cover
Contact Name
Milian Tengker
Contact Email
tumoutoujkak@gmail.com
Phone
+6285256544641
Journal Mail Official
tumoutoujkak@gmail.com
Editorial Address
Jl. BougenvilleTateli Satu, Kec. Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Tumou Tou
ISSN : 23553308     EISSN : 27459527     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tumou Tou adalah jurnal ilmiah Institut Agama Kristen Negeri Manado yang dikelolah oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk membantu para akademisi dan juga peneliti untuk membagikan hasil penelitiannya dalam hubungannya dengan Kristianitas, Ajaran dan Kemasyarakatan. Terbit edisi pertama tahun 2014 dengan nama Tumou Tou yang merupakan falsafah hidup, jalan hidup dan tujuan hidup yang dapat meningkatkan pengetahuan, produkfitas, mutu dalam bidang pendidikan dan penelitian. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses peer-review dan proses editing secara profesional dan berkualitas pada bidangnya yang merupakan salah satu prasyarat untuk dapat Terakreditasi pada ARJUNA RISTEKBRIN dan juga terindeks pada SINTA. Tumou Tou merupakan jurnal yang telah diterbit sejak tahun 2014 dalam bentuk cetak dengan ISSN 2355-3308 dan secara online menggunakan OJS dimulai sejak tahun 2020
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
KETEGARAN: Suatu Analisis Historis-Kultural terhadap Iman Perempuan Kanaan dalam Matius 15:21-18 Yemdin Wonte
Tumou Tou Volume II, Nomor 2, Juli 2015
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.939 KB)

Abstract

Kehidupan yang dijalani manusia pada dasarnya adalah kehidupan yang tidak mudah. Banyak hal yang membutuhkan perjuangan dan usaha yang keras untuk diperoleh. Karenanya ketegaran menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki demi mempertahankan kehidupan. Matius merupakan salah satu kitab yang memberi gambaran yang memadai tentang ketegaran, khususnya dalam pasal 15:21-18 mengenai kisah mengenai “Iman Perempuan Kanaan.” Untuk meneliti secara mendalam apa ajaran yang mau disampaikan Matius mengenai hal ini, maka penelitian ini dilakukan. Penelitian ini merupakan suatu studi Biblika Perjanjian Baru dengan menggunakan pendekatan historis kritis, sebagai salah satu bentuk pendekatan dalam kerja tafsir. Melalui pendekatan ini dilakukan kajian secara mendalam terhadap lingkungan historis kultural dari komunitas Matius, diserta kajian detail terhadap setiap kata dan kalimat dalam teks berdasarkan tata bahasa Yunani, sehingga dapat diperoleh pesan teologis. Dari penelitian diperoleh pesan bahwa ketegaran perempuan Kanaan merupakan peringatan pada pembaca bahwa dalam perjumpaan dengan Yesuspun ketegaran itu diperlukan, karena jawaban Yesus atas setiap permohonan umat tidak selamanya sesuai dengan harapan. Namun ketegaran dapat mengubah sikap Yesus; dan semua orang tanpa dibatasi oleh identitas kesukuan dan kepercayaan berhak menerima anugerah keselamatanNya.
QUALITY ASSURANCE AND ACREDITATION IN RELIGIOUS HIGHER EDUCATION: INDONESIAN CASES Achmad Syahid; Jeane Marie Tulung
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.559 KB)

Abstract

Artikel ini bermaksud untuk menguji apakah Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) sebagai sub sistem pendidikan di Indonesia telah menerapkan sistem penjaminan mutu. Sistem kendali mutu pada PTK, menggambarkan bahwa unit-unit pada PTK telah bekerja dengan sinergis dan sistematis, mereka telah bekerja berdasarkan standar yang disepakati, dan indikator mutu telah dijalankan dan dievaluasi terus-menerus, dan hasil evaluasi pelaksanaan standar mutu dijadikan bahan pengambilan kebijakan. Manajemen PTK telah bekerja berdasarkan manajemen mutu yang sehat, dan mutu dijalankan tidak lagi karena aturan mengharuskan demikian, tetapi telah menjadi budaya pada PTK. Berdasarkan studi dokumen, data akreditasi, dan PDDikti, diperoleh kesimpulan bahwa sebagian PTK telah memiliki sistem penjaminan mutu yang baik, menunjukkan budaya mutu, menyadari bahwa akreditasi penting bagi reputasi PT dan program studi mereka. Lebih dari itu muncul kesadaran bahwa akreditasi sebagai cara mereka memberi garansi terhadap layanan mereka di bidang pendidikan tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat. Mulai meningkatnya kesadaran mutu pada PT, dan PTK di Indonesia, seluruh PT di Indonesia, di samping mulai berusaha mencapai standar nasional pendidikan tinggi, juga mulai mengadopsi standar internasional, karena negara memberi peluang untuk itu.
KUALIFIKASI PEMIMPIN ROHANI BAGI REMAJA DAN JANJI BERKAT ALLAH BAGINYA BERDASARKAN II TIMOTIUS 2:1-13 Rolina Kaunang
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.371 KB)

Abstract

Krisis kepemimpinan dalam sebuah organisasi sering sekali terjadi. Hal ini disebabkan karena tidak adanya regenerasi kepemimpinan atau tidak dipersiapkannya pribadi-pribadi yang akan menggantikan pemimpin sebelumnya. Menjadi seorang pemimpin tentunya tidak sembarangan ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh calon pemimpin. Remaja adalah regenerasi bagi kepemimpinan dalam gereja dan bangsa. Mereka adalah pribadi-pribadi yang harus dipersiapkan sejak dini. Oleh karena itu, remaja membutuhkan bimbingan dari orang yang telah dewasa secara rohani. Dalam kekristenan adalah hal yang mutlak untuk memperkenalkan Kristus kepada remaja supaya sejak masa mudanya, dia memberikan hidupnya untuk dikontrol dan diatur oleh Kristus sebagai Juruselamatnya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memaparkan kualifikasi seorang pemimpin rohani bagi remaja dan janji berkat Allah baginya berdasarkan 2 Timotius 2:1-13.
PERAN GURU SEKOLAH MINGGU TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN ANAK-ANAK DI JEMAAT GPIBT “ELIM” TOLITOLI, SULAWESI TENGAH
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.952 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman akan pentingnya peran guru sekolahminggu terhadap perkembangan iman anak di Jemaat GPIBT “ELIM” Toli-toli, Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitianini adalah dalam pelayanan sekolah minggu, guru sekolah minggu mempunyai tugas yang sangat penting bagi perkembangan iman anak yaitu dengan menyampaikan pendidikan agama Kristen kepada anak-anak dengan metode kreatif yang disukai oleh anak-anak. Oleh karena itu dengan tugas yang sangat penting ini maka sebagai guru sekolah minggu hendaknya harus dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola sekolah minggu.
MODEL PEMBELAJARAN RASUL PAULUS : KAJIAN PAK DAN IMPLEMENTASINYA BAGI GEREJA MASA KINI
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.605 KB)

Abstract

Pembelajaran dalam jemaat sepertinya sudah kurang mendapat perhatian pada masa kini, seperti kegiatan pembelajaran hanya dilimpahkan kepada pengelola pendidikan saja dan kegiatan gereja sudah lebih banyak pada hal-hal yang bersifat organisasi dan seremonial. Padahal pada hakekatnya secara alkitabiah gereja ada salah satunya melalui proses pembelajaran.Oleh sebab itu dengan menggunakan metode penelitian Deskriptif dan menggunakan pendekatan studi kepustakaan dalam tulisan ini akan mengkaji secara teologis salah satu unsur pendidikan yaitu model pembelajaran yang dilakukan oleh Rasul Paulus yang mampu memberitakan injil kasih karunia Allah melalui pembelajaran kepada orang Israel dan juga bangsa-bangsa lain di luar bangsa Israel. Berdasarkan penelitian terhadap model pembelajaran Rasul Paulus ini ditemukan bahwa jemaat yang dilayani Rasul Paulus memiliki pengetahuan yang benar tentang program Allah, mereka berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda dan mampu menjalankan tugas yang dipercayakan kepada mereka.
AGAMA DAN TANGGUNGJAWABNYA DALAM PEMBENTUKAN MORAL Lilly Yulia Wasida
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.354 KB)

Abstract

Masalah moral di Indonesia kian memprihatinkan. Dalam mengatasi masalah moral ini banyak upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah baik melalui penegakan hukum maupun dalam pendidikan. Akan tetapi, itu saja belum cukup. Semua elemen masyarakat harus bekerjasama dalam mengatasi masalah moralitas yang kian merosot di bangsa kita ini. Agama sebagai salah satu institusi masyarakat pun memiliki tanggung jawab dalam mengatasi masalah moral ini. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran peran agama dalam pembentukan moralitas masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), berupa buku, catatan dan hasil laporan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agama memiliki peran yang ideal dalam pembentukan moralitas. Akhir tulisan ini khususnya membahas tentang tanggung jawab gereja dalam pembentukan moralitas dalam masyarakat. Sehingga, tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengingatkan kembali tugas dan panggilan agama di tengah masyarakat dan sebagai bahan evaluasi bagi agama (khususnya gereja).
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KELAS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SMTK KRISTO MANADO Christie G. Mewengkang
Tumou Tou Volume III, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.366 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bagaimana peran guru dalam memanajemen kelas dengan baik, (2) keadaan guru dan siswa di SMTK KRISTO manado. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskripsi yang dilaksanakan di SMTK KRISTO Manado tahun 2016. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh indikasi bahwa: (1) Guru belum maksimal dalam memanajemen kelas atau mengontrol kelas secara efektif. (2) keadaan fasilitas sekolah dan factor masalah siswa menjadi kendala dalam menejemen kelas (3) Guru yang masih belum kompeten atau berpengalaman untuk mengajar. (4) cara penanganan dari pihak sekolah sudah baik tetapi belum di terapkan secara maksimal. Dari hasil temuan penelitian maka disarankan untuk Guru-guru SMTK Kristo Manado, agar supaya dapat mengelola kelas dengan baik agar supaya proses belajar mengajar berjalan secara efektif dan efisien, dan guru juga diharapkan dapat memaksimalkan cara mengajar untuk lebih baik lagi.
MINAHASA DAN NUSA UTARA: Sebuah Episentrum Eksplorasi Studi Sosio-Religio-Etno-Grafis pada Tingkat Lanjut Achmad Syahid; Jeane Marie Tulung
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.69 KB)

Abstract

Artikel ini hendak membahas tentang potensi Minahasa dan Nusa Utara, di Propinsi Sulawesi Utara yang secara geografis belum dieksplorasi pada tahap lanjut dan hasil kajiannya diekspos dalam berbagai forum nasional dan internasional. Minahasa dan Nusa Utara bukan sebagai ruang lingkup dan arah tuju, tetapi justru titik anjak pengkajian. Apa saja potensinya dan peran apa yang dapat dimainkan oleh program pascasarjana STAKN Manado – Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK) di Manado. Penelitian ini merupakan kajian wilayah dengan menggunakan metode fieldtrip, wawancara, dan kajian pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan prosedur bahwa data-data yang terkumpul pertama-tama dicatat, diklasifikasi, kemudian dianalisis dengan cara dihubungkan antar data dari metode-metode penelitian yang berbeda tersebut, untuk kemudian digeneralisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkajian dan penulisan telah tumbuh, disadari oleh keinginan untuk menyebarluaskan hasil eksplorasi mereka terhadap Minahasa dan Nusa Utara sebagai etno-religio-grafis. Dinamika kajian interdisipliner dan transdisipliner kajian tingkat lanjut tersebut dapat dideteksi pada proposal penelitian yang mereka susun dan artikel telah ditulis. Variabel pada tema penelitian dan pilihan publikasi bagi artikel yang mereka tulis mencerminkan bobot mutu, akses mereka pada literatur yang baik dan relevansi tinggi. Minahasa dan Nusa Utara sebagai sosio-religio-etno-grafis bukan sebagai titik tuju, tetapi justru sebagai episentrum di mana titik anjak pengkajian diletakkan padanya.
KESALEHAN AYUB DALAM KITAB AYUB PROSA DAN TESTAMEN AYUB Art S. Thomas
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.791 KB)

Abstract

Di setiap kitab tentunya memiliki tema dalam tulisan tersebut, demikian juga dengan kitab Ayub.Yang menjadi tema utama dalam cerita tentang Ayub secara keseluruhan adalah berbicara tentang kesalehan Ayub.Sebagai kesatuan teks tersendiri, teks prosa ini ternyata dibangun dengan membentuk sebuah pola yanga sangat indah yang disebut pola khiastik-konsentris.Dari struktur khiastik-konsentris terbangun struktur yang disebut dalam istilah bahasa latincrux interpretum.Dari rangkaian cerita khiastik-konsentris ini disimpulkan, bahwa makna cerita tentang kesalehan ayub ini terletak pada 42:2-6. Melalui imannya yang menghasilkan integritas yang kuat Ayub terbebas dari segala malapetaka yang tiba-tiba muncul dan menyerang dirinya. Jika pada kitab Ayub prosa penulis lebih menekankan kepada pribadi dari Ayub itu sendiri, maka pada kitab Testament Ayub, penulis lebih menekankan kepada konfrontasi antara setan dan Ayub.Penekanan ini sangat dipengaruhi oleh pemikiran dualistis-apokaliptis yang berkembang pada waktu atau masa penulisan kitab ini terjadi yaitu pada sekitar tahun 30 M. Terjadi sebuah konfrontasi antara setan dan Ayub.Konfrontasi antara setan dan Ayub dipahami sebagai konfrontasi antara kekuatan jahat dan baik.
BERKAT DALAM KITAB KEJADIAN Marsi Bombongan Rantesalu
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.639 KB)

Abstract

Berkat adalah segala sesuatu yang diberikan kepada setiap orang baik itu dari Tuhan maupun dari orang lain yang berupa materi maupun karunia rohani yang mendatangkan kebaikan atau keselamatan bagi orang yang menerimanya. Berkat telah diterima oleh bapak leluhur kita yaitu Nuh dan Abraham karena kesetiaan dan ketaatannya kepada Allah. Berkat yang mereka terima bukan hanya berkat jasmani seperti kekayaan tetapi terutama berkat rohani dan keselamatan. Berkat yang telah dinyatakan kepada Nuh dan Abraham yaitu berkat keselamatan dapat dinikmati oleh manusia pada zaman ini dengan cara menerima panggilan Tuhan untuk datang ke Rumah Tuhan untuk menerima berkat dari Dia. Berkat itu adalah Firman yang menjadi petunjuk bagaimana kita dapat hidup sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan-Nya dengan demikian kita akan berjalan dalam rel Tuhan. Berkat terbesar yang bisa dibayangkan adalah hak istimewa menjadi umat Allah, dan kemudian, menjadi milik Allah sebagai anak-anak-Nya. Kristus telah membuka keluarga Abraham kepada semua orang. Sekarang kita bisa melihat orang-orang dari semua kaum, suku dan bahasa digabungkan dengan Kristus melalui iman dan disatukan menjadi umat Allah. Memperluas undangan menjadi keluarga Allah bisa dikatakan merupakan arti dari mendatangkan berkat bagi bangsa-bangsa.

Page 3 of 14 | Total Record : 140