cover
Contact Name
-
Contact Email
jmm@umrah.ac.id
Phone
+6281261495749
Journal Mail Official
jmm@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak Tanjungpinang, Indonesia 29125
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Maritim
ISSN : 25807439     EISSN : 27214117     DOI : https://doi.org/10.31629/jmm.v4i1
Core Subject : Social,
JURNAL MASYARAKAT MARITIM (JMM) adalah jurnal yang bertujuan untuk menjadi sumber akademis pada kajian studi masyarakat maritim. Kami menerbitkan makalah penelitian asli, meninjau artikel, studi kasus dan ulasan buku yang memfokuskan pada masyarakat pesisir dan masyarakat perbatasan.
Articles 141 Documents
Pelayanan Publik Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Banyumas Ariesta Amanda; Azriah, Thahrina; Nastiti, Dian
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 6 No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v6i1.4385

Abstract

Pandemi COVID-19 telah melahirkan berbagai upaya pencegahan maupun penanggulangan, mulai dari level pemerintah pusat hingga level masyarakat. Melalui Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah yang kemudian mengalami perubahan dengan keluarnya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 34 Tahun 2020, salah satu tujuannya adalah untuk memastikan pelayanan publik di instansi pemerintah dapat tetap berjalan efektif. Inovasi penyelenggaraan pelayanan publik dalam kondisi saat ini menjadi penting adanya agar pelayanan publik tetap dapat berjalan secara efektif. Pemerintah daerah kabupaten banyumas juga telah melakukan perubahan standar pelayanan terutama terkait mekanisme, sistem atau prosedur pelayanan yang manual menjadi online dan menginformasikan perubahan tersebut melalui sistem informasi pelayanan publik yang tersedia. Hasil penenlitian menunjukkan bahwa Standar mal pelayanan publik Kabupaten Banyumas diatur dalam Peraturan Bupati Banyumas Nomor 4 Tahun 2019 Bab II huruf F tentang standar pelayanan, kemudian standar pelayanan tetap mengacu pada prinsip pelayanan publik Peraturan MenPAN-RB Nomor 36 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan, Penetapan dan Penerapan Standar Pelayanan, terkait dengan pelayanan di masa pandemi mendasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Kabupaten Banyumas, dan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 1 Tahun 2021 Tentang PPKM di Kabupaten Banyumas.
Konstruksi Sosial Sungai Sebagai Tempat Sampah: (Studi Kasus Di Desa Aikmel Barat) Awalia, Hafizah; Wijayanti, Ika; Nuraidha, Erina
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 6 No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v6i1.4396

Abstract

Penelitian ini berjudul Konstruksi Sosial Sungai Sebagai Tempat Sampah (Studi Kasus di Desa Aikmel Barat), bertujuan untuk meneliti tentang konstruksi sosial sungai sebagai tempat sampah serta, faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat menjadikan sungai sebagai tempat sampah di Desa Aikmel Barat. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini ialah teori Konstruksi Sosial memiliki konsep yakni Eksternalisasi, Objektivasi, Internalisasi oleh Peter L. Berger. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, konstruksi sosial masyarakat yang terbentuk tentang sungai telah mengalami perubahan seiring dengan dinamika pola konsumsi masyarakat sehingga sungai beralih fungsi menjadi tempat sampah. Dialektika teori konstruksi sosia loleh Peter L Berger menghasilkan tiga konsep berpikir yakni Eksternalisasi (perilaku), Objektivasi (sikap), Internalisasi (tindakan). Eksternalisasi (perilaku) yakni pengalaman-pengalaman yang diperoleh oleh masyarakat dari pengetahuan sebelumnya, pengetahuan tentang sungai yang mulai kotor dan terecemar. Objetivasi (sikap) membentuk pola piker terhadap sungai yang tercemar hanya dimanfaatkan sebagai tempat sampah. Kedua proses tersebut membentuk sebuah Internalisasi (tindakan) berupa tindakan positif dan negatif. Tindakan positif ialah tindakan masyarakat yang menjaga lingkungan sungai dan tindakan negative ialah tindakan masyarakat yang terus menerus membuang sampah dan menjadikan sungai sebagai tempat sampah. selain itu, faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat membuang sampah di sungai ialah faktor kesadaran, faktor kebiasaan, kebudayaan menyimpang, faktor pemahaman yang salah, dan fasilitas yang tidak memadai.
The Role of Social Media/Internet During the Covid-19 Pandemic for Local Communities Around the University of Jember Prastika, Andika; Eriska Eklezia Dwi Saputri
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 6 No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v6i1.4398

Abstract

A new variant of the coronavirus, namely SARS-CoV-2 which causes a disease, namely COVID-19, began to be reported in December 2019 in Wuhan, China. The virus spread almost all over the world and arrived in Indonesia for the first time in March 2020. COVID-19 then became a concern because it claimed many lives and spread the disease very easily, namely through human-to-human droplets. Several countries, including Indonesia, have finally implemented large-scale social restrictions (PSBB) in which these restrictions affect various sectors of society, both in terms of economy, education, society, and others. Advances in technology and information now make all activities feel more efficient, especially the problem of using social media. The development of this communication technology encourages communication actors who are not only used by individuals but become an alternative that is used to provide information and education related to the COVID-19 pandemic. This study wants to explore the education of the people of Jember Regency on COVID-19 through social media in it. Furthermore, this study also identifies how the media affects the local people of the University of Jember by involving social media communication in strategies to increase awareness about efforts to handle and prevent COVID-19. The implementation method used is qualitative. The required data is obtained from the distribution of online questionnaires Keywords: covid-19, education, information, social media
Analisis Alur Distribusi Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Pantai Kenjeran: Pola Rantai Distribusi Perikanan yang Ada di Pantai Kenjeran, Rantai distribusi umum yang terjadi di pantai Kenjeran Imansyah, Rizky Athif; Sakdiyah, Sabila Halimatus; Bahar, Karinna; Widjanarko, Mochammad Abiy Raihankhan; Zaky, Muhammad; Radianto , Denny Oktavina
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 6 No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v6i1.4399

Abstract

Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Daerah ini dijuluki sebagai kota metropolitan terbesar di provinsi tersebut. Kota ini terletak di pantai utara Pulau Jawa bagian timur dan berhadapan dengan Selat Madura serta Laut Jawa. Potensi sumber daya laut di Surabaya begitu besar, namun, pengoptimalan sumber daya laut tersebut masih kurang maksimal. Salah satu pantai yang terletak di kota Surabaya adalah pantai Kenjeran. Pantai ini merupakan penghubung antar pulau Madura dengan Kota Surabaya. Distribusi merupakan salah satu hal yang penting dalam saluran Rantai Pasokan, Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai alur distribusi hasil tangkapan perikanan nelayan pantai kenjeran. penelitian ini ingin mengetahui tentang pola alur distribusi dan pola umum distribusi tangkapan perikanan yang terjadi di pantai kenjeran. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dimana kami menggunakan wawancara kepada pihak terkait yaitu : Nelayan pantai kenjeran, Pengepul ikan pantai kenjeran, pedagang pasar, dan konsumen yang membeli ikan hasil tangkapan nelayan pantai kenjeran. analisis data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. dari hasil yang diperoleh ditemukan bahwa ada 4 pola alur distribusi hasil tangkapan ikan di pantai kenjeran. yaitu : 1. Nelayan - Pengepul Ikan - Pedagang Pasar - Konsumen. 2. Nelayan - Pengepul ikan - konsumen. 3 Nelayan - Pedagang pasar - konsumen. 4. Nelayan - konsumen. ditemukan hasil bahwa Pola distribusi yang paling umum terjadi adalah pola Nelayan - Pengepul Ikan - Pedagang pasar -Konsumen. Distribusi merupakan salah satu hal yang penting dalam saluran Rantai Pasokan, penelitian ini mengunakan metode kualitatif, data yang dikumpulkan berupa wawancara dan observasi. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rantai pasok di daerah pesisir pantai Kenjeran memiliki bermacam-macam ragam pendistribusian ikan. Diharapkan dengan penelitian ini dapat mengetahui alur dari pendistribusian hasil tangkap dari para nelayan yang ada di pantai Kenjeran bagian tengan Surabaya kepada para konsumen. Hasil yang diperoleh adalah kebanyakan nelayan langsung menyerahkan atau menjualnya kepada para mengepul di banding mereka menjual kepada para konsumen, dikarnakan lebih efisien dari segi tenaga maupun waktu.
Kehidupan Sosial dan Budaya Suku Laut di Pulau Senang, Kabupaten Lingga Elsera, Marisa; Hanim, Havizathul; Casiavera; Annisa Valentina
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 6 No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v6i1.4413

Abstract

Masyarakat Suku Laut yang mendiami Pulau Senang, Kabupaten Lingga sudah berdiam di daratan dan menetap di rumah-rumah yang sudah dibangun oleh pemerintah dalam program RTLH. Oleh karena Pulau Senang di Desa Temiang dipilih sebagai tempat pembangunan rumah masyarakat suku laut, mereka terpisah dari masyarakat tempatan. Penelitian ini menggunakan metode kuliatatif dengan tipe deskriptif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik keagamaan dan praktik sosial budaya masyarakat Suku Laut di Pulau Senang berjalan layaknya masyarakat pesisir lainnya. Hanya saja, ada perbedaan pada peletakan sesajen sebagai bentuk akulturasi budaya dalam praktik beragama.
Pola Asuh Guru Terhadap Anak Bekebutuhan Khusus Dalam Mendukung Pengembangan Diri Di Sekolah Luar Biasa Dharma Asih Kecematan Pontianak Tenggara Amalia, Iga; Hasanah; Purnama, Desca Thea; Achyar, Sabran; Nurwijayanto
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 7 No 1 (2023): Mei, 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v7i1.5837

Abstract

  Di SLB Dharma Asih Kecamatan Pontianak Tenggara, pola asuh guru terhadap ABK mendukung pengembangan diri. Tesis. Universitas Tanjungpura, Program Studi Pembangunan Sosial Pontianak merupakan bagian dari fakultas ilmu sosial dan politik. Tujuan dari tesis ini adalah untuk menyajikan rangkuman tentang pola asuh yang digunakan guru untuk mendukung pengembangan diri anak di sekolah, serta tanggapan mereka terhadap siswa berkebutuhan khusus dan strategi pengajaran yang mereka sukai.. Gaya pengasuhan otoriter, demokratis, otoritatif, lalai, dan tunduk semuanya termasuk dalam studi deskriptif kualitatif tentang pola asuh ini (Grant & Ray, 2010). Berdasarkan temuan penelitian ini, guru menawarkan beberapa filosofi parenting kepada setiap siswa sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Ketika seorang guru memberikan pengetahuan, ABK tidak dapat menerimanya secara terus menerus terlepas dari bakat siswa tersebut. Ada beberapa anak yang tidak bisa menerima pembelajaran, namun guru memberikan pendidikan bina diri, seperti pergi ke wc sendiri, menggunakan baju dan mandi.
Eksistensi Toko Tradisional Sejak Berdirinya Alfamart Di Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Dafa Alvaro, Muhammad Ariel; Thea Purnama, Desca; Nurwijayanto; Muhklis; Hasanah
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v7i2.6133

Abstract

The social changes that emerge in society in the current era of globalization and the rapid progress and development of technology have an impact on people's lives. This change can also be seen in the market industry, with the big changes that are happening now, there are many modern shops that provide various kinds of human needs so that you can shop for various goods in just one shop. This article describes the influence that Alfamart has had on the existence of traditional shops. This research aims to (1) To find out the existence of traditional shops since the establishment of Alfamart in Antibar Village, East Mempawah District, Mempawah Regency. (2) The research method used is descriptive research with a qualitative approach. The subjects of this research are people who are directly involved in the problem, such as traditional shop owners, the general public who act as consumers and also the head of the Alfamart shop in Antibar Village. The selection of informants was carried out using a purposive sampling technique, while data collection techniques were through observation, interviews and documentation. The theory used in this research is the theory of existence by Zainal Abidin. The results of this research are the decline in the existence of traditional shops in the Antibar Village community since the establishment of Alfamart, which has caused several traditional shops in Antibar Village to switch to selling goods that are not available at Alfamart, there are also shops whose condition is increasingly worrying, such as only providing a few goods, this is of course This alone affects the social life of shop owners whose income is reduced and it is difficult to meet their daily needs.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Ramah Lingkungan Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Padang Antikka Yusadi; Nefilinda; Febriani , Trina
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v7i2.6180

Abstract

This research is based on students' environmentally friendly behavior which needs to be re-directed on the importance of environmental knowledge, attitudes and awareness, especially in the madrasah environment which is a space for students to increase their insight and knowledge. This research aims to analyze and describe the influence of environmental knowledge, environmental care attitudes and environmental awareness on students' environmentally friendly behavior. The research method used was descriptive. The research used a population of 112 students and to determine the sample size, it was determined using Slovin's theory, so there were 88 student samples. From the research results, the following conclusions can be drawn: 1. There is a significant influence of the value of tcount > ttable (5.239 > 1.986) and the significance is 0.000 < 0.05 so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted. 2. There is a significant influence of the environmental care attitude variable on environmentally friendly behavior with the value showing tcount > ttable (2.417 > 1.986) and seen from the significance level of 0.000 < 0.05 so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted. 3. There is no significant influence of the environmental awareness variable on environmentally friendly behavior with a value of tcount < ttable (0.013<1.986) and a significance level of 0.018 <0.05 so it can be concluded that H0 is accepted and H1 is rejected. 4. There is an influence of environmental knowledge (X1), environmentally caring attitude (X2) and environmental awareness (X3) simultaneously have a significant effect on Environmentally Friendly Behavior (Y) with a calculated F value of 25.394 with a significance level of 0.000. Because Fcount is greater than Ftable (25.394 > 2.319), then Ho is accepted..
Analisis Dampak Pemberdayaan Sadar Wisata Pelabuhan Dengan Konsep Ekonomi Biru Berorientasi Potensi Lokal Bagi Masyarakat Kota Probolinggo Lailatul Fitria, Nurul Jannah; Supriyanto
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v7i2.6244

Abstract

The central government and local governments require commitment and coordination of marine tourism development relevant to the regulation of Law Number 10 of 2009 concerning Tourism. Probolinggo City as an area with authority ownership of marine areas. In Probolinggo City, there is Tanjung Copper Port with quality and superior marine and fisheries potential. So that it requires cohesiveness and participation according to the roles and duties of each actor. One of the strategies carried out by the government is the uniformity of goals, the dissemination of policies, the improvement of knowledge related to the management of tourist areas and the utilization of marine resources, and others through empowerment. Such an empowerment activity is the conscious empowerment of port tourism with the concept of blue economy oriented to local potential in Probolinggo City. This is interesting to study to find out the impact of this empowerment for partners or communities in tourism awareness with local potential according to the principles of the blue economy. This research uses descriptive qualitative methods with a case study approach in Probolinggo City. The focus of the research is a conceptual study related to indicators of empowerment success. The results showed that partners understood the importance of local tourism awareness, especially local tourism in the Probolinggo City Port Complex. As well as added understanding of tourism development in the Probolinggo City Port Complex must be developed with the concept of blue economy and orientation to the utilization of local potential. Measurement of partner acceptance and understanding of the material presented in more detail in four indicators of conceptual studies related to empowerment, including partners showing increased awareness and desire to change, increased ability in role capacity to gain access to participation, increased ability to deal with existing obstacles within the scope of the Probolinggo City port, and increased ability for cooperation and solidarity.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial Masyarakat Nelayan di Desa Kelombok Lingga Aqmal, Romi; Suyito; Hidayatullah, Dzul
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v7i2.6313

Abstract

There are many factors that influence the social mobility process of fishermen, both internally and externally, which become incentives or obstacles for fishing communities in carrying out mobility movements both vertically and horizontally. To answer the above problems, this research uses a qualitative descriptive approach, with data collection methods through observation, interviews and documents using the Miles, Huberman and Saldan analysis model, namely through data condensation, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, it is found that in general the factors driving fishermen's social mobility are influenced by individual factors such as (age, access to health, skills or personal abilities), educational factors (fishermen's education factors, continuing children's education, and better school access), economic factors. (high operational costs, fluctuating income, high living needs,) natural factors (extreme weather, environmental pollution), social situation factors (invitation from relatives or neighbors, new environment, trying new leisure activities, new experiences and luck in other places). Meanwhile, the researchers found that the factors inhibiting social mobility of fishing communities in Kelombok Village were cultural factors, traditional values, race and ethnicity, economic limitations, concerns about adapting to a new environment).

Page 5 of 15 | Total Record : 141