cover
Contact Name
Sentra Cendekia
Contact Email
info@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
info@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur I, Bendan Duwur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50235, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sentra Cendekia
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 27223094     DOI : https://doi.org/10.31331/sc
Core Subject : Education,
The focus of Sentra Cendekia is research, study, and analysis that related to early childhood include.
Articles 95 Documents
Ecobrick sebagai Media Pembelajaran Ramah Lingkungan: Studi Kasus Upaya Pilah Sampah pada Anak Usia Dini Rahayu, Sri Setiyo; Nisak, Hanifatun; Furi, Atika Zahra; Lestari, Budi Dyah; Machfudhoh, Machfudhoh
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4250

Abstract

Pendidikan lingkungan pada anak usia dini menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran dalam mengajarkan konsep pilah sampah pada anak usia dini. Ecobrick merupakan inovasi ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus solusi pengelolaan sampah plastik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di TK Pertiwi Semarang dengan subjek penelitian 20 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orangtua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang konsep pilah sampah. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan pembelajaran, mampu membedakan jenis sampah organik dan anorganik, serta memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Implementasi ecobrick juga berhasil mengembangkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan memasukkan sampah plastik ke dalam botol. Selain itu, media ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran alternatif yang inovatif dalam pendidikan lingkungan anak usia dini karena terbukti mampu mengintegrasikan aspek kognitif, motorik, dan afektif dalam satu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
Pengaruh Intensitas Pengajian Rutin Terhadap Perilaku Keagamaan Warga Kelurahan Jabungan Banyumanik Semarang Asyifin, Alin Nuril; Maemunah, Siti; Mua'lifin, Mua'lifin
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4259

Abstract

Pengajian rutin merupakan sarana pembinaan keagamaan yang diyakini dapat membentuk perilaku religius masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas pengajian rutin terhadap perilaku keagamaan warga Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 70 orang yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data diperoleh melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan, dengan persamaan regresi Y = 21,471 + 0,668X dan nilai R² = 0,563. Artinya, intensitas pengajian rutin berkontribusi sebesar 56,3% terhadap perilaku keagamaan warga, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain.
Strategi Guru dalam Membangun Kemandirian Self-Dressing Anak Usia 4–5 Tahun Pasca Toilet Training Fanani, Iza Anca; Kusbiantari, Dyah
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, tantangan, dan faktor pendukung dari strategi guru dalam membangun kemandirian self-dressing pada anak usia 4–5 tahun pasca toilet training di TKIT MTA Delanggu 1. Keterampilan self-dressing (memakai pakaian sendiri) merupakan bagian krusial dari personal hygiene yang menjadi indikator penting kesiapan anak menuju kemandirian, namun observasi awal menemukan mayoritas anak usia 4–5 tahun di TKIT MTA Delanggu 1 masih memperlihatkan ketergantungan yang signifikan terhadap guru untuk menyelesaikan proses memakai celana setelah Buang Air Kecil (BAK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama yang terintegrasi dan holistic adalah strategi pembiasaan dan penataan lingkungan (Taktik Ketersediaan), melalui rutinitas terprogram dan penataan sudut pakaian yang mudah dijangkau anak. Strategi Demonstrasi dan Pemecahan Langkah (Taktik Scaffolding).
Representasi Kognitif Anak Usia Dini Terhadap Konsep Bilangan Dalam Kegiatan Bermain Berbasis Alam: Studi Etnografi Linawati, Ririn; Sari, Ika Tyas Mustika
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi kognitif anak usia dini terhadap konsep bilangan melalui kegiatan bermain berbasis alam menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian dilakukan di taman kanak-kanak yang menerapkan pembelajaran berbasis alam dengan melibatkan 15 anak usia 5-6 tahun sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi video selama 6 bulan. Analisis data menggunakan analisis tematik dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak mengonstruksi pemahaman bilangan melalui tiga pola representasi kognitif: pertama, representasi enaktif melalui manipulasi objek alam seperti batu, daun, dan ranting; kedua, representasi ikonik melalui pengelompokan dan pola visual dari material alam; ketiga, representasi simbolik melalui verbalisasi dan notasi informal. Temuan mengungkapkan bahwa konteks bermain alam menyediakan pengalaman matematis yang otentik dan bermakna, memfasilitasi pemahaman konsep bilangan yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran konvensional. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis alam dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan literasi numerasi sejak dini.
Systematic Literature Review: Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran PJOK Putra, Bagas Arya Syah; Santoso, Agus Minwar; Fikir, Iqbal Rauysan; Utami, Dhea Anggi Wahyu; Jamil, Muhammad Awaluddin; Pambayun, Krisna; Wahyudianto, Ma'ammar Athallah
Sentra Cendekia Vol 7 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v7i1.4348

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki potensi signifikan untuk mengintegrasikan deep learning dalam proses pembelajarannya guna meningkatkan kualitas pengajaran. Penelitian ini bertujuan mengulas strategi implementasi deep learning dalam pembelajaran PJOK melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis model PRISMA 2020. Data dikumpulkan dari 140 artikel relevan yang diperoleh melalui aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci "deep learning implementasi PJOK", terbatas pada publikasi periode 2022–2025. Temuan utama dikelompokkan menjadi tiga strategi utama: (1) pembelajaran berbasis kasus yang mendorong siswa menganalisis masalah nyata terkait materi PJOK dan merumuskan solusi berbasis data; (2) desain program olahraga sekolah yang melatih keterampilan kolaboratif, kreativitas, dan pemecahan masalah; serta (3) integrasi teknologi pembelajaran untuk personalisasi dan efektivitas proses belajar. Implementasi deep learning dalam PJOK tidak hanya memperkaya pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual, tetapi juga mengembangkan keterampilan motorik sekaligus kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi..

Page 10 of 10 | Total Record : 95