pengguna narkoba yang sudah bebas, memanfaatkan teknologi dan inovasi lain untuk menyebarkan pesan anti narkoba. Selain itu, juga disarankan agar dilakukan penelitian yang serupa dan mencakup upaya pencegahan dengan konsep dan teori yang berbeda.
Peran Bhabinkamtibmas Melalui Kegiatan Sambang Door to Door Guna Mewujudkan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Grogol Polres Sukoharjo Gunawan, Fri
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanggung jawab Polri untuk melalukan pembinaan masyarakat sesuai Undang-undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan juga tingkat kriminalitas yang tinggi di wilayah kecamatan Grogol menjadi latar belakang penulis mengambil judul ini. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Grogol Polres Sukoharjo, khususnya kepada Bhabinkamtibmas Polsek Grogol. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimanakah pelaksanaan kegiatan sambang door to door oleh Bhabinkamtibmas guna mewujudkan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Grogol Polres Sukoharjo, bagaimana peran Bhabinkamtibmas melalui kegiatan sambang door to door guna mewujudkan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Grogol Polres Sukoharjo, faktor-faktor apa yang mempengaruhi pelaksanaan peran Bhabinkamtibmas melalui kegiatan sambang door to door guna mewujudkan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Grogol Polres Sukoharjo. Dalam rangka mengetahui bagaimana peran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sambang door to door, penulis dominan menggunakan teori manajeman dan analisis SWOT untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi, serta berpedoman pada Keputusan Kapolri Nomor: Kep/773/VII/2016 tanggal 29 Juli 2016 tentang Buku Pintar Bhabinkamtibmas. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitif, hal ini dilakukan agar penulis dapat memperoleh gambaran yang seluas-luasnya terhadap permasalahan yang terjadi. Pendekatan kualitatif memberikan data-data deskriptif berupa kata-kata baik secara lisan maupun tertulis yang disampaikan oleh sumber informasi pada saat dilakukan wawancara, dengan demikian dapat dilakukan penggalian permasalahan secara mendalam. Dari hasil penelitian dan pembahasan oleh penulis, diperoleh beberapa temuan dan kesimpulan sebagai berikut: (1) walaupun sudah memenuhi yang seharusnya, yaitu satu desa satu Bhabinkamtibmas namun masih banyak kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan sambang door to door, baik perencanaan, pengorganisasian, serta pelaksanaan belum berjalan dengan baik (2) peran Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan kegiatan sambang door to door dapat membantu mewujudkan kamtibmas, namun masih perlu diperbaiki lagi manajemen kegiatan sambang door to door agar lebih masksimal hasil yang dicapai (3) Faktor yang menpengaruhi kegiatan sambang door to door cukup banyak dan ada terbagi menjadi dua faktor, yaitu; faktor internal dan faktor eksternal.
Pelaksanaan Patroli Sabhara dalam Rangka Mencegah Pencurian Kendaraan Bermotor di Wilayah Hukum Polres Cilacap Hutabarat, Garda Aldino
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) merupakan salah satu tindak pidana yang cukup sering terjadi di Indonesia. Penelitian ini menggambarkan situasi dan kondisi di wilayah hukum Polres Cilacap Provinsi Jawa Tengah terkait dengan pencurian kendaraan bermotor. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan patroli Sabhara dalam rangka mencegah Curanmor di wilayah hukum Polres Cilacap. Upaya pencegahan kejahatan Curanmor telah dilaksanakan dengan harapan angka kejahahatan pencurian kendaraan bermotor dapat menurun dari tahun sebelumnya. Patroli Sabhara digambarkan sebagai salah satu kegiatan operasional yang bersifat preventif yang sampai saat ini masih efektif dilaksanakan terutama dalam rangka mencegah kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Cilacap. Upaya pencegahan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang tertera di Perkabaharkam No 4 Tahun 2011. Sebagai pisau analisis untuk membahas penelitian ini digunakan teori manajemen George R Terry dan konsep patroli. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik wawancara, studi dokumen, dan observasi. Sedangkan penyusunan laporan menggunakan teknik analisis reduksi data, sajian data, dan verifikasi. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian disimpulkan bahwa kendala yang dihadapi oleh Polres Cilacap dalam mencegah pencurian kendaraan bermotor antara lain faktor internal dan faktor eksternal. Dari faktor internal antara lain kurangnya kuantitas dan kualitas personel, dan minimnya anggaran dari dinas. Sedangkan faktor eksternal antara lain kondisi masyarakat dan kondisi geografis di Kabupaten Cilacap.
Optimalisasi Patroli Dialogis Kendaraan Bermotor dalam Mencegah Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Hukum Polres Kebumen Febrandani, Hafiz
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi tindak pidana yang paling banyak terjadi selama lima tahun terkahir di Kabupaten Kebumen. Upaya yang dilakukan pihak Kepolisian dengan cara patroli rutin belum bisa mencegah tindak pidana tersebut. Adapun rumusan permasalahannya adalah bagaimanakah pelaksanaan patroli dialogis kendaraan bermotor Satuan Sabhara Polres Kebumen, faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan patroli dialogis kendaraan bermotor Satuan Sabhara Polres Kebumen dalam mencegah tindak pidana curat, dan bagaimana mengoptimalkan patroli dialogis Satuan Sabhara Pores Kebumen dalam mencegah tindak pidana curat. Penulis menggunakan kepustakaan konseptual meliputi teori manajemen, teori pencegahan kejahatan, teori komunikasi, konsep patroli dialogis, konsep Sabhara, dan konsep tindak pidana curat. Penelitian dilakukan pada bulan Maret tahun 2017 di wilayah hukum Polres Kebumen, menggunakan metode penelitian Field Reseacrh dengan pendekatan Kualitatif. Sumber data didapat dari sumber primer dan sekunder, teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Teknik analisis data dilakukan reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan. Pelaksanaan patroli dialogis kendaraan bermotor sudah mengacu pada Peraturan Dirsabhara Polda Jateng Nomor 1 tahun 2015 tentang patroli dialogis, namun pelaksanaannya masih terfokus pada kawasan pertokoan, pasar, stasiun, perbankan, dan pusat keramaian lainnya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa patroli dialogis kendaraan bermotor Satuan Sabhara Polres Kebumen dalam mencegah tindak pidana curat sudah berjalan cukup baik. Namun masih terdapat faktor penghambat kegiatan patroli dialogis kendaraan bermotor dalam mencegah tindak pidana curat yaitu kurangnya personel, kemampuan petugas patroli dialogis, dan kurangnya peralatan pendukung patroli dialogis. Saran dari penulis adalah agar memaksimalkan kekuatan personel yang sudah ada, peningkatan kemampuan petugas patroli dialogis, penambahan sarana prasarana patroli dialogis kendaraan bermotor, serta peningkatan pengawasan dan pengendalian dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
Optimalisasi Bimbingan Dan Penyuluhan oleh Satuan Narkoba dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba Pada Kalangan Pegawai Swasta di Polres Sukoharjo Winanda, I Made Hadi Krisna
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tetap munculnya tindak pidana penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sukoharjo. Pelaku ataupun korban tindak pidana penyalahgunaan narkoba kebanyakan berasal dari kalangan pegawai swasta. Pegawai Swasta yang dimaksud dalam penelitian ini adalah sekelompok orang yang bekerja sama membantu seorang direktur, ketua, dan sebagainya mengelola sesuatu yang bukan milik pemerintah., sehingga upaya yang paling efektif adalah upaya preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pegawai swasta. Oleh karena itu, maka dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan oleh Satresnarkoba, mengetahui upaya Satresnarkoba dalam mengoptimalkan bimbingan dan penyuluhan, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi optimalisasi bimbingan dan penyuluhan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan jenis penelitian field research, serta teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Sukoharjo belum optimal. Hal tersebut disebabkan oleh manajemen kegiatan bimbingan dan penyuluhan belum maksimal seperti jadwal kegiatan yang tidak tepat sasaran, intensitas kegiatan yang masih kurang serta masih adanya anggota yang belum melaksanakan pendidikan kejuruan. Selain itu, ada juga beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan yaitu faktor sumber daya manusia, sarana dan prasarana, anggaran, dan kesadaran hukum atau mindset pegawai swasta. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan dilakukan penambahan personel untuk ditempatkan di Satresnarkoba. Dalam penyusunan jadwal kegiatan pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan, agar lebih memperhatikan sasaran atau target serta Satresnarkoba diharapkan lebih aktif dalam melakukan bimbingan dan penyuluhan dengan sasaran kalangan pegawai swasta. Tidak hanya menunggu permintaan dari perusahaan tersebut. Disamping itu, perlu adanya pengadaan barang inventaris dinas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan.
Implementasi Program Police Goes To School Guna Mengurangi Angka Pelanggaran Lalu Lintas di Kalangan Pelajar SMA di Wilayah Hukum Polres Klaten Prakoso, Irwan Rizki
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh kalangan pelajar SMA di Kabupaten Klaten tergolong tinggi. Dari tahun ke tahun pelanggaran lalu lintas selalu selalu mengalami peningkatan, dan selalu angka tersebut didominasi oleh kalangan pelajar. Dalam skripsi ini, penulis mencoba memahami implementasi program Police Goes To School yang dilaksanakan oleh Unit Dikyasa Polres Klaten dalam rangka untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas berdasarkan pandangan teori manajemen oleh George R. Terry dan teori komunikasi oleh Lasswell. Tujuan penelitian ini meliputi, ingin mengetahui bagaimana implementasi, dampak, dan faktor-faktor yang mempengaruhi, serta solusi untuk memberdayakan program Police Goes To School yang diselenggarakan oleh Unit Dikyasa Polres Klaten guna mengurangi angka pelanggaran lalu lintas di Wilayah Hukum Polres Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian lapangan. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi, dan studi dokumen yang selanjutnya data yang sudah didapat akan di analisis dengan teori dan konsep. Validitas data dengan menggunakan metode triangulasi, teknik analisis data dengan reduksi dan selanjutnya akan diperoleh simpulan. Implementasi program Police Goes To School yang diselenggarakan oleh Unit Dikyasa guna mengurangi angka pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar SMA di Kabupaten Klaten dinilai belum maksimal. Belum maksimalnya implementasi tersebut dikarenakan beberapa faktor, baik faktor intern maupun ekstern. Faktor internal, yaitu kualitas personel Unit Dikyasa yang masih rendah, anggaran pelaksanaan yang sangat minim, dan belum adanya standar operasional pelaksanaan. Sedangkan faktor eksternal, yaitu kondisi pelajar di setiap SMA yang berbeda, minimnya kesadaran dan pengetahuan pelajar tentang peraturan lalu lintas. Dengan kebijakan yang dilakukan oleh Unit Dikyasa Polres Klaten diharapkan program ini dapat mengatasi pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar SMA di Kabupaten Klaten.
Upaya Peningkatan Kinerja Unit Patroli Satuan Sabhara dalam Rangka Mencegah Tindak Pidana di Polres Sukoharjo Pellokila, Jordan Randy Zethdan
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembangnya zaman saat ini banyak permasalahan sosial yang timbul di masyarakat. Permasalahan sosial yang sering muncul saat ini adalah dampak dari permasalahan ekonomi dimana oknum warga masyarakat terkadang menggunakan berbagai cara dalam mengatasi permasalahan tersebut dari menggunakan cara yang positif dan tidak sedikit yang menggunakan cara yang negatif diantaranya melakukan pencurian dengan kekerasan. Perbuatan melanggar hukum tersebut menjadi tantangan tugas bagi Kepolisian khususnya Polres Sukoharjo. Penelitian ini akan melihat upaya pencegahan yang dilakukan satuan Sabhara melalui unit Patroli. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan program ini dalam pencegahan tindak pidana. Peneltian yang dilakukan ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Dimana dalam pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara, observasi serta mempelajari terhadap dokumen – dokumen yang ada di Polres Sukoharjo. Dalam menganalisis semua data yang ada penulis menggunakan beberapa teori dan konsep, yaitu teori manajemen (George R Terry), teori Kambtibmas Konsep Tindak Pidana. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa Satuan Sabhara Polres Sukoharjo telah melaksanakan Patroli dengan SOP. Dengan berpodeman pada PERBAHARKAM No 4 tahun 2011 tentang Patroli Namun dalam pelaksanaannya masih belum maksimal. Dalam pelaksanaanya masih ditemukan hambatan-hambatan yang ada yang menjadi penghambat berjalannya program ini. Faktor yang pertama adalah yang berasal dari internal Polres sendiri, pada pelaksanaannya masih ditemukan kekurangan baik dari hal sumber daya manusia, sarana prasarana serta pengetahuan terhadap Patroli. Faktor yang kedua adalah dari luar yaitu masyarakat, masyarakat masih belum dapat berpartisipasi dalam pencegahan tindak pidana dan apa yang menjadi tujuannya. Sebagai saran untuk Pimpinan Polres Sukoharjo agar kekurangan yang ada agar bisa diperbaiki sehingga program dapat berjalan maksimal.

Page 4 of 40 | Total Record : 397


Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 11 (2022): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 10 (2022): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 9 (2022): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 8 (2022): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 7 (2022): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 6 (2022): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 5 (2022): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 4 (2022): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 3 (2022): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 2 (2022): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 6 No. 1 (2022): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 12 (2021): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 11 (2021): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 10 (2021): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 9 (2021): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 8 (2021): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 7 (2021): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 6 (2021): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 5 (2021): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 4 (2021): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 3 (2021): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 2 (2021): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 5 No. 1 (2021): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 12 (2020): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 11 (2020): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 10 (2020): October, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 9 (2020): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 8 (2020): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 7 (2020): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 6 (2020): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 5 (2020): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 4 (2020): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 3 (2020): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 2 (2020): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 12 (2019): December, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 3 No. 11 (2019): November, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 9 (2017): September, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 8 (2017): August, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 7 (2017): July, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 6 (2017): June, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 5 (2017): May, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 4 (2017): April, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 3 (2017): March, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 1 (2017): January, Indonesian Journal of Police Studies More Issue