cover
Contact Name
bernadeta subandini astuti
Contact Email
bernadeta.palguno@gmail.com
Phone
+62274-544504
Journal Mail Official
technoscientia@akprind.ac.id
Editorial Address
Jl. Bimasakti No. 3, Pengok, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA dengan ISSN: 1979-8415 dan E-ISSN: 2714-8025 merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan LPPM Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai wahana publikasi karya ilmiah/penelitian di bidang teknologi atau rekayasa meliputi bidang teknik kimia, teknik industri, teknik mesin, teknik elektro, teknik informatika, teknik geologi, dan teknik lingkungan, terbit dua kali setahun pada setiap bulan Februari dan Agustus. Setiap naskah yang dikirim akan dilakukan review secara tertutup. Hasil review naskah meliputi: DITOLAK atau DITERIMA DENGAN PERBAIKAN atau DITERIMA. Setiap naskah yang dinyatakan DIITERIMA dan DITERBITKAN dikenakan biaya proses dan cetak sebesar Rp. 250.000,- (di luar biaya pengiriman) dikirimkan via transfer ke: Bank Mandiri Cabang Yogyakarta No.: 137-00-1255210-1 an.: Prof. Dr. Ir. Sudarsono, M.T.
Articles 534 Documents
DESAIN ULANG TPST SAMPURNO SIDOARJO MENJADI TPS3R Naufal Rozan, Muhammad; Nilandita, Widya; Pribadi, Arqowi; -, Amrullah; Wazna Auvaria, Shinfi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3613

Abstract

Pengolahan sampah di TPST Sampurno masih dilakukan dengan angkut-pemilahan-buang ke Tempat Pemrosesan Akhir. Maka dari itu perlu dilakukannya Redesain perencanaan TPST Sampurno menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) agar berjalan secara optimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi pengelolaan eksisting sampah, identifikasi timbulan, densitas dan komposisi sampah, membandingkan kelayakan TPST dengan Permen PU No.03 Tahun 2013, melakukan redesain TPST serta menghitung RAB yang diperlukan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa data sekunder dan juga metode kuantitatif berupa pengambilan sampel sesuai dengan SNI 19-3964-1994. Hasil observasi menunjukkan kondisi pengelolaan eksisting sampah hanya diangkut dari sumber ke TPST kemudian diangkut menuju TPA dan timbulan sampah sebesar 24,14 m3 densitas sampah sebesar 162,12 kg/m3 timbulan sampah sebesar 0,41 kg/jiwa/hari dimana komposisi sampah didominasi oleh sampah organik. TPST Sampurno tidak sesuai dengan PERMEN PU No.03 Tahun 2013 dan TPST Sampurno perlu redesain menjadi TPS3R agar berfungsi dengan optimal dalam mengelola sampah di Kelurahan Kalisampurno dengan RAB sebesar Rp. 2.021.010.000,00.
EKSTRAKSI BIJI KETUMBAR DENGAN MEMPERGUNAKAN PELARUT N-HEKSANA Kuntaarsa, Abdullah; Achmad, Zubaidi; Subagyo, Purwo
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3614

Abstract

Biji ketumbar (Coriandrum sativum L) merupakan tanaman bumbu-bumbuan yang sejak lama digunakan dan dimanfaatkan oleh manusia sebagai obat atau untuk meningkatkan cita rasa bahan pangan. Biji ketumbar, terkandung minyak atsiri sebanyak 0,8-1,8%. Minyak atsiri ketumbar memiliki banyak manfaat dan memiliki sejarah panjang akan kegunaannya sebagai obat tradisional. Ekstraksi biji ketumbar dapat dilakukan dengan proses ekstraksi dengan pelarut. Salah satu pelarut yang dapat digunakan ialah N-Heksana. Ketumbar terlebih dahulu dicuci untuk membuang kotoran yang terdapat pada permukaan kulit ketumbar. Lalu ketumbar dikeringkan kemudian dihaluskan. Lalu dilakukan ekstraksi dengan variasi suhu 45OC, 50OC, 55OC, 60OC, dan 63OC, kemudian variasi waktu yaitu 90, 120, 150 , 180, 210, dan 240 menit, dan variasi volume pelarut yaitu 150 ml, 200 ml, 250 ml, dan 300 ml, dengan berat biji ketumbar 70 gram dan dengan kecepatan pengadukan yang tetap yaitu 300 rpm. Setelah diekstraksi, hasil kemudian disaring kemudian didistilasi untuk mendapat minyak atsiri murni. Pada penelitian ini didapat bahwa kondisi operasi terbaik dicapai pada suhu 63O C dengan hasil minyak sebanyak 1,260 ml. Untuk waktu ekstraksi optimal terjadi pada waktu 150 menit dengan hasil minyak 1,561 ml. Kemudian untuk volume pelarut optimal yaitu pada 200 ml dengan hasil minyak sebanyak 1,561 ml.
PENGGUNAAN SIG UNTUK OPTIMASI POLA PENGUMPULAN DAN PENGANGKUTAN SAMPAH DARI TEMPAT PEMBUANGAN SEMENTARA (TPS) KE TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) Pratiwi, Yuli; Dwi Sukmawati, Paramita; Ramdhan Andriana, Dede
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i1.3617

Abstract

Transportasi sampah bertujuan membawa sampah dari lokasi pemindahan atau dari sumber sampah secara langsung menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Penelitian ini bertujuan untuk 1)mengetahui sebaran Tempat Pembuangan Sementara (TPS) pada 5Kecamatan yang terdapat di Kabupaten Karawang, 2)mengetahui jalur eksisting pengangkutan sampah di Kabupaten Karawang dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG), 3)menganalisis dan mengevaluasi efektivitas dan efisiensi rute pengangkutan sampah yang ada saat ini di Kabupaten Karawang dan 4)menghitung tingkat kebutuhan kendaraan pengangkutan sampah yang dibutuhkan di Kabupaten Karawang. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karawang Barat, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur dan Klari di Kabupaten Karawang pada bulan Januari – Februari 2020. Untuk melakukan optimasi pola pengumpulan dan pengangkutan sampah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode Network Analyst. Metode ini menentukan rute yang optimal sehingga dapat efektif dan efisien dalam sistem pengangkutan sampah. Data yang digunakan adalah lokasi poll, TPS dan TPA, jumlah TPS, waktu dan jarak perjalanan yang ditempuh, rute angkutan eksisting, jarak antara pool dengan TPS-TPS dan jarak antara TPS-TPA, jumlah kendaraan. Garbage transportation vehicles needed as many as 128 units which means that additional vehicles need as many as 90 units. Hasil penelitian pada 5 Kecamatan di Kabupaten Karawang kendaraan pengangkutansampah yang beroperasi sebanyak 38 unit dan 111 TPS. Jalur eksisting pengangkutan sampah, rata-rata jaraknya 91,08 km dan waktu tempuh 3,63 jam sedangkan jalur pengangkutan sampah yang sudah dianalisis didapatkan jarak rata-rata 43,94 km dan waktu tempuh 2,32 jam. Jadi mempunyai selisih jarak 53,94 km dan waktu tempuh 1,31 jam pada 38 pengangkutan sampah. Estimasi timbulan sampah yang dihasilkan 1.532,234 m3/hari. Pada saat ini jumlah kendaraan yang terdapat di pool sebanyak 38 unit. Kendaraan pengangkutan sampah yang dibutuhkan sebanyak 128 unit yang artinya perlu tambahan kendaraan sebanyak 90 unit. Biayakonsumsi bahan bakar kendaraan pada rute eksisting sebesar Rp. 4.133.735 per hari sedangkan sesudah dilakukan analisis menjadi Rp. 2.633.879 per hari, jadi penurunan sebanyak Rp. 1.479.856 per hari berarti bisa menghemat biaya operasional pengangkutansampah.
PENGUKURAN STRES KERJA DAN BEBAN KERJA MENTAL BERDASARKAN SHIFT KERJA MENGGUNAKAN METODE NASA-TASK LOAD INDEKS (TLX) DAN DESCRIPTIVE ANALYTIC Simanjuntak, Risma Adelina; Yusuf, Muhammad; Jeva Setty, Esterani
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3300

Abstract

WL Alumunium is a company engaged in the manufacture of household appliances in the Yogyakarta Special Region. WL Aluminum produces various types of products, including pans, kettles, citel sticks and pans. The company has two work shifts, namely in the morning 07.00 - 11.30 and noon at 12.30 - 16.00 WIB. The majority of workers are male and the research is carried out specifically in the production section. In this study, 2 (two) methods were used, namely NASA-task load index (TLX) and descriptive analytic. The NASA-TLX method is used to calculate the workload and work stress felt by employees through the calculation of six indicators, namely physical needs, mental needs, performance, effort, stress levels and time requirements, and descriptive analysis is used to describe the subject and describe workload and work stress. that happened. The purpose of this method is to determine the workload and work stress of employees based on each work shift. The results of the study using NASA-TLX showed that the workload for both shifts was in the high category, namely between the score of 50-79, but for the work stress indicator it was the lowest level of the six NASA-TLX indicators, so that even though the workload in the current condition was high, workers could still survive with work activities because they are accustomed to existing work activities. Through descriptive analytic, it can be seen that the biggest workload felt by employees for each work shift is physical needs. It can be seen that employees aged 50 and over tire more quickly because the decrease in physical energy during work activities is faster than younger employees.
SIMULASI ASPEN HYSYS PADA KOLOM ABSORBSI GAS CO2 DENGAN SOLVEN METILDIETANOLAMINE (MDEA) Aulia, Haris Numan
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3579

Abstract

Beberapa impuritis yang terkandung dalam gas alam harus dibersihkan terlebih dahulu. Kontaminan yang paling banyak dijumpai yaitu gas hydrogen sulfida (H2S) dan gas karbondioksida (CO2). Gas H2S merupakan senyawa asam yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan sedangkan gas CO2 bisa memperkecil nilai kalor pada gas alam dan membuat korosi pada perpipaan sehingga harus dihilangkan. Proses absorpsi dengan memakai solven alkanolamine merupakan salah satu teknologi penghilangan gas H2S dan CO2 yang sering dipakai. Pada penelitian ini solven yang dikaji adalah metildietanolamina (MDEA). Pada simulator komersial seperti Aspen Hysys terdapat proses absorpsi kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu solven dan konsentrasi solven terhadap komposisi CO2/H2S serta loading CO2/H2S pada sweet gas. Penelitian ini memperlihatkan simulasi absorbsi gas CO2/H2S menggunakan solven MDEA. Semakin besar temperatur operasi maka loading CO2/ H2S makin besar tetapi komposisi CO2/ H2S di sweet gas makin rendah.
EFISIENSI PENYERAPAN LOGAM BESI (FE) MENGGUNAKAN ADSORBEN CANGKANG TELUR AYAM DENGAN SISTEM BATCH Amalia, Vivian Novia
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3590

Abstract

Cangkang telur ayam merupakan limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga dan industri makanan. Cangkang telur memiliki kandungan protein asam mukopolisakarida dan kalsium karbonat (CaCO3) yang dapat dijadikan sebagai adsorben. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi adsorben dari limbah cangkang telur ayam terhadap logam besi (Fe) dengan sistem batch serta variasi dosis adsorben dan waktu pengadukan yang paling efektif. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan variasi waktu pengadukan 30 menit dan 60 menit, sedangkan massa adsorben sebesar 0,5gr, 1,0gr, 1,5gr, 2,0gr dan 2,5gr. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil rata-rata adsorpsi pada variasi waktu kontak 30 menit dan 60 menit berturut-turut sebesar 74,87% dan 91,94%. Hasil rata-rata adsorpsi pada variasi massa adsorben 0,5gr, 1,0gr, 1,5gr, 2,0gr dan 2,5gr berturut-turut sebesar 32,09%, 89,55%, 97,55%, 98,65% dan 99,21%. Massa adsorben 1,5 gr dengan waktu kontak 60 menit mempunyai efisiensi penyerapan yang paling tinggi, yaitu 99,65%. Berdasarkan hasil di atas, diketahui bahwa adsorben cangkang ayam dapat menurunkan kadar besi (Fe) dengan variasi waktu pengadukan dan massa adsorben.
ANALISIS BULLWHIP EFFECT MENGGUNAKAN VENDOR MANAGED INVENTORY DI UMKM MARRONE yunitasari, elly wuryaningtyas; Wardana, Nina; Nurhayati , Emmy
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3591

Abstract

One of the problem of supply chain management is a bullwhip effect that causes less than an ideal system supply chain.. As well as UMKM Marrone, which is an industry home-based production of brownies, often experienced the bullwhip effect due to the forecasting are not properly uodated and fluctuations in demand in certain season. The bullwhip effect is one causes swelling of the cost of production. However, bullwhip effect can be anticipated by using a method of vendor managed inventory where the level of vendor controls both of the amount of production, distribution of the products are based on the demand of consumers. The result about the application of the bullwhip effect with the vendor managed inventory method based on the calculations of the BE parameter 1,15 the calculation of the BE value after and before VMI at the level of UMKM Marrone original steamed 1,17 to 0,54; double cheese 1,21 becomes 0,50, at the outlet Adiwerna original steam 1,17 become 0,56; double cheese 1,16 becomes 0,51, at outlet of Brebes orginal steam 1,17 become 0,51;double cheese  1,17 become 0,49, the outlet Mejasem original steam 1,17 become 0,52;double cheese 0,74 to 0,49,at Tegal original steam 1,16 become 0,55; double cheese 2,27 become 0,51.
RANCANG BANGUN APLIKASI PEMBELAJARAN BANGUN RUANG BERBASIS UNITY tuti, harmastuti
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3628

Abstract

Di era perkembangan teknologi saat ini, tersedia berbagai macam bentuk media pembelajaran yang dapat digunakan pelajar maupun guru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, salah satunya dapat diimplementasikan ke dalam bentuk aplikasi perangkat lunak pada telepon pintar (smartphone). Unity merupakan suatu game engine yang dapat digunakan untuk mengembangkan suatu aplikasi permainan yang dapat dijalankan di berbagai platform, salah satunya adalah smartphone Android. Dengan teknologi ini maka dirancanglah suatu konsep untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa kelas VIII SMP mengenai bangun ruang ke dalam suatu bentuk aplikasi android di mana siswa dapat mempelajari dan berlatih soal mengenai bangun ruang. Hasil survey yang didapat adalah 58% atau 21 pengguna dari total 36 pengguna setuju bahwa aplikasi telah dapat membantu pengguna dalam meningkatkan pemahaman mengenai materi bangun ruang. Kemudian disusul oleh 33% pengguna atau sebanyak 12% pengguna sangat setuju bahwa aplikasi telah dapat membantu pengguna dalam meningkatkan pemahaman mengenai materi bangun ruang.
EKSTRAKSI JAMUR AURICULARIA DENGAN MENGGUNAKAN PELARUT ETANOL DAN METANOL Yuliarni, Floreta Fiska; Ayu Puji Lestari, Kinanti; Kun Arisawati, Diah; Dwi Winda Sari, Ratna; Ratna K., Kharisma
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3637

Abstract

The purpose of this study was to determine the characteristics of Auricularia extract which was extracted using 96% ethanol (sample E) and methanol (sample M). Auricularia was powdered before extraction. Extraction of mushrooms was carried out using the maceration method for three days. The solvents used for extraction were 96% ethanol and methanol. The extract that has been obtained is calculated by weight yield, tested for solubility, pH, and organoleptic tests. The yield weight of sample E was 1.47% higher than sample M, which was 1.22%. In the solubility test, sample E dissolved in water had a higher solubility of 60% compared to 96% ethanol, which was 55%, on the other hand, sample M dissolved in ethanol 96% had a higher solubility of 55% compared to 40% in water. Samples E and M dissolved in water had the same pH of 5, as well as those dissolved in 96% ethanol, which was 6. The organoleptic test on samples E and M had similarities in smell and shape, the difference was the color. The conclusion is samples E and M have almost the same characteristics.
PENERAPAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) SEBAGAI PENGGERAK POMPA AIR PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH Subandi, Subandi; Handiyanto, Muhammad Dimas Surya
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v14i2.3715

Abstract

The need for poultry meat as public consumption from year to year is increasing, the price is relatively cheap and the commodity is continuously available. This has also led to an increase in the Chicken Slaughterhouse (RPA) industry. Wastewater from this chicken slaughterhouse has a high organic content so that it has the potential to pollute the environment, so we need a system for waste management. The Waste Water Treatment Plant (IPAL) functions to treat wastewater produced by community members. This IPAL uses a radial flow anaerobic system consisting of a rabic pro tank and an up flow filter tank. Water from sewage treatment can be directly channeled into rivers because it meets the quality standards of liquid waste. These IPAL treatment units consist of a control tank (screening), sedimentation tank, anaerobic reactor, aerobic reactor, final sedimentation tank and sludge drying bed sludge treatment which uses an electric pump to drain the waste to a filtration tank. This electric pump uses electrical power supply from the Solar Power Plant (PLTS) and PLN. The research results to be achieved are evaluating the utilization and performance of PLTS and planning a management model so that the IPAL can function optimally and sustainably.

Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Technoscientia Vol 17 No 1 September 2024 Technoscientia Vol 16 No 2 Maret 2024 Technoscientia Vol 16 No 1 September 2023 Technoscientia Vol 15 No 2 Maret 2023 Technoscientia Vol 15 No 1 September 2022 Technoscientia Vol 14 No 2 Maret 2022 Technoscientia Vol 14 No 1 Agustus 2021 Technoscientia Vol 13 No 2 Februari 2021 Technoscientia-Vol 13 No 1-Agustus 2020 Technoscientia Vol 12 No 2 Februari 2020 Technoscientia Vol 12 No 1 Agustus 2019 Technoscientia Vol 11 No 2 Februari 2019 Technoscientia Vol 11 No 1 Agustus 2018 Technoscientia Vol 10 No 2 Februari 2018 Technoscientia Vol 10 No 1 Agustus 2017 Technoscientia Vol 9 No 2 Februari 2017 Technoscientia Vol 9 No 1 Agustus 2016 Technoscientia Vol 8 No 2 Februari 2016 Technoscientia Vol 8 No 1 Agustus 2015 Technoscientia Vol 7 No 2 Februari 2015 Technoscientia Vol 7 No 1 Agustus 2014 Technoscientia Vol 6 No 2 Februari 2014 Technoscientia Vol 6 No 1 Agustus 2013 Technoscientia Vol 5 No 2 Februari 2013 Technoscientia Vol 5 No 1 Agustus 2012 Technoscientia Vol 4 No 2 Februari 2012 Technoscientia Vol 4 No 1 Agustus 2011 Technoscientia Vol 3 No 2 Februari 2011 Technoscientia Vol 3 No 1 Agustus 2010 Technoscientia Vol 2 No 2 Februari 2010 Technoscientia Vol 2 No 1 Agustus 2009 Technoscentia Vol 1 No 2 Februari 2009 Academia Ista Vol 12 No 02 Februari 2008 Technoscentia Vol 1 No 1 Agustus 2008 Academia Ista Vol 12 No 01 Agustus 2007 Academia Ista Vol 11 Edisi Khusus Oktober 2006 Academia Ista Vol 10 Edisi Khusus September 2005 Academia Ista Vol 9 Edisi Khusus Oktober 2004 More Issue