cover
Contact Name
I Komang Astana Widi
Contact Email
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Phone
+6282233465678
Journal Mail Official
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Karanglo Km.2 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL FLYWHEEL
ISSN : 19795858     EISSN : 27457435     DOI : https://doi.org/10.36040/flywheel
Jurnal Flywheel merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian di bidang teknik mesin yang bukan hanya mencakup mesin semata namun terdapat bidang-bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan mesin misalnya bidang otomotif, desain dan simulasi serta perhitungan biaya mesin. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal Flywheel merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun.
Articles 185 Documents
Pengaruh Filterisasi Bertingkat Larutan KOH, NAOH Dan TEA Terhadap Penurunan Prosentase CO2 Pada Biogas Hardianto, Andy; Hermawan, Dadang
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i1.725

Abstract

Pada saat ini pemerintah sudah mulai mencanangkan rencana strategis untuk mengganti kebutuhan akan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi yaitu diantaranya pengembangan sumber bahan bakar alternative, salah satu sumber energi alternatif yang banyak berada dalam lingkungan sekitar adalah biogas dari hasil ternak sapi maupun biogas dari hasil penimbunan dari tempat pembuangan sampah. Kandungan Biogas yang dihasilkan ternyata didapatkan prosentase kandungan yang paling besar adalah CH4 dan CO2 sedangkan agar didapatkan nilai kalor yang lebih baik pada biogas perlu adanya peningkatan prosentase dari CH4 yang dihasilkan. Hal ini dapat dilakukan dengan menurunkan prosentase CO2 yang terkandung dalam biogas dengan melakukan pemurnian atau purifikasi pada biogas karena CO2 merupakan gas pengotor yang terkandung dalam biogas. Untuk itu dalam penelitian ini perlu adanya penyerapan gas CO2 yang terkandung dalam biogas dengan menggunakan Larutan KOH, NAOH maupun Tryetanolamine (TEA). Ketiga larutan tersebut mempunyai sifat mengikat pada gas CO2 sehingga bisa menurunkan prosentase CO2 yang terkandung dalam biogas. Metode Penelitian ini adalah metode penelitian langsung (experimental research) dengan menggunakan filterisasi bertingkat Larutan KOH, NAOH dan TEA terhadap penurunan prosentase kandungan CO2 pada Biogas serta mengetahui Debit Masuk, temperatur dan PH larutan. Hasil Penelitian didapatkan Pengujian KOH dengan prosentase CO2 masuk sebesar 35.6 dan debit masuk sebesar 3 m/s maka didapatkan CO2 setelah pengujian adalah 15 %. Sedangkan untuk prosentase CH4 yang masuk dalam larutan KOH sebesar 48 % setelah dilakukan pengujian sebesar 57 %. Prosentase pengurangan CO2 dalam biogas setelah melewati Larutan NAOH 1% pada saat debit masuk 0.3 m/s3 didapatkan kandungan CO2 sebesar 16 % dari prosentase sebelumnya sebesar 35.2 %. Sedangkan untuk kandungan CH4 didapatkan prosentase sebesar 58% dari prosentase sebelumnya sebesar 48.2 %. Prosentase pengurangan CO2 dalam biogas setelah melewati Larutan TEA 1% pada saat debit masuk 0.3 m/s3 didapatkan kandungan CO2 sebesar 15 % dari prosentase sebelumnya sebesar 35.8 %. Sedangkan untuk kandungan CH4 didapatkan prosentase sebesar 56 % dari prosentase sebelumnya sebesar 48.4 %. Pada Filterisasi Bertingkat dengan Larutan KOH, NAOH dan TEA Prosentase kandungan CO2 pada biogas dengan debit masuk 0.3 m/s3 sebesar 13 % dan untuk CH4 mengalami peningkatan yang lebih baik yaitu sekitar 67%. Hal ini mempunyai nilai prosentasi yang lebih baik dari masing-masing larutan pada saat pengujian.
Pengaruh Topikal Ekstra Gel Lidah Buaya Aloevera Konsentrasi 10%, Dan 20% Terhadap Gambaran Makroskopis Luka Bakar Grade Ii Pada Tikus Rattus Norvergicus Galur Wistar Wahyu Anggraini, Riris; Saragih, Lenni; Eka, Ni LuhPutu
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i1.727

Abstract

Kasus luka bakar fase akut merupakan suatu bentuk kasus trauma kritis dengan angka mortalitas tinggi, yang memerlukan perhatian secara khusus. Lidah buaya memiliki kandungan zat aktif saponin yang bersifat antiseptic dan glukomanan sebagai pertumbuhan fibroblast yang dapat membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemberian ekstrak gel lidah buaya terhadap penyembuhan luka bakar derajat dua.Ekstrak dibuat dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus putih galur wistar jantan (Rattus norvergicus) yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok aloe vera 10%, aloe vera 20%, kelompok kontrol Silversulfadiazine1% dan NaCl 0,9%. Parameter yang diamati gambaran makroskopis (warna, luas dan ada tidaknya eksudat). Semua data diolah dan dianalisis statistik mengunakan SPSS 23. Hasil analisis statistik uji Paired-Samples T-Test dan uji Independent T-test menunjukan bahwa luas luka antara kelompok aloe vera 10% dan 20%, Silversulfadiazine1% dan NaCl 0,9% tidak terdapat perbedaan yang bermakna (P>0,05). Jadi dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Aloe vera 10% dan 20% memiliki efek yang sama dengan Silver Sulfadiazine 1% dalam hal penyembuhan luka bakar dan diaplikasikan kepada manusia sebagai alternatif perawatan luka bakar dengan harga yang relatif murah.
Analisis Perubahan Diameter Base Circle Camshaft Terhadap Emisi Gas Buang Sepeda Motor Agus Winoko, Yuniarto; Nanda Ridhoi, Muhammad
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.740

Abstract

Camshaft adalah komponen untuk mengatur pembukaan dan penutupan poros katup sesuai urutan atau waktu yang telah ditentukan. Pada camshaft terdapat base circle yang merupakan titik terendah dari lobe. Base circle (lingkar dasar) adalah posisi pada saat katup dalam keadaan tertutup. Perubahan ukuran base circle mempengaruhi lift cam. Semakin kecil ukuran base circle memungkinkan lift cam lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dan untuk analisis menggunakan two-way anova. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui selisih nilai hasil emisi gas buang antara standar dengan modifikasi, menganalisis perubahan emisi gas buang dan menentukan diameter base circle yang optimal. Pengujian emisi gas buang kendaraan menggunakan alat uji emisi standar, menggunakan bahan bakar oktan 90, memvariasikan ukuran diameter base circle camshaft 20.6 mm, 20.4 mm, 20.1 mm, dan 20 mm, serta putaran mesin mulai dari 1000 hingga 5000 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan yang paling efisien adalah camshaft modifikasi 4 dengan diameter 20 mm, efektif digunakan untuk pengoperasian pada ≤1000 rpm, dengan penurunan kadar HC 23.89%; penurunan kadar CO 14,02%; kenaikan kadar O2 3,97%; dan penurunan kadar CO2 13,30%. Oleh karena itu dapat disimpulkan emisi gas buang hasil proses pembakaran berkurang signifikan.
Analisis Perubahan Diameter Base Circle Camshaft Terhadap Daya Dan Torsi Pada Sepeda Motor Shalahuddin Ghaly, Muhammad; Agus Winoko, Yuniarto
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.742

Abstract

Di Indonesia kebutuhan kendaraan transportasi khususnya sepeda motor sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain sebagai alat transportasi, sepeda motor juga digunakan sebagai kompetisi di ajang balap sepeda motor. Sepeda motor yang digunakan berbeda dengan sepeda motor yang digunakan untuk sehari-hari. Pada sepeda motor balap telah dilakukan modifikasi pada beberapa komponen yang bertujuan untuk meningkatkan daya dan torsi. Pada umumnya untuk meningkatkan daya dan torsi selain memodifikasi piston, memodifikasi sistem pengapian, memodifikasi sistem bahan bakar yaitu dengan memodifikasi sistem mekasnisme katup. Metode pengujian kinerja menggunakan ISO 1585 dikarenakan ISO 1585 adalah suatu standarisasi untuk pengambilan data daya dan torsi untuk mesin pembakaran dalam. Hasil daya saat menggunakan camshaft standar 9.8 HP, torsi 25.25 Kgm hasil daya saat menggunakan camshaft modifikasi 1 adalah 11.9 HP, torsi 25 Kgm, adapun modifikasi 2 adalah 10.4 HP, torsi 23 Kgm dan modifikasi 3 adalah 10.9 HP, torsi 27.5 Kgm dan modifikasi 4 10.1 HP, torsi 20.5Kgm. Dapat disimpulkan hasil yang paling baik untuk daya adalah dengan menggunakan camshaft modifikasi 1 dan untuk torsi menggunakan camshaft modifikasi 3.
Analisa Khromisasi Eletroplating pada Tool Steel Astana Widi, I Komang; Sujana, Wayan
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.743

Abstract

PT.Pindad di Turen Kabupaten Malang telah memproduksi amunisi pada tahun 2017 sekitar 600 juta, namun terdapat permasalahan pada poros regang amunisi tersebut dimana pada bagian permukaan yang dilapisi khrom menghasilkan ketebalan yang tidak merata dan tidak konsisten sehingga akan berdampak pada kualitas senjata amunisi tersebut. Beberapa bahkan tidak memenuhi ketebalan lapisan yang distrandartkan sehingga banyak produk amunisi yang rejeck atau gagal. Berdasarkan permaalahan tersebut, kami mencoba meneliti dan mengamati pada beberapa variable proses yang mempengaruhi tingkat ketebalan lapisan khrom yang terbentuk sehingga produksi amunisi ini dapat menghasilkan ketebalan yang konsisiten sesuai standart yang diinginkan. Dengan demikian produksi akan semakin efektif da efisien. Penelitian ini akan memfokuskan pada peran arus dan waktu proses dengan metode electroplating diantaranya 20 s/d 30 Ampere dengan waktu proses antara 15 hingga 45 menit. Pengamatan dan pengujian serta analisis akan dilakukan terhadap hubungan antara sifat kekerasan, ketebalan dan densitas lapisan yang terbentuk. Pengamatan cacat pada permukaan lapisan khrom juga akan menjadi perhatian penting, mengingat cacat retak memeiliki peran penting dalam menghasilkan daya luncur amunisi.
Pengaruh Pengerolan Panas Terhadap Kerusakan Permukaan Rol Pada Proses Pembuatan Cooperrod Edy Susanto, Eko; Rahmadianto, Febi
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.745

Abstract

Salah satu kerusakan pada produk copperrod disebabkan kerusakan pada rol dan kerusakannya terdapat dipermukaannya. Kerusakan pada permukaan rol karena adanya retakretak halus akibat heat cracking. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kerusakan pada permukaan rol yang digunakan untuk pengerolan panas copperrod. Terjadinya kerusakan pada permukaan rol karena tingginya temperatur pada waktu reduksi pada proses pengerolan panas dan pengaruh sistem pendinginannya. Tidak meratanya pendinginan yang memakai soluble oil pada permukaan rol maka menyebabkan terjadinya tegangan yang tidak stabil pada permukaan dan akibatnya muncul retakan–retakan halus. Pada temperatur pengerolan 705 0C dan volume pendinginan 403,2 l/jam dengan tekanan 6 kg/cm2 , media pendingin memakai soluble oil dapat meningkatkan umur pakai rol nahan baja H13.
Efek Penambahan Suhu Bahan Bakar Terhadap Emisi Gas Buang Pada Mobil Kijang LGX 1800 CC Kurniawan, S.F. Nur Cahyo; Agus Winoko, Yuniarto
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.746

Abstract

Proses pembakaran sempurna dapat terjadi jika tekanan kompresi tinggi, waktu pengapian yang tepat, dan campuran udara dengan bahan bakar yang sesuai. Campuran udara dan bahan bakar yang sesuai bisa didapatkan dengan memanaskan bahan bakar agar viskositasnya berkurang sehingga campuran lebih homogen. Pemanasan bahan bakar dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti dengan memanfaatkan panas air radiator yang keluar dari mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan bahan bakar terhadap emisi gas buang dan torsi mesin bensin 1800 cc. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertamax dengan suhu 40º, 50°, 60º,dan 70°. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah emisi gas buang mesin bensin. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanasan bahan bakar berpengaruh pada emisi gas buang. Suhu yang berpengaruh pada emisi gas buang yaitu pada suhu 60ºC dengan penggunaan bahan bakar pertamax.
Analisa Kegagalan Berdasaran Panjang Bitting Dupa Memanfaatkan Mesin Three In One Astana Widi, I Komang; Sujana, Wayan; Sudiasa, I Nyoman; Dina Ekasari, Luh
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.748

Abstract

Hasil penelitian tersebut berupa metode baru dalam teknik pembuatan stik dupa yang lebih efektif ditinjau dari segi produksi. Untuk mencapai hasil tri dharma yang optimal dimana perguruan tinggi khususnya ITN Malang dituntut untuk menghasilkan produk yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat, maka melalui kegiatan ini pengusul akan mensosialisasikan metode teknologi yang telah dihasilkan berupa program pelatihan untuk UKM yang memiliki prioritas masalah pada peningkatan produksi. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi pada permasalah yang dihadapi UKM saat ini terutama kendala yang dihadapi dalam meningkatkan produktifitas hasil pembuatan stik dupa. Melalui pelatihan dan bimbingan dibidang teknologi produksi akan memberikan dampak updating teknologi bagi UKM baik mulai dari pemahaman teknologi otomatisasi hingga pemanfaatan material/bahan bambu dan komponen pada mesin three in one. Dari permasalah yang dihadapi tersebut, kegiatan ini akan menargetkan pada beberapa hal sebagai solusi pemanfaatan metode dan teknologi baru yaitu diantaranya meningkatkan produksi hasil bitting bambu menjadi stik dupa dan juga mengantisipasi permasalahan keamanan dan kesehatan yang seringkali dialami pekerja produksi. Pengembangan alat masih perlu dikembangkan mengingat peralatan yang telah ada di industri tersebut. Pengembangan dengan mengkolaborasikan dengan alat yang telah ada membutuhkan waktu yang lebih lama dikarenakan sulitnya mencari waktu saat peralatan di industri tersebut dalam kondisi tidak terpakai. Dengan demikian untuk menghasilkan peralatan yang optimal untuk pengembangan peralatan stik dupa di industri daerah wagir perlu dilakukan pengabdian masyarakat lebih lanjut.
Analisa Kepuasan Pengelolaan Lingkungan Dengan Metode Taguchi F Rahmadianto; Edy Susanto, Eko; Pohan, G. Adityo
JURNAL FLYWHEEL Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v10i2.750

Abstract

Lingkungan saat ini menjadi masalah yang seringkali dibahas, mulai cara memperbaiki, mengelola dan mencegah. Dalam hal ini, saya membahas masalah penataan sampah saat ini sangat penting, selain untuk kesehatan dan keindahan juga untuk kepentingan masyarakat luas dalam hal kebersihan lingkungan. Pengelolaan dalam sampah organic dan non organic dalam bengkel ini untuk menunjukkan mana sampah yang bisa dikelola kembali dan mana sampah yang untuk dihancurkan. Tujuan yang saya lakukan untuk menjaga kemungkinan yang akan terjadai dikemudian hari dari efek sampah bengkel ini. Lokasi bengkel yang ada ditepi jalan besar ini, yang membuat keindahan kota sangat berkurang bila sampah dari bekas sparepart motor itu berserakkan. Hal ini yang mendorong untuk menata kembali sampah-sampah yang ada di sekitaran bengkel. Oleh karena itu, perlu penataan ulang dalam hal pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan atau pencemaran yang terjadi disekitar bengkel.
Komparasi Penggunaan Jumlah Busi Dan Putaran Mesin Terhadap Kinerja Mesin Bensin Satu Silinder Winoko, Yuniarto Agus; Mauladhana, Achmad Fajarot
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i1.2504

Abstract

Pada proses pembakaran motor bensin 4 (empat) langkah terdapat proses kimia yang terjadi secara cepat dan singkat antara bahan bakar, udara, serta pemantik dalam ruang bakar. Ada dua kemungkinan yang terjadi pada proses pembakaran yaitu proses pembakaran sempurna dan tidak sempurna. Pembakaran tidak sempurna merupakan terjadinya bahan bakar yang tidak terbakar pada saat proses pembakaran. Penelitian ini bertujuan menyempurnakan pembakaran dengan metode menambahkan busi dalam satu silinder dengan waktu pengapian yang berbeda. Penambahan jumlah busi diharapkan dapat meningkatkan kinerja mesin daya, torsi dan Bmep. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sepeda motor 4 langkah 124,8 CC serta putaran mesin antara 1250 – 5000rpm. Pengujian dilakukan menggunakan dyno test dan dianalisa menggunakan metode eksperimental. Dari hasil pengujian menggunakan dyno test menunjukkan bahwa pada penggunaan satu busi menghasilkan daya maksimal sebesar 8,68 HP pada putaran 5000 rpm. Torsi pada pengujian satu busi menghasilkan torsi maksimum sebesar 5,60 Nm pada putaran 4000 rpm dan Bmep sebesar 1298,44 KPa pada putaran 4000 rpm. Pada penggunaan dua busi menghasilkan daya maksimal sebesar 8,94 HP pada putaran 5000 rpm. Torsi pada pengujian dua busi menghasilkan torsi maksimum sebesar 5,88 Nm pada putaran 4000 rpm dan Bmep sebesar 1363,02 KPa pada putaran 4000 rpm.

Page 10 of 19 | Total Record : 185