cover
Contact Name
bernadeta subandini astuti
Contact Email
bernadeta.palguno@gmail.com
Phone
+62274-544504
Journal Mail Official
technoscientia@akprind.ac.id
Editorial Address
Jl. Bimasakti No. 3, Pengok, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA dengan ISSN: 1979-8415 dan E-ISSN: 2714-8025 merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan LPPM Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai wahana publikasi karya ilmiah/penelitian di bidang teknologi atau rekayasa meliputi bidang teknik kimia, teknik industri, teknik mesin, teknik elektro, teknik informatika, teknik geologi, dan teknik lingkungan, terbit dua kali setahun pada setiap bulan Februari dan Agustus. Setiap naskah yang dikirim akan dilakukan review secara tertutup. Hasil review naskah meliputi: DITOLAK atau DITERIMA DENGAN PERBAIKAN atau DITERIMA. Setiap naskah yang dinyatakan DIITERIMA dan DITERBITKAN dikenakan biaya proses dan cetak sebesar Rp. 250.000,- (di luar biaya pengiriman) dikirimkan via transfer ke: Bank Mandiri Cabang Yogyakarta No.: 137-00-1255210-1 an.: Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T.
Articles 534 Documents
SEVEN QUALITY CONTROL TOOLS UNTUK PENGENDALIAN DEFECT KEMASAN PADA FINAL PRODUCTS TORTILA (STUDI KASUS DI PT. ABC) Yunitasari, Elly Wuryaningtyas; Yulianti, Trisna; Wijaya, Fikri Singgih
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 13 No 2 Februari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di PT. ABC masih banyak ditemukan defect, yaitu bocor body, nyacah bocor, melipat tidak bocor, dan sebagainya, sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas dengan cara meminimalkan jumlah defect pada PT. ABC. Metode yang digunakan adalah seven quality control tools (7QC tools). 7QC tools terdiri dari histogram, check sheet, pareto chart, cause and effect diagram, flow process diagram, scatter diagram, dan control chart. Data yang diperlukan yaitu data defect kemasan pada produk akhir Tortilla 15 gram. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Pengujian dan pengambilan data dilakukan di area packing. Berdasarkan penelitian ini diketahui jenis defect kemasan yaitu defect melipat, bocor nyacah, bocor body/bocor film, bocor BS/LS, bocor melipat, dan bocor T-Seal. Korelasi antara jumlah defect kemasan dengan jumlah sampel sangat kuat, yaitu sebesar 94,4%. Defect terbesar terjadi pada melipat yaitu sebesar 47,2%. Defect kemasan pada Divisi Tortilla dipengaruhi oleh man, machine, method, dan material. Peningkatan kualitas produk akhir yang perlu dilakukan adalah memperketat pengawasan, rutin dilakukan pemeriksaan mesin maupun penggantian bagian mesin jika diperlukan, dibuat standar baru terkait pitingan pada mesin, memastikan operator paham instruksi kerja, serta dilakukan training berkala kepada operator.
Jurnal Technoscientia vol 13 no 2 Februari 2021-Cover-Redaksi-Daftar Isi Technoscientia, Jurnal Teknologi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 13 No 2 Februari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Jurnal Technoscientia vol 13 no 2 Februari 2021-Hal 102-179-Lengkap Technoscientia, Jurnal Teknologi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 13 No 2 Februari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS JERAPAN Pb DALAM PARTIKULAT OLEH POHON TANJUNG (Mimusops elengi) DAN POHON BUNGUR (Lagerstroemia) (STUDI KASUS DI JALAN TIMOHO YOGYAKARTA) Sunarsih, Sri; Suseno, Hadi Prasetyo; Fajri, Muhammad Aulia
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3258

Abstract

The ability of plants to absorb metallic pollutants varies. The research has been conducted to compare the effectiveness of Tanjung (Mimusops elengi) and Bungur (Lagerstroemia) plants in absorbing Pb metal in particulate matter. The effect of location and leaf height on the effectiveness of pollutant uptake was also observed. Sampling was carried out in July 2020-September 2020 by taking leaves that were not too dark or light in color. Leaves taken at heights 3, 6, and 9 m on Timoho side Street. The particulate and leaf samples were digested and then analyzed their Pb levels using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The results showed that the Tanjung plants with denser leaves captured more particulate deposits than the Bungur plants. This plant is also more effective at absorbing and accumulating Pb metal, which is indicated by the ratio of Pb metal in the leaves to Pb in particulates which is higher than the Bungur plant. These results were consistent for each sampling period, at each location and each crown height.
SISTEM MONITORING KUALITAS AIR TAMBAK UDANG MENGGUNAKAN REAL TIME OPERATING SYSTEM Juliana, Sabtian; -, Adnan; Yohannes, Christoforus
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3283

Abstract

Dalam pembudidayaan udang, kualitas air tambak merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan oleh petambak. Beberapa parameter kualitas air yang perlu diperhatikan diantaranya adalah suhu, salinitas, pH, dan ketinggian air tambak. Sistem pembacaan kualitas air tambak secara manual atau konvensional membuat penanganan menjadi lambat padahal udang merupakan hewan yang sensitif terhadap perubahan kualitas air. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibuatlah sebuah sistem yang dapat memonitoring kualitas air tambak dengan menggunakan ESP32. ESP32 merupakan mikrokontroller penerus ESP8266 yang sudah memiliki dual core prosesor. Akan tetapi, walaupun sudah memiliki prosesor dual core, hanya satu core yang akan digunakan secara default. Oleh karena itu, dalam sistem yang dibuat digunakanlah Real Time Operating System (RTOS) untuk memaksimalkan prosesor yang dimiliki. Pengujian dilakukan dengan cara mengirim data setiap menit dan menghitung data loss yang terjadi pada sistem yang dibuat. Pengujian dilakukan sebanyak 5 kali dengan jarak 10 meter, 20 meter, 25 meter, 30 meter, dan 35 meter antar node. Hasil dari pengujan yang dilakukan data loss yang terjadi pada jarak 10 meter adalah 0,0%, pada jarak 20 meter 0,0%, pada jarak 25 meter 0,0%, pada jarak 30 meter 0,4%, dan pada jarak 35 meter 38,3%.
IDENTIFIKASI RISIKO KESELAMATAN KERJA DENGAN METODE FMEA DI UD. BAROKAH JAYA KUSEN Prasetyo, Permadi Gilang; Suseno, Agustian; Nugraha, Asep Erik
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3294

Abstract

UD. Barokah Jaya sering mengalami permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terkait dengan potensi kecelakaan kerja di proses produksinya, serta membutuhkan solusi berupa prioritas dalam menangani masalah potensi bahaya tersebut, dikarenakan terbatasnya sumberdaya dan cara untuk pengendalian potensi tersebut. Metode FMEA menjadi solusi yang tepat dalam hal prioritas masalah tersebut dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sebagai indikator priorita. Hasil penelitian menunjukan dari hasil identifikasi risiko dengan metode FMEA didapat 8 potensi kecelakaan kerja dengan nilai RPN tertinggi sebesar 210 yang diperoleh oleh potensi kecelakaan kerja “tangan terluka akibat alat pemotong kayu” dan upaya pengendalian berupa training dari segi manusia, pembelian APD untuk RPN tertinggi dari segi metode, pembuatan WIP dari segi material, penggantian komponen mesin dari segi mesin, dan dilakukan relayout dan 5R dari segi lingkungan.
PEMANFAATAN KULIT JAGUNG SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BIODEGRADABLE FOAM Ruscahyani, Yuniken; Oktorina, Sarita; Hakim, Abdul
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3295

Abstract

Kemasan makanan yang digunakan sebagian besar adalah jenis kemasan sekali pakai, salah satunya adalah styrofoam. Penggunaan styrofoam yang semakin banyak dapat menyebabkan peningkatan jumlah sampah yang tidak dapat terdegradasi. Pembakaran styrofoam juga berbahaya karena menghasilkan gas berbahaya seperti styrene, polyaromatic hydrocarbon (PAHs), hydro cloro flouro carbon (HCFC), dan karbon monoksida (CO). Salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan styrofoam adalah menggunakan kemasan makanan yang ramah lingkungan seperti biodegradable foam (biofoam). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah limbah kulit jagung lokal Indonesia, jagung mutiara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik biofoam yang terbuat dari kulit jagung dan persentase konsentrasi kulit jagung yang terbaik untuk pembuatan biofoam dalam penelitian ini. Metode dari penelitian ini adalah metode eksperimen dengan variasi konsentrasi kulit jagung 3%, 5%, dan 7%. Hasil biofoam yang terbaik adalah dengan konsentrasi kulit jagung 3% dengan nilai hasil uji daya serap air 13,93%, tingkat biodegradasi 6,22%, kuat tarik 2,63 N/mm2, dan kuat tekan 5,00 N/mm2.
PERENCANAAN PROSES PRODUKSI PENYABLONAN T-SHIRT DENGAN METODE AGGREGATE PLANNING HEURISTIK DI DOUBLEFIVE STORE AND CLOTHING YOGYAKARTA Nugroho, Ius Adi; Emaputra, Andrean
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3463

Abstract

Aggreggate planning is a way to estimate the amount of output that will be produced to meet the demand obtained from forecasting for a period of more than 3 months or less than the next 18 months to meet demand in accordance with the company's overall production capacity to minimize the total costs incurred by the company. Doublefive Store and cloting is a company engaged in the online business by producing t-shirt printing. However, this company has not found a way to minimize the total cost of expenses. Therefore, research on aggregate planning is carried out to enable companies to arrange a way of optimally utilizing resources and supplies in order to achieve effective and efficient capacity which is based on future demand forecasts to minimize total expenditure costs. The method used is the heuristic method by calculating the workforce control planning and inventory control. Based on the research results, it is known that by using the labor control method, the costs incurred by the company are less than the inventory control method. The cost incurred based on the selected method is Rp. 20,442,987.22 with a difference of Rp. 10,025 from inventory control.
SISTEM JARINGAN PERPIPAAN AIR LIMBAH INDUSTRI KERUPUK KULIT SECARA KOMUNAL (STUDI KASUS PADA SENTRA INDUSTRI KERUPUK KULIT DUSUN CEGOKAN, DESA WONOLELO, KECAMATAN PLERET, KABUPATEN BANTUL) Hastutiningrum, Sri; Suseno, Hadi Prasetyo; Ramadhan Topo, Rahmat
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3611

Abstract

Dusun Cegokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul terdapat 11 industri kerupuk kulit (krecek) rumahan yang melakukan produksi hampir setiap hari dengan menghabiskan bahan baku berupa kulit kerbau maupun sapi sebanyak ± 2 kwintal/hari, dan menghasilkan limbah rata-rata sebesar 16,438 m3/hari. Air limbah yang dihasilkan dibuang ke sungai tanpa dilakukan proses pengolahan air limbah. Beberapa industri belum mempunyai sistem perpipaan untuk menyalurkan limbah yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebuah perencanaan Sistem Perpipaan Air Limbah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tahap perencanaan sistem perpipaan air limbah meliputi perencanaan sistem perpipaan, pengambilan data kondisi topografi, perhitungan diameter pipa, perhitungan dimensi bak kontrol, merancang gambar peta wilayah, lokasi industri, jalur pipa, serta menghitung rencana anggaran biaya yang diperlukan. Sistem perpipaan air limbah direncanakan secara gravitasi. Jenis pipa direncanakan pipa PVC tipe AW dengan diameter pipa sambungan 2,5 inci, pipa utama berdiameter 3 inci dengan panjang pipa utama 867 m. Bak kontrol direncanakan berbentuk persegi berjumlah 7 unit bak dengan dimensi meliputi: Bak kontrol untuk 1 industri berjumlah 5 unit (panjang = 0,4 m, lebar = 0,4 m, tinggi = 0,4 m). Bak untuk 2 industri berjumlah 1 unit (panjang = 0,48 m, lebar = 0,48 m, tinggi = 0,48 m). Bak kontrol untuk 4 industri berjumlah 1 unit (panjang = 0,6 m, lebar = 0,6 m, tinggi = 0,6 m).
ANALISIS KORELASI ANTARA POROSITAS DAN FASIES BATUAN KARBONAT (STUDI KASUS DI FORMASI WONOSARI DAN KUBAH BAYAH) Arif, Subhan; Agus Tri Heriyad, Nur Widi Astanto; Dwi Patra, Muhamad Rio; Budrianto, Nanda
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3612

Abstract

Batuan karbonat merupakan salah satu batuan yang berpotensi menjadi batuan reservoir minyak bumi. Sayangnya batuan karbonat atau memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi untuk nilai porositasnya. Porositas merupakan aspek penting dari batuan reservoir. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat model korelasi antara fasies batuan dengan kualitas porositas. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel batuan untuk menganalisis bagian tipis dan lempengan batuan di laboratorium. Hasil penelitian adalah sampel batu gamping dibagi menjadi 2 kelompok SMF (SMF 8 dan SMF 18) berada pada zona fasies yaitu pada anjungan interior. Nilai porositas menunjukkan 0,05% - 9,4% (diabaikan- buruk). Kesimpulannya adalah terdapat korelasi yang lemah antara SMF dengan kualitas porositas batugamping, walaupun masih terdapat anomali seperti yang terjadi pada sampel Y3 akibat porositas moldic yang meningkatkan jumlah pori dalam sampel.

Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Technoscientia Vol 17 No 1 September 2024 Technoscientia Vol 16 No 2 Maret 2024 Technoscientia Vol 16 No 1 September 2023 Technoscientia Vol 15 No 2 Maret 2023 Technoscientia Vol 15 No 1 September 2022 Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022 Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021 Technoscientia Vol 13 No 2 Februari 2021 Technoscientia-Vol 13 No 1-Agustus 2020 Technoscientia Vol 12 No 2 Februari 2020 Technoscientia Vol 12 No 1 Agustus 2019 Technoscientia Vol 11 No 2 Februari 2019 Technoscientia Vol 11 No 1 Agustus 2018 Technoscientia Vol 10 No 2 Februari 2018 Technoscientia Vol 10 No 1 Agustus 2017 Technoscientia Vol 9 No 2 Februari 2017 Technoscientia Vol 9 No 1 Agustus 2016 Technoscientia Vol 8 No 2 Februari 2016 Technoscientia Vol 8 No 1 Agustus 2015 Technoscientia Vol 7 No 2 Februari 2015 Technoscientia Vol 7 No 1 Agustus 2014 Technoscientia Vol 6 No 2 Februari 2014 Technoscientia Vol 6 No 1 Agustus 2013 Technoscientia Vol 5 No 2 Februari 2013 Technoscientia Vol 5 No 1 Agustus 2012 Technoscientia Vol 4 No 2 Februari 2012 Technoscientia Vol 4 No 1 Agustus 2011 Technoscientia Vol 3 No 2 Februari 2011 Technoscientia Vol 3 No 1 Agustus 2010 Technoscientia Vol 2 No 2 Februari 2010 Technoscientia Vol 2 No 1 Agustus 2009 Technoscentia Vol 1 No 2 Februari 2009 Academia Ista Vol 12 No 02 Februari 2008 Technoscentia Vol 1 No 1 Agustus 2008 Academia Ista Vol 12 No 01 Agustus 2007 Academia Ista Vol 11 Edisi Khusus Oktober 2006 Academia Ista Vol 10 Edisi Khusus September 2005 Academia Ista Vol 9 Edisi Khusus Oktober 2004 More Issue