cover
Contact Name
-
Contact Email
jmm@umrah.ac.id
Phone
+6281261495749
Journal Mail Official
jmm@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak Tanjungpinang, Indonesia 29125
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Maritim
ISSN : 25807439     EISSN : 27214117     DOI : https://doi.org/10.31629/jmm.v4i1
Core Subject : Social,
JURNAL MASYARAKAT MARITIM (JMM) adalah jurnal yang bertujuan untuk menjadi sumber akademis pada kajian studi masyarakat maritim. Kami menerbitkan makalah penelitian asli, meninjau artikel, studi kasus dan ulasan buku yang memfokuskan pada masyarakat pesisir dan masyarakat perbatasan.
Articles 141 Documents
Rural Behavior In Urban Area (Studi Kasus Perilaku Masyarakat di Kota Malang) Istiqoma; Anggriawan, Dedi
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v7i2.6376

Abstract

Rural Behavior atau diistilahkan “Ndeso” merupakan sebuah kata yang mencermintakan “kedesaaan” atau “kampungan”. Prilaku “ndeso” (rural behavior) merupakan istilah untuk menggambarkan prilaku invididu atau kelompok yang mencerminkan suatu tindakan bersifat terbelakang, pola pikir yang belum maju atau pola pikir yang masih sempit. Istilah tersebut umum terlontar ketika melihat sesorang berperilaku yang kita anggap belum modern. Istilah ini sering digunakan juga untuk melecehkan seseorang yang dianggap berwawasan sempit. Istilah inipun dilontarkan untuk seseorang yang dianggap kuno. Ndeso dapat kita artikan sebagai berperilaku seperti orang desa yang dapat dikategorikan sebagai prilaku tidak modern, berwawasan sempit, ataupun kuno. Hal tersebutlah yang membedakan antara karakteristik masyarakat perkotaan dan pedesaan. Secara umum kita kalau memandang orang desa adalah orang yang selalu ketinggalan perkembangan dari informasi, ilmu, dan pengetahuan. Sehingga mereka kalau melihat sesuatunya yang berasal dari kota itu selalu ter kagum - kagum. Dan apabila  ditanyakan tentang sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi pasti jawabannya adalah tidak tahu. Ini yang sering kita sebut dengan istilah “ndeso”. Menggunakan penedekatan kualitatif dengan Teknik analisis data model Miles Huberman, penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis perubahan perilaku yang terjadi pada individu yang berasal dari pedesaan ketika mereka tinggal di kawasan perkotaan dan mempahami faktor-faktor apa yang memengaruhi perubahan perilaku ini, seperti lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya. Hasilnya, ditemukan penyebab, tipe dan bentuk rural behavior in urban area,
Klinik UMKM Sebagai Upaya Penguatan Dan Pemberdayaan Umkm Di Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Putri , Zeni Eka
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 1 (2020): Mei, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i1.2203

Abstract

UMKM memiliki keunggulan seperti kemampuan menyerap tenaga kerja dan menggunakan sumber daya lokal, serta usahanya relatif bersifat fleksibel. Sehingga usaha ini menjadi pilar utama ekonomi di Indonesia (Supriyanto, 2006:1). Selain itu, UMKM merupakan kegiatan usaha yang berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional (Ismail, 2011:25). Oleh karena itu, melihat peran strategis ini, maka usaha mikro dan kecil perlu perlu didukung karna bisa menjadi penopang perekonomian negara. Berbagai bantuan telah diberikan oleh pemerintah ataupun pihak swasta. Akan tetapi, bantuan yang diberikan bersifat top-down. Di Sumatera Barat, ada salah satu klinik UMKM yang menarik, karena diinisiasi oleh masyarakat bersama dengan sebuah LSM bernama Jemari Sakato. Klinik ini diharapkan nantinya akan menjadi sebuah upaya untuk memperkuat dan memberdayakan UMKM lokal. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Mendiskripsikan proses dan peran LSM Jemari Sakato dalam menginisiasi berdirinya klinik UMKM di Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam; 2) Mendiskripsikan upaya penguatan dan pemberdayaan UMKM melalui klinik UMKM di Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan pengumpulan dokumen. Dalam hal ini ada 3 peran yang dilakukan oleh LSM Jemari Sakato yaitu facililitative roles, educational roles, dan represantional roles. Adapun upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh klinik UMKM adalah menjadi wadah konsultasi bagi pelaku UMKM, memfasilitasi terhadap akses permodalan, memfasilitasi dalam membangun pemasaran dan promosi, memfasilitasi terhadap peningkatan kapasistas pelaku UMKM, serta memfasilitasi terhadap akses bantuan peralatan.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Gaya Hidup Siswa SMA Laboratorium Percontohan UPI Irawati, Mila; Wahidah, Ananda; Agustine , Puspa Nova
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 1 (2020): Mei, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i1.2218

Abstract

Parenting is a process where the children obtain the socialization pertaining to the implementation of norms and values that later on will formulate their personality in maintaining the lifestyle. Thus, the parenting is expected to bring the very positive contribution to children development, good parenting is be bound to the good influence of children pursuing their lifestyle. In fact, teens are pretty much swayed by the modern era that leads to the high life style. A teenager especially student is actually influenced by not only the family but also the peers, school and other environments. It leads to the very high possibility of them to adopt the lifestyle that served within the circumstances. The aim of this research is to employ the amount of influences of the parenting toward the student’s lifestyle of senior high school laboratorium percontohan UPI. This research utilizes the qualitative approach with description method and use the questionnaire as the primer data source. The technique for analyzing data, the research employs the Weight Means Score (WMS). the results shows that the parenting having by the student is categorized as good with the lifestyle also within the level of appropriate and in line with the norms and value. Statistically, the research found that the influence of parenting toward the student life style is 20.5% and environment contributed for the rest.
Proses Adaptasi Buruh Nelayan Kelong Apung di Musim Paceklik Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebung Kabupaten Bintan Aqmal, Romi
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 1 (2020): Mei, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i1.2281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adaptasi buruh nelayan kelong apung pada musim paceklik Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Populasi Dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan di RT 007/RW 003 Dusun II, Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, dengan jumlah 120 dan sampel yang di ambil sebanyak 70 orang yang bekerja sebagai nelayan buruh kelong apung. Teknik pengambilan sampel sampling purposive. Upaya adaptasi yang dilakukan oleh nelayan antara lain adalah aneka ragamkan sumber pendapatan, memanfaatkan: 1.Hubungan sosial, 2.Memobilisasi anggota rumah tangga, 3. Melakukan pengane karagaman alat tangkap, dan melakukan perubahan daerah penangkapan 4.Penebangan hutan secara illegal 5.Mengandalkan bantuan dari berbagai pihak, maka pendapat tersebut menjadi dasar teoritis dalam penelitian ini.
Perubahan Sistem Penghidupan Rumah Tangga Nelayan Di Kota Bengkulu Heriyanti, Lesti
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 1 (2020): Mei, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i12506

Abstract

Nelayan mengalami kehidupan yang serba kekurangan yang membuat nelayan melakukan berbagai proses penyesuaian untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik, salah satu caranya dengan melakukan perubahan pekerjaan atau penghidupan. Pekerjaan yang dilakukannya berupa mengumpulkan batu bara. Perubahan pekerjaan nelayan berimplikasi terhadap perubahan pola relasi sosial, nilai-nilai sosial, gaya hidup dan modal sosial nelayan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, menjelaskan dan menganalisis mengenai perubahan yang terjadi dalam kehidupan nelayan akibat perubahan pekerjaan. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dan mempergunakan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dilakukan secara bertujuan (purposive). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pasar Bengkulu Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu Propinsi Bengkulu. Pengumpulan data adalah dengan mempergunakan teknik observasi dan wawancara. Informan adalah nelayan menjadi pemungut batubara di pantai Pengolahan data dilakukan dengan cara diklasifikasikan dan diinterprestasikan secara kualitatif dari awal hingga akhir penelitian. Tahap analisis data terdiri dari reduksi data, display data, pengambilan keputusan dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perubahan pekerjaan yang dilakukan nelayan berimplikasi terhadap perubahan pendapatan, perubahan pola relasi sosial, perubahan nilai-nilai sosial, perubahan gaya hidup dan perubahan modal sosial dalam kehidupan nelayan, secara lebih rinci diuraikan bahwa (a). nelayan yang menjadi pemungut batubara mengalami peningkatan pendapatan. (b) pola relasi sosial juga berubah terutama sifat hubungan kerja yang terjalin, semula bersifat akrab, penuh dan penuh kekeluargaan menjadi hubungan kerja yang bersifat kaku dan orientasinyanya bisnis semata. Bentuk hubungan kerja yang semula merupakan hubungan langsung atau face to face menjadi hubungan yang tidak langsung dan melibatkan pihak ketiga sebagai bagian dari proses interaksi yang berlangsung, hubungan saling membantu dalam kehidupan nelayan juga berubah (c) pandangan nelayan tentang nilai yang memandang tinggi mengenai nilai budaya ikan sejerek, bereh secupak, madar (mendapatkan ikan sekilo dan beras satu setengah kilo, terus bisa bersantai) menjadi berubah, keberadaan istri dan anak dalam pemenuhan kebutuhan keluarga juga mengalami perubahan, perubahan juga terjadi terhadap pandangan nelayan mengenai nilai uang dalam kehidupan mereka. (d) Perubahan gaya hidup yang dijalani nelayan dari sederhana ke konsumtif. (e) Perubahan lainnya yang terjadi dalam kehidupan nelayan yang menjadi pemungut batubara yaitu perubahan modal sosial dalam kehidupan mereka. Komponen trust, jejaring dan norma mengalami perubahan dalam masyarakat nelayan akibat perubahan pekerjaan yang dilakukannya.
Partisipasi Masyarakat Nelayan Dalam Pemberdayaan Ekonomi Di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur Valentina, Annissa; Wardany, Kusuma; Mariana, Erni
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 1 (2020): Mei, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i1.2566

Abstract

This study aims to determine the participation of fishermen in the implementation of economic empowerment activities in Margasari Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung. This research is a field research. The research method used in this research is a qualitative approach. Data analysis uses qualitative analysis with data, conclusions using the method. Inductive. The results of this study indicate that the participation of fishermen in empowerment activities is very low because fishermen are not involved so that a strategy is needed that involves them not only on the implementation stage but also from planning to evaluation
Pendidikan Sexs Pada Remaja di Keluarga Menengah Kebawah Hanim, Havizathul
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 2 (2020): Oktober, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i2.2780

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk melihat peran orang tua dalam mensosialisasikan pendidikan seks pada anak remaja di keluarga menengah ke bawah dan bentuk sosialisasi serta kendala yang dihadapi oleh orang tua dalam mensosialisasikan nilai-nilai sex education kepada sang anak yang sudah beranjak remaja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penulusuran data diawali survey awal, kajian literature, kajian lapangan dan wawancara mendalam serta observasi. Hasil penelitian pentingnya peranan orang tua dalam sosialisasi pengetahuan seks kepada anak sangat dibutuhkan. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seks dan kesibukan bekerja mengakibatkan kebanyakan orang tua tidak ingin memberikan pengetahuan seks pada anak remaja karena takut salah dalam memberikan informasi sehingga orang tua cenderung menyerahkan tanggung jawab dalam memberikan pengetahuan seks remaja pada pihak sekolah atau organisasi remaja. Rasa malu dan keengganan orang tua membiacarakan tentang seks kepada anak membuat sang anak mencari informasi kepada teman sebaya dan media internet.
Petani Karawang Melawan Kemiskinan Dalam Kuasa-Politik ; Studi Observasi Partisipatif Tahun 2004-2005 Amalik, Mulyadi J
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 2 (2020): Oktober, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i2.2835

Abstract

Dunia pertanian merupakan sektor ungulan dalam pembangunan jangka panjang pada masa pemerintahan Orde Baru. Sektor pertanian selalu menjadi basis prioritas dalam setiap tahapan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) RI. Namun, konsep dan teori modernisasi yang melandasi pembangunan dunia pertaniana itu tidak meletakkan petani sebagai subyek, melainkan dijadikan obyek, baik untuk kepentingan pencitraan politik pemerintah Orde Baru maupun untuk kepentingan komersil aparat terkait. Khusus di Kabupaten Karawang, kebijakan pembangunan pertanian masa Orde Baru yang bersifat top-down menyebabkan ketergantungan petani sekaligus melahirkan pembangkangan atau perlawanan tersembunyi. Riset ini menggunakan metodologi observasi-partisipatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan dialog intensif dengan para petani di Kabupaten Karawang. Analisis data kepustakaan menyangkut sejarah dan isu-isu strategis dunia petani dilakukan dengan landasan teori modernisasi, teori pembangunan, teori masyarakat, dan sosiologi politik. Setengah dekade awal pascareformasi menjadi momentum bagi petani Karawang untuk menata dan melembagakan ”perlawanan tersembunyi” mereka menjadi manifes sebagai organisasi petani yang independen dan partisipatif. Melalui organisasi itulah petani melakukan pemberdayaan politik untuk kepentingan kolektif, seperti cara berorganisasi, berdemokrasi, berdiplomasi, advokasi nonlitigasi, menggunakan media massa untuk opini, menata jaringan, dan menguatkan literasi berdasarkan pengalaman
Kesenjangan Upah Buruh Tani Perempuan Dengan Laki-laki (Problematika Kesetaraan Gender) Syamsiar, Huldiya; Abdurrohman, Abdurrohman
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 2 (2020): Oktober, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i2.2855

Abstract

Penelitian ini tentang kesenjangan pemberian upah buruh tani laki-laki dan perempuan sehingga menjadi sebuah problematika kesetaraan gender di Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap problematika kesetaraan gender yang tidak pernah bisa setara sampai saat ini. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana sistem pengupahan buruh tani antara buruh tani perempuan dan laki-laki, serta bagaimana problematika kesetaraan gender dalam pemberian upah antara buruh tani perempuan dan laki-laki. Sedangkan tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan sistem pemberian upah buruh tani antara buruh tani perempuan dengan laki-laki serta untuk mengetahui problematika Kesetaraan Gender dalam pemberian upah antara buruh tani perempuan dengan laki-laki. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi yang digunakan untuk menguji kebenaran data menggunakan trianggulasi sumber penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Hasil penelitian adalah sistem pemberian upah antara buruh tani perempan dengan laki-laki yaitu sistem harian dan borongan,serta problematika kesetaraan gender yaitu budaya patriarki, keliru dalam memahami agama, dan peran serta beban kerja.
Kajian Faktor Pencurian Peralatan Vital Kelong Apung Nelayan Kelurahan Kawal Kabupaten Bintan Prawinugraha, Azira; Latief, Jamil; Sugiono, Sugiono
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 4 No 2 (2020): Oktober, 2020
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v4i2.3055

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia (archipelagic state) yang memiliki kekayaan sumberdaya laut melimpah dan berpotensi untuk menaikkan perekonomian negara. Sebagai negara yang memiliki sumberdaya kelautan terbesar seharusnya masyarakat Indonesia tersejahterakan kehidupannya. Namun realita yang terjadi saat ini adalah sebaliknya, masyarakat daerah pesisir cendrung dilanda kemiskinan dan ketidakmampuan mengakses kehidupan layak sehingga memicu tindakan melanggar hukum seperti pembajakan dan pencurian. Masyarakat nelayan kelong Kabupaten Bintan Kelurahan Kawal mengeluhkan kasus pencurian peralatan vital kelong apung yang dapat terjadi hingga 5 kali dalam sebulan. Peneliti mencoba mengkaji faktor-faktor pencurian peralatan vital kelong apung menggunakan metode kualitatif kombinasi studi literatur dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil wawancara serta analisis deskriptif kami mendapatkan informasi bahwa penyebab pencurian peralatan vital kelong diantaranya adalah jarak dan waktu tempuh, fase bulan purnama, peilaku membeli peralatan seken, minim teknologi, kemiskinan, dan nihilnya program penjagaan kelong.

Page 6 of 15 | Total Record : 141