cover
Contact Name
I Komang Astana Widi
Contact Email
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Phone
+6282233465678
Journal Mail Official
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Karanglo Km.2 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL FLYWHEEL
ISSN : 19795858     EISSN : 27457435     DOI : https://doi.org/10.36040/flywheel
Jurnal Flywheel merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian di bidang teknik mesin yang bukan hanya mencakup mesin semata namun terdapat bidang-bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan mesin misalnya bidang otomotif, desain dan simulasi serta perhitungan biaya mesin. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal Flywheel merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun.
Articles 185 Documents
Korosi Logam Dalam Air Bersih Dari Sumber Telogo Towo Kota Batu Sumanto; Maghfiroh, Rofila El
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2553

Abstract

Korosi merupakan proses alami terhadap logam sebagai akibat dari reaksi redoks antara logam dengan zat-zat yang berada di lingkungannya. Proses korosi terjadi jika logam bersentuhan langsung dengan air atau udara (oksigen). Logam yang mengalami korosi akan mengalami keropos sehingga terjadi pelemahan dalam arti kekuatannya akan berkurang. Penggunaan keran sebagai bagian dari instalasi air minum yang bersentuhan langsung dengan air mulai menuai masalah, di mana ada beberapa penduduk yang menggunakan keran dengan merk tertentu melaporkan adanya pengeroposan akibat korosi. Waktu antara pemasangan keran pertama kali dengan timbulnya karat terjadi pada selang waktu yang tidak terlalu lama, bahkan ketika keran diputar langsung patah. Ini terjadi di Desa Torongrejo yang menggunakan air dari sumber air Telogo Towo Desa Pandanrejo Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju korosi bahan logam pada instalasi air yang berasal dari sumber air Telogo Towo Desa Pandanrejo Kota Batu. Metode yang digunakan adalah dengan pengurangan massa. laju korosi pada masing-masing sampel tidak sama, meskipun dibuat oleh pabrik yang sama dengan merk dagang yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi bahan sampel yang mempengaruhi laju korosi. Laju korosi masing-masing sampel adalah: Sampel A sebesar 0,005 gram/bulan, sampel B sebesar 0,025 gram/bulan, sampel C sebesar 0,055 gram/bulan, sampel D sebesar 0,007 gram/bulan dan sampel sebesar 0,017 gram/bulan.
Penggunaan Fraksi Volume Komposit Serat Batang Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Orientasi Sudut Acak Dengan Matrik Polyester Terhadap Sifat Mekanik Purkuncoro, Aladin Eko; Widodo, Basuki; Subardi, Anang
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume (10%, 20%, 30%, 40%, 50%) komposit serat batang pisang kepok dengan matrik polyester terhadap kekuatan tarik serta kekuatan impak.Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata – rata kekuatan tarik paling optimal terdapat pada fraksi volume serat 10% dan matrik 90% yaitu 51.863 N/mm2 dan nilai regangan 5.754 N/mm2. Sedangkan untuk kekuatan tarik paling rendah pada fraksi volume serat 20% dan matriks 80% yaitu 36.356 N/mm2 dan nilai regangan 7.796%. Komposit yang memiliki energy dan harga impak rata-rata yang tertinggi adalah fraksi volume 50% matrik 50% memiliki tingkat penyerapan dengan nilai rata–rata energi yang diserap 0.8093 Joule dan Harga Impak rata–rata sebesar 0,0101 Joule/mm2, sedangkan yang terendah adalah fraksi volume 20% matrik 80% dengan nilai energi rata–rata 0.4129 Joule dan Harga Impact rata–rata 0,0052 joule/mm2. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penambahan fraksi volume serat berpengaruh pada kekuatan tarik dan kekuatan impak.
Pengaruh Media Sosial terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris pada Program Studi Teknik Mesin ITN Malang Prihatmi, Tutut Nani
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2555

Abstract

Media sosial pada saat ini telah berkembang sangat pesat dan mempengaruhi hampir segala aspek kehidupan manusia di seluruh dunia, termasuk bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris pada program studi Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Malang. Sebanyak 70 responden mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2016 menjadi sampel pada penelitian ini yang diambil melalui sistem random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan media sosial memiliki pengaruh negatif terhadap prestasi belajar dalam mata kuliah Bahasa Inggris. Nilai koefisien korelasi yang kecil mengindikasikan adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi korelasi tersebut yang perlu diteliti lebih lanjut.
Analisis Perhitungan Evaporator dan Kondensor yang Digunakan pada Alat Desalinasi Air Laut Sistem Vakum Alami Menggunakan Energi Surya Setyawan, Eko Yohanes; Suhendra, Dody
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2556

Abstract

Evaporator dan kondensor yang digunakan pada penelitian ini berfungsi untuk menguapkan air laut pada tekanan vakum dan mengembunkannya kembali sehingga didapatkan air bersih. Evaporator dibuat dari stainless steel 304 dengan ketebalan 0,4 cm, agar kuat untuk memvakumkan air dari ketinggian 10,34. Dibuat berbentuk silinder yang memiliki tutup berbentuk kerucut berdiameter 80 cm, dengan elemen pemanas didalamnya dengan diameter 5/6”, sedangkan Kondensor dibuat bersirip dengan media pendingin udara. Proses pemvakuman dilakukan dengan meletakkan alat desalinasi pada ketinggian 10,34 m (ketinggian yang digunakan untuk menyeimbangkan tekanan atmosfir). Penelitian ini dilakukan mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Dengan rata-rata suhu evaporasi 50˚C pada tekanan vakum rata-rata 35 cmHg, dengan panas yang masuk kedalam evaporator sebesar 15.110,21 kJ, energi yang dibutuhkan untuk menguapkan air laut sebesar 10.302,986 kJ, dan total kehilangan panas sebesar 4.092,775 kJ.
Studi Eksperimental Kinerja Kolektor Surya pada Alat Desalinasi Vacuum Natural Afif, Faisal; Sihaloho, Gerry Mathias; Setyawan, Eko Yohanes
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2557

Abstract

Kolektor surya pada alat desalinasi air laut tipe vacuum natural ini memanfaatkan energi panas radiasi yang diserap oleh kolektor untuk digunakan memanaskan air laut pada tekanan vakum didalam evaporator. Tekanan vakum dibuat agar air laut dapat menguap pada suhu rendah dibawah 100 °C. Pada penelitian ini digunakan dua kolektor surya yang disusun secara seri dengan dua ukuran pipa pemanas yang berbeda yaitu pipa pemanas ukuran 5/8 dan ½ inchi dan panjang yang berbeda yaitu 582 dan 1405 cm. Kedua kolektor ini juga menggunakan insulasi panas yang berbeda yaitu salah satu kolektor menggunakan rockwoll dan yang lainnya menggunakan polyurethane. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada pukul 08.00-16.00 WIB dalam satu hari diperoleh suhu kolektor tertinggi kolektor adalah pada plat absorber kolektor 2 yaitu 115,76 °C dan suhu air sirkulasi rata-rata keluar sebesar 75,2 °C. Besar kehilangan panas kolektor 1 dan 2 adalah 11,12 MJ dan 11,46 MJ dan energi yang diserap air sirkulasi dari kolektor 1 dan 2 adalah sebesar 7,7884 MJ dan 8,28002 MJ. Dapat disimpulkan bahwa kinerja kolektor yang lebih baik adalah kinerja kolektor 2.
Rancang Bangun Alat Desalinasi Air Laut Sistem Vakum Alami Dengan Tenaga Surya Ambarita, Himsar
JURNAL FLYWHEEL Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v9i1.2558

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem desalinasi vakum menggunakan gaya grafitasi, dengan tahapan menganalisa penelitian terdahulu sebagai masukan untuk menghasilkan sistem desalinasi vakum yang baik. Selanjudnya merancang sistem desalinasi vakum dengan bantuan komputer menggunakan sofware solidwork, kemudian dibangun solar kolektor yang digunakan untuk memanaskan air yang ada didalam pipa tembaga yang diletakkan diatas plat hitam di dalam solar kolektor, untuk mensirkulasikan air didalam pipa digunakan pompa yang digerakkan oleh photovoltaic 100 Wp. Ditambahkan evaporator yang digunakan untuk menguapkan air laur dan kondensor untuk menerima aliran uap yang sudah diproduksi oleh evaporator. Kemudian terjadi proses kondensasi didalam kondensor dan hasil kondensat ditampung dalam satu tempat tersendiri didalam penampungan yang dinamakan air tawar. Pengujian dilakukan di kota medan pada pukul 8.00 sampai dengan pukul 16.00 secara keseluruhan sistem desalinasi vakum menggunakan solar kolektor bisa berjalan dengan baik. Tergantung dari intensitas matahari yang ada, bila intensitas matahari relatif tinggi maka hasil air tawar juga banyak sedangkan intensitas matahari yang relatif rendah akan menghasilkan air tawar yang sedikit, menurut pengujian yang sudah dilakukan selama 9 hari menghasilkan air tawar 900 ml. Dengan tekanan vakum rata-rata 35 cmHg pada sistem desalinasi.
Studi Penyerapan Energi Beban Kejut Laminasi Komposit Epoxy-Karet Kurniawan, A; Widi, K. A.; Uhib, M. A.; Saskara, P. S.; Dwipayana, M. A.; Wijaya, G. N. R.; Rizaldi, A.; Arisudana, P. W. S. P.
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i2.2843

Abstract

Penelitian ini untuk memenuhi kebutuhan panel rompi anti peluru. Dengan menggunakan material komposit di maksudkan untuk mengurangi kelemahan penggunaan logam sebagai panel rompi anti peluru adalah sifatnya yang dapat mengabsorbsi air dan juga berat sehingga dapat menurunkan sifat mekaniknya. Untuk itu dilakukan penelitian ini menggunaan material komposit yang terdiri dari serat karbon kevlar,serat rami, dan serat agave, sebagai penguat material komposit anti peluru dipilih mengingat karakteristik fisikal yang sangat baik. Sifatnya yang kuat, ringan, tahan terhadap panas sampai dengan suhu 400_C, stabil secara kimia dan fleksibel sangat mendukung untuk penggunaannya sebagai bahan dasar penyusun komposit material anti peluru. Matriks penyusun komposit adalah resin dengan jenis resin epoxy dan di padukan dengan karet dengan variasi campuran 30%,40% dan 50% karet sebagai matriks nya dan serat karbon kevlar,serat rami ,serat agave sebagai penguat. Metode pembuatan dilakukan dengan teknik penaburan serat karbon yang kemudian dilaminasi secara kontinyu dengan sistem resin atau di sebut juga metode hand lay up. Hasil uji laboratorium yaitu uji tembak langsung yang akan di adakan di Pusdik Arhanud, sehingga dapat mengetahui seberapa kuat komposit ini terhadap peluru. Karena keterbatasan peluru saat pengujian tembak di Pusdik Arhanud, kami melakukan uji impact untuk menentukan campuran mana yang paling kuat untuk di uji tembak. Hasil dari uji impact menunjukan variasi campuran karet dengan 30% karet yang memiliki kekuatan tertinggi dan spesimen kering dengan cepat dan tepat. Dengan Teknik hand lay up kami membuat rompi anti peluru dengan variasi campuran karet 30%.
Optimalisasi Penyerutan Terhadap Kepresisian Dan Kehalusan Produk Stake Bambu Pada Mesin Penyerut Susanto, E. E.; Rahmadianto, F.; Pohan, G. A.
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i2.2844

Abstract

Bambu adalah tanaman yang banyak di temukan di indonesia yang banyak di gunakan sebagai kerajinan tangan dan bahan industri seperti stake bambu, Mesin penyerut adalah mesin yang membentuk bahan baku seperti stake bambu untuk di bentuk silindris, oleh karena itu untuk mengupayakan hasil produksi yang maksimal analisa pengaruh kecepatan penyerutan terhadap kepresisian hasil produk mesin penyerut. Penelitian ini meliputi kecepatan penyerutan yang berpengaruh terhadap kepresisian hasil mesin penyerut. Metode penelitian dengan mensetup transmisi mesin padavariasi kecepatannyapada 200 rpm, 280 rpm, 467 rpm dan 500 rpm. Analisa data yang di gunakan dengan mengukur kepresisian produk yang dihasilkan mesin penyerut maka diketahui penyimpangan yang terjadi pada diameter stake. Ukuran stake ditetapkan 2,5mm, 3mm 4mm dan 5mm, sebagai acuan untuk ukuran diameter stake. Dari pembahasan dapat disimpulkanterdapat penyimpangan pada stake diameter 2,5 mm dengan kecepatan di 500 rpmdan nilai penyimpangan 0,06 mm,ukuran stake diameter 3 mm didapat nilai penyimpangan terendah di kecepatan pada 467 rpm dengan nilai penyimpangan 0,1 mm,pada stake diameter 4mm dan 5mm. Pengaruh kandungan kadar air dan kekerasan pada bambu mempengaruhi terjadinya cacat dan kurang halusnya hasil penyerutan
Pengaruh Kecepatan Potong, Kecepatan Pemakanan Dan Sudut Potong Utama Terhadap Kekasaran Permukaan Pada Proses Bubut Medium Carbon Steel Gultom, P. I.; Kiswandono
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i2.2846

Abstract

Persaingan di industri manufaktur menuntut produk dengan kualitas tinggi dan produktivitas tinggi juga.Parameter pemesinan seperti sudut potong, kecepatan potong dan kecepatan pemakanan menentukan besarnya laju pengerjaan material atau material removal rate (MRR) dari proses bubut. Penentuan parameter pemesinan secara berlebihan justru akan menurunkan produktivitas karena adanya suatu produk yang harus dikerjakan ulang (reworked). Penelitian ini khususnya akan ditekankan pada proses bubut dengan benda kerja medium carbon steel.Permasalahan yang timbul adalah bagaimana menentukan kecepatan potong, kecepatanpemakanan, dan sudut potong utama pada proses bubut dengan benda kerja medium carbon steel yang akan menghasilkankehalusan permukaan hasil bubut pada produk. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa proses bubut baja ST-60 tanpa follower rest, dengan parameter pemesinan sudut potong utama Kr = 45°, kecepatan potong 60,5 m/menit, kecepatan pemakanan 44,66 mm/menit dan pada kedalaman potong 0,2 mm diperoleh nilai kekasaran permukaan 3,72 µm atau tingkat kekasaran N8. Sedangkan untuk parameter pemesinan sudut potong utama Kr = 90°, kecepatan potong 60,5 m/menit, kecepatan pemakanan 22,33 mm/menit dan pada kedalaman potong 0,2 mm diperoleh nilai kekasaran permukaan 3,69 µm atau tingkat kekasaran N8.
Analisa Pengaruh Kecepatan Putaran terhadap Kualitas Produk Pada Mesin Three In One Widi, K. A.; Sudiasa, N.; Sujana, W.; Qadhafi , F.
JURNAL FLYWHEEL Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v11i2.2847

Abstract

Mesin Pembuat Lidi Bambu Three in One Adalah sebuah alat mesin yang berfungsi untuk membuat lidi bambu yang produknya sebagai tusuk sate, tusuk gigi, tusuk bakso, lidi sangkar burung. Mesin pembuat lidi atau tusuk sate yang kami buat mempunyai kenggulan 3 proses sekaligus dalam pengerjaanya. Pertama yaitu proses penipisan, proses ini menipiskan bambu yang masih mempunyai ketebalan dan berbentuk balok. Kedua adalah proses perajang, prosesnya merajang menjadi belahan bambu kotak kecil-kecil. Ketiga adalah penyerutan yaitu proses dari perajangan bambu lidi yang masih berprofil kotak akan di serut menjadi profil bulat. Dalam pembuatan mesin tusuk sate memerlukam komponen besar yaitu motor sebagai penggerak, dan komponen pendukung lainya seperti besi siku sebagai kerangka, pully, rantai gir motor, roll karet , bering besi as. Bahan yang digunakan untuk membuat benda uji adalah sebuah bambu yang tua kisaran umur 2 tahun, kemudian di potong dan di belah kemudian akan dimasukkan ke mesin untuk melalui pisau penipis dilanjutkan kepisau perajang (dibelah kecil-kecil berbentuk profil kotak). Selanjutnya akan di masukkan kembali melalui pisau serut, pisau yang berbentuk kerucut sehingga akan membentuk lidi berbentuk profil bulat. Analisis data menggunakan dengan meninjau grafik yang terbentuk, data yang diperlukan berupa data kecepatan putaran (rpm) dan produk lidi, kemudian dibandingkan hasil data pengujian memakai kecepatan putaran (rpm) rendah 2000, sedang 2500, dan tinggi 3000. Pengujian menggunakan panjang produk 25cm dengan rata-rata jumlah sampel 60. Percobaan kecepatan 2000 didapatkan dari semua percobaan didapat rataan gagal produk sebanyak 3%. Percobaan kecepatan 2500 didapatkan dari semua percobaan didapat rataan gagal produk sebanyak 1,6%. Percobaan kecepatan 3000 didapatkan dari semua percobaan didapat rataan gagal produk sebanyak 9,6%.